Beranda blog Halaman 241

Perubahan RPJMD 2018-2023, Tatong Bara: Pandemi dan Perubahan Kebijakan Mengharuskan Penyesuaian

Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara.

ZONA KOTAMOBAGU—Perubahan terhadap dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kotamobagu Tahun 2018-2023, mendapat perhatian serius Wali Kota Ir Tatong Bara.

Menurut Tatong, melihat kondisi dan perkembangan yang terjadi saat ini, mulai dari perubahan kebijakan pemerintah pusat terkait aspek perencanaan dan pengelolaan keuangan, maupun pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, perubahan dan penyesuaian terhadap RPJMD Kota Kotamobagu 2018-2023 mutlak harus dilakukan.

“Selain Pandemi yang melanda kita semua sejak awal tahun 2020 yang mewajibkan daerah melakukan refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19, perubahan mendasar terhadap kebijakan pemerintah pusat juga mengharuskan pemerintah daerah melakukan perubahan dan penyesuaian terhadap dokumen perencanaan pembangunan daerah. ini bisa kita lihat dengan terbitnya PP 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah, Permendagri 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, serta Permendagri 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan PP 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah serta Perpres 18 tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024, ” ucap Wali Kota.

Dalam dokumen RPJMD pemerintah daerah, penyesuaian harus dilakukan terhadap struktur belanja daerah, pembiayaan daerah, nomenklatur program dan kegiatan perangkat daerah, hingga nomenklatur Indikator Kinerja Kunci (IKK) outcome dan output.

“Untuk struktur belanja, misalnya komponen pendapatan. Di RPJMD awal untuk komponen ini ada PAD, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah. Keluarnya PP 12 Tahun 2019 mengubah pendapatan Dana Perimbangan menjadi Pendapatan Transfer yang lebih merinci sumber-sumber pendapatan daerah. Untuk komponen belanja, jika sebelumnya hanya terdapat Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung, namun PP 12 Tahun 2019 mengubah komponen belanja ini menjadi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer. Hal yang sama juga terjadi pada komponen pembiayaan daerah,” ujar Wali Kota.

Nomenklatur program kegiatan perangkat daerah dan Indikator Kinerja Kunci yang digunakan untuk mengukur capaian keberhasilan kinerja pemerintah daerah pun tak luput dari arus perubahan yang harus disesuaikan.

“Pada RPJMD Awal, terdapat 186 program yang tersebar di perangkat daerah. Terbitnya Permendagri 90 tahun 2019, mau tak mau jumlah program harus disesuaikan menjadi 132 program, dengan penyelarasan terhadap nomenklatur program, kegiatan dan sub kegiatan secara nasional. Penyesuaian Indikator Kinerja Kunci outcome dan output juga harus berpedoman pada Permendagri 18 Tahun 2020, sehingga dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dilakukan pemerintah pusat, Indikator Kinerja Kunci yang disampaikan ke pemerintah pusat sudah sesuai,” ungkap Wali Kota. (*/guf)

Lantik Penilik, Kepsek dan Kepala SKB, ini Harapan Bupati Boltim

Bupati Sam Sachrul Mamonto memberikan sambutan usai melantik puluhan kepala sekolah, penilik dan kepala SKB.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto mengambil sumpah dan melantik puluhan Kepala Sekolah (Kepsek), penilik sekolah, serta Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Pelantikan digelar di ruang terbuka hijau yakni di Halaman Kantor Bupati, Senin (13/12).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 821.2/B.03/BKPSDM/SK/17/2021, Tanggal 13 Desember 2021, Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Fungsional Penilik Sekolah, Kepala Sanggar Kegiatan Belajar dan Kepala Sekolah Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Dalam pelantikan itu, bupati juga menyerahkan surat perintah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Dasar dan Kepala Sekolah Menengah Pertama, masing-masing; 9 Kepsek SD dan 3 Kepsek SMP.

Bupati Sachrul Mamonto dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para Kepsek, Penilik Sekolah dan Kepala SKB yang baru dilantik. Bupati juga mengingatkan kepada para pejabat fungsional itu untuk bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

“Tunjukan totalitas, loyalitas dan profesionalitas kalian. Laksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan ini dengan baik,” kata bupati.

Pelantikan puluhan pejabat fungsional di lingkup Dinas Pendidikan itu kata bupati, adalah yang pertama kali ia laksanakan sejak dilantik sebagai Bupati Bolaang Mongondow Timur pada Februari lalu.

“Ini adalah momen bersejarah. Ini kali pertama saya melantik kepala sekolah dalam jumlah besar. Kalian sengaja saya lantik di lapangan (terbuka) begini. Artinya, kalau diibaratkan bermain sepakbola, kalian harus bermain baik karena banyak pemain cadangan yang siap mengganti, kemudian wasit juga bisa memberikan kartu kuning dan kartu merah. Sehingga itu tunjukan kinerja kalian. Laksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik,” ungkap bupati.

Disisi lain, bupati berharap para Kepsek yang baru dilantik bisa memberi kontribusi positif terhadap kemajuan dunia pendidikan di Bolaang Mongondow Timur, dan ikut serta dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Mulai besok kalian sudah harus bertugas di sekolah masing-masing. Mudah-mudahan di tangan kalian dunia pendidikan di Boltim akan lebih bersinar lagi,” harap bupati. (*/guf)

KLIK DISINI: Nama-nama Penilik, Kepala Sekolah dan Kepala SKB yang Dilantik

KLIK DISINI: Nama-nama Plt Kepala Sekolah SD dan SMP

Wali Kota Bersama Forkopimda Kotamobagu Sambut Kunjungan Pangdam XIII/Merdeka

Wali Kota Tatong Bara bersama Forkopimda Kotamobagu menyambut kunjungan Pangdam XIII/Merdeka di Markas Kodim 1303 Bolmong.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kotamobagu, menyambut kunjungan Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Wanti WF Mamahit, di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1303 Bolaang Mongondow (Bolmong), Senin (13/12).

Pantauan media ini, setiba di Markas Kodim 1303 Bolmong, kedatangan Pangdam XIII/Merdeka itu diterima langsung Dandim 1303 Letkol Inf Raja Gunung Nasution. Selanjutnya Pangdam bersama istri disambut dengan upacara penjemputan oleh pasukan TNI, kemudian dilanjutkan penjemputan dengan bahasa adat dan itum-itum (doa untuk tamu) oleh tetua adat.

Usai dijemput dengan bahasa adat dan itum-itum, Pangdam bersama istri langsung disambut Wali Kota Tatong Bara bersama unsur Forkopimda diantaranya, Ketua DPRD Kotamobagu Meiddy Makalalag, Wakil Ketua Syarifudin Mokodongan dan Herdy Korompot, Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK, serta yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri dan Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu.

Setelah melakukan penyambutan, Dandim 1303 bersama Forkopimda Kotamobagu mengajak Jenderal asal Sulawesi Utara itu bersama istri masuk ke Markas Kodim 1303 Bolmong.

Dalam kunjungan itu, Pangdam XIII Merdeka juga melakukan pertemuan sekaligus memberi pengarahan kepada para Danramil dan anggota TNI yang bertugas di wilayah Bolmong Raya. (guf)

Wali Kota Buka Musrenbang Perubahan RPJMD Kota Kotamobagu Tahun 2018-2023

Wali Kota Tatong Bara membuka kegiatan Musrenbang Perubahan RPJMD Kota Kotamobagu Tahun 2018-2023.

ZONA KOTAMOBAGU —Wali Kota Ir. Hj. Tatong Bara membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023, Senin (13/12) pagi.

Kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda Kota Kotamobagu, pimpinan dan anggota DPRD Kota Kotamobagu, jajaran perangkat daerah Pemkot Kotamobagu, pihak akademisi, perbankan, maupun pihak terkait lainnya ini, dilangsungkan di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Ahmad Yani Kotamobagu.

Menurut Wali Kota, perubahan terhadap dokumen RPJMD Kota Kotamobagu Tahun 2018-2023 mutlak dilakukan terutama penanganan pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun 2020 hingga saat ini, yang sangat mempengaruhi pencapaian indikator-indikator pembangunan yang telah ditetapkan sebelumnya, maupun penyesuaian terhadap beberapa perubahan kebijakan yang terjadi.

“Selain Pandemi yang melanda kita semua sejak awal tahun 2020 yang mewajibkan daerah melakukan refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19, perubahan mendasar terhadap kebijakan pemerintah pusat juga mengharuskan pemerintah daerah melakukan perubahan dan penyesuaian terhadap dokumen perencanaan pembangunan daerah. ini bisa kita lihat dengan terbitnya PP 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah, Permendagri 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, serta Permendagri 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan PP 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah serta Perpres 18 tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024, ” ucap Wali Kota.

Perubahan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat ini, lanjut Wali Kota, sangat urgen dan substantif terhadap aspek perencanaan pembangunan daerah. Penyesuaian harus dilakukan terhadap struktur belanja daerah, pembiayaan daerah, nomenklatur program dan kegiatan perangkat daerah, hingga nomenklatur Indikator Kinerja Kunci (IKK) outcome dan output.

“Untuk struktur belanja, misalnya komponen pendapatan. Di RPJMD awal untuk komponen ini ada PAD, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah. Keluarnya PP 12 Tahun 2019 mengubah pendapatan Dana Perimbangan menjadi Pendapatan Transfer yang lebih merinci sumber-sumber pendapatan daerah. Untuk komponen belanja, jika sebelumnya hanya terdapat Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung, namun PP 12 Tahun 2019 mengubah komponen belanja ini menjadi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer. Hal yang sama juga terjadi pada komponen pembiayaan daerah,” ujar Wali Kota.

Nomenklatur program kegiatan perangkat daerah dan Indikator Kinerja Kunci yang digunakan untuk mengukur capaian keberhasilan kinerja pemerintah daerah pun tak luput dari arus perubahan yang harus disesuaikan.

“Pada RPJMD Awal, terdapat 186 program yang tersebar di perangkat daerah. Terbitnya Permendagri 90 tahun 2019, mau tak mau jumlah program harus disesuaikan menjadi 132 program, dengan penyelarasan terhadap nomenklatur program, kegiatan dan sub kegiatan secara nasional. Penyesuaian Indikator Kinerja Kunci outcome dan output juga harus berpedoman pada Permendagri 18 Tahun 2020, sehingga dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dilakukan pemerintah pusat, Indikator Kinerja Kunci yang disampaikan ke pemerintah pusat sudah sesuai,” ungkap Wali Kota.

Dengan perubahan dan penyesuaian yang dilakukan ini, Wali Kota berharap dokumen RPJMD Kota Kotamobagu tahun 2018-2023 bisa lebih adaptif terhadap berbagai perubahan  yang terjadi, baik itu terhadap penanganan pandemi Covid-19, maupun kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Semoga perubahan RPJMD ini bisa lebih akomodatif dan terbuka terhadap perubahan dan perkembangan yang terjadi di Kotamobagu, di Provinsi Sulawesi Utara, maupun situasi yang berkembang di tingkat nasional. Penyesuaian terhadap indikator-indikator pembangunan yang masih harus dipenuhi tahun 2022 dan 2023, capaiannya akan lebih terarah, terukur dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Kota Kotamobagu,” ujar Wali Kota. (*/guf)

Obat Ayam ‘Arak Gosok Radox Farm’ Racikan Warga Kotobangon Dilirik Pasar Nasional

ZONA EKONOMI – Ronaldo Paparang, itulah nama lengkap pemuda berdomisili di Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, sosok peracik obat ayam ‘Arak Gosok Radox Farm’.

Suami tercinta dari Merlyn Adista Karim ini berhasil meciptakan obat ayam aduan multifungsi, terutama bagi ayam aduan yang memiliki luka memar setelah habis diadu.

Tak hanya mengobati luka memar dan bengkak pada ayam, manfaat lain minyak gosok ini juga bisa melancarkan peredaran darah, mengobati keseleo, menebalkan kulit ayam, membuat kulit ayam merah merona, mempercepat penyembuhan luka, mengobati inveksi luar, dan menghilangkan kutu ayam.

Ramuan Arak Gosok ini sudah terbukti ampuh dan hasilnya sangat memuaskan.

Kepada sejumlah awak media, Ronaldo Paparang mengungkapkan asal mula diciptakan Arak Gosok tersebut. “Awalnya ramuan ini saya gunakan untuk ayam sendiri, dan hasilnya sangat luar biasa, penyembuhannya sangat cepat.

Kemudian ada beberapa teman tertarik menggunakan ramuan ini karena melihat hasilnya yang sangat maksimal. Nah dari situ lah saya berfikir memproduksi lebih banyak lagi ramuan ini untuk dijual ke teman-teman. Ini juga untuk membantu ayam mereka,” ungkap Paparang.

Bahkan, Paparang mengaku saat ini ramuan arak gosoknya tak hanya di jual di Sulut, tetapi sudah masuk ke pasar nasional dan digunakan para penghobi ayam Bangkok hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

“Khusus Sulut sudah banyak peternak yang menggunakan ini. Tak hanya di sulut, dari luar sudah banyak yang beli,” tandas owner peternakan ayam Radox Farm dan pemilik MClassik Café ini.

Bagi para peternak yang ingin coba menggunakan arak gosok Radox Farm boleh menghubungi nomor 0811 84 6161/WA Ronaldo Paparang. (*/guf)

Kotamobagu Terbaik I Anugerah Sulut Sensanitasional Award 2021

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu berhasil meraih peringkat pertama dalam Anugerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Sensanitasional Award Tahun 2021, dengan kategori kota terbaik. Pengumuman itu dilaksanakan di Kantor Bappeda Provinsi Sulut, Jumat (10/12).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kotamobagu, Adnan Masinae mengatakan, bahwa Sensanitasional Award adalah penghargaan atas penilaian capaian penyehatan lingkungan yang tergabung dengan persoalan sanitasi permukiman dan masyarakat.

Atas raihan prestasi ini, kata Adnan, pemerintah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat terkait pengelolaan dalam sanitasi, baik pribadi, tempat tinggal pemukiman maupun semuanya. Dikatakannya, bahwa penghargaan ini adalah motivasi untuk sanitasi Kota Kotamobagu untuk terus menjadi lebih baik.

“Alhamdulillah berkah Allah bagi Kota Kotamobagu di akhir tahun 2021 dengan bimbingan tangan dingin wali kota dan wakil wali kota serta pak sekda, dengan kerja sama Tim SKPD membuat Kota Kotamobagu bisa meraih semua ini, serta dukungan kesadaran seluruh masyarakat Kotamobagu. Insha Allah tentu lebih di tingkatkan terutama sisi kualitas dan kemanfaatannya untuk masyarakat,” pungkasnya,” pungkasnya. (*/guf)

DPRD Tetapkan APBD Kabupaten Bolmong Tahun 2022

Ketua DPRD Welty Komaling menandatangani berita acara rapat paripurna penetapan APBD Bolmong tahun 2022.

ZONA BOLMONG – DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar rapat paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat II penetapan persetujuan atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, Kamis (9/12).

Selain penetapan persetujuan pembicaraan tingkat II tentang perda APBD 2022, rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Bolmong itu, juga menetapkan Perda pengelolaan barang milik daerah.

Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, didampingi oleh Wakil Ketua Sulhan Manggabarani.

Turut hadir Wakil Bupati Yani Rony Tuuk STh, mewakili Bupati. Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Gallang, para asisten dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Bolmong.

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bolmong Wolter Barakati, menyampaikan rincian belanja APBD tahun 2022.

Wakil Bupati Yani Rony Tuuk STh, mewakili Bupati mengucapkan terima kasih kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD Bolmong, yang telah selesai membahas, memberikan masukan, koreksi, dan saran positif terhadap penyempurnaan Ranperda APBD 2022, sehingga pada saat ini dapat ditetapkan menjadi Peraturan daerah (Perda).

Tak hanya itu, Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada tim anggaran pemerintah daerah Bolmong, dan pimpinan Perangkat Daerah yang telah bekerja menyusun Ranperda ini.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada DPRD Bolmong atas disetujui dan ditetapkannya Ranperda inisiatif DPRD tentang Pengolahan barang milik daerah,” kata Wabup.

“Sekali lagi terima kasih ranperda inisiatif DPRD tersebut untuk dijadikan perda,” pungkasnya. (Advertorial)

Wali Kota Kotamobagu Mutasi dan Rotasi 119 Pejabat Eselon IV, ini Daftar Lengkapnya

Suasana pelantikan pejabat eselon IV di aula Kantor Wali Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Selain melantik pejabat eselon II dan III, Wali Kota Tatong Bara juga melakukan mutasi dan rotasi jabatan struktural dan fungsional untuk pejabat eselon IV di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

Adapun jumlah pejabat eselon IV yang dilantik Wali Kota Tatong Bara di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu, Jumat (10/12), sebanyak 119 orang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tatong Bara menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.

“Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik bisa melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik, terutama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Pelantikan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah Sande Dodo, para asisten, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. (guf)

KLIK DISINI: Nama-nama Pejabat Eselon IV Pemkot Kotamobagu yang Dilantik

Wali Kota Tatong Bara Lantik 79 Pejabat Eselon II dan III

Wali Kota Tatong Bara mengambil sumpah dan melantik 79 pejabat eselon II dan III di aula rumah dinas Wali kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara melantik 8 pejabat eselon II dan 71 pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, bertempat di aula rumah dinas wali kota, Jumat (10/12).

Adapun pelantikan 8 pejabat eselon II hasil lelang terbuka Pemkot Kotamobagu ini, berdasarkan surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Delapan pejabat resmi definitif itu yakni; Drs Usmar Mamonto (Kepala Dinas Perhubungan), Johan Sofian Boulu (Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja), Chelsia Paputungan (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman), Claudy Nusi Mokodongan (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), Moh. Fahri Damopolii (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika), Ariono Potabuga (Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah), Yusrin Mantali (Inspektur Daerah), Alfian Hasan (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah).

Sedangkan untuk eselon III, ada 4 jabatan Kepala Bagian serta dua Camat yang dilantik, diantaranya; Suhartien Tegela (Kabag Perekonomian dan Pembangunan) Ivone Patricia Rundengan (Kabag Tata Pemerintahan), Edo Mopobela (Kabag Kesejahteraan Rakyat), dan Norman Jaya Muis (Kabag Pengadaan Barang dan Jasa), serta Kori Manoppo (Camat Kotamobagu Timur), dan Hendra Manoppo (Camat Kotamobagu Barat).

Wali Kota Tatong Bara dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.

“Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik bisa melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik, terutama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Pelantikan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah Sande Dodo, para asisten, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. (Advertorial)

KLIK DISINI: Nama-nama Pejabat Eselon II dan III yang Dilantik

Besok, Wali Kota Lakukan Mutasi dan Rotasi Pejabat Eselon II, III dan IV

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Aula Kantor Wali Kota, sebelum pandemi Covid-19.

ZONA KOTAMOBAGU – Jika tak ada aral melintang, Jumat (10/12) besok, Wali Kota Tatong Bara kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan struktural dan fungsional.

Informasi diperoleh, selain pejabat eselon II, Wali Kota juga akan melakukan rotasi pejabat eselon III dan IV, hingga Kepala Sekolah dan Lurah.

Adapun pejabat eselon II yang akan dilantik, merupakan hasil lelang jabatan pimpinan tinggi pratama diantaranya; Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah, Inspektur Daerah, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

“Yang akan dilantik eselon II, III, dan IV. Selain itu, ada juga Kepsek dan Lurah,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo, Kamis (9/12).

Untuk lokasi pelantikan, Sekda menyampaikan akan digelar di dua tempat. “Di aula rumah dinas wali kota dan aula kantor wali kota,” tandasnya. (*/guf)