Beranda blog Halaman 15

Wawali Rendy Lepas Kontingen Pramuka Kotamobagu Ikuti Peran Saka Nasional 2025

Heboh Isu “Manusia Kanibal” di Luwu Timur: Polisi Bongkar, Itu Hoaks!

Heboh Isu “Manusia Kanibal” di Luwu Timur: Polisi Bongkar, Itu Hoaks!
Heboh Isu “Manusia Kanibal” di Luwu Timur (Foto: Humas Polres Luwu Timur & Generate AI)

Luwu Timur, ZONABMR.COM — Warga Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sempat dibuat geger dengan beredarnya kabar tentang keberadaan kelompok “manusia kanibal” yang disebut-sebut berkeliaran dan mengincar anak-anak.

Kabar tersebut ramai di Facebook dan grup WhatsApp, memicu keresahan di sejumlah wilayah.

Namun, pihak kepolisian memastikan bahwa informasi itu tidak benar alias hoaks.

Viral di Medsos, Polisi Turun Tangan

Rumor ini mulai mencuat sejak Minggu, 12 Oktober 2025, ketika sebuah unggahan foto sekelompok pria disertai narasi bahwa mereka adalah pelaku kanibalisme beredar luas di Facebook.

Narasi itu menyebut para pelaku mengetuk pintu rumah warga pada malam hari untuk menculik, bahkan “memakan” anak-anak jika pintu dibuka.

Unggahan tersebut kemudian menyebar ke grup-grup WhatsApp warga Luwu Timur dan memicu kekhawatiran, terutama di kalangan orang tua.

Rumor pun makin merebak ke skala nasional, saat muncul berbagai unggahan yang FYP terkait hal ini di Tik Tok.

Menanggapi kecemasan publik, Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur langsung melakukan penelusuran. Hasilnya, isu tersebut dipastikan hoaks.

“Dari hasil penelusuran kami pastikan itu berita hoaks. Masyarakat tidak perlu resah dan jangan mudah percaya informasi yang belum jelas,” tegas Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muh Taufik.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat tidak ikut menyebarkan kabar yang belum diverifikasi.

Foto Bukan dari Luwu Timur

Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan foto yang beredar bukanlah terkait Luwu Timur. Gambar tersebut ternyata merupakan foto lama yang sebelumnya beredar di wilayah lain dan kembali dipakai oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Dampak di Lapangan

Meski hoaks, kabar ini sempat menimbulkan kepanikan. Sejumlah warga memilih tidak keluar malam dan memperketat penjagaan rumah. Ada pula orang tua yang melarang anak bermain di luar rumah hingga larut.

Kondisi ini memaksa aparat untuk turun langsung meredam keresahan.

Imbauan untuk Warga

Polres Luwu Timur mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, namun tidak mudah terprovokasi isu menyesatkan. Jika menemukan informasi mencurigakan, warga diminta melapor ke pihak berwajib.

Beberapa pesan yang ditekankan kepolisian:

Jangan menyebarkan kabar tanpa verifikasi

Cek sumber resmi, seperti akun resmi Polres dan media kredibel

Laporkan aktivitas mencurigakan langsung ke aparat, bukan lewat rumor

Tak Ada Laporan Pelaku Kanibalisme

Hingga saat ini pihak kepolisian menegaskan tidak ada laporan maupun temuan terkait kasus kanibalisme di wilayah Luwu Timur.

“Masyarakat tetap tenang, jangan panik, dan pastikan informasi yang diterima benar sebelum membagikan,” imbau Bripka Andi.

Penutup

Isu kanibal yang mengincar anak-anak di Luwu Timur resmi dibantah aparat. Warga diminta bijak bermedia sosial, tidak berspekulasi, dan memperkuat literasi informasi agar tidak mudah terjebak hoaks.

Kapolres Kotamobagu Ajak Pemuda BMR Ikut Lomba Menulis Feature Hari Sumpah Pemuda 2025

Kapolres Kotamobagu Ajak Pemuda BMR Ikut Lomba Menulis Feature Hari Sumpah Pemuda 2025
Kapolres Kotamobagu Ajak Pemuda BMR Ikut Lomba Menulis Feature Hari Sumpah Pemuda 2025 (Foto: Humas Polres Kotamobagu)

Kotamobagu, ZONABMR.COM  — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Polres Kotamobagu menggelar Lomba Menulis Feature 2025 dengan tema “Sinergi Pemuda dan Kepolisian: Bersama Menjaga Negeri.”

Kegiatan yang digagas langsung oleh Polres Kotamobagu ini menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda Bolaang Mongondow Raya (BMR), untuk menyalurkan ide dan gagasan melalui karya tulis yang inspiratif.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto SIK, Selasa 28 Oktober 2025, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap kreativitas dan semangat kebangsaan pemuda di daerah.

“Ayo para pemuda! Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari tuangkan ide dan pikiranmu melalui karya. Jadikan tulisanmu sebagai jembatan untuk merajut persatuan dan menumbuhkan semangat patriotisme sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Kapolres.

Menurutnya, lomba ini juga menjadi ruang sinergi antara pemuda dan kepolisian dalam memperkuat rasa kebersamaan dan memperjuangkan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Kami ingin melihat sudut pandang pemuda tentang kolaborasi dan peran kepolisian dalam menjaga keamanan, menolong sesama, hingga membangun ketertiban sosial,” lanjutnya.

Lomba menulis feature ini terbuka bagi siapa saja — pelajar, mahasiswa, jurnalis, maupun masyarakat umum — dan tidak dipungut biaya.

Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu karya terbaik yang ditulis dalam bentuk feature jurnalistik, baik kisah nyata, liputan kemanusiaan, maupun potret inspiratif di tengah masyarakat.

Karya tulis diharapkan menggambarkan semangat Sumpah Pemuda serta hubungan positif antara pemuda dan aparat kepolisian.

Peserta dapat mengangkat kisah nyata seputar pemuda pelopor keamanan lingkungan, aksi sosial bersama polisi, inovasi anak muda di bidang ketertiban, atau sosok Bhayangkara muda yang inspiratif.

AKBP Irwanto menjelaskan, panitia juga menghadirkan dewan juri yang kompeten di bidang jurnalistik dan literasi untuk menilai setiap karya peserta secara objektif dan profesional.

Para Juri tersebut adalah Ronny Adolof Buol, M. Ali Sumaredi dan Lusyane Maengkom.

“Kami ingin karya yang lahir dari hati dan pengalaman nyata. Tulisan yang tidak hanya bercerita, tapi juga menggugah semangat dan memperkuat rasa cinta terhadap negeri,” tambahnya.

Ronny Adolof Buol, jurnalis senior dan penulis nasional yang dikenal lewat karya-karyanya yang kuat di bidang feature dan human interest.

Salah satu juri Ronny Adolof Buol — jurnalis senior dan penulis nasional yang dikenal lewat karya-karyanya yang kuat di bidang feature dan human interest, mengatakan lomba ini bukan sekadar ajang menulis, tetapi kesempatan untuk mengasah kepekaan sosial dan kemampuan bercerita yang bermakna.

“Lomba ini adalah kesempatan untuk menguji kemampuan kita menarasikan cerita-cerita menarik di sekitar kita yang punya nilai kemanusiaan dan pesan moral yang baik. Polisi sebagaimana profesi lainnya, punya sisi humanisme yang perlu dieksplorasi.

“Menemukan cerita sesuai tema yang ditetapkan panitia adalah sebuah tantangan. Buka mata, pasang telinga dan carilah cerita yang menarik untuk disajikan bagi pembaca, dan tentu dapat memberi inspirasi bagi banyak orang terutama bagi anggota Polri,” ujar Ronny.

Karya dikirim dalam format digital (.doc atau .pdf) melalui email panitiafeature04@gmail.com paling lambat 31 Oktober 2025 pukul 23.59 WITA. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 3 November 2025.

Polres Kotamobagu menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama akan menerima Rp2 juta dan sertifikat, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, serta dua juara favorit masing-masing Rp500 ribu.

Tak hanya itu, 12 karya terbaik akan dibukukan sebagai dokumentasi semangat Sumpah Pemuda 2025.

Kapolres berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang kolaborasi antara generasi muda dan kepolisian dalam menciptakan iklim keamanan dan persaudaraan di daerah.

“Lewat tulisan, kita bisa menebar inspirasi, memperkuat nilai kemanusiaan, dan menegaskan bahwa pemuda BMR adalah generasi yang cerdas, kreatif, serta peduli terhadap bangsanya,” tutup AKBP Irwanto.

Kapolres Kotamobagu Tinjau Lokasi Banjir di Muntoi, Warga Diminta Jauhi Bantaran Sungai

Kapolres Kotamobagu Tinjau Lokasi Banjir di Muntoi, Warga Diminta Jauhi Bantaran Sungai
Kapolres Kotamobagu Tinjau Lokasi Banjir di Muntoi, Warga Diminta Jauhi Bantaran Sungai (Foto: Humas Polres Kotamobagu)

Bolmong, ZONABMR.COM — Hujan deras yang mengguyur Desa Muntoi, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Rabu, 29 Oktober 2025, mengakibatkan sungai di wilayah tersebut meluap dan merendam puluhan rumah serta fasilitas umum.

Begitu menerima laporan, Polsek Passi langsung berkoordinasi dengan BPBD Bolmong untuk mengevakuasi warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Muntoi sejak tengah malam.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto SIK, MH, turun langsung meninjau lokasi banjir pada Kamis, 30 Oktober 2025, bersama pihak Balai Sungai dan BPBD Bolmong. Personel Satuan Sabhara Polres Kotamobagu juga dikerahkan untuk membantu pembersihan rumah warga terdampak.

Berdasarkan data, sebanyak 34 rumah terendam lumpur dan air. Dua unit rumah dilaporkan rusak berat, salah satunya bahkan terseret arus.

Sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan sedang hingga ringan. Fasilitas umum seperti kantor desa, sekolah dasar, serta jaringan air bersih ikut terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Kami telah berkoordinasi dengan Balai Sungai dan BPBD untuk proses evakuasi warga yang berada dekat bantaran sungai. Curah hujan masih tinggi, dan potensi banjir susulan tetap ada,” ujar Kapolres.

Langkah mitigasi terus dilakukan di lokasi, sementara warga diminta tetap waspada dan menghindari aktivitas di sekitar sungai.

DBD dan TBC Masih Jadi Sorotan di Wilayah Kota Selatan

DBD dan TBC Masih Jadi Sorotan di Wilayah Kota Selatan
DBD dan TBC Masih Jadi Sorotan di Wilayah Kota Selatan (Foto: Generate AI & Lin)

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Kasus demam berdarah dengue (DBD) dan tuberkulosis (TBC) masih mendominasi catatan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Berdasarkan data hingga Agustus 2025, tercatat 24 kasus DBD dan 34 kasus TBC. Kondisi ini membuat kedua penyakit tersebut masih menjadi fokus utama penanganan Puskesmas.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama memberantas sarang nyamuk dan memastikan ventilasi rumah baik. Untuk TBC, pengobatan wajib dijalani sampai tuntas,” kata Kepala Puskesmas Motoboi Kecil, Ria Prasari Mokoagow, S.KM., Kamis, 30 Oktober 2025.

Selain itu, terdapat 14 warga yang sempat menjalani pemeriksaan rabies dan seluruhnya dinyatakan negatif.

Untuk penyakit menular seksual, tercatat dua kasus HIV sementara tidak ada kasus AIDS ditemukan di wilayah tersebut.

Ria juga mengungkapkan, jumlah anak dengan kondisi stunting tercatat 22 anak dan belum mengalami peningkatan sejak 2024.

“Kami terus menjaga agar angka stunting tidak bertambah, sambil memperkuat edukasi tentang gizi seimbang dan pola asuh sehat kepada keluarga,” ujarnya.

Di sisi lain, warga mengaku masih waspada terhadap ancaman DBD, terutama saat musim hujan.

“Genangan air di sekitar rumah itu cepat sekali jadi sarang nyamuk. Kami berharap ada pembagian bubuk abate rutin dan penyuluhan agar warga makin sadar menjaga lingkungan,” kata Rizky Dama, warga Motoboi Kecil.

Sementara warga Pobundayan, Tri Utami, menilai penanganan TBC juga tak kalah penting.

“Banyak warga malu berobat karena takut dikucilkan. Padahal ini bisa sembuh kalau rutin pengobatan. Petugas harus terus turun lapangan beri pemahaman,” tandasnya.

BREAKING NEWS! Cuaca Ekstrem Landa Bolmong! Banjir Tutup Jalan Trans AKD Muntoi

BREAKING NEWS! Cuaca Ekstrem Landa Bolmong! Banjir dan Material Kayu Tutup Jalan Trans AKD Muntoi
Suasana di Ruas Jalan Trans AKD Desa Muntoi (Foto: Udi)

Bolmong, ZONABMR.COM — Hujan deras disertai angin kencang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sejak Rabu 29 Oktober 2025 malam hingga Kamis 30 Oktober 2025 dini hari.

Cuaca ekstrem ini menyebabkan sejumlah peristiwa di beberapa titik wilayah.

Berdasarkan pantauan zonabmr.com, sebuah pohon tumbang di Desa Inuai, namun berhasil ditangani cepat oleh warga setempat.

Warga pun mengingatkan para pelintas jalan agar berhati-hati, karena serpihan kayu yang terbawa air bisa membuat kendaraan oleng jika tidak waspada.

Sementara di jalan trans AKD Desa Muntoi, air dari luapan sungai mulai menutup sebagian badan jalan. Material batu dan kayu terbawa arus, menyulitkan kendaraan yang hendak melintas.

Menurut keterangan Kristina Mokoginta, warga setempat, sedikitnya empat rumah terdampak banjir, termasuk rumahnya sendiri.

“Air naik cukup cepat, halaman Masjid Al-Mu’minun juga sudah tergenang, tapi belum masuk ke dalam,” ungkap Kristina.

Saat tim zonabmr.com melanjutkan perjalanan menuju arah Desa Lobong, warga terlihat mulai berkumpul di dekat jembatan, mewaspadai luapan air sungai yang mulai naik hingga nyaris mencapai badan jalan.

Sejumlah warga berjaga sambil memantau kondisi air yang terus bertambah deras akibat curah hujan yang belum reda hingga tengah malam.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama sejumlah pengendara masih berjibaku di lokasi untuk membantu memandu kendaraan yang melintas di tengah derasnya hujan malam ini.

INFO BMKG: WASPADA HUJAN LEBAT DAN ANGIN KENCANG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Bolaang Mongondow, pada Rabu malam, 29 Oktober 2025 pukul 19.15 WITA.

Dalam keterangan resminya, BMKG menyebutkan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang, masih berpotensi terjadi hingga Kamis, 30 Oktober 2025 dini hari di sebagian besar wilayah Bolmong.

Selain itu, BMKG juga memperingatkan adanya gelombang sedang di perairan selatan Sulawesi Utara, yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran dan nelayan tradisional.

“Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor terutama di wilayah rawan,” tulis BMKG dalam rilis resminya.

IMBAUAN UNTUK WARGA DAN PENGENDARA

  • Pengendara di jalur Trans AKD, khususnya wilayah Desa Muntoi, Inuai, dan Lobong, diminta ekstra hati-hati karena kondisi jalan licin dan banyak material kayu serta batu terbawa arus.
  • Hindari berkendara dalam kondisi hujan deras dan angin kencang, terutama di malam hari.
  • Warga yang bermukim di sekitar sungai dan lereng agar tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan.
  • Siapkan alat penerangan, obat-obatan, dan barang penting jika diperlukan evakuasi.

Terus pantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan pemberitaan zonabmr.com.

Untuk perkembangan lebih lanjut, zonabmr.com masih memantau kondisi cuaca dan situasi lapangan secara realtime.

Pantau radar hujan BMKG melalui tautan: https://www.bmkg.go.id/cuaca/radar.bmkg

Redaksi zonabmr.com juga masih berupaya mengonfirmasi data terbaru dari BPBD Bolmong dan pihak kepolisian terkait kondisi terkini di wilayah terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, hujan belum juga reda.

Weny Gaib Salurkan Bantuan Benih Jagung Pemprov Sulut ke 37 Kelompok Tani

Weny Gaib Salurkan Bantuan Benih Jagung Pemprov Sulut ke 37 Kelompok Tani
Weny Gaib Salurkan Bantuan Benih Jagung Pemprov Sulut ke 37 Kelompok Tani

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menyerahkan bantuan pertanian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berupa benih jagung kepada 37 kelompok tani (poktan) se-Kota Kotamobagu. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Rabu (29/10/2025).

Bantuan benih jagung sebanyak 1,5 ton tersebut diperuntukkan bagi lahan pertanian seluas 100 hektar yang tersebar di seluruh wilayah Kotamobagu. Bantuan ini menjadi bentuk perhatian nyata Pemprov Sulut dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Wali Kota Weny Gaib menyampaikan, bantuan tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi intensif antara Pemerintah Kota Kotamobagu dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sejak awal tahun 2025.

“Waktu itu Bapak Gubernur menyampaikan akan memberikan bantuan. Alhamdulillah, hari ini janji tersebut telah ditunaikan dan disalurkan langsung kepada 37 kelompok tani di Kotamobagu,” ujar Weny Gaib.

Ia berharap bantuan benih jagung ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani untuk meningkatkan hasil produksi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga produktivitas jagung meningkat dan mampu menjaga ketahanan pangan di Kota Kotamobagu,” katanya.

Lebih lanjut, Weny Gaib menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi dalam mendorong sektor pertanian agar terus berkembang.

“Hari ini kita melihat bukti nyata bahwa sinergi antara Pemprov Sulut dan Pemkot Kotamobagu terbangun dengan baik. Ini membuka peluang bagi daerah untuk terus mendapatkan dukungan program pertanian,” ungkapnya.

Atas nama pemerintah daerah dan para petani, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara atas bantuan 1,5 ton benih jagung untuk lahan 100 hektar kepada 37 kelompok tani di Kotamobagu. Semoga perhatian ini terus berlanjut,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Fenty Miftah, menjelaskan bahwa bantuan dari Pemprov Sulut ke depan tidak hanya terbatas pada benih jagung.

“Saat ini bantuan yang disalurkan adalah benih jagung. Ke depan, akan ada bantuan benih cabai dan tomat. Untuk pupuk dan obat-obatan, memang belum ada dari provinsi, namun sudah dialokasikan melalui anggaran Pemerintah Kota Kotamobagu,” jelas Fenty.

Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya Pemprov Sulut telah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian, berupa satu unit traktor roda empat dan satu unit alat panen besar, guna menunjang aktivitas pertanian di Kotamobagu.

Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat petani serta memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

Kapolres dan Dandim Kompak Ajak Warga Kotamobagu Lawan Judi Online: “Menang yang Sebenarnya Itu Saat Berhenti”

Kapolres dan Dandim Kompak Ajak Warga Kotamobagu Lawan Judi Online: “Menang yang Sebenarnya Itu Saat Berhenti”
Kapolres dan Dandim Kompak Ajak Warga Kotamobagu Lawan Judi Online: “Menang yang Sebenarnya Itu Saat Berhenti” (Foto: Humas Polres Kotamobagu)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto SIK MH dan Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Fahmil Harris SIP tampil kompak menyerukan gerakan melawan judi online.

Ajakan itu disampaikan saat menerima kunjungan rombongan Tim Judi Pasti Rugi (JPR) di Kota Kotamobagu, Selasa, 28 Oktober 2025.

Kegiatan kampanye nasional ini mendapat dukungan penuh dari Forkopimda Kotamobagu, termasuk Wali Kota Weny Gaib, yang turut hadir mendampingi kedua pimpinan aparat keamanan tersebut.

Kapolres Kotamobagu menegaskan bahwa judi online bukan sekadar masalah hukum, tetapi juga ancaman moral dan sosial yang harus dihadapi bersama.

“Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus jadi garda terdepan dalam mengingatkan sesama dan menjauhkan diri dari hal-hal yang merusak, termasuk judi online,” tegas AKBP Irwanto.

Sementara itu, Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Fahmil Harris menyampaikan pesan yang kuat dan menyentuh hati.

“Judi gak bakal menang. Untuk benar-benar menang dalam judi adalah saat sudah berhenti,” ujarnya tegas.

Pesan moral dari kedua pimpinan daerah itu mendapat sambutan positif dari peserta kegiatan.

Apalagi momen ini bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda — momentum yang menggugah semangat persatuan dan tanggung jawab moral generasi muda.

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib, turut memberikan apresiasi atas semangat sinergi antara Polres dan Kodim dalam mengedukasi masyarakat.

“Langkah ini sangat positif. Saya berharap gerakan seperti ini bisa menggugah masyarakat untuk lebih peduli terhadap bahaya judi online,” ujar Wali Kota.

Kapolres dan Dandim menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dalam memerangi segala bentuk perjudian, baik secara preventif maupun penegakan hukum.

“Kami tidak akan bosan mengingatkan masyarakat. Berhenti berjudi berarti memilih jalan yang benar — dan itu kemenangan sejati,” tegas keduanya.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, Forkopimda Kotamobagu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan gerakan anti-judi sebagai bagian dari komitmen bersama membangun daerah yang bermoral dan berintegritas.

Weny Gaib Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-97, Gaungkan Semangat Persatuan di Boki Hontinimbang

Weny Gaib Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-97, Gaungkan Semangat Persatuan di Boki Hontinimbang (Foto: Diskominfo Kotamobagu)
Weny Gaib Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-97, Gaungkan Semangat Persatuan di Boki Hontinimbang (Foto: Diskominfo Kotamobagu)

Advertorial, ZONABMR.COM – Semangat persatuan dan nasionalisme bergema kuat di Alun-alun Boki Hontinimbang, Kotamobagu, saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Selasa (28/10/2025). Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin langsung jalannya kegiatan yang berlangsung khidmat.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Weny Gaib membacakan amanat resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang menegaskan kembali makna historis Sumpah Pemuda sebagai tonggak persatuan bangsa dan inspirasi bagi generasi muda menghadapi tantangan zaman.

“Para pemuda tahun 1928 tidak banyak bicara, tetapi berani bersumpah dan menepatinya dengan darah dan nyawa. Hari ini tugas kita berbeda, bukan lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak dan tidak boleh kalah,” ujar Weny Gaib saat membacakan amanat Menpora.

Dalam sambutan tersebut, generasi muda juga diajak menjadi pribadi tangguh, berintegritas, serta tidak takut bermimpi besar demi masa depan bangsa. Pemuda ditegaskan bukan sekadar pelengkap sejarah, melainkan penentu arah perjalanan Indonesia ke depan.

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air, khususnya bagi generasi muda di Kota Kotamobagu.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, Dandim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf. Fahmil Harris, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, unsur Forkopimda, anggota DPRD Kota Kotamobagu, jajaran pejabat Pemkot, camat, lurah, sangadi, serta ASN se-Kota Kotamobagu.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam terus menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ketua PC NU Nasrun Koto Sampaikan Enam Tuntutan Soal Pemberhentian Imam Masjid di RDP DPRD Kotamobagu

Ketua PC NU Nasrun Koto Sampaikan Enam Tuntutan Soal Pemberhentian Imam Masjid di RDP DPRD Kotamobagu
Ketua PC NU Nasrun Koto Sampaikan Enam Tuntutan Soal Pemberhentian Imam Masjid di RDP DPRD Kotamobagu (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Kotamobagu, Nasrun Koto, menyampaikan enam poin tuntutan terkait pemberhentian tiga imam masjid secara sepihak oleh Pemerintah Kelurahan Mogolaing dan Genggulang.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kotamobagu, Senin, 27 Oktober 2025, di kantor legislatif, Kelurahan Kotobangon.

Dalam penyampaiannya, Nasrun menilai pemberhentian tersebut tidak sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Ia menegaskan, tindakan sepihak tanpa dasar hukum yang jelas berpotensi menimbulkan ketidakadilan dan bisa mengganggu tatanan keagamaan di masyarakat.

Adapun enam poin tuntutan yang disampaikan Ketua PC NU Kotamobagu yakni:

1. Menolak pemberhentian tiga imam masjid secara sepihak oleh pemerintah kelurahan karena tidak sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

2. Mengembalikan jabatan ketiga imam tersebut, sebab jabatan imam merupakan bentuk pengabdian, bukan sekadar posisi administratif.

3. Kemenag dan pemerintah wajib mensosialisasikan Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.II-802 Tahun 2014 kepada seluruh imam pegawai syar’i dan masyarakat agar regulasi tersebut dipahami dan diterapkan dengan benar.

Menempatkan kedudukan ulama dan umara sejajar di setiap tingkatan, agar para imam tidak merasa takut terhadap umara dan pelaksanaan regulasi benar-benar dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Melakukan pembaruan keimaman di Masjid Agung Baitul Makmur, agar sesuai dengan ketentuan dalam Kepdirjen Nomor DJ.II-802 Tahun 2014.

Membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri alasan mengapa regulasi tersebut belum pernah disosialisasikan atau diberlakukan sejak ditetapkan pada tahun 2014.

Nasrun menegaskan, langkah-langkah tersebut penting dilakukan agar hubungan antara ulama dan pemerintah tetap harmonis, serta tata kelola masjid di Kotamobagu dapat berjalan sesuai aturan dan nilai-nilai keagamaan yang berlaku.

“Tujuan kami jelas, agar pengelolaan masjid di Kotamobagu berjalan sesuai regulasi dan menjaga keharmonisan antara ulama dan pemerintah,” ujar Nasrun.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kotamobagu Agus Suprijanta yang memimpin langsung jalannya RDP, ikut menyoroti langkah pemerintah di dua kelurahan tersebut yang dinilai terlalu tergesa mengganti imam masjid.

“Harusnya ada tahapan yang jelas. Kalau imam masjid melakukan pelanggaran, cukup berikan SP1 dulu. Kalau masih diulangi, lanjut SP2, lalu SP3 kalau tetap mengulang kesalahan.

“Setelah itu baru dilakukan musyawarah yang menghadirkan jamaah, LPM, perwakilan Kemenag, tokoh masyarakat, dan pemerintah kelurahan. Di situ dibahas bersama apakah imam tersebut masih layak dipertahankan atau diganti,” ujar Agus.

Politisi Partai Hanura ini juga berharap, ke depan kejadian serupa tidak lagi terjadi di Kotamobagu.

“Semua kebijakan harus ditempuh dengan cara yang bijak dan mengedepankan musyawarah, apalagi menyangkut rumah ibadah,” tandasnya.

Agus juga menyebut, ketiga lurah yang telah melakukan pemberhentian imam dan pegawai syar’i secara sepihak tanpa melalui tahapan musyawarah, diminta segera mengembalikan jabatan yang bersangkutan.

“Pengangkatan imam di setiap masjid harus dilakukan secara terukur, sesuai kebutuhan dan hasil musyawarah bersama masyarakat,” tambahnya.

Berikut keputusan terkait surat keputusan (SK) yang dinyatakan dicabut dan dibatalkan oleh Komisi III:

1. SK Kelurahan Genggulang Nomor 15.a/SK/X/2025, perihal Pemberhentian dan Pengangkatan Imam atas nama Toni Jibu, dinyatakan dicabut dan dibatalkan.

2. SK Kelurahan Mogolaing Nomor 100/MOG/275/X/2025, perihal Pemberhentian Imam atas nama Naser Mokodompit, dinyatakan dicabut dan dibatalkan.

Keputusan tersebut juga telah disepakati dan ditandatangani langsung oleh kedua lurah yang bersangkutan, yakni Lurah Genggulang dan Lurah Mogolaing, sebagai bentuk komitmen menindaklanjuti hasil RDP Komisi III DPRD Kotamobagu.