ZONA BOLMUT – 28 Calon Jamaah Haji (CJH) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, batal berangkat ke tanah suci tahun ini. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementrian Agama, Drs Amran Lamarang, Selasa (23/6).
Menurutnya, penyebab ditundanya pemberangkan CJH tahun ini karena masih dalam masa pandemi Covid-19. “Tetap bersabar, karena 28 calon jamaah haji kita akan berangkatkan tahun depan dan menjadi prioritas,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, CJH yang batal berangkat tahun ini bisa mengambil uang pelunasan Rp13 juta. “Tapi untuk uang pendaftaran awal 25 juta tidak bisa. Karena kalau diambil berarti tidak jadi berangkat. Uang pendaftaran itu untuk booking pesawat dan visa. Jika itu diambil maka tiketnya hangus dan harus mendaftar lagi,” ungkapnya. (Rendi)
ZONA KOTAMOBAGU – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) diprediksi hingga tahun ajaran baru masih akan terus berlangsung di rumah. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotamobagu, Rukmi Simbala.
“Kami masih melakukan belajar dari rumah, sebab belum ada izin dari kementerian pendidikan untuk face to face di sekolah,” ujarnya.
Rukmi menjelaskan, untuk tahun ajaran baru masih akan menggunakan sistem daring dan luring, atau belajar dari rumah. “Kemungkinan masih sampai akhir tahun, tapi bisa jadi sampai tahun depan,” jelasnya.
Sementara, untuk proses pendaftaran siswa baru menggunakan dua cara juga yaitu daring dan luring. “Kalau belum punya android, bisa langsung datang ke sekolah untuk mendaftar,” ungkapnya.
Selain itu kata Rukmi, pihaknya juga sudah membagikan panduan belajar daring dan luring dari Kementerian Pendidikan, kepada sekolah di Kotamobagu. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Dampak pandemi Covid-19 tampaknya ikut berpengaruh pada pengumuman hasil seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas 17 Agustus mendatang. Hal ini kemungkinan akan membuat adanya perubahan pelaksanaan hingga jumlah anggota Paskibraka.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Marham Anas Tungkagi, mengatakan pihaknya sudah menerima informasi dari Pemprov Sulut. “Baru informasi secara lisan dari Pemprov Sulut bahwa ada perubahan. Tapi kami masih menunggu dari Mensesneg,” ujar Anas.
Diungkapkannya, berdasarkan informasi yang ia terima ada perubahan cara pelaksanaan dan jumlah kuota Paskibraka. “Kami sudah menyiapkan pengumuman 36 nama-nama yang lolos seleksi, namun adanya informasi tersebut sehingga pengumuman ditunda. Sebab jika sudah diumumkan nanti akan berpengaruh pada pembuatan perlengkapan,” terangnya. (guf)
Raja boyband K-pop yang sedang on fire, BTS telah memenangkan UNICEF Inspire Award 2020 atas kampanye “Love Myself” mereka!
Pada 22 Juni, UNICEF mengumumkan bahwa mereka telah memberikan kampanye “Love Myself” milik BTS dengan Inspire Award dalam kategori Integrated Campaigns and Events. Kampanye itu, yang dimulai pada 2017, bertujuan untuk mengakhiri kekerasan terhadap anak-anak dan remaja di seluruh dunia.
Inspire Awards mengakui berbagai kampanye UNICEF yang memiliki pengaruh terbesar di negara-negara di seluruh bagian dunia selama setahun terakhir. Tahun ini, 100 kampanye dari 50 negara dipertimbangkan untuk 18 kategori penghargaan. Para pemenang diputuskan melalui kombinasi pemungutan suara online oleh karyawan UNICEF di seluruh dunia dan evaluasi dari panel juri.
Lee Ki Cheol, sekretaris jenderal UNICEF Korea Selatan, mengatakan, “Pesan BTS bahwa kita perlu mencintai diri kita sendiri agar dapat mencintai orang lain telah menciptakan transformasi positif di seluruh dunia. Aku percaya penghargaan ini adalah hasil dari pengaruh positif BTS karena mereka memberi anak-anak dan remaja di seluruh dunia keberanian dan kenyamanan”.
Dia melanjutkan, “Sebagai sesama warga Korea, aku benar-benar bangga mereka telah menerima penghargaan ini, dan aku ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada BTS dan Big Hit Entertainment sekali lagi karena selalu aktif mendukung kampanye #ENDviolence milik UNICEF”.
Dan juga baru-baru ini, Samsung mengumumkan HP Galaxy S20 + BTS Edition untuk menarik perhatian para BTS ARMY, memasarkannya sebagai “kesempatan eksklusif bagi penggemar di seluruh dunia untuk terhubung lebih dekat dari sebelumnya dengan boyband favorit mereka”. Galaxy S20 + BTS Edition sudah buka pre-order baru-baru ini dan sesuai ekspektasi, HP itu sudah terjual habis.
Faktanya, HP ini sold out alias terjual ludes dalam waktu kurang dari satu jam — sebuah bukti dedikasi penggemar BTS di seluruh dunia. Sementara Samsung tidak memberikan informasi tentang berapa banyak unit yang tersedia, mudah untuk menyimpulkan bahwa jumlahnya mencapai ribuan.
BTS Galaxy S20 + untungnya tidak terlalu mahal, seperti yang telah menjadi norma pada beberapa produk edisi khusus. S20 + reguler memiliki harga sekitar 1,5 juta Won atau sekitar Rp 17,6 juta untuk HP dan Galaxy Buds+ jika beli melalui pre-order. Samsung edisi BTS itu juga menawarkan HP dan Buds+ BTS Edition warna ungu, tetapi seharga 1,6 juta Won atau sekitar Rp 18,8 juta. (wp/mm)
ZONA EKONOMI – Usaha buah-buahan merupakan salah sau bisnis yang mudah dijalankan. Selain itu, buah-buahan juga saat ini menjadi kebutuhan pokok setiap orang, apalagi ditengah pandemi covid-19 ini untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh.
Dengan tingginya kebutuhan akan buah-buahan, maka sudah banyak masyarakat yang melirik bisnis ini sebagai sumber pendapatan. Salah satunya Yayen Potabuga, Warga Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur. Berbagai jenis buah saat ini ia pasarkan melalui media sosial, berupa buah apel, anggur, pear, dan jeruk.
Meski baru sebuan berjualan, kini ia sudah banyak melayani para pembeli. Menjalankan bisnis ini menurutnya tidak memerlukan modal yang besar, namun memberikan hasil yang cukup memuaskan. “Buah-buahan ini saya ambil dari distributor langsung. Saya jamin buah yang dijual ini segar semua, dan rasanya manis,” kata Yayen.
Untuk harga, ia menjualnya dengan harga bervariasi sesuai dengan jenis buah yang akan dibeli. “Jika ada yang mau memesan, silahkan hubungi di nomor 081357730142 atau via Facebook @yayen potabuga,” pungkasnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengajak kepada masyarakat untuk bersama menjaga agar kurva kasus Covid-19 di Kotamobagu berada pada posisi landai atau menurun. Sehingga Kota Kotamobagu memenuhi kriteria untuk dapat menerapkan pola kelaziman baru atau New Normal, yang merupakan praktik relaksasi dari PSBB yang sudah diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia.
Demikian disampaikan juru bicara gugus tugas, dr Tanty Korompot, saat konferensi pers di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (23/6).
“Menjelang persiapan New Normal masyarakat diminta untuk bisa bergotong royong bersama-sama pemerintah, karena kunci suksesnya New Normal ini ada pada komitmen bersama untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes),” ucap dr Tanty.
Ia menerangkan, maksud pemerintah menerapkan New Normal adalah dengan tujuan untuk memulihkan kembali semua sektor yang sempat hampir lumpuh dan tidak produktif. “Mari kota keluar dari kondisi tidak nyaman ini, dengan benar-benar memenuhi protokol kesehatan dengan penuh kesabaran. Tetap menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan air mengalir, jaga imunitas tubuh serta selalu berpikiran positif,” imbaunya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kotamobagu kembali bertambah 1 orang, sehingga total menjadi 9 pasien.
Menurut juru bicara gugus tugas Pemkot Kotamobagu, dr Tanty Korompot, dari hasil rilis Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Utara tertanggal 22 Juni 2020, bahwa Kota Kotamobagu ketambahan satu orang positif Covid-19.
“Pasien berasal dari Kotamobagu, kontak erat dengan pasien 16 (kluster keluarga) yang saat ini sedang dirawat di RSUD Kotamobagu,” kata, dr Tanty, saat konferensi pers di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (23/6).
Lanjutnya, saat ini tim surveilans Dinas Kesehatan Kotamobagu lagi melakukan kontak tracking dari pasien tersebut. “Saat ini data Covid-19 di Kotamobagu yang terkonfirmasi positif berjumlah 9 orang, ODP 4 orang, PDP 6 orang (5 dirawat di RSUD Kotamobagu dan 1 dirawat di RSUP Kandou Manado). Sementara untuk pelaku perjalanan 2.995 orang dan pelaku perjalanan dalam pemantauan 206 orang,” ujarnya. (guf)
MAHEN, yang memiliki nama lengkap Petrus Mahendra ini sudah mencuri perhatian sejak awal kemunculannya di musik Indonesia dengan merilis single pop perdananya yang berjudul ‘Pura-Pura Lupa’. Lagu ini berhasil mendulang sukses karena disukai oleh banyak pendengar musik dari berbagai usia dan negara. Lagu ini bahkan cukup lama bertengger di chart musik teratas dan menjadi trending hingga dicover dalam berbagai versi bahasa. Video klip lagu tersebut sudah ditonton sebanyak 44 juta views di YouTube.
Sebelumnya Mahen sudah dikenal sebagai penyanyi cover lagu-lagu hits di Instagram dan YouTube. Jumlah followers Instagram Mahen juga terbilang dahsyat yaitu mencapai hingga 1,7 juta. Di penghujung akhir tahun 2019 lalu, Mahen mulai serius terjun ke dunia musik Indonesia dengan bergabung di bawah naungan label rekaman Indosemar Records.
Mahen kembali mengeluarkan single terbarunya yang berjudul ‘Luka Yang Ku Rindu’. Masih dengan lagu karya cipta dari Pika Iskandar, yang dikemas dengan aransemen musik yang indah oleh Tito P. Soenardi, Mahen hadir dengan sebuah lagu patah hati yang lirih.
“Sebenarnya cerita lagu ini adalah flashback dari lagu ‘Pura-Pura Lupa’. Jadi cerita lagu ini sebelum cerita tentang lagu ‘Pura-Pura Lupa’ yaitu tentang kisah cinta anak muda di mana dia nemuin lumayan banyak masalah dalam hubungan percintaan mereka. Mungkin karena masih muda dan agak labil, jadi pada saat dihadapi pada beberapa masalah, mereka belum bisa mengisi satu sama lain. Jadi ribut terus, merasa terluka karena dibohongi. Tapi sebenarnya di setiap hubungan pasti ada hal yang bikin seneng, manis untuk diinget. Jadi luka itu bikin dia enggak bener-bener mau menghapus memori indah yang pernah ada,” ungkap Mahen.
Proses rekaman lagu ini yang dilakukan di tengah krisis pandemi virus Corona, rupanya memberikan sedikit kesulitan buat Mahen. Meskipun ada kendala, proses rekaman tersebut bisa dilaluinya dengan mulus.
“Proses produksi sampai rekaman rekaman lagu ini sebenarnya lebih cepat dibandingkan dengan lagu sebelumnya sih. Cuma karena masih kondisi Covid-19 ini, jadi ada beberapa kendala waktu rekaman itu, kayak aku dibantu oleh Kak Ayoe sebagai Vocal Director di lagu ini. Dan kondisinya Kak Ayoe tidak bisa ada di Jakarta karena memang domisilinya dia ‘kan di Bandung. Jadi Kak Ayoe men-direct vokal aku via Whatsapp Call. Pastinya ada kendala delay karena sinyal gitu, jadi aku berusaha semaksimal mungkin pahami arahan dari Kak Ayoe untuk aku interpretasikan ke lagu ini,” ujar Mahen menjelaskan tentang proses rekaman yang dilaluinya.
Bagi Mahen, musik sudah membawanya dikenal banyak orang. Kecintaannya terhadap musik membuat Mahen bercita-cita ingin bisa membuat lagu ciptaannya sendiri. Memiliki karya lagu sendiri adalah hal yang diimpi-impikannya sejak lama.
“Aku pengen suatu saat aku bisa bikin lagu yang aku buat sendiri, karena musik sudah membawa aku berkarier sejauh ini. Aku pengen jadi penyanyi sekaligus musisi yang bisa dikenang banyak orang, yang memiliki banyak karya yang luar biasa. Pasti ada kebanggan tersendiri kalau aku bisa seperti itu,” ucap Mahen.
Lagu ‘Luka Yang Ku Rindu’ ini sejak dirilis pada tanggal 16 Juni 2020 lalu, berhasil menduduki posisi 2 Trending YouTube di hari ke-2 perilisannya dan sudah mendapat penonton sebanyak 3,9 juta di YouTube hingga saat ini. (wp)
ZONA POLITIK – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) diminta lebih memperhatikan pembinaan atlit di Kota Kotamobagu. Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD, Royke Kasenda, saat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj), pekan lalu.
“Selama ini yang ada hanya insentif pelatih saja. Tapi dukungan lainnya tidak ada. Sehingga terkesan atlet kurang dapat perhatian,” kata Royke.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, pembinaan atlit sangat diperlukan demi peningkatan prestasi di bidang olahraga. “Jangan sampai ada atlet berprestasi karena upaya pribadi masing-masing atlit. Harus ada perhatian dari intansi terkait. Ini sebagai bentuk dorongan terhadap atlit agar lebih berprestasi lagi. Ada 16 cabang olahraga yang katanya berprestasi. Fokuskan di situ dulu tanpa mengabaikan yang lain,” ujarnya.
“Ini harus diperhatikan. Kemudian dinas terkait juga harus ada inovasi agar Kota Kotamobagu kedepannya ada industri olahraga,” tambahnya. (guf)
ZONA MANADO – Anggota DPRD Provinsi Sulut dari Partai NasDem dapil Bolmong Raya, Alfian Bara diterpa isu kalau dirinya ditangkap Polisi. Bahkan isu tersebut sempat bergulir lewat sindiran-sindiran di media social.
Namun isu itu langsung terbantahkan oleh pernyataan Sekretaris Dewan Provinsi Sulut, Glady Kawatu, Senin (22/6).
Sekwan mengatakan sampai saat ini Alfian Bara masih dalam keadaan normal, bahkan sedang masuk kantor. “Saat ini saja pak Alfian ada di kantor di ruang fraksi,” jelas Kawatu.
Ketidakbenaran adanya informasi Alfian Bara ditangkap Polisi juga di perkuat dengan dengan dilakukannya video conference oleh beberapa wartawan, dengan Papa Nada (sapaan akrab Alfian Bara), Senin (22/6) siang ini, lewat panggilan WhatsApp. “Saya sekarang berada di ruang fraksi Partai Nasdem DPRD Provinsi Sulut. Bukan di Polda atau BNN,” ucap Alfian yang merupakan adik kandung dari Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara tersebut.
Alfian menegaskan, dirinya dalam keadaan sehat dan tidak tersangkut masalah apapun. “Saya berharap warga Bolaang Mongondow Raya, tidak usah terlalu panik dengan isu-isu yang digulirkan di media social. Saat ini saya sementara akan rapat fraksi di Kantor DPRD Sulut,” tambahnya.
Soal isu kalau penangkapan terhadap politisi Nasdem dari Dapil Bolaang Mongondow Raya tersebut, dilakukan padq 4 hari lalu. Alfian kembali membantahnya. “Ada isu yang digulirkan kalau sata ditangkap di Bumi Beringin. Sementara saya 4 hari lalu di Kotamobagu, dan hampir 2 pekan disana. Baru tadi malam kembali ke Manado. Jadi itu semua tidak benar,” tandasnya. (TN/guf)