Beranda blog Halaman 411

Refleksi Kepemimpinan TB–NK

(Penulis : Hendra Makalalag)

Kota Kotamobagu- Terus tumbuh dan menggeliat di Sulawesi Utara. Ya
Kotamobagu menjadi kekuatan ekonomi baru di Sulawesi Utara dengan Visi Kota
kotamobagu Sebagai Kota Jasa Dan Perdagangan Berbasis Kebudayaan Lokal
Menuju Masyarakat Sejahtera Dan Berdaya Saing. Kebijakan strategis
pembangunan diarahkan kepada konsep pemodelan Kota Jasa, tanpa mengabaikan
sektor lain sebagai penunjang dalam mencapai tujuan pembangunan yang
berkelanjutan. Kotamobagu kini diera kepemimpinan Walikota Ir. Tatong Bara pada
periode keduanya dan didampingi Wakil Walikota Nayodo Kurniawan, SH yang
dikenal dengan (TBNK) semakin memantapkan diri sebagai pusat bisnis BMR dan
jasa lainnya dengan ditopang kebudayaan dan kehidupan keagamaan yang
harmonis. Berbekal birokrasi yang sejuk kini Kotamobagu sudah memasuki Tahun
Investasi.

Sejak dilantik pada 25 september Tahun 2018 Kota Kotamobagu resmi dipimpin oleh
TB-NK sebagai Walikota dan Wakil Walikota. Era dimana model kepemimpinan yang
diterapkan oleh Walikota Kota Kotamobagu adalah kombinasi Tipe Kepemimpinan
Kharismatik dan Demokratis dalam pengamatan penulis. Perpaduan Tipe
Kepemimpinan ini memiliki kekuatan energy, daya tarik dan pembawaan yang luar
biasa sehingga ia mempunyai pengikut sangat besar dan para pembantunya yang
dapat dipercaya dalam hal ini Birokrat sebagai penyelenggara urusan pemerintahan.
Kepemimpinan kharismatik yang dimiliki oleh sang Walikota memiliki inspirasi,
keberanian dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri. Totalitas kepemimpinan
kharismatik memancarkan pengaruh dan daya tarik yang amat besar.

Saat ini ekonomi dan infrastruktur Kotamobagu tumbuh pesat, bahkan pertumbuhan
ekonomi Kotamobagu mencapai angka 6,84 persen Tahun 2019, dimana tahun
sebelumnya mencapai 6,67 persen lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Provinsi
Sulawesi Utara. Tentu saja ini adalah satu indikator keberhasilan pembangunan
Daerah oleh Pemerintah Kota Kotamobagu yang dinakhodai Ir. Tatong Bara.

Tata kelolah Pemerintahan dan tata kelolah keuangan Daerah berjalan dengan
sangat baik, hal ini dapat dilihat dan diukur dari 7 Tahun bertutut-turut telah
memperoleh Opini Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dengan predikat
Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk menunjang sistim yang dibangun dalam
Tata Kelolah Pemerintahan Walikota pun telah menyediakan Data Center yang
dikendalikan oleh Dinas Kominfo dan termasuk yang pertama di sulawesi Utara.
Keberhasilan ini tentu sangat dipengaruhi oleh model Kepemimpinan sebagaimana
saya sebutkan diatas.

Berbagai penghargaan tingkat Provinsi maupun Nasional telah diraih oleh
Pemerintah Kota Kotamobagu selama kurun waktu 20 bulan terakhir. Beberapa
prestasi telah dicapai oleh Pemerintahan TBNK antara lain ; 1, Kotamobagu
ditetapkan sebagai daerah dengan pelayanan publik terbaik kedua se sulawesi
Utara, 2, Juara Adiwiyata (ada 4 sekolah terbaik), 3, Daerah pertama
mencanangkan kebangkitan Zakat di sulawesi Utara, 4, Penghargaan Nasional
sebagai Kota Layak Anak (KLA),5, Pemkot menerima penghargaan dari
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik
Indonesia sebagai Kepala Daerah yang mendukung kegiatan Sehari Belajar di Luar
Kelas melalui Surat Edaran, 6,Menerima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik
dan 7, Penghargaan Kota Peduli Hak Azasi Manusia (HAM), 8, Piala Adipura
sebagai Kota Terbersih. Predikat Kota terbersih tidaklah mudah untuk kita raih,
kecuali hanya dengan cara kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan slogan “ Lipu’ Modarit Lipu’ Mosehat “ tingkat kesadaran dan partisipasi aktif
dari masyarakat dalam hal menjaga kebersihan dan keindahan Kota sudah tumbuh
dan dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.

Kotamobagu terus bertransformasi dalam membangun daerah dibawah kendali
Pemerintahan TBNK dengan dukungan Team Work yang handal dan profesional.
Sentuhan tangan dingin Ir. Tatong Bara dengan segudang pengalaman dan
kemampuan intelektual sehingga mampu menciptakan model kepemimpinan yang
mengkombinasikan gaya kepemimpinan kharismatik dan demokratis.

Prestasi demi prestasi didapat tentunya disebkan oleh karena Team Work yang
dipimpin oleh Ir. Tatong Bara memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan
Daerah sesuai Rencana Strategis Daerah yang dituangkan dalam rencana tahunan
daerah. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mampu mengimplementasikan
Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota dalam menjalankan dan menyelesaikan
program dan kegiatannya mereka mampu merealisasikan dan memanfaatkan
anggaran secara efektif, efisien dan akuntabel. Hal ini dapat kita lihat pada Tahun
pertama Pemerintahan TBNK Sistim Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
(SAKIP) memperoleh nilai B (baik) yang ditandai dengan menerima Penghargaan
dari Kementerian PAN&RB dimana tahun sebelumnya Kotamobagu masih memiliki
nilai cukup.

Perlu diketahui juga bahwa Pemerintah Kota dan Yayasan Pendidikan UDK telah
sepakat untuk menaikkan status Perguruan Tinggi milik yayasan ini akan dijadikan
sebagai Perguruan Tinggi Negeri pertama di BMR. Kerjasama Pemerintah dan
Masyarakat patut kita apresiasi oleh karena tujuannya sama-sama membangun
Daerah kita menjadi lebih baik sekarang dan dimasa yang akan datang. Sektor
Pendidikan menjadi perhatian juga dari Pemerintah dalam rangka mencerdaskan
kehidupan Bangsa dan disatu sisi untuk mempersiapkan generasi penerus yang
menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sektor Kesehatan sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD)
merupakan prioritas yang akan dicapai oleh Pemerintahan TBNK. Keseriusan
Pemerintah dalam mencapai tujuan disektor ini ditandai dengan mulai dibenahinya
sistim pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Rumah Sakit Pobundayan,
perlahan namun pasti RS Pobundayan terus berbenah untuk melayani kesehatan
masyarakat kotamobagu. Upaya Pemerintah Kota meningkatkan pelayanan
kesehatan masyarakat telah memperjuangkan Rumah Sakit Pobundayan sebagai
Rumah Sakit Rujukan Regional untuk daerah BMR, Minahasa Selatan dan
Minahasa Utara bagi pasien BPJS. Pembangunan Tower A dan Tower B RS
Pobundayan merupakan komitmen Walikota Ir. Tatong Bara untuk meningkatkan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Fasilitas dan peralatan Rumah sakit terus
dibenahi agar tujuan pelayanan kesehatan secara profesional dengan sumber daya
para medis yang memadai pun menjadi perhatian dan prioritas dibidang kesehatan
masyarakat.

Perhatian pemerintah Kota dalam menjaga dan melindungi kesehatan masyarakat
telah mendapat penghargaan dari BPJS karena dinilai mampu menjamin rakyatnya
sehat dan sejahtera melalui integritas Jamkesda dalam program JKN-KIS, termasuk
penghargaan BPJS ketenagakerjaan atas peran aktif dan kepedulian terhadap
perlindungan pegawai pemerintah bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam
Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu dinilai juga yang terbaik se sulawesi Utara
dalam hal Surveylans. Pembenahan secara kelembagaan maupun pelayanan
kesehatan masyarakat melalui puskesmas terus ditingkatkan. Prestasi PusKesMas
Gogagoman sebagai satu-satunya Puskesmas yang mendapatkan Akreditas
Paripurna se sulawesi Utara merupakan kebanggaan disamping Puskesmas
Motoboi kecil juga yang mendapatkan penghargaan sebagai puskesmas berprestasi
se sulawesi Utara, demikian juga Puskesmas pembantu (Pustu) kelurahan
Mongkonai mendapatkan juga penghargaan Pustu terbaik se sulawesi Utara.

Disektor Pertanian Pemerintah Kota Kotamobagu melalui instansi teknis telah
melaksanakan berbagai program dan kegiatan yang sasarannya adalah masyarakat
petani. Bantuan langsung kepada Kelompok Tani berupa alsintan, bibit padi, jagung
dan bibit ikan air tawar serta pendampingan kelompok tani melalui para Penyuluh
Pertanian Lapangan (PPL) terus ditingkatkan agar target sasaran dapat dicapai
dengan hasil yang maksimal. Hal ini dapat dirasakan dengan terpenuhinya
kebutuhan pangan melalui peningkatan produktivitas hasil pertanian diwilayah Kota
Kotamobagu.

Pengembangan Agro dan Ekowisata diwilayah Kota Kotamobagu pun menjadi
perhatian dari Pemerintah Kota dibawah kepemimpinan Ir. Tatong Bara dengan
terbitnya Peraturan Walikota tentang penetapan perkebunan Mobalang sebagai area
Agro dan ekowisata dengan mengembangkan tanaman kopi sebagai unggulan
disamping tanaman tahunan lain dan berbagai jenis buah-buahan. Sentra produksi
Kopi yang ada di Kecamatan Kotamobagu Selatan diharapkan kedepan akan
menjadi tumpuan masyarakat petani dalam rangka meningkatkan pendapatan
menuju kesejahteraan.

Dari beberapa rencana pembangunan di Kotamobagu telah jalan sesuai rencana
Pemerintah Kota dengan konsep pemodelan menuju Kota Jasa. Langkah
pemerintahan TBNK dalam memajukan Kota Kotamobagu sebagian sudah
diwujudkan meskipun tetap membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Beberapa pencapaian prestasi Kotamobagu tidaklah berlebihan ketika kita
merefleksikannya dalam ungkapan maupun melalui goresan tangan untuk
mengapresiasi keberhasilan TBNK 20 bulan terakhir. Semoga prestasi yang sudah
dicapai bersama-sama dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk masa-masa
yang akan datang.

Kotamobagu Bisa !!……………TOGETHER WE CAN !

Ini Penjelasan Pemkot Terkait Penanganan Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) angkat bicara terkait penanganan pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Kotamobagu hingga dinyatakan sembuh.

Menurut Kepala Dinkes, dr Tanty Korompot, penanganan pasien Covid-19 dilakukan dengan cara simtomatik atau pengobatan sesuai gejala. “Contohnya, kalau pasien batuk ya kita kasih obat batuk. Kemudian ada juga suplemen serta multivitamin kita berikan. Tapi yang paling utama itu tergantung daya tahan tubuh,” ungkap dr Tanty yang juga juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu.

Dirinya juga menjelaskan, pada umumnya virus itu tergantung dengan daya tahan tubuh. Jadi penyakit seperti virus ini tidak bisa diobati dengan anti biotik, kecuali ada infeksi bakteri baru dilakukan pengobatan dengan menggunakan anti biotik.

“Selain kita lakukan penanganan secara medis, para pasien juga diberi dorongan serta motivasi untuk sembuh sebagai cara menghindari pasien agar tidak stres. Intinya vitamin yang kita berikan untuk menjaga daya tahan tubuh. Dan Alhamdulillah, bisa sembuh karena daya tahan tubuh mereka terus dijaga,” jelasnya.

Ditambahkannya, program peningkatan daya tahan tubuh memang sudah direncanakan sejak sebelum pandemi ini muncul di Indonesia.

“Bahkan sebelum Covid-19 muncul di Kotamobagu, kami dari pihak Dinas Kesehatan dan RSUD Kotamobagu, sudah merencanakan program pemberian vitamin, suplemen yang tujuannya meningkatkan daya tahan tubuh pasien. Tak hanya pasien, melainkan seluruh tenaga kesehatan juga harus diberikan vitamin agar imunitas tubuh mereka terjaga,” pungkasnya. (guf)

Tiga Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di RSUD Kotamobagu Sembuh

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu kembali mengumumkan update perkembangan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Kotamobagu, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (2/6) malam ini.

“Pada tanggal 1 Juni 2020 RSUD Kotamobagu memulangkan tiga orang pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. Dan untuk ketambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sampai pada malam ini belum ada hasil swab yang dirilis dari Dinas Kesehatan Provinsi,” katanya, melalui konferensi pers.

Kepala Dinas Kesehatan ini menerangkan, pasien positif Covid-19 di Kota Kotamobagu tersisa satu orang dan dirawat di Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang. “Untuk PDP berjumlah 7 orang, ODP 5 orang, pelaku perjalanan berjumlah 2.887 orang, serta dalam pemantauan 3.392 orang,” terangnya.

“Mari kita tetap patuh atau disiplin apa yang diimbau pemerintah, disiplin menggunakan masker, disiplin jaga jarak, disiplin mencuci tangan dengan sabun dengan alir mengalir, menjauhi kerumunan dan tetap menjaga daya tahan tubuh. Dan semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya. (guf)

Pengunjung Toko, Indomaret dan Alfamart Wajib Gunakan Masker

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu memasang stiker pemberitahuan di retail Indomaret.

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu terus memaksimalkan pencegahan penyebaran virus corona, salah satunya dengan menempel stiker pemberitahuan disetiap toko, gerai Indomaret dan Alfamart serta tempat usaha lainnya untuk tidak melayani pelanggan yang tidak menggunakan masker.

Kepala Bagian Humas, Ham Rumoroi, mengatakan pemasangan stiker pemberitahuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di kotamobagu.

“Jadi kami memberikan pemberitahuan bahwa pengunjung disetiap toko, alfamart dan indomaret wajib menggunakan masker, kalau tidak menggunakan masker tidak bisa dilayani,” ujar ham, Selasa (2/6).

Disamping menempel pemberitahuan tersebut, tim juga langsung mengarahkan agar manajemen juga tidak melayani pengunjung yang tidak disiplin menjaga kesehatan.

“Kami juga langsung menjelaskan terutama pemilik toko atau tempat usaha itu. Karena disetiap toko ada beberapa yang tidak ada pemberitahuan tersebut jadi kami tempel pemberitahuan tersebut,” jelasnya

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menjaga keshatan dengan selalu menggunaka masker ketika berada di luar rumah. “Masker sangat penting untuk mencegah penyebaran wabah ini. Sehingga masayarakat harus wajib dan disiplin menggunakan masker saat berada di luar rumah,” imbaunya. (guf)

Wali Kota: Penerapan New Normal Harus Ekstra Hati-hati dan Pengawasan Ketat

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Penerapan New Normal di Kota Kotamobagu akan disesuaikan dengan ketentuan dan kajian yang matang. Hal ini dikatakan Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, kepada awak media, Minggu (31/5) kemarin.

“Disisi lain ekonomi harus bergerak. Dan tentunya, kita juga harus sehat, sementara dari sisi aktivitas perkantoran, masyarakat, kita akan mengikuti protokol Covid-19,” kata Tatong.

Untuk penerapan new normal ini lanjut Wali Kota, tentu harus ekstra hati-hati dan pengawasan yang super ketat. Karena, masyarakat akan kembali diberikan ruang bergerak walaupun dengan penuh aturan, dan tidak boleh dilanggar.

“Ada beberapa kasus di Negara lain dengan menerapkan new normal, malah terjadi lompatan lagi,” ungkapnya.

Untuk itu wali kota berharap, dengan adanya penerapan ini, akan kembali di kehidupan normal. “Insya Allah dengan new normal, produktivitas masyarakat tetap dan bahkan naik. Tetapi disisi lain harus sehat,” imbuhnya. (guf)

Apresiasi Petugas Kebersihan, Pemkot Serahkan Sembako dan Seragam Lengkap

Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan foto bersama dengan petugas kebersihan usai penyerahan bantuan.

ZONA KOTAMOBAGU – 234 petugas kebersihan menerima bantuan sembako beserta seragam lengkap dari Pemerintah Kota (Pemkot), bertempat di Lapangan Boki Hotinimbang, Minggu (31/5).

Bantuan tersebut diserahkan langsung Wali Kota Tatong Bara, didampingi oleh Wakil wali Kota Nayodo Koerniawan dan Sekretaris Daerah, Sande Dodo.

Wali kota dalam sambutannya menyampaikan, seluruh bantuan yang diberikan merupakan apresiasi pemerintah kepada petugas kebersihan, karena sejak wabah Covid-19 tetap bekerja dan terus menjaga kebersihan Kota Kotamobagu.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat memberikan apresiasi kepada seluruh petugas kebersihan. Karena, sejak Pandemi Covid-19 tetap semangat menjalani tugas,” ujar Tatong.

Wali Kota dua periode ini mengungkapkan, selama Covid-19, hanya pasukan orange yang tidak dirumahkan. “Hanya diberikan shift kerja selama bulan Ramadhan kemarin, tidak ada pengurangan, apalagi dirumahkan,” ungkapnya.

Diketahui bantuan tersebut, termasuk dalam 3.500 paket bantuan Covid-19 yang di dalamnya ada 324 paket untuk pekerja kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup. (guf)

Ketambahan 1, Total 7 Tenaga Kesehatan Reaktif Rapid Test

Juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Pemkot Kotamobagu, dr Tanty Korompot.

ZONA KOTAMOBAGU – Selain mengumumkan 34 pedagang Pasar 23 Maret dan Pasar Serasi reaktif rapid test, Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Kotamobagu juga mengumumkan 1 pasien reaktif rapid test dari tenaga kesehatan.

“Dari Rapid tes 17 tenaga kesehatan hasilnya 1 reaktif. Hasil mandiri 7 orang semuanya reaktif,” kata Kadis Kesehatan dr Tanty Korompot, saat konfrensi pers Jumat (29/5) malam ini.

Rapid tes di tempat umum ini sudah dilakukan untuk kesekian kalinya. Sebelum Idul fitri lalu, ada 11 ASN dan karyawan toko reaktif. Kini hasil apakah yang bersangkutan positif atau negative covid-19 masih menunggu hasil swab. (guf)

Satu Lagi Pasien Sembuh, Bolmut Kembali Zero Positif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, dr Jusnan C Mokoginta MARS.

ZONA BOLMUT – Satu lagi pasien asal Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah melalui 6 kali swab test dan dua kali menunjukan hasil negatif. Selanjutnya, pasien yang teregisterasi nomor 01 tersebut diperbolehkan pulang ke rumah, pada Jumat (29/5).

“Ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Bolmut dengan sembuhnya pasien 01 setelah hampir 2 bulan diisolasi dan dirawat di RSUD. Kami tadi mendapat surat resmi dari BTKL Manado bahwa pasien Covid-19 01 hasil swabnya negatif,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Jusnan C Mokoginta MARS.

Dengan sembuhnya pasien tersebut, ia optimis Bolmut bisa menjadi daerah pertama yang bebas covid-19 atau zona hijau. “Kita telah berhasil menurunkan angka – angka epidemilogis sehingga apabila kondisi ini dipertahankan, Bolmut berpeluang besar keluar dari masalah pandemi ini. Harapan kami agar masyarakat tetap selalu waspada dan senantiasa mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Drs Depri Pontoh saat menerima laporan dari Kepala Dinas Kesehatan, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan baik, terutama bagi keluarga pasien yang kooperatif dalam masa karantina selama ini. Ia berharap, keluarga dan masyarakat terus mensupport pasien yang bersangkutan. “Tidak ada yang perlu diragukan lagi, karena telah melalui serangkaian pemeriksaan dan akhirnya pasien sudah sembuh dan bebas dari SARS-Covid 19,” kata bupati. (Rendi)

34 Pedagang Pasar 23 Maret dan Pasar Serasi Reaktif Rapid Test

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu mengumumkan sebanyak 34 pedagang di dua pasar tradisional dinyatakan reaktif rapid test.

“Setelah kami melakukan rapid test kepada 85 pedagang Pasar 23 Maret hasilnya ada 1 orang yang reaktif. Untuk Pasar Serasi dari 236 pedagang ada 33 yang reaktif,” kata juru bicara Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu, dr Tanty Korompot, saat konferensi pers di Aula Kantor Wali Kota, Jumat (29/5) malam ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Herman Aray, mengatakan rapid tes ini menjadi kewajiban para pedagang untuk bisa berjualan. “Ini demi untuk kenyamanan pedagang dan pembeli. Bagi pedagang yang belum ikut rapid tes ini, diminta untuk ke Rumah Sakit Kotamobagu melakukan rapid tes,” kata Aray. (guf)

Bupati Bolmut Ikut Vicon Bersama Para Menteri

Bupati, wakil bupati serta sejumlah pimpinan SKPD mengikuti Vicon bersama para menteri, di ruang rapat bupati.

ZONA BOLMUT – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Drs Hi Depri Pontoh, mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jend Pol (Purn) Prof Drs H Tito Karnavian MA PhD, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati SE MSc PhD, Menteri Parawisata dan ekonomi kreaktif RI Wishnutama Kusubandio, dan Perwakilan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), serta Gubernur, Bupati/Walikota se-indonesia, di ruang rapat bupati, Jumat (29/5). Melalui vicon itu, dibahas langkah-langkah terkait penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 dengan mengedepankan protokol kesehatan pada situasi pandemi Covid-19.

Mendagri menyampaikan, untuk memacu berbagai pemikiran dan kreatifitas pemerintah daerah  perlu dilaksanakan lomba Inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19. Dirinya juga mengatakan, pada dasarnya lomba ini untuk membuat bagaimana unsur-unsur kehidupan seperti pasar dilombakan menjadi pasar sehat, atau sekolah sehat dengan mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19. Yang paling penting kita harus selalu menerapkan kepada masyarakat gaya hidup sehat, seperti selalu cuci tangan dan menggunakan masker, serta menjaga jarak dengan orang lain dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Saat seperti ini kita harus bisa untuk tetap produktif namun harus selalu memperhatikan pola hidup sehat agar kerja aman dan nyaman. Rencana Pelaksanaan new normal life membutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan kerjasama pemerintah daerah dan stakeholder.

Vicon itu juga dihadiri Wakil Bupati Drs Hi Amin Lasena MAP, serta sejumlah pimpinan SKPD. (rendi)