Beranda blog Halaman 383

Warga BMR: Terima Kasih BRANI

Benny Ramdhani dan Hendra Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU – Menyusul segera bergabungnya figur Hendra Toku Makalalag SIP, birokrat karir dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu ke lingkungan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), disambut gembira oleh banyak kalangan di Bolaang Mongondow Raya (BMR). Mereka pun ramai-ramai mengirim salam sekaligus ucapan terima kasih kepada sosok Benny Rhamdani, politisi asal BMR yang belum lama dipercaya Presiden RI Joko Widodo, menduduki kursi Kepala BP2MI.

“Kami sangat meyakini bahwa Pak Hendra bisa diterima bergabung di lingkungan BP2MI, karena tidak lepas dari peran vital Bang BRANI (sapaan akrab Benny Rhamdani) yang telah dipercaya oleh Presiden Jokowi, menjadi nakhoda di BP2MI,” cetus Ketua DPC Partai Hanura Kotamobagu Hi Agus Suprijanta SE, kemarin.

Hal senada dikatakan pula birokrat senior di lingkup Pemkot Kotamobagu, Hi Moh Agung Adati ST MSi. Ia bahkan mengajak seluruh elemen masyarakat baik Kotamobagu maupun BMR, menyampaikan terima kasih kepada Benny Rhamdani atas penghargaan yang diberikan kepada putra-putra BMR melalui promosi jabatan seperti itu.

“Saya kira layak dan pantas bila kita mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Bang BRANI, atas promosi jabatan kepada birokrat BMR seperti Papa Santri (sapaan akrab Hendra Makalalag),” kata Agung.

Respon positif juga datang dari generasi muda BMR maupun kalangan media. Seperti disuarakan Khano Tontolawa, tokoh pemuda wilayah Lolayan, dan Edmon Mamonto, pekerja media. “Dengan diterimanya Pak Hendra bergabung di BP2MI, itu menjadi pertanda sangat positif bagi putra-putra BMR lainnya. Bahwa, ke depan masih akan ada birokrat-birokrat BMR yang bisa diangkat oleh Bang BRANI ke jajaran birokrasi nasional,” sebut keduanya.

Seperti diketahui, Hendra Toku Makalalag yang semula berkarir di Pemkot Kotamobagu dengan jabatan terakhir Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), ternyata namanya segera tercatat sebagai birokrat di lingkungan BP2MI. Ia konon bakal mengisi salah satu jabatan strategis dan bergengsi di instansi vertikal tersebut. Terlebih lagi, beberapa pejabat di situ ada yang sudah memasuki purna tugas.(*)

Ombudsman Buka Pos Pengaduan di Dinas Dukcapil Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu dipantau langsung Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dengan membuka pos pengaduan di Kantor tersebut sejak Kamis (3/9) kemarin.

Pelaksana Harian (PLH) Kepala Perwakilan Ombudsman Sulut, Meilani Limpar, mengatakan Ombudsman tugas utamanya adalah menerima pengaduan masyarakat terkait pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah. “Jadi kita membuat On The Spot (PVL) atau penerimaan dan verifikasi laporan di tempat ini, untuk memudahkan masyarakat Kotamobagu yang punya keluhan terkait pelayanan publik, bisa langsung kesini tanpa harus ke Manado lagi, atau istilah jemput bola,” kata Meilani.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan yang kedua kali dilakukan di dinas ini. “Tahun lalu juga Ombudsman sudah pernah melakukan hal yang sama di dinas ini, karena Disdukcapil merupakan tempat strategis yang setiap hari pelayanannya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Itulah alasan kenapa kita pilih tempat ini, disamping tempat-tempat lain yang juga banyak dikunjungi masyarakat.

Ditanya jika didapatkan pengaduan dari masyarakat terkait pelayanannya, Meilani menjawab, kalau bisa langsung diselesaikan disini. “Tapi ada aduan yang diperlukan kajian dan aturan seperti apa, maka kita harus registrasi dulu dan tindak lanjut sesuai mekanisme yang ada,” terangnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat jika ada yang ingin mengadu soal pelayanan publik bisa langsung menghubungi via WhatsApp: 08111843737 atau melalui email: pengaduan.sulut@ombudsman.go.id. “Hal ini untuk memudahkan masyarakat, apalagi di tengah pandemi Covid-19 serta menghindari kontak langsung akibat adanya virus ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kotamobagu, Virginia Olii, mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan dari Ombudsman ini, agar mereka bisa melihat langsung pelayanan disini. “Dari pagi sampai sore, mereka melihat langsung pelayanan di kantor Disdukcapil sekaligus mewawancarai masyarakat, apakah ada yang bayar atau ada pakai calo dan lain sebagainya. Dengan begitu, mereka boleh saksikan sendiri. Apalagi Disdukcapil sendiri mendapat nilai terbaik lalu dari Ombudsman,” kata Olii.

Virginia mengungkapkan, pihaknya sendiri selama ini terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam hal pengurusan dokumen-dokumen. “Kalaupun ada yang lama, itu biasa persoalan jaringan dari pusat yang kita sendiri tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Virginia. (*/guf)

Dishub Dapat Bantuan 41 Unit PJU dari Kemenhub

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu mendapat bantuan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 41 unit dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Kamis (3/9) kemarin.

Bantuan yang bersumber dari dana APBN itu diserahkan oleh Tim Survey BPTD wilayah XXII Provinsi Sulawesi Utara bersama pihak pekerja bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Perhubungan.

Kepala Dinas Perhubungan, Nasli Paputungan, mengatakan lampu PJU ini nantinya akan dipasang di sejumlah titik sesuai dengan hasil survey beberapa waktu lalu. “Terutama di area jalan Nasional, mulai dari pos Polhut pintu masuk Mongkonai sampai jalan Adampe Dolot Mogolaing. Bantuan ini sesuai usulan kami pada APBN 2019 kemarin dan sudah direalisasikan,” kata Nasli.

Ia juga mengatakan, masih ada beberapa usulan lainnya untuk pemasangan PJU di beberapa lokasi. “Insha Allah semua akan direalisasikan oleh Pemerintah Pusat,” tukas Nasli. (guf)

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot dan Satlantas Gelar Sosialisasi dan Bagi-bagi Masker

Kasat Lantas Polres Kotamobagu, AKP Novita Citra Restika saat memasangkan masker kepada pengunjung pasar tradisional.

ZONA KOTAMOBAGU – Tim terpadu Pemkot Kotamobagu yakni, Dinas Perhubungan, Dinas Satpol PP bekerjasama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu, Den POM, Jasa Raharja dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), menggelar sosialisasi dan bagi-bagi masker kepada masyarakat guna mencegah penularan Covid-19, Kamis (3/9).

Sekretaris Dinas Satpol-PP, Adin Mantali mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud perhatian pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kotamobagu. “Bagi-bagi masker ini dilakukan demi menjaga dan mencegah penyebaran virus corona,” kata Mantali.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kotamobagu, AKP Novita Citra Restika SIK, mengakatan program bagi masker dilaksanakan untuk memberikan edukasi ke masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

“Kita berikan masker, supaya masyarakat juga ikut berpartisipasi demi mencegah penyebaran dan memutus mata rantai covid-19. Kemudian kita juga melakukan pembinaan yaitu senam sehat kepada masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker. Setelah itu kami juga memberi imbauan yakni 3M, mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker,” ujar Novita.

Dirinya juga mengajak masyarakat karena pandemi ini masih berlangsung, agar tetap mengikuti anjuran pemerintah mengenai protokol kesehatan. “Saya berharap agar masyarakat Kotamobagu tetap mematuhi peraturan yang ada agar terhindar dari covid-19. Kemudian kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas dalam rangka menekan angka kecelakaan di Kota Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)

Bolmut Daerah Pertama Sukses Tekan Angka Stunting Hingga 15 Persen

Abdul Nazarudin Maloho

ZONA BOLMUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) berhasil menekan angka stunting atau kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, dengan angka pengurangan mencapai 15 persen.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Abdul Nazarudin Maloho S.Pd, M.Si, saat bersua dengan sejumlah awak media usai menggelar rapat dengan tim penilai dari pusat, Kamis (3/9).

Menurutnya, pada awal 2016 lalu persentasi stunting di Bolmut berada diangka 43 persen, di tahun 2020 ini sudah di zona hijau yakni tinggal 15 persen. “Maka dari itu Target kami (Pemda) pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2023, optimis bisa masuk diangka 10 persen,” katanya.

Selain itu, lanjut Maloho, berbicara target awal Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas RI) sendiri itu diangka 19 persen. Namun, Presiden Jokowi menargetkan harus 14 persen. “Seharusnya ini sudah melewati target Bappenas. Dan Bolmut sendiri adalah Kabupaten pertama yang lebih dulu masuk zona hijau dari beberapa Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut),” jelasnya.

Dirinya juga mengapresiasi 14 pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut berperan aktif dalam menanggulangi angka stunting. “Apresiasi juga kita sampaikan kepada 106 desa dan 1 kelurahan yang sudah menganggarkan dana dalam menekan angka stunting ini. Tentunya ini berkat kerja sama tim Pemda Bolmut,” tutupnya. (Rendi)

Pemdes Moyag Kembali Salurkan BLT Dana Desa Kepada 50 KPM

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, kembali menyalurkan Bantuan langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (Dandes) bagi 50 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Penyerahan bantuan senilai Rp300 ribu per kepala keluarga tersebut berlangsung di Kantor desa setempat, Rabu (2/9) kemarin.

Kepala Desa Moyag, Rusmin Mamonto, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu meringankan beban warga dari bencana non alam tersebut. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Dan diharapkan bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujar Rusmin.

Lanjutnya, setiap kepala keluarga penerima BLT dana desa, masing-masing mendapatkan Rp300 ribu setiap bulannya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi dan daerah yang telah membantu warga kami yang terdampak ekonomi selama pandemi Covid-19 ini,” ucapnya.

Selain penyerahan bantuan di kantor desa, Pemerintah Desa juga menyerahkan langsung BLT dana desa kepada penerima yang sedang sakit dengan mengunjungi rumah para KPM masing-masing.

Penyerahan BLT dana desa ini tetap menerapkan protokol kesehatan, wajib gunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan sabun di air mengalir guna memutus penyebaran Covid-19. Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Desa, Maskur Gumalangit, pendamping desa Alim Paputungan dan Robianto Suid serta perangkat dan linmas setempat. (guf)

Pemkot Kotamobagu Terima Penghargaan Dari BPS Pusat

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dibawah kepemimpinan Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat atas prestasi Pemkot Kotamobagu sebagai Kota dengan Capaian Respons Rate yang Melebihi Target dalam Pelaksanaan Sensus Penduduk Online 2020, Kamis (3/9).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kotamobagu, Didik Tjahjawinadi kepada Wali Kota Tatong Bara, bertempat di Aula Rumah Dinas Wali Kota. Usai menerima penghargaan tersebut, wali kota menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPS atas penghargaan yang diberikan, termasuk telah memberikan informasi kepada pemerintah untuk ikut serta di dalamnya.

“Hari ini Kota Kotamobagu mendapatkan penghargaan dari BPS RI, dimana ada empat daerah di Sulawesi Utara yang melampaui target nasional salah satunya Kotamobagu yang target awal 10%. Dan Kotamobagu mencapai 39% pada sensus penduduk online,” ungkap wali Kota.

Wali kota juga berharap, agar program sensus online ini terus digelorakan. “Mengingat pentingnya data tersebut maka disampaikan kepada sangadi dan lurah terlebih khusus para camat untuk bisa mendaftarkan lewat online setiap Kepala Keluarga serta jumlah keluarga yang ada di wilayah masing-masing. Semoga BPS dan Pemerintah Kotamobagu dapat terus bekerjasama agar capaiannya bisa 100%,” harapnya.

Sementara itu Kepala BPS Kotamobagu, Didik Tjahjawinadi, mengatakan penghargaan ini diberikan oleh BPS Pusat kepada pemerintah daerah yang capaian sensus penduduk online-nya melebihi target. “Di sini kita memiliki target awal 10% pada sensus penduduk online di bulan Februari sampai Mei, kemudian kami menghubungi ibu Wali Kota untuk membantu dan atas gerakan ibu Wali Kota kita bisa mencapai 39,68%, dari ranking besarnya persentase Kotamobagu ada diurutan ke empat se- Sulawesi Utara,” jelas Didik.

Didik juga menerangkan, saat ini capaian 61% sementara berjalan yang dimulai pada 1 sampai 30 September dengan tetap berkoordinasi kepada pemerintah daerah. “Sebelum petugas turun ke lapangan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah setempat, yakni RT yang nantinya akan memberikan petunjuk dimana rumah tangga yang harus dikunjungi. Saya berharap agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi mengingat data kependudukan ini akan digunakan untuk kepentingan daerah dan merupakan salah satu program pemerintah untuk mewujudkan satu data Indonesia,” ungkapnya. (guf)

Raih Juara 1 Umum MTQ Tingkat Provinsi, Wali Kota Sambut Kedatangan Kafilah Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara sambut kedatangan kontingen kafilah Kotamobagu yang sukses menyabet juara umum pada lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Utara, bertempat di Aula rumah dinas wali kota, Kamis (3/9) pagi.

Wali Kota dalam sambutannya, meyampaikan rasa bangga ketika mendengar kafilah Kotamobagu mendapat juara 1 umum pada pelaksanaan MTQ XXVIII tingkat Sulawesi Utara, yang digelar beberapa waktu lalu. “Dalam hal ini tentu sebagai pemerintah dan kita semua telah melaksanakan yang terbaik. Kita melihat kebelakang apa yang menjadi program pemerintah yang didukung penuh oleh masyarakat dan teristimewa oleh kementerian agama dan seluruh pihak yang terlibat termasuk taman pengajian, pesantren yang telah membuahkan prestasi terbaik,” kata wali kota.

Lanjut wali kota, ini merupakan tantangan bagi kita di tengah perkembangan teknologi dan informasi untuk terus meningkatkan iman dan taqwa teristimewa generasi-generasi muda sebagai penerus bangsa. “Sejak lima tahun ini pemerintah telah menurunkan anggaran untuk taman pengajian, bantuan untuk madrasah dan lain-lain. Insya Allah kegiatan seperti ini tetap kita jaga dan pelihara, manfaatkan untuk kemajuan daerah lebih khusus peningkatan iman dan taqwa masyarakat. Saya juga ingin menyampaikan bahwa program pemerintah khususnya bantuan-bantuan di taman pengajian tentu akan kita bicarakan kembali sampai kepada unsur-unsur yang berpengaruh didalam peningkatan minat baca, hafalan anak-anak kita,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, wali kota menyampaikan selamat kepada kontingen Kafilah Kotamobagu yang telah sukses meraih juara 1 umum pada pelaksanaan MTQ XXVIII Provinsi Sulawesi Utara. “Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Kotamobagu mengucapkan banyak selamat kepada kontingen Kafilah atas prestasi yang telah didapat. Berkat doa, dukungan serta semangat dari kita semua hari ini kita terima kontingen ini dengan hasil yang sangat luar biasa. Insya Allah juara umum ini bisa kita dapatkan di tahun-tahun mendatang,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah Sande Dodo, para asisten, Kepala Badan Pusat Statistik Kotamobagu, Dedi Tjahjawinardi, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Sahran Gonibala, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kotamobagu Nasrun Gilalom, Ketua Kontingen Kafilah M. Husein, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah. (guf)

KPU Perketat Protokol Kesehatan di Tahapan Pendaftaran Paslon

Abdul Kader Bachmid.

ZONA BOLTIM — Masih di tengah pandemi Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memastikan akan membatasi jumlah pendukung saat proses pendaftaran Paslon (Pasangan Calon) saat masa pendaftaran Pilkada 2020, 4-6 September 2020.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Boltim Abdul Kader Bachmid mengatakan, KPU Boltim membatasi jumlah orang dari pihak paslon yang akan datang mendaftar.

Hal itu, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, meskipun di Boltim sendiri merupakan daerah zona hijau penyebaran Covid-19.

“Saat pendaftaran nanti kami KPU Boltim tetap menerapkan protap kesehatan Covid-19, di mana ada pembatasan massa dari paslon yang akan mendaftar,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya mengikuti ketentuan untuk massa tidak boleh melebihi 50 orang khusus zona hijau.

“Tapi kami, melalui kesepakatan bersama pihak penyelenggara kabupaten/kota se Provinsi Sulut menyepakati massa yang diperbolehkan hadir paling banyak adalah 25 orang,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pada dasarnya inti dari pendaftaran itu, pimpinan partai pengusul di mana hanya ketua, sekretaris dan LO. Kemudian bakal pasangan calon yaitu bupati dan wakil bupati.

“Di dalam area yang dirancang oleh KPU itu yang hadir hanya KPU, Bawaslu, bakal pasangan calon, partai pengusul, LO dan media,” ucapnya.

“Jadi ada batasnya, sampai di mana massa mengantar paslonnya,” jelasnya.

Mekanisme tersebut juga akan disampaikan pihak penyelenggara KPU kepada LO masing-masing paslon.

“Jadi mulai hari ini harusnya sudah ada LO yang datang, dan kami akan menjelaskan mekanisme pendaftaran yang nantinya akan disampaikan kepada paslon,” ujarnya.

Pada intinya, proses pendaftaran paslon di KPU Boltim tetap akan menerapkan protap Covid-19. (rpm)

Nayodo: P3-TGAI Untuk Membantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan melakukan peletakkan batu pertama pembangunan saluran irigasi di Kelurahan Tumobui.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, melakukan peletakkan batu pertama pembangunan saluran irigasi di Kelurahan Tumobui, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kamis (3/9) pagi.

Pembangunan saluran irigasi ini dikerjakan dengan cara padat karya, dimana salah satu pelaksananya adalah Kelompok Swadaya Masyarakat P3A Maesa.

Kegiatan tersebut merupakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) oleh mitra kerja DPR RI Komisi V Herson Mayulu melalui Balai Sungai Provinsi Sulawesi Utara.

“Ini merupakan salah satu kontrak politik Bapak Herson Mayulu dengan masyarakat, sekaligus upaya untuk membantu pemulihan ekonomi dengan membangun saluran irigasi yang nantinya akan memberikan manfaat untuk masyarakat luas khususnya untuk para petani di Kelurahan Tumobui,” ujar Wawali.

Sementara itu Lurah Tumobui, Yodi Tumbelaka, mengatakan pembuatan saluran irigasi merupakan bantuan dari APBN sekitar Rp195 juta yang akan dibangun sepanjang 250 meter.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kelurahan Tumobui mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kotamobagu dan Pemerintah Pusat lewat pak Herson yang telah memberikan bantuan ini, semoga saluran irigasi ini nantinya bisa meningkatkan kualitas pertanian dan untuk mensejahterakan masyarakat,” ucap Yodi. (guf)