Beranda blog Halaman 471

Tim Kementrian PMK Kunjungi Kotamobagu, ini Tujuannya

Penyambutan kunjungan kerja tim dari Kementrian PMK di rumah dinas wali kota.

ZONA KOTAMOBAGU — Tim dari Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) mengunjungi Kota Kotamobagu, Jumat (6/12), dalam rangka survey kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk bersinergi dengan Pemerintah Pusat, dalam pengembangaan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan wirausaha pemuda.

Kedatangan tim dari Kementrian PMK itu disambut Wali Kota, Tatong Bara, bersama jajarannya di Rumah Dinas Wali Kota.

“Pemerintah Kota Kotamobagu tentunya sangat berterima kasih atas kunjungan kerja dari tim Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia di Kota Kotamobagu, yang merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan Kewirausahaan Pemuda yang dilaksanan di Jakarta beberapa waktu yang lalu,” ujar wali kota.

Dari kunjungan itu, wali kota  berharap kedepannya akan ada program dan kegiatan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan Republik Indonesia, yang akan dilaksanakan di Kota Kotamobagu dengan melibatkan Wirausaha Pemuda.

Usai pertemuan di rumah dinas wali kota, tim dari Kementrian PMK itu mengunjungi sejumlah tempat usaha yang dikelola pemuda, serta Sentra Industri Kopi yang ada di Kota Kotamobagu. (gjm)

Nayodo Launching Empat Sistem Inovasi Pemkot Kotamobagu

Suasana sosialisasi dan launching empat sistem inovasi milik Pemkot Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Setelah sukses menghadirkan sejumlah aplikasi layanan publik dan layanan pemerintahan, Pemerintah Kota (Pemkot) kembali berinovasi dengan meluncurkan empat sistem inovasi secara bersamaan, yakni Klinik Aspirasi dan Layanan Pengaduan (KINALANG), Sistem Informasi Preservasi Jalan dan Jembatan Berbasis Website, Penetapan Kawasan Pertanian Organik Kluster Kopi di Kotamobagu Selatan, serta Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Cash Management System (CMS) BRI. Launching ke-empat aplikasi tersebut dilakukan Jumat (6/12), di Aula Kantor Wali Kota, oleh Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan.

Nayodo dalam sambutannya menyampaikan ke-empat sistem inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah Kotamobagu dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui KINALANG ini, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi atau pengaduan yang berkaitan dengan pelayanan pemerintahan, kemudian bisa juga memantau progres maupunatau tindak lanjut dari setiap aduan yang disampaikan,” kata Nayodo.

Untuk Sistem Informasi Preservasi Jalan dan Jembatan Berbasis Web, Nayodo mengungkapkan hal itu adalah upaya pemerintah daerah untuk mempermudah akses data jalan dan jembatan dalam rangka penyusunan program, serta mempermudah akses penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Kotamobagu. “Ini juga dapat mempermudah masyarakat yang ingin melakukan pengaduan preservasi jalan dan jembatan yang ada di wilayah Kota Kotamobagu,” ungkap Nayodo.

Sedangkan untuk penetapan pengembangan kawasan pertanian organik kluster kopi di Kecamatan Kotamobagu Selatan, yakni di Desa Poyowa Besar I dan Desa Poyowa Besar II, didasari atas pertimbangan bahwa Kopi Kotamobagu merupakan komoditas perkebunan yang telah diakui sebagai kopi spesialis atau kopi yang memiliki aroma dan cita rasa yang istimewa. “Untuk itu dalam upaya pengembangan kopi Kotamobagu tersebut, maka tentunya perlu dilakukan penetapan kawasan pertanian organik kluster kopi di wilayah Kotamobagu Selatan sehingga akan tercipta lingkungan pertanian yang sehat serta berwawasan lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, untuk transaksi keuangan berbasis Cash Management System (CMS) BRI adalah upaya dalam rangka untuk optimalisasi pelaksanaan transaksi keuangan daerah berbasis CMS pada satuan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) serta terwujudnya penata usahaan keuangan yang baik dilingkungan Pemkot Kotamobagu.

“Dengan pelayanan transaksi keuangan daerah berbasis CMS BRI ini, maka diharapkan kegiatan pelayanan transaksi keuangan di lingkungan pemerintah daerah Kotamobagu dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih efisien,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan, pimpinan SKPD dilingkup Pemkot Kotamobagu, Pimpinan Cabang BRI Kotamobagu, Perwakilan Wilayah BRI Sulut, para Camat, lurah dan sangadi se Kotamobagu. (gjm)

Cabor Catur Sumbang 1 Medali Emas dan 2 Perunggu untuk Kotamobagu

Ketua Percasi Kotamobagu, Nasrun Koto SH MH, saat mengalungkan medali emas kepada atlit catur beregu putri.

ZONA OLAHRAGA – Cabang olahraga (Cabor) Catur meraih prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X di Kota Bitung. Tiga medali dari Cabor itu berhasil diraih Kota Kotamobagu untuk kategori beregu putri, beregu putra dan perorangan putri.

Kelompok beregu putri yang menyumbangkan medali emas terdiri dari Imelda Putri Datu, Linarti Paputungan dan Salwa Sania Afifa. Sedangkan beregu putra yang mendapatkan medali perunggu terdiri dari Guntur Mokoginta, Kahar Mokoginta, Deddy “Bule” Mokoginta, Ronggo Dindo dan Deddy Lalamentik. Kemudian medali perunggu untuk kategori perorangan putri dipersembahkan oleh Nia Rahmania Potabuga.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang sangat membanggakan untuk Kotamobagu. Meski persiapan belum terlalu matang, tapi atlit catur kita bisa menyumbang tiga medali,” kata Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kotamobagu, Nasrun Koto SH MH.

Ia juga mengungkapkan, salah satu atlit catur Kotamobagu terpilih mewakili Provinsi Sulawesi Utara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, tahun depan. “Ini salah satu kebanggaan kita, karena atlit catur Kotamobagu yaitu Linarti Paputungan lolos dan mewakili Sulut di PON Papua,” ungkapnya.

Disisi lain, ia berharap cabang olahraga catur di Kota Kotamobagu bisa terus berkembang dan berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. “Cabang olahraga catur setiap kegiatan Porprov dan PON selalu memberikan prestasi. Harapan kita prestasi ini bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi,” harapnya. (gjm)

Porprov 2019: Tim Sepak Bola Kota Kotamobagu Bersua Bitung di Semi Final

Foto bersama pelatih, pemain dan official tim sepak bola Kota Kotamobagu di ajang Porprov ke-X Kota Bitung.

ZONA KOTAMOBAGU – Tim Sepak Bola Kota Kotamobagu siap tampil maksimal pada babak semi final Cabang Olahraga (Cabor) Sepak Bola pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X Sulawesi Utara (Sulut), di Kota Bitung. Di babak perebutan tiket ke final itu, tim asuhan Coach I Wayan Hendra Jaya akan bersua tuan rumah, Bitung. Pertandingan akan digelar Jumat (6/12), pukul 07.30 Wita, di Stadion Dua Basudara, Bitung.

“Target kita harus menang, agar bisa tampil di babak final. Mudah-mudahan semua bisa sesuai rencana kita, agar bisa mempersembahkan medali untuk Kota Kotamobagu di cabang olahraga sepak bola,” kata Sekretaris Tim, Reflin Buntuan.

Di babak semi final besok, tim Kota Kotamobagu tidak diperkuat sejumlah pilar utamanya. Mereka adalah Kiki Eyato yang mengalami cidera serta Nandi Mokoagow yang mengikuti ujian di Kampus. Sementara dua pemain lainnya, yakni Syaiful Hippi dan Sahrul Muais belum bisa dipastikan tampil karena sudah bergabung bersama Tim Pra Pon Sulut. “Tapi mudah-mudahan mereka berdua (Syaiful Hippi dan Sahrul Muais) bisa diijinkan bergabung dengan tim besok,” harapnya.

Sebelum melaju ke babak semi final, Tim Kota Kotamobagu terlebih dahulu menyingkirkan Kabupaten Minahasa Utara dengan skor 1-0, Kabupaten Minasaha Selatan dengan skor 3-2, dan menang meyakinkan saat melawan Kabupaten Bolmut dengan skor 2-0.

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan perjuangan tim sepak bola Kota Kotamobagu yang berhasil lolos ke babak semi final. “Itu adalah sebuah prestasi yang patut kita banggakan. Mudah-mudahan di semi final besok bisa mengalahkan lawannya dan masuk ke final dan bisa juara. Mari kita doakan bersama,” kata Nayodo. (gjm)

Prediksi Susunan Pemain Tim Sepak Bola Kota Kotamobagu di Babak Semi Final:

PENJAGA GAWANG: Suprianto santoso

BELAKANG: Reza mokodompit, Asis Janis, Putra Makalalag, Bakri Paputungan

TENGAH: Renaldi Mamonto, Syekh Abdullah lanjar, Sahrul Muais

DEPAN: Cani Iskandar, Saiful Hippi, Sakti Mokoagow

Nayodo Hadiri Sosialisasi Kebijakan Adminduk dan Launching Dukcapil Go Digital

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, menyerahkan dokumen kependudukan kepada warga Desa Bilalang I, disela sosialisasi kebijakan administrasi kependudukan, serta launching Dukcapil Go Digital.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diskdukapil) Kotamobagu menggelar sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan (Adminduk) sekaligus Launching Dukcapil Go Digital. Kegiatan itu dibuka Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, yang dilaksanakan di Gedung Bontean, Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (5/11).

Wakil Walikota, dalam sambutannya menyampaikan, undang-undang nomor 24 tahun 2013 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, sangat sejalan dengan adanya tuntutan masyarakat saat ini, yakni adanya pelayanan administrasi kependudukan dan profesional, memenuhi standar teknologi informasi tertib serta tidak diskriminatif.

“Salah satu yang paling mendasar terkait adanya perubahan pada undang-undang tentang administrasi kependudukan adalah semua pengurusan dokumen kependudukan termasuk Kartu Tanda Penduduk elektronik, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Kematian, Akta Perceraian, Akta Pengakuan Anak serta Akta Pengesahan Anak, saat ini telah dibebaskan dari semua pembiayaan,” ujarnya.

Ia berharap, sosialisasi tentang kebijakan administrasi kependudukan ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada seluruh peserta tentang pentingnya administrasi kependudukan bagi masyarakat termasuk dalam rangka menjamin kualitas database tentang kependudukan yang paling baik secara nasional maupun di wilayah Kotamobagu.

“Launching Dukcapil Go Digital yang merupakan salah satu program unggulan dari Kementerian Dalam Negeri yakni berupa pelayanan administrasi secara daring sebagaimana yang menjadi amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2009 tentang pelayanan administrasi secara daring,” tuturnya.

lebih lanjut Wawali menerangkan, layanan Dukcapil Go Digital merupakan upaya pemerintah pusat dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan secara elektronik, yakni berupa tanda tangan elektronik dalam pengurusan berbagai dokumen kependudukan sehingga pengurusan dokumen kependudukan dapat dilakukan secara lebih mudah, efektif dan efisien.

“Untuk Kota Kotamobagu sendiri Dukcapil Go Digital ini akan dilaksanakan secara bertahap dimana untuk tahap awal ini penerapan tanda tangan elektronik, baru akan dilaksanakan pada empat dokumen kependudukan yakni Kartu Keluarga, Akta Kelahiran kematian dan Surat Pindah Datang,” sebutnya.

Diakhir sambutannya, Wawali juga menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan sosial sebaik-baiknya sehingga apa yang akan disampaikan oleh narasumber akan benar-benar dapat dipahami serta tentunya dapat diinformasikan Kepada seluruh masyarakat yang ada di daerah ini. (gjm)

Kotamobagu Peringkat II Keterbukaan Informasi Publik

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, memegang piagam penghargaan yang diberikan kepada Pemkot Kotamobagu sebagai peringkat II keterbukaan informasi publik.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu raih penghargaan kedua di bidang keterbukaan informasi dari Komisi Informasi Publik, Provinsi Sulawesi Utara.

Penghargaan yang kedua kali di tahun 2019 diserahkan pada saat Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara, di Manado, Kamis (5/12).

Pada penyerahan penghargaan itu, Pemkot Kotamobagu meraih Peringkat Kedua. Usai menerima penghargaan, Kadis Komunikasi dan Informasi Ahmad Yani Umar mengatakan, rasa syukur atas penghargaan yang kedua ini di tahun 2019.

“Tahun 2018 Pemkot Kotamobagu mendapatkan peringkat ketiga. Alhamdullilah di tahun 2019 kita naik satu tingkat dengan meraih peringkat kedua, ini merupakan pencapaian hasil kerja keras kita dalam hal keterbukaan informasi ” ujar Yani, melalui telepon seluler.

Lanjutnya, mudah-mudahan ini menjadi pendorong semangat, dengan terus melakukan pembenahan khususnya bidang informasi publik. “Tidak hanya sampai disini, kedepan kita akan terus melakukan pembenahan terutama khusus keterbukaan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan,” tuturnya. (gjm)

Aplikasi Edupatrol Awasi Aktivitas Siswa di Sekolah

 

Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Penerapan Kawasan Tertib Rokok (KTR) di lingkungan sekolah menjadi hal serius yang harus dilakukan. Guna mengawasi sekolah bebas dari asap rokok, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu akan bekerjasama dengan Dinas komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memasang aplikasi Edupatrol (Education Parenting Control) School.

“Sudah ada beberapa sekolah memiliki CCTV. Insya Allah tahun 2020 seluruh sekolah di Kotamobagu kita pasang aplikasi Edupatrol School untuk mengawasi setiap aktifitas siswa di sekolah,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan, Ahmad Yani Umar.

Lanjutnya, lewat aplikasi ini orang tua dan guru bisa melakukan pengawasan langsung bagi setiap siswa di dalam lingkungan sekolah.

“Nantinya akan diterapkan satu pintu masuk dan satu pintu keluar disetiap sekolah. Dan semua berbasis android. Jadi langsung diketahui keberadaan siswa. Hal ini kita akan bicarakan dengan bidang pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, lingkungan sekolah merupakan tempat berlangsungnya proses pembelajaran atau kegiatan belajar dan mengajar, baik yang bersifat instrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.

“Mengingat pentingnya sekolah sebagai tempat pembelajaran bagi semua peserta didik, maka sudah sepantasnya semua pihak atau stakeholder di sekolah berpartisipasi dalam mewujudkan sekolah sebagai KTR, sehingga lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, sehat, dan bebas dari rokok,” imbaunya. (gjm)

Dinkes Sosialisasi Pengembangan KTR

Suasana sosialisasi pengembangan Kawasan Tanpa Rokok yang dilaksanakan Dinas Kesehatan.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pertemuan Sosialisasi, Advokasi dan Konsolidasi Pengembangan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) kegiatan Bantuan Operasional Kesehatan, bertempat di Restoran Lembah Bening, Rabu (4/12).

Kegiatan tersebut dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kotamobagu, Adnan Massinae.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu Ahmad Yani Umar mengatakan, kegiatan ini untuk menindaklanjuti instruksi Wali Kota tahun 2016 tentang Kawasan Tertib Rokok (KTR) di perkantoran, dunia pendidikan dan tempat ibadah.

“Nah, evaluasi yang dilaksanakan oleh pemerintah masih terdapat di tempat-tempat umum bahkan di perkantoran masih ada juga yang merokok,” kata Yani.

Oleh sebab itu, lanjutnya, hasil penilaian Kota Sehat, Puskesmas Ramah Anak dan Kota Layak Anak, instruksi akan ditingkatkan menjadi Peraturan Wali Kota (Perwako) atau maksimalnya Peraturan Daerah (Perda).

“Makanya pertemuan pada hari ini adalah untuk mencari informasi, masukan-masukan stakeholder yang terlibat untuk bagaimana memaksimalkan ini untuk menjadi peraturan wali kota atau peraturan daerah agar kawasan tanpa rokok ini benar-benar berlaku,” ujarnya.

Ditambahkan, KTR ini berlaku untuk seluruh kantor pemerintahan, dunia pendidikan, tempat ibadah, tempat bermain anak atau tempat umum yang telah ditentukan hingga kantor-kantor kelurahan dan desa.

“Jadi untuk memutuskan Perwa sampai Perda kita masih akan melakukan pertemuan selanjutnya untuk membicarakan lagi bagaimana tentang pelaksanaan KTR ini. Untuk pertemuan berikut kami akan undang pihak DPRD untuk sama-sama merumuskan KTR ini. Sebab tidak menutup kemungkinan predikat kota layak anak, puskesmas ramah anak sampai rumah sakit ramah anak mereka akan tarik jika tidak terpenuhi salah satu indikator ini,” pungkasnya. (gjm)

Dinas Kominfo Latih Admin Perangkat Daerah Cara Kelola KINALANG

Bimtek Tata Kelola KINALANG yang diselenggarakan Dinas Kominfo

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Klinik Aspirasi dan Layanan Pengaduan (KINALANG) bagi admin perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kotamobagu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Kepala Diskominfo Kotamobagu, Rabu (4/12).

Kepala Diskominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, melalui Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP), Fahri Damopolii mengatakan, kegiatan tersebut menghadirkan seluruh admin SKPD dilingkup Pemkot Kotamobagu untuk diberikan pelatihan serta pemahaman terkait pengoperasian sistem kerja KINALANG.

“Sesi pertama kita langsung ke simulasi supaya mereka langsung paham alur kerja KINALANG, terutama bagi admin perangkat daerah bagaimana tata cara ketika mereka menerima aduan lalu mereka merespon untuk ditindaklanjuti sampai laporan ditanggapi hingga selesai,” kata fahri.

Lanjutnya, kegiatan Bimtek dilaksanakan selama dua hari dimulai sejak Rabu (4/12) sampai Kamis (5/12).

“Pelatihan kita bagi dua sesi. Untuk hari ini sudah 22 admin perangkat daerah yang kita lakukan simulasi tatacara pengoperasian KINALANG. Sisanya kita laksanakan esok, masih ada sekira 18 admin SKPD yang kita akan berikan pemahaman,” ujarnya.

Ditambahkan, dalam waktu dekat sistem KINALANG dalam penyelenggaraan pelayanan publik pemerintah daerah akan di launching.

“Paling cepat hari Sabtu ini, paling lama Senin pekan depan kita laksanakan. Insya Allah kalau tidak ada halangan Ibu Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan me-launching KINALANG,” pungkasnya. (gjm)

Tindaklanjuti Edaran MenPAN-RB, Pemkot Identifikasi Jabatan Eselon III dan IV

ZONA KOTAMOBAGU – Ratusan jabatan eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) akan disederhanakan atau dihilangkan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan-RB) nomor 334 tahun 2019 tentang langkah strategis dan kongkret penyederhaan birokrasi.

Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Kepegawaian (Orpeg), Nehru Mokoginta, mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu hasil identifikasi di unit kerja eselon III dan IV yang dapat disederhanakan dan dialihkan jabatan strukturalnya sesuai peta jabatan di instansi masing-masing. Selain itu, pihaknya juga kata dia sedang melakukan pemetaan jabatan dan pejabat sturktural eselon III dan IV, sekaligus mengidentifikasi kesetaraan jabatan-jabatan tersebut dengan jabatan fungsional yang akan diduduki.

“Hasil identifikasi dan pemetaan jabatan di tiap SKPD sudah harus masuk, karena akan dikirim ke KemenPAN-RB,” jelasnya, kemarin.

Lanjutnya, penyerderhanaan jabatan struktural eselon III dan IV itu dikecualikan untuk jabatan-jabatan yang memiliki tugas dan fungsi sebagai kepala satuan kerja, dengan kewenangan dan tanggung jawab dalam penggunaan anggaran atau pengguna barang dan jasa. Selain itu, ada juga jabatan-jabatan yang memiliki tugas dan fungsi yang berkaitan dengan kewenangan kewilayahan. “Jadi jabatan-jabatan seperti kepala bagian di Sekretariat Daerah, Camat dan Lurah, tetap ada. Yang lainnya akan disederhanakan,” terangnya.

Ia mengungkapkan, jumlah jabatan di lingkungan Pemkot Kotamobagu saat ini sebanyak 560. Jika dilakukan penyerderhanaan, jumlah jabatan katanya tersisa jabatan eselon II (kepala dinas/badan), jabatan eselon III (kepala bagian dan sekretaris) serta ditambah jabatan eselon IV (lurah). “Yang lainnya sudah dialihkan ke fungsional umum dan teknis. Ini akan berlaku pada Bulan Juni tahun depan,” ungkapnya. (gjm)