Beranda blog Halaman 398

Serahkan Mobil Operasional BUMDes Bilalang I, Nayodo: Desa Harus Berinovasi

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan menyerahkan mobil operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gogaluman di Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (18/7).

Wawali berharap penggunaan anggaran dana desa dan ADD harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk bisa mendukung dalam pengelolaan BUMDes.

“Harapan pemerintah agar desa terus berinovasi dalam memanfaatkan dana desa dan ADD. Ini salah satu contoh di Bilalang I, bisa beli kendaraan operasional untuk mendukung BUMDes,” kata wawali.

Langkah Desa Bilalang I ini, kata Wawali, bisa diikuti seluruh desa di Kotamobagu. “Artinya tidak harus membeli kendaraan seperti di Desa Bilalang I, tetapi desa harus berinovasi menggunakan anggaran dana desa dan ADD dalam menunjang BUMDes. Dan saya yakin seluruh desa di Kotamobagu bisa,” pungkasnya. (guf)

Komisi III Sambangi RSUD Kotamobagu

KOMISI III Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, Rabu (15/7) kemarin, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, guna menindaklanjuti Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019.

Kunjungan ini, dipimpin Ketua Komisi Royke Kasenda, didampingi Sekeratis Komisi Dani Iqbal Mokoginta, Adityo Pantas, Rewi Daun, Sukadi Sugeha dan Abas Limbalo dan dijemput langsung Direktur Umum (Dirut) RSUD Kotamobagu, dr Eka Budiyanti beserta sejumlah jajaranya.

Dikesempatan itu, rombongan Komisi III sesampainya di RSUD Kotamobagu, langsung menuju ke sejumlah titik melihat kondisi fasilitas yang dibiayai APBD Tahun 2019.

Ketua Komisi III, Royke Kasenda mengatakan, kedatangan komisi yang dipimpinnya itu, sebagai tindak lanjut dari hasil rapat Komisi III dengan pihak RSUD Kotamobagu terkait LPJ APBD 2019.

Sementara itu, Sekertaris Komisi III, Dani Iqbal Mokoginta mengatakan, secara umum pekerjaan fisik di RS tahun 2019 baik. “Tinggal ada beberapa bagian pekerjaan yang butuh penyesuaian biar lebih baik terutama pekerjaan finising, yang kedua terkait Pembangunan gedung Radiologi (Lanjutan) 2020 diharapkan Konsultan Pengawasan dan manajemen RSUD lebih serius melakukan pengawasan,” ucap Dani.

Lanjutnya, ini agar memastikan pekerjaan sesuai rencana dan bisa lebih cepat digunakan masyarakat Kotamobagu dan Bolmong Raya pada umumnya.“Bukan hanya soal seberapa besar anggarannya, tapi juga soal memastikan layanan kesehatan yang memadai bagi masyarakat mengingat Kesehatan merupakan hak dasar,” ujar Politisi PKB ini.

Ia juga mengingatkan terkait pelayanan pasien rawat jalan dan rawat inap tetap menjadi prioritas. “Bukan soal apa-apa kita hanya menginginkan perbaikan pelayanan dari hari ke hari sehingga semakin hari semakin baik. RSUD selain soal ketersediaan Alkes, SDM (Nakes) juga yang paling penting soal pelayanan dari IGD sampai di ruangan dan tindakan – tindakan yang lain,” bebernya.

Dani juga mengingatkan kepada jajaran RSUD Kotamobagu, untuk memperhatikan keluhan masyarakat terkait pelayanan. “Kita minta jangan sampai ada lagi keluhan-keluhan masyarakat terkait pelayanan RSUD Kotamobagu sekiranya dibawah pimpinan Direktur baru pelayanan harus menjadi esensi tanggung jawab Rumah sakit.” Pungkasnya. (guf)

Pastikan Terdaftar Dalam DPT, KPU Kotamobagu Turunkan 288 PPDP Gelar Coklit

Ratusan PPDP di Kota Kotamobagu mulai menemui pemilih dari rumah ke rumah guna dilakukan pemuitakhiran data pemilih untuk Pilkada Serentak Lanjutan 2020.

ZONA KOTAMOBAGU – Tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak lanjutan tahun 2020 mulai digelar, Rabu (15/7). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kotamobagu pun mulai menurunkan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk mengunjungi pemilih dari rumah ke rumah guna dilakukan pencocokan dan penelitian data pemilih.

Menurut Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kotamobagu, Yokman Muhaling menjelaskan dimulainya tahapan Coklit sesuai Peraturan KPU Nomor:5 Tahun 2020 (PKPU No:5/2020) Tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dana tau Walikota dan Wakil Wali Kota. “Tahapan Coklit ini akan dilaksanakandari tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus,” katanya.

Dalam kegiatan Coklit ini, KPU Kotamobagu menurunkan 288 PPDP yang akan melakukan Coklit di 33 desa dan kelurahan di Kota Kotamobagu. “PPDP akan mencatat pemilih yang telah memenuhi syarat tapi belum terdaftar dalam daftar pemilih, kemudian menghapus pemilih yang sudah Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti meninggal dunia, pindah domisili, dan kemudian mengubah data jika ada ketidaksesuaian data yang dalam daftar pemilih dan dokumen kependudukan pemilih,” jelasnya.

Dalam proses Coklit ini, ratusan PPDP telah dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai amanat PKPU No:6/2020 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Dan yang terpenting juga KPU Kotamobagu dan jajaran sampai ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan sekretariat, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan sekretariat sampai PPDP yang turun melakukan Coklit ini sudah melalui pemeriksaan Rapid Diagnostic Test guna memastikan tidak ada yang terpapar Covid-19. Hal ini sebagai bentuk keseriusan KPU melanjutkan tahapan Pilkada Serentak Lanjutan 2020 yang aman dan sehat,” ujarnya.

Sebelum turun melakukan Coklit, ratusan PPDP ini dilantik secara virtual. Pelantikan dipimpin Ketua KPU Kotamobagu Iwan Manoppo, bersama seluruh komisioner masing-masing Asep Sabar, Yokman Muhaling, Zulkifli Kadengkang, Adrian Herdi Dayoh, rohaniawan serta seluruh staf sekretariat KPU Kotamobagu. (*/guf)

Rasakan Lima Varian Rasa Roti dan Pizza Mom’s Bimo Kitchen

ZONA EKONOMI – Tak sedikit ibu rumah tangga yang menjalankan usahanya untuk mendapat penghasilan dengan berjualan berbagai macam menu kuliner, di Kota Kotamobagu. Salah satunya, Irmala Mamonto SPd warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur. Dirinya membuka usaha rumahan dengan menjual berbagai macam varian rasa roti dan pizza yang diberi nama Mom’s Bimo Kitchen.

Menurut Irmala, bisnis jualan roti dan pizza ini berawal dari hobinya memasak hingga terinspirasi ingin membuat roti dengan berbagai varian rasa. “Awalnya saya hanya membuat untuk dijajakan di kampung saja. Namun berjalan hari mulai banyak peminat, kemudian saya mencoba memasarkan lewat media sosial dan memperkenalkan roti dan pizza ala Mom’s Bimo Kitchen, dan alhamdulillah bisa memberi penghasilan tambahan,” ucapnya.

Usaha yang baru ia jalankan tiga bulan ini, menjual berbagai macam roti dengan lima varian rasa. “Dalam perpaket isinya lima roti dengan varian rasa berbeda dan harga perpaketnya hanya Rp24 ribu. Alhamdulillah sehari 35 sampi 40 paket habis terjual,” kata Irmala yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik.

Selain roti lima varian rasa, ia juga membuat resep pizza dengan dua pilihan rasa yakni, pizza sosis dan pizza ayam. “Untuk piza harganya sesuai ukuran pemesan. Yakni, mulai dari Rp15 ribu sampai 30 ribu per plate. Alhamdulillah 16 plate laku terjual dalam sehari,” ujarnya.

Banyaknya pelanggan yang datang membeli, dirinya langsung berinisiatif merekrut tiga karyawan untuk bekerja dengannya dalam membuat dan meracik roti. “Alhamdulillah selain mendapat keuntungan juga bisa menguntungkan orang lain. Selain itu juga turut membantu mereka agar ada pendapatan harian,” tuturnya.

Untuk melakukan pemesanan, pelanggan bisa langsung mengunjungi media sosial facebook di akun @irmala wonggo mamonto. Dan bisa delivery atau langsung memesan melalui whatsapp dinomor 085256849178. (guf)

Hari Ini Kotamobagu Ketambahan Dua Kasus Positif Covid-19

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu kembali mengumumkan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (15/7).

Juru Bicara Gugus Tugas, dr Tanty Korompot, mengatakan hari ini Kota Kotamobagu ketambahan 2 kasus baru Covid-19, sebagaimana telah diumumkan sebelumnya oleh Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Utara.

“Jumlah akumulasi pasien terkonfirmasi positif sebanyak 25 orang, dan hari ini Kotamobagu bertambah 2 kasus baru yakni kasus nomor 24, jenis kelamin laki-laki umur 58 tahun alamat Kampung Baru, Kelurahan Kotamobagu dengan nomor kasus dari provinsi yaitu 1.683. Dan kasus nomor 25, perempuan umur 54 tahun asal Kelurahan Biga dengan nomor kasus dari provinsi 1.684,” terangnya.

Lanjutnya, kedua pasien tersebut merupakan suspek di RSUD Kotamobagu. “Hari ini juga ada penambahan kasus sembuh dengan 2 kali hasil swab negatif, yakni 1 kasus nomor 22 yang berasal dari Kelurahan Gogagoman,” ucap Tanty. (guf)

Soal Gaji 13 ASN, Begini Penjelasan Kepala BPKD Kotamobagu

Sugiarto Yunus

ZONA KOTAMOBAGU – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kotamobagu tampaknya harus bersabar, pasalnya proses pembayaran gaji ke-13 nanti akan dilakukan pada November-Desember 2020.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Sugiarto Yunus, pemberian gaji ke-13 ASN nanti akan dilaksanakan pada bulan november-desember atau akhir tahun. “Menteri Keuangan mengatakan pencairan gaji ke-13 nanti dilakukan akhir triwulan IV. Kemungkinannya antara November-Desember, nanti kita lihat,” kata Sugiarto.

Ia menerangkan, harusnya gaji ke-13 itu dibayarkan pada bulan juli, tapi menteri keuangan mengatakan nanti akan dibayarkan antara november-desember.

“Informasi dari kementerian keuangan, kepastian pembayaran gaji ke-13 untuk ASN baru akan diputuskan pada Oktober 2020 melalui sebuah peraturan pemerintah (PP). Dengan begitu, diperkirakan proses pencairannya bakal dilakukan di penghujung tahun ini, atau sekitar November-Desember,” pungkasnya. (guf)

Komisi II DPRD Kotamobagu Tinjau Sambungan Air Bersih

KOMISI II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, melakukan peninjauan langsung sambungan air bersih ke rumah warga di wilayah Kecamatan Kotamobagu Selatan dan Kecamatan Kotamobagu Timur, Selasa (14/7).

Rombongan Komisi II ini, dipimpin Jusran Deby Mokolanot, didampingi Wakil Ketua DPRD Syarifudin Mokodongan, dan sejumlah personil diantaranya Adrianus Mokoginta, Regie Manoppo, Suryadi Baso dan Fahrian Mokodompit.

Kedatangan rombongan wakil rakyat di Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Kobo Kecil ini, disambut oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotamobagu, Claudy Mokodongan beserta sejumlah stafnya.

Ketua Komisi II, Jusran Deby Mokolanot mengatakan, kedatangan mereka untuk memastikan jika saluran atau pipa yang sudah dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sudah sampai ke rumah warga. “Kami ingin memastikan bahwa air yang sudah dibiayai APBD beberapa tahun terakhir ini, sudah sampai ke sambungan rumah,” ucap Jusran.

Dari hasil pantauan Komisi II, Ketua PKB Kota Kotamobagu ini, meminta Dinas PUPR Kotamobagu, agar segera memperbaiki pipa aliran air yang sudah tidak maksimal lagi.

“Fokus dulu pada pipa-pipa aliran, nanti jika sambungan rumah sudah baik baru boleh ada pemasangan SR baru agar tidak habis waktu dan anggaran,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudia Mokodongan menambahkan, pihaknya masih akan fokus pada pembenahan pelayanan termasuk perbaikan pipa yang tidak maksimal lagi. “Kami akan fokus pada pelayanan terlebih dahulu.” Jelasnya. (guf)

5 Tahun Jualan Sticker, Dadan Mampu Hidupi Keluarga dan Sekolahkan Anak

ZONA EKONOMI – Usaha apapun, jika ditekuni dengan baik tentu membawa berkah bagi si pelaku usaha tersebut. Seperti yang dilakukan, Dadan, warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, yang memilih usaha menjual sticker kendaraan dan mampu bertahan selama 5 tahun lebih.

Berkat usahanya itu, bapak dua anak ini mampu menghidupi keluarganya serta menyekolahkan anak-anaknya lewat usahanya itu. “Sudah lima tahun saya menjual sticker di jalur dua jalan Paloko Kinalang, Kelurahan Kotobangon ini. Alhamdulillah, hasilnya lumayan untuk menghidupi keluarga serta menyekolahkan anak-anak saya,” aku Dadan kepada media ini, Senin (13/7).

Menurutnya, dalam sehari sticker yang dijualnya ini bisa laku 200 sampai 300 sticker. “Untuk harganya variasi, mulai dari Rp 5 hingga 20 ribu. Saya juga menjual stiker ini setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 5 Sore,” ungkap pria kelahiran Karawang, Jawa Barat ini.

Untuk semua jenis sticker yang dijualnya ini ia beli dari pembuatnya langsung yang sudah ada di Kotamobagu, dan lainnya di pesan dari Pulau Jawa. “Yang berminat silahkan datang langsung kesini,” ucapnya. (guf)

Shalat Idul Adha Bisa Dilaksanakan di Lapangan dan Masjid, Ini Syaratnya

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mengeluarkan Surat Edaran nomor: 170/W.KK/ VII/2020, tentang penyelenggaraan shalat idul adha dan penyembelihan hewan qurban tahun 1441 Hijriyah/2020 Masehi.

Surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Tatong Bara tersebut, berdasarkan hasil rapat koordinasi pemerintah bersama kepala kantor Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Kerjasama Antar Umat Beragama, Ketua – ketua Organisasi Islam dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kotamobagu Tanggal 08 Juli 2020.

Di masa pandemi dan adaptasi tatanan normal baru yang lazimnya secara berjamaah, maka wajib mengikuti Protokol Kesehatan dilaksanakan pencegahan penyebaran Virus Covid-19 sebagai berikut:

Tempat penyelenggaraan kegiatan shalat Idul Adha dapat dilaksanakan di semua Desa dan Kelurahan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa / Kelurahan, kecuali pada tempat – tempat yang dianggap masih belum aman Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Kota Kotamobagu.

“Penyelenggaraan sholat Idul Adha tahun 1441 H / 2020 M dibolehkan untuk dilaksanakan di lapangan atau Masjid dengan persyaratan,” demikian bunyi surat edaran tersebut.

Berikut Ketentuan Pelaksanaan Shalat Idul Adha:

Menyiapkan petugas untuk mengatur dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan.

Melakukan pembersihan dan disinfektan di area tempat pelaksanaan.

Membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna Memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan.

Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun di setiap pintu/jalur masuk dan keluar.

Menyediakan alat pengecekan suhu tubuh di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jamaah dengan suhu tubuh >37,5°C (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan.

Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter.

Mempersingkat pelaksanaan shalat dan kutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.

Tidak mewadahi sumbangan/sedekah jamaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah – pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit.

Penyelenggaraan memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pelaksanaan shalat Idul Adha yang meliputi:

Jamaah dalam kondisi sehat, membawah sajadah/alat shalat masing-masing, menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan, menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan, serta Menjaga jarak antar jamaah minimal 1 (satu) meter,” begitu syarat di surat edaran.

Penyelenggaraan penyembelihan hewan qurban harus memenuhi syarat sebagai berikut :

Penerapan kesehatan hewan qurban : Hewan qurban (Sapi atau Kambing) dipastikan sehat dan dijamin aman untuk dapat dikonsumsi.

Penerapan jaga jarak fisik (physical distancing), meliputi :

Pemotongan hewan qurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jaga jarak fisik.

Penyelenggaraan mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban.

Pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan dan pengemasan daging.

Pendistribusian daging hewan qurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

Penerapan kebersihan personal panitia, meliputi :

Pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu tubuh oleh petugas.

Panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.

Setiap panitia yang pencacahan, pengemasan dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan.

Penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut dan telinga serta sering mencuci tangan dengan sabun; melakukan penyembelihan, pengulitan.

Panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk/bersin/meludah; dan ) Panitia membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga.

Penerapan kebersihan alat, meliputi :

Melakukan pembersihan dan disinfektan seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan; dan.

Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfektan sebelum digunakan. yang berada di penyembelihan harus segera area. (*)

Kamis, Gubernur Panen Jagung di Kotamobagu

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan saat melihat persiapan perkebunan untuk panen jagung di Desa Kobo Besar.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, meninjau persiapan panen jagung di Perkebunan Kobo Besar, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Selasa (14/7). Peninjauan tersebut untuk melihat kesiapan panen yang direncanakan akan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

“Rencananya kedatangan pak gubernur itu hari kamis, untuk kegiatan panen jagung di Desa Kobo Besar dengan luas 7 hektar. Sehingga perkebunan ini ditinjau langsung oleh Wawali untuk melihat kesiapan panen,” kata Kepala Bidang Perkebunan, Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP), Ramjan Mokoginta.

Selain jagung lanjut Ramjan, Gubernur juga direncanakan akan melakukan panen tanaman Bawang merah dan Cabe. “Bawang merah itu rencananya di perkebunan desa moyag tampoan sedangkan cabe di desa tabang,” ujarnya. (guf)