Beranda blog Halaman 541

Data Kependudukan Diblokir Jika tak Rekam e-KTP Hingga 31 Desember

Virginia Olii
Virginia Olii

ZONA KOTAMOBAGU – 5.068 wajib KTP di Kota Kotamobagu hingga kini belum juga melakukan perekaman KTP. Sebagai konsekuensinya, data kependudukan mereka terancam diblokir jika hingga 31 Desember belum juga mengantongi atau merekam KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatatan Sipil (Dukcapil), Virginia Olii, mengatakan pemblokiran data kependudukan merupakan penegasan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang siap ditindaklanjuti. “Masih ada kesempatan bagi yang belum merekam. Setiap hari di kantor ada pelayanan,” katanya.

Ia mengungkapkan, data kependudukan yang akan diblokir adalah warga yang berusia 23 tahun ke atas. Hal itu dilakukan agar ada kesadaran dari warga soal pentingnya KTP tersebut. “Fokusnya umur 23 tahun ke atas jika sampai 31 Desember belum merekam. Untuk usia 17 tahun ini masih pemula jadi masih ada dispensasi, tapi alangkah baiknya sudah merekam meski baru genap usia 17 tahun,” ungkapnya.

Ditambahkannya, setiap hari pihaknya siap melayani perekaman e-KTP. Demikian juga dengan blanko yang hingga saat ini selalu tersedia. “Kendalanya hanya pada kesadaran warga saja. Kita sudah melakukan berbagai upaya, termasuk turun ke desa dan kelurahan. Tapi ketika kita turun, mereka yang belum ada KTP tidak berada di tempat,” tambahnya. (ads/trz)

Dilantik Gubernur, TB-NK Nahkodai Kota Kotamobagu

Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan (TB-NK) dilantik sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (25/9), oleh Gubernur Olly Dondokambey.

Prosesi pelantikan TB-NK bersama kepala daerah lain di Sulut.

Setelah pelantikan itu, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan bersama para kepala daerah lainnya yang dilantik, diminta untuk langsung bekerja dan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta bisa melakukan konsolidasi baik diinternal pemerintahan maupun secara berjenjang dengan pemerintah di atasnya, sehingga bisa tercipta sinergitas kerja dengan segenap stakeholder.

Walikota Tatong Bara (putih) foto bersama Forkopimda usai pelantikan.

“Selamat bekerja. Saya yakin bapak dan ibu sekalian mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik,” kata Gubernur Olly Dondokambey, dalam sambutannya disela pelantikan.

Sementara itu, Tatong Bara mengaku ia bersama Nayodo Koerniawan akan langsung bekerja setelah dilantik sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023. Selain iu, Tatong juga mengharapkan dukungan dari semua elemen masyarakat untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan.

Foto Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan disela acara pelantikan.

“Setelah pelantikan ini, kita langsug fokus pada pelaksanaan program dan kegiatan yang akan dirumuskan dalam RPJM,” kata Tatong.

Pelantikan Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan sebagai walikota dan wakil walikota disaksikan ribuan undangan termasuk para pejabat di lingkungan Pemkot Kotamobagu serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (advertorial)

5 Tahun, Nilai Investasi Capai 3,6 triliun

Noval Manoppo

ZONA KOTAMOBAGU – Gairah investasi di Kota Kotamobagu meningkat dari tahun ke tahun. Data diperoleh dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), ada 2.309 investor yang datang menanamkan modal dengan total nilai investasi sebesar Rp3,6 triliun dalam lima tahun terakhir.

Kepala DPMPTSP, Noval Manoppo, mengatakan tingginya gairah investasi sangat memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. “Grafiknya terus meningkat dari tahun ke tahun. Khusus tahun ini (Januari sampai Agustus), nilai investasi yang masuk sudah mencapai 493 miliar lebih. Ini masik memungkinkan bertambah empat bulan terakhir tahun ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, investasi di sektor jasa dan perdagangan paling mendominasi. Hal itu katanya sejalan dengan target Pemerintah Kota (Pemkot) menjadikan Kota Kotamobagu sebagai kota model jasa di kawasan Bolmong Raya. “Target kita dalam lima tahun (2013-2018) adalah 36 triliun, tapi sekarang ini sudah 3,6 triliun dan memungkinkan akan bertambah lagi sampai Bulan Desember,” ungkapnya.

Ia mengakui, Pemkot membuka diri bagi setiap investor yang ingin berinvestasi di Kota Kotamobagu. Namun demikian, ia meminta setiap investor wajib dan harus patuh terhadap berbagai ketentuan yang berlaku. “Kita selalu menyambut baik setiap investor yang datang ke sini. Kemudian kita permudah pengurusan ijinnya,” tambahnya. (ads/gito)

 

Hasil Simulasi CAT, ada Peserta Dapat Nilai 0

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – 1.099 calon pelamar CPNS telah mengikuti simulasi Computer Assissted Test (CAT) yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dari simulasi yang dilakukan itu, perolehan nilai tertinggi yang didapat peserta adalah 188. Sedangkan terendah adalah 0.

“Capaian nilai itu bukan menjadi ukuran, karena waktu dan jumlah soal yang diberikan tidak sesuai dengan tes CPNS yang sesungguhnya. Tapi paling tidak ini jadi pembelajaran dan motivasi bagi semua peserta,” kata Dedy Afandy Iman, panitia pelaksana simulasi.

Ia mengungkapkan, tujuan dilaksanakan simulasi itu adalah untuk memberi pengetahuan tentang bagamana cara mengisi soal saat ujian nanti, bukan bukan semata untuk mendapatkan nilai tertinggi. “Memang kalau dilihat nilai yang tertinggi hanya 188. Kalau nilai standarnya lebih tinggi dari itu. Tapi tidak apa-apa, yang penting peserta sudah bisa memahami apa yang harus dilakukan ketika ujian nanti. Ada juga yang mendapatkan nilai 0, padahal yang bersangkutan ikut simulasi. Mungkin tidak mengisi soal atau seperti apa, kami juga kaget ketika melihat perolehan nilai itu,” ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta, ada tiga kategori penilaian dalam simulasi itu, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), seperti tes CPNS pada umumnya. “Setiap kategori dinilai kemudian diakumulasi total nilainya, setelah itu dilakukan perankingan,” ungkapnya.

Setelah mengikuti simulasi itu, ia berharap calon pelamar CPNS bisa mengetahui tata cara pengisian soal lewat komputer. “Kita harap ini menjadi dorongan bagi tiap calon peserta untuk terus belajar. Untuk bisa mendapatkan nilai terbaik, kuncinya hanya belajar,” ujarnya. (ads/trz)

Asisten II Beber Prestasi Sulut di Upacara HUT Provinsi

Upacara peringatan HUT ke-54 Provinsi Sulut yang dilaksanakan Pemkot di halaman kantor walikota.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Provinsi Sulawesi Utara, Senin (24/9) di Halaman Kantor Walikota. Asisten II Gunawan Damopolii yang mewakili Walikota Tatong Bara membacakan sambutan gubernur pada upacara yang diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara A(SN) itu.

Pada upacara itu, dibacakan berbagai pencapaian serta prestasi yang didapat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara, seperti provinsi terbaik kategori kepatuhan dan kualitas tata kelola seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi tahun 2017, penghargaan presiden sebagai TPID terbaik tingkat provinsi di kawasan Sulawesi, serta prestasi lainnya di berbagai bidang. Selain itu, disampaikan pula berbagai potensi unggulan termasuk di sektor pariwisata dan kuliner yang ada Sulawesi Utara.

“Tercatat pula kesuksesan Bumi Nyiur Melambai dalam menjadi tuan rumah penyelenggaraan iven-iven besar baik skala nasional maupun internasional, seperti Paskah Asia (Asian Ecumenical Youth Assembly) 2018, Asian Science Camp (ASC) 2018, Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXV (25) tahun 2018, dan lokakarya ke 28 tentang mengelola konflik di Laut Cina Selatan,” beber Gunawan.

Pada kesempatan itu juga, disampaikan bahwa untuk menggapai visi pembangunan daerah yakni terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya, serta menjadikan Sulawesi Utara sebagai salah satu pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia, maka telah banyak yang kita lakukan bersama sejauh ini dan hasilnya sangat signifikan serta memberikan kembanggaan yang nampak pada setiap sektor pembangunan, yang meliputi; angka kemiskinan yang mampu ditekan melalui program OD SK hingga pada akhir tahun 2017 berada pada angka 7.9 persen atau menurun jauh jika dibandingkan angka kemiskinan pada 2016 yakni 8.89 persen, dan angka penggangguran yang juga ditekan hingga 6.09 persen pada semester pertama tahun 2018. Angka indeks pembangunan manusia Sulut yang terus meningkat menjadi 71.66 tahun 2017 dari sebelumnya 70.39 pada 2016. Angka harapan hidup yang meningkat menjadi 71.4 persen dan presentasi balita gizi buruk yang terus menurun hingga mencapai 3.3 persen. Peningkatan produksi padi, 11.23 persen dan produksi daging sapi 1 persen pada tahun 2018, serta produksi jagung yang sejauh ini telah mencapai 1.5 juta ton. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara yang hingga bulan Juli 2018 mencapai 206.264 orang atau melonjak drastis dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada tahun 2015 yakni sebanyak 27.059 orang

“Disamping itu beragam prestasi di berbagai bidang pembangunan juga berhasil kita raih,” ujar Gunawan. (ads/trz)

 

Tak Jadi di Graha Bumi Beringin, Ini Lokasi Pelantikan TB-NK

Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU — Tempat pelantikan Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan (TB-NK) sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023, dipindahkan ke Gedung DPRD Provinsi Sulut, Kairagi. Sebelumnya, pelantikan TB-NK bersama sejumlah kepala daerah lainnya dijadwalkan di Graha Bumi Beringin.

“Hanya lokasi yang dipindah, waktunya tetap sesuai jadwal (pukul 09.00 Wita),” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah (Setda), Anas Tungkagi.
Alasan pemindahan lokasi pelantikan dikarenakan kapasitas Graha Bumi Beringin diperkirakan tak bisa menampung jumlah undangan yang akan hadir. “Mungkin karena pertimbangan Gedung Deprov yang lebih besar, sehingga dipindahkan ke situ. Mengingat banyak juga yang terundang untuk hadir di acara pelantikan itu,” ungkapnya. (ads/gito)

Bisnis Warkop Menjamur, Kotamobagu jadi Tempat Tujuan Minum Kopi

Salah satu warung kopi yang ada di Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Bisnis Warung Kopi (Warkop) terus menjamur di Kota Kotamobagu. Hampir di setiap wilayah berjejer warung-warung kopi yang menjadi tempat favorit banyak orang untuk sekadar bersantai ataupun melakukan aktivitas lain. Melihat kondisi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) menyambut baik dan terus mendorong pengembangannya, karena diyakini akan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“Secara geografis, wilayah Kota Kotamobagu sangat strategis karena menjadi daerah transit banyak orang. Apalagi sudah tidak lama lagi ada bandara di Lolak (Kabupaten Bolmong). Dari Bolsel, Boltim dan Modoinding (Minahasa Selatan) yang ke Bandara di Lolak pasti akan mampir sejenak dan minum kopi di sini. Ini harus dimanfaatkan,” kata Walikota Tatong Bara, beberapa waktu lalu.

Salah satu pemilik Wakop, Virgi Mandar, mengaku pendapatan dari hasil penjualan aneka jenis kopi di Warkop-nya cukup lumayan. Omset yang didapat dalam sehari mencapai jutaan rupiah. “Alhamdulillah lancar sampai sekarang meskipun sudah banyak warung kopi di sini. Menu utama di sini adalah kopi, kemudian ada cemilan lainnya juga,” kata pemilik Warkop Jarod Matali itu.

Warkop Jarod yang dikelolahnya itu selalu ramai dan menjadi tempat kumpul banyak orang yang terdiri dari berbagai latar belakang pekerjaan. Di Warkop itu juga menjadi tempat diskusi seputar politik, pemerintahan dan isu yang lagi trend lainnya. “Biasanya mulai ramai di sore ari sampai tengah malam. Di sini saya ada dua orang pekerja yang melayani pengunjung,” sebutnya. (ads/gito)

225 Unit BSPS Mulai Dibangun

Imran Amon
Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Pembangunan 225 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dimulai. Pekan lalu, bahan dan material yang akan digunakan untuk pembangunannya mulai disalurkan.

Menurut Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Imran Amon, anggaran pembangunan 225 unit BSPS tersebut berasal dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) sebesar Rp3,3 miliar. “Untuk pembangunan satu unit rumah lima belas juta yang diberikan dalam bentuk bahan dan material bangunan. Pengerjaannya dilakukan secara swadaya, kita hanya sekadar mengawasinya saja,” katanya.

Ia mengungkapkan, pihaknya sebelumnya mengusulkan 350 unit BSPS ke KemenPUPR. Namun dari jumlah yang diusulkan itu, hanya 225 diantaranya yang disetujui. “Kita target semua rumah yang tidak layak huni akan tersentuh bantuan ini. Nanti akan kita usulkan lagi sisanya,” ungkapnya.

Lanjutnya, pengusulan bantuan BSPS itu dimulai dari tingkat desa dan kelurahan oleh pemerintah masing-masing dan akan ditindaklanjuti dengan verifikasi. “Nanti setelah itu baru kita usulkan ke kementrian. Sekarang ini sementara proses pendataan lagi rumah-rumah, dan tahun depan disulkan lagi,” ujarnya.

Ditambahkannya, program BSPS diberikan kepada masyarakat kurang mampu dengan tujuan tersedianya rumah yang layak huni. “Harapan kami manfaat dari program ini bisa langsung dirasakan masyarakat khususnya penerima bantuan,” tambahnya. (ads/gito)

Gairah UKM Meningkat, Roda Ekonomi Masyarakat Berputar

Herman Aray
Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU — Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terus berkembang. Data di Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, ada 15.056 UKM yang bergerak di Kota Kotamobagu. Terus berkembangnya UKM itu  tak lepas dari upaya pemerintah yang terus mendorong dan membangkitkan gairah UKM yang dilakoni masyarakat secara perorangan.

Menurut Kepala Seksi UKM, Ratna Adhrani, UKM yang ada saat ini terdiri dari 14.837 Usaha Mikro Kecil (UMK) dan 219 Usaha Mikro Besar (UMB). Semua pelaku usaha itu katanya terus didorong untuk mengembangkan usaha masing-masing melalui pemberian bantuan dari pemerintah. “Pelaku UKM kita beri ijin usaha gratis yang bisa menjadi anggunan di bank untuk mendapatkan pinjaman modal. Semuanya kita dorong agar terus berkembang,” katanya.
Kepala Disdagkop dan UKM, Herman Aray, mengakui Pemkot terus mendorong pengembangan UKM di daerah. “Tahun ini ada 750 pelaku UKM yang mendapatkan ijin gratis. Total keseluruhan sudah 3.402 pelaku usaha yang diberikan ijin secara gratis,” ungkapnya.
Lanjutnya, setelah diberikan ijin pihaknya melakukan pengawalan hingga pada pengembangan jenis usaha. “Sekarang ijin yang kita berikan itu sudah digunakan, dan usaha yang dijalankan terus berkembang,” ujarnya.
Disisi lain, ia mengingatkan semua pelaku UKM untuk terus meningkatkan kualitas produk usahanya masing-masing, agar bisa bersaing dengan produk lainnya. “Usaha yang dijalankan harus dikelola dengan baik agar bisa berkembang dan memberi dampak terhadap perekonomian,” imbaunya. (ads/gito)

Besok Calon Pelamar CPNS Ikut Simulasi CAT

Adnan Massinae

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) menginisiatif melaksanakan simulasi tes CAT yang akan diikuti para calon pelamar CPNS. Simulasi itu akan dilaksanakan Sabtu(22/9) di Gedung SMK Cokroaminoto.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda), Adnan Massinae, simulasi CAT merupakan inisiatif Pemkot yang bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado. “Pelaksanaannya hanya satu hari. Nanti akan digilir agar semua bisa ikut,” katanya.

Ia mengungkapkan, semulasi CAT tersebut hanya dikhususkan bagi calon pelamar yang ber-KTP Kota Kotamobagu. Namun demikian, tidak ada batasan jurusan yang sesuai dengan alokasi formasi di Kota Kotamobagu. “Asalkan dia ber-KTP Kota Kotamobagu bisa ikut simulasi meskipun tidak ada jurusannya di sini dan berencana ikut (seleksi CPNS) di daerah lain,” ungkapnya.

Ditambahkannya, fasilitas pendukung pelaksanaan simulasi CAT seperti komputer sudah siap. Bahkan untuk menjamin kelancarannya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PLN soal jaminan tidak ada pemadaman listrik selama pelaksanaannya. “Kita juga sudah siapkan genset untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Disisi lain, ia mengimbau semua calon peserta untuk serius dan bersungguh-sungguh mengikuti semilasi CAT. “Saat ikut simulasi harus diperhatikan betul apa-apa yang harus diisi, kemudian pahami cara mengisi soal lewat komputer. Teknis pelaksanaannya seperti tes CPNS. Jadi semua harus bersungguh-sungguh ikut simulasi ini,” imbaunya. (ads/gito)