ZONA KOTAMOBAGU – Pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) segera dilanjutkan. Saat ini sedang berlangsung proses lelang proyek berbanderol Rp6,6 miliar.
“Yang dilelang adalah fisik 6,6 miliar, dan konsultan pengawas 200-an juta,” kata PPK Proyek MRBM, Sofian Hatam.
Ia berharap, pihak ketiga yang akan memenangkan lelang proyek tersebut benar-benar memenuhi standar sesuai yang ditetapkan. “Pihak ketiga pelaksana proyek ini harus punya kulaitas baik dari segi sumber daya, perlatanan, keuangan dan sebagainya. Agar pekerjaan di lapangan nanti bisa berjalan dengan baik, dan kualitasnya sesuai yang diharapkan bersama,” harapnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), dimulai. Jumat (5/7) dibuka tahapan pendaftaran yang berlangsung hingga Jumat (19/7) mendatang. Hal ini berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) nomor: 01/Pansel-KK/VII/2019.
Dalam pengumuman itu, tertuang formasi jabatan yang ada diisi melalui proses seleksi terbuka. Selain itu, tercantum pula persyaratan seleksi, syarat administrasi serta tata cara pendaftaran.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, pelaksanaan tahapan seleksi ini berdasarkan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) nomor: B-2050/KASN/06/2019 tanggal 27 Juni perihal rekomendasi rencana seleksi JPT di lingkungan Pemkot Kotamobagu. “Hasil rapat Pansel kemarin (Kamis), pengumuman seleksi terbuka ini dimulai hari ini sampai tanggal 19 Juli. Untuk pelaksanaan seleksi dilakukan oleh Pansel yang terdiri dari akademisi, birokrat dan kalangan profesional,” kata Sande.
Dalam pelaksanaannya, ia mengungkapkan pihaknya terbuka untuk semua pejabat di Bolmong Raya, dengan catatan memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh Pansel. “Jadi tidak ada batasannya. Kemudian satu peserta bisa mendaftar pada beberapa formasi jabatan. Jumlah minimum pendaftar adalah empat orang untuk satu formasi jabatan,” ungkapnya.
Formasi jabatan yang akan diisi melalui seleksi terbuka kali ini adalah Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan (Dinkes), Sekretaris Dewan (Sekwan), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Asisten I Sekretariat Daerah serta staf ahli. (gjm)
Salah satu rumah makan yang dipasangi spanduk peringatan oleh Pemkot.
ZONA KOTAMOBAGU – Lima tempat usaha rumah makan dan cafe dipasangi spanduk bertuliskan ‘Tempat Usaha Rumah Makan Ini Tidak Memiliki Ijin Dan Tidak Jujur Membayar Pajak Sesuai Ketentuan’. Spanduk itu dipasang Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) sebagai tindakan atas tidak patuhnya tempat-tempat usaha tersebut terhadap kewajiban pajak maupun perijinan.
Dalam spanduk itu juga memuat tulisan bahwa tempat-tempat usaha itu melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 24 tentang Pelayanan Perijinan Berusaha Terintegrasi Secara Eletronik, Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2012 tentang Pajak Restoran, Peraturan Wali Kota Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pelaporan, Pembayaran dan Pengawasan Pajak Daerah. Lima tempat usaha yang dipasangi spanduk itu adalah; Rumah Makan Babusalam, Rumah Makan Sarang Tude, Warung Makan Lamongan Mas Anto, Warung Makan Lamongan Mas Joko dan Cafe Bagus.
Kepala Bidang Pendapatan, Hamkah Daun, mengatakan sebelum memasang spanduk tersebut, pihaknya sudah terlebih dahulu memberi surat peringatan pertama dan kedua kepada pemilik usaha. “Ini adalah peringatan ke-tiga yang disertai pemasangan spanduk. Harusnya pada peringatan ketiga ini langsung dengan tindakan penutupan, tapi kita masih beri waktu tiga hari (setelah pemasangan spanduk),” katanya.
Lanjutnya, setelah tiga hari pemasangan spanduk itu tetap tidak ada itikad baik dari pemilik usaha, pihaknya akan mengambil sikap tegas dengan menutup tempat usaha yang dimaksud. “Penutupan tiga hari dulu, kemudian kita evaluasi. Kalau tetap tidak punya niat baik, maka akan ditutup secara permanen. Tindakan ini kita ambil karena mereka (pelaku usaha) enggan menggunakan mesin e-tax yang kita berikan, kemudian ada juga yang ijin usahanya sudah kadaluarsa sejak tahun 2017,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, tindakan yang dilakukan pihaknya itu adalah untuk memberi efek jerah kepada pemilik usaha yang ada di Kota Kotamobagu, untuk menaati semua ketentuan yang berlaku di daerah. “Kalau taat aturan, tentu tindakan ini tidak akan kita lakukan. Tapi kalau selalu melanggar, maka kita tidak segan mengambil sikap tegas,” ungkapnya. (gjm)
Tim penilai Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas saat tiba di Puskesmas Gogagoman.
ZONA KOTAMOBAGU – Tim penilai Puskesmas Ramah Anak menilai kelayakan Puskesmas Gogagoman mendapatkan penghargaan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP) tahun 2019, Kamis (4/7). Rombongan tim penilai yang berasal dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) itu disambut Asisten I, Teddy Makalalag, sejumlah pimpinan SKPD dan jajaran Dinas Kesehatan.
“Puskesmas Gogagoman ini mewakili Sulawesi Utara pada penilaian Puskesmas ramah anak. Se-Indonesia hanya 20 Puskesmas yang dinilai. Salah satunya ada Puskesmas Gogagoman,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Sitti Rafiqah Bora.
Ia mengungkapkan, kedatangan tim penilai itu adalah untuk meninjau kelayakan sekaligus melihat kondisi Puskesmas serta fasilitas ramah anak yang ada di Puskesmas tersebut. “Banyak indikator penilaiannya, termasuk soal pelayanan dan ketersediaan fasilitas ramah anak,” ungkapnya.
Ia berharap, Puskesmas Gogagoman bisa mendapatkan penghargaan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas. “Mudah-mudahan setelah penilaian ini, Puskesmas Gogagoman bisa mendapat nilai yang baik dan insya allah mendapatkan penghargaan Puskesmas Ramah Anak,” harapnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – 2.825 dari 90.325 wajib KTP di Kota Kotamobagu belum mengantongi e-KTP. Meski tinggal sedikit, namun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) tetap berupaya agar semua wajib KTP bisa segera memiliki dokumen kependudukan tersebut.
Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Ruslan Adiwijaya Malah, mengatakan wajib KTP yang belum memiliki e-KTP mengalami penurunan. Hal itu dipengaruhi adanya momen politik pada 17 April lalu. “Memang pengaruh Pileg itu cukup besar, apalagi pemilih yang tidak memiliki e-KTP tidak bisa menyalurkan hak pilihnya. Sehingga jelang pemilihan, banyak yang datang melakukan perekaman,” katanya.
Ia mengungkapkan, akan terus memaksimalkan perekaman e-KTP. Selain pelayanan di kantor, pihaknya juga turun ke tiap desa dan kelurahan. “Kita jemput bola dengan turun ke desa dan kelurahan serta sekolah-sekolah. Jadi tidak hanya pelayanan di kantor saja,” ungkapnya.
Ia berharap, wajib KTP yang belum memiliki e-KTP segera datang ke kantor melakukan perekaman. “Data kependudukan itu dinamis. Selalu berubah-ubah setiap saat. Tapi harapan kita semua wajib KTP sudah terekam,” harapnya. (gjm)
Skor akhir pertandingan Sulut United vs Mitra Kukar. (Foto: ist)
ZONA BOLA – Sulut United FC berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Mitra Kukar dalam lanjutan Liga II 2019 Wilayah Timur yang digelar di Stadion Klabat, Manado, Selasa (2/7). Dua gol kemenangan dicetak Martinus Novianto pada menit ke-25 dan Eksel Runtukahu di penghujung babak kedua. Sementara gol tim tamu dicetak Hendra Adi Bayauw.
Tensi tinggi ditunjukkan kedua tim sejak awal pertandingan. Tapi Sulut United yang tampil dihadapan ribuan pendukungnya bermain lebih ngotot dan percaya diri. Serangan demi serangan dilancarkan dari berbagai sisi pertahanan Mitra Kukar. Skuad besutan Herry Kiswanto (Herkis) akhirnya bisa membobol gawang Mitra Kukar yang dikawal Gerry Mandagi pada menit ke-25 melalui Martinus Novianto.
Tertinggal satu gol, tim Mitra Kukar yang bermateri pemain-pemain berpengalaman di Liga Indonesia langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, di menit ke-40 Hendra Adi Bayauw mencetak gol penyama kedudukan. Tidak ada gol lagi tercipta hingga babak pertama selesai.
Di babak kedua, baik Sulut United maupun Mitra Kukar yang sama-sama mengincar poin penuh di laga itu terus meningkatkan tempo permainan. Kedua tim sama-sama saling berbalas serangan. Namun dewi fortuna lebih berpihak kepada tim tuan rumah. Eksel Runtukahu yang diturunkan sejak awal pertandingan berhasil ‘meruntuhkan’ pertahanan Mitra Kukar. Bola sundulan eks Striker Kalteng Putra itu pada menit ke-91 bersarang di dalam gawang yang dikawal Gerry Mandagi yang juga putra Sulawesi Utara. Penonton yang hadir di Stadion langsung bersorak. Tak lama setelah gol itu, pertandingan berakhir. Sulut United 2, Mitra Kukar 1. (trz)
Demo massa pendukung Caleg terpilih dari Partai Demokrat Dapil I, Sukardi Sugeha, di depan Kantor DPC Partai Demokrat Kotamobagu.
ZONA POLITIK – Massa pendukung Sukardi Sugeha, Calon Legislatif (Caleg) terpilih Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) I Kotamobagu Utara-Timur, menggelar aksi damai di depan Kantor Sekretariat Partai Demokrat Kotamobagu, Jalan Diponegoro, Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, Selasa (2/7) siang.
Dalam aksi itu, para pendukung melakukan pembelaan kepada Sukardi Sugeha yang belum lama ini menerima surat peringatan pertama (SP1) oleh DPC Partai Demokrat Kotamobagu. Massa menduga, SP1 sengaja dibuat oleh Ketua DPC Partai Demokrat untuk menjegal Sukardi Sugeha sebagai Caleg terpilih pada Pemilu 17 April lalu.
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Moh Lutd Sugeha, mengatakan tuduhan- tuduhan yang dilayangkan dalam bentuk SP1 kepada Sukardi Sugeha terkesan dibuat-buat. “Apalagi tuduhan ada penggelembungan suara. Terbukti itu tidak ada setelah dilakukan pungut hitung di tingkat PPK sampai KPU beberapa waktu lalu,” ujar Lutd dalam orasinya.
Aksi damai di kantor DPC Partai Demokrat Kotamobagu dikawal aparat kepolisian. Massa juga membawa spanduk dan karton bertuliskan dukungan untuk Sukardi Sugeha. “Aksi ini juga adalah mosi tidak percaya simpatisan Partai Demokrat dan masyarakat kepada ketua partai. Kami minta dia harus diturunkan karena zolim kepada kader yang jelas-jelas punya legitimasi rakyat,” ucap Lutd.
“Kami juga ingatkan, jangan rampas hak kami rakyat yang sudah memberikan suara kepada Caleg Partai Demokrat yang saat ini sudah terpilih. Jika itu terjadi, kami akan menempuh semua cara,” katanya dengan nada tinggi.
Wakil Ketua I DPC Partai Demokrat Kotamobagu, Denny Mokodompit, yang menerima massa aksi mengatakan, aspirasi mereka akan dia teruskan ke pengurus partai yang lebih tinggi. “Ini sudah jadi urusan anggota dan ketua partai. Akan kita tindaklanjuti,” pungkasnya. (gjm)
Foto bersama Gubernur Olly Dondokambey dengan pemain dan jajaran official Sulut United.
ZONA BOLA – Gubernur Olly Dondokambey tersanjung dengan penampilan Tim Sulut United, yang baru saja mengalahkan salah satu tim kuat di Liga 2 Indonesia, Mitra Kukar, dengan skor 2-1. Olly yang menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Klabat, Selasa (2/7), tak segan memuji penampilan pemain-pemain Sulut United.
“Semangat juang para pemain patut diapresiasi. Tiga poin yang diperoleh pada pertandingan kandang hari ini akan memberi motivasi tinggi bagi pemain pemain Sulut United menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ucap Olly.
Orang nomor satu di Sulut ini juga meminta seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk terus mendukung perjuangan Sulut United di Liga 2, agar bisa meraih prestasi membanggakan.
“Mari kita suport terus Sulut United. Jadikan tim ini sebagai pemersatu masyarakat Sulawesi Utara. Bravo Sulut United,” sebut Olly. (trz)
Kapolda Sulut dan rombongan saat tiba di Polres Minahasa.
ZONA MANADO – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto, melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke Polres jajaran, Selasa (2/7) pagi. Kali ini yang dikunjungi adalah Polres Minahasa.
Kedatangan Kapolda yang turut didampingi Ketua Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sulut, Ny Nunuk Sigid Tri Hardjanto, Irwasda, Karorena dan Dirtahti, disambut Kapolres Minahasa, AKBP M Denny Situmorang, beserta Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa, Ny Pudji Astuti Situmorang, Pejabat Utama, staf dan Bhayangkari.
Sesaat usai penyambutan, Kapolda dan rombongan mengadakan pertemuan bersama personel Polres Minahasa, termasuk anggota Bhayangkari cabang setempat. “Saya melakukan kunjungan kerja ke sini dalam rangka bersilaturahmi dengan anggota dan Bhayangkari,” ucap Kapolda.
Selaku Pembina Bhayangkari, Kapolda juga mengucapkan terima kepada ibu-ibu atas dukungan terhadap tugas para suami anggota Polri. “Tanpa dukungan ibu-ibu, tugas bapak-bapak tidak akan maksimal. Saya sangat mengapresiasi, saya ucapkan terima kasih,” ujarnya.
Jenderal berbintang dua inipun berharap, dukungan Bhayangkari tidak berhenti sampai di sini saja. Kapolda menilai Minahasa termasuk kategori wilayah yang aman, karena selama pelaksanaan rangkaian Pemilu serentak 2019, dapat berjalan aman. “Bukan hanya Minahasa, tapi seluruh wilayah di Sulut dikategorikan sebagai wilayah yang aman,” jelas Kapolda.
Kinerja yang dicapai ini, lanjutnya merupakan kontribusi dan usaha dari seluruh personel yang ada. “Mari kita jaga soliditas dan keharmonisan antara anggota kepolisian dengan masyarakat. Kita harus selalu dekat dengan masyarakat,” pungkas Kapolda mengajak. (gjm)
Wakil Bupati Amin Lasena saat tiba di lokasi kegiatan Rakorev.
ZONA BOLMUT – Wakil Bupati Bolmut, Drs Hi Amin Lasena MAP, mengikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penanggulangan Kemiskinan Daerah Se Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut) Tahun 2019 yang bertempat di Sintesa Peninsula Hotel Manado. (1/19) pekan kemarin.
Rapat Koordinasi yang di hadiri oleh Para Wakil Walikota dan Wakil Bupati serta Kepala Bapelitbang se-Sulawesi Utara dibuka Oleh Asisten Pemerintahan Dan Kesra Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Drs Edison Humiang MSi. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemaparan tentang Gambaran Kemiskinan Di Provinsi Sulawesi Utara oleh Kepala BPS Provinsi Sulawesi Utara Dr Ateng Hartono.
Dijelaskan bahwa Penduduk Miskin adalah Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan di bawah garis kemiskinan. Persentasi penduduk miskin itu pengeluaran terbanyak dalam hal makanan 64.13% dan non makanan 35.87%. Sedangkan penduduk tidak miskin pengeluaran terbanyak lebih ke non makanan 52.16% dan makanan 47.84%.
Dalam pemaparannya juga dijelaskan bahwa Bolaang Mongondow Utara berada di urutan ke 7 Kabupaten di Sulawesi Utara dalam tingkat jumlah penduduk miskin dimana Tahun 2016: (9.38%), Tahun 2017 (8.89%), Tahun 2018 (8.64%). (Rendi)