Beranda blog Halaman 590

Sistem Parkir Elektronik Segera Diterapkan

Nasli Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Sistem parkir elektronik yang dipasang Dinas Perhubungan di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, rencananya akan diterapkan dalam waktu dekat ini. Saat ini, Dishub tinggal menunggu terbitnya Peraturan Walikota (Perwako).

“Perwanya sudah di meja Pak Sekkot. Kalau sudah ada (Perwako), langsung kita sosialisasikan. Paling lambat pekan depan sudah mulai. Ini bukan uji coba lagi, tapi langsung jalan,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Nasli Paputungan.

Diungkapkannya, pihaknya menyiapkan lima orang untuk bertugas menjaga sistem parkir tersebut. “Setiap harinya ada lima orang petugas di situ. Mereka kerja satu kali 24 jam,” ungkapnya.

Soal tarif, ia menerangkan masih mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2011 tentang retribusi parkir, dengan besaran tarif Rp500 untuk kendaraan roda dua dan Rp1.000 untuk kendaraan roda empat. “Sekarang Perda nomor 5 itu sedang direvisi. Sambil menunggu itu (revisi) kita mengacu ke Perda lama, kemudian tarifnya akan disesuaikan lagi jika revisi Perda sudah rampung,” terangnya.

Lanjutnya, penerapan sistem parkir elektronik tersebut merupakan salah satu upaya pihaknya dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran. Katanya, target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp2,8 miliar. “Insya allah target itu bisa kita capai, apalagi dengan adanya sistem parkir elektronik itu,” tambahnya. (ads/gito)

Rudi Ingatkan ASN Netral di Pilkada

Muhammad Rudi Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta, mengingatkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada 27 Juni mendatang.

Hal ini diutarakannya dihadapan para pejabat eselon II, III, IV, perangkat kelurahan-desa serta tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) saat apel kopri di Lapangan Boki Hotinimbang, Senin (19/2).

Menurutnya, semua ASN maupun perangkat kelurahan dan desa harus bisa menjaga netralitas di Pilkada yang tahapannya sedang bergulir saat ini.

“Saya ingatkan, kepada seluruh ASN dan aparat pemerintah di kelurahan dan desa agar dapat menjaga netralitas serta tidak ikut melibatkan diri dalam politik praktis. Ini harus diperhatikan agar ASN maupun perangkat pemerintah lainnya dapat fokus dan berkonsentrasi pada tugas dan tanggung jawab serta pelayanan ke masyarakat,” tegas Rudi.

Lanjutnya, menjaga sikap dan netralitas ASN sesuai Undang-undang nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS serta Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tanggal 27 Desember Tahun 2017 tentang netralitas ASN pada penyelenggaraan Pilkada serentak 2018.

“Semua aturan itu sudah sangat jelas dan tegas mengingatkan kita seluruh ASN dan perangkat pemerintah tentang larangan, sanksi serta jarak antara birokrasi dan politik,” ujarnya.

Selain netralitas, Asisten II Pemprov Sulut itu juga mengingatkan agar semua ASN untuk terus meningkatkan disiplin dan kinerja serta memaksimalkan pelayanan ke masyarakat.

“Saya ingatkan juga, agar dalam memberikan pelayanan tidak membeda-bedakan antara kelompok A dan kelompok B,” tambahnya. (ads/gito)

Pjs Walikota Imbau Masyarakat Kawal Pelaksanaan Pilwako

Pjs Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta, saat memberikan sambutan pada deklarari pilkada damai yang dilaksanakan KPU Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta, mengajak semua elemen masyarakat untuk terus mengawal pelaksanaan semua tahapan Pilwako agar bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Hal ini diutarakannya saat memberi sambutan pada deklarasi Pilkada damai yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (18/2) di Halaman Kantor KPU.

Menurutnya, pelaksanaan Pilwako Kota Kotamobagu harus berjalan dengan aman dan demokratis.

“Mari kita semua mengawal jalannya proses pemilihan ini agar berlangsung sukses, agar Pilkada di daerah ini dapat melahirkan pemimpin yang bisa membawa Kota Kotamobagu semakin maju dan sejahtera,” kata Rudi.

Ia mengungkapkan, gelaran Pilwako merupakan sebuah sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat sebagaimana yang diamanahkan undang-undang yang harus diselenggarakan secara berkualitas melalui partisipasi masyarakat.

“Pilwako pada Bulan Juni nanti hanya sarana untuk menyalurkan hak politik masyarakat. Tapi yang paling penting adalah nilai-nilai kebersamaan, persatuan dan kesatuan yang sudah terbina dengan baik harus terus dipelihara hingga selesai pelaksanaan Pilwako,” ungkapnya. (ads/gito)

Petugas Damkar Selamatkan Rumah Warga dari Kebakaran

ZONA KOTAMOBAGU – Petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakan api yang melahap dapur rumah milik Gerald Walelang (53), warga Sampana, Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat. Dengan dua unit armada pemadam kebakaran, petugas damkar hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk memadamkan kobaran api.

“Setelah mendapatkan informasi dari grup WA, tim gabungan Satpol PP dan Damkar langsung turun ke lokasi dengan dua unit armada pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan 10 menit kemudian,” kata Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Dolly Dzlhadji.

Diterangkannya, sumber api yang nyaris menghanguskan seisi rumah permanen itu berasal dari arus pendek listrik. “Tidak ada korban jiwa, kemudian untuk korban materil berkisar satu juta,” terangnya.

Disisi lain, ia mengimbau warga untuk selalu waspada dengan ancaman bencana kebakaran yang diakibatkan arus pendek listrik. Bahkan ia menyarankan agar warga senantiasa memeriksa kabel atau aliran listrik di rumah masing-masing. Katanya, kasus kebakaran yang terjadi di Kota Kotamobagu paling banyak disebabkan oleh arus pendek listrik.

“Sebaiknya menggunakan kabel listrik yang memiliki SNI (Standar Nasional Indonesia). Sebab dari identifikasi yang kami lakukan, rata-rata kasus kebakaran akibat korsleting listrik,” imbaunya.

Selain itu, ia juga meminta semua masyarakat untuk segera menginformasikan jika terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing. “Segera diinfokan. Makin cepat diinformasikan, makin cepat juga ditangani,” tambahnya. (ads/gito)

Pjs Walikota Hadiri Perayaan Malam Tahun Baru Imlek

Pjs Walikota saat menghadiri perayaan malam tahun baru imlek.

ZONA KOTAMOBAGU – Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk hidup rukun, aman, tentram dan serta mendapatkan rejeki yang melimpah.

Hal ini diutarakan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta, saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru Imlek 2569 bersama masyarakat keturunan Tiong Hoa di Kotamobagu, di Klenteng Tian Shang Shen Mu Khung, Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Bara, Kamis (15/2).

Menurutnya, perayaan imlek identik dengan perayaan Cap Go Meh oleh umat Tri Dharmadi Kotamobagu yang dilaksanakan 15 hari pasca imlek. Pemerintah Kota (Pemkot) katanya sangat mensupport dan mendukung penuh pelaksanaannya.

“Harapan saya berkat kita melimpah masyarakat Kota Kotamobagu selalu hidup rukun, aman, damai dan tentram. Kemudian untuk perayaan Cap Go Meh, tergantung umat Tri Dharma apakah akan merayakan besar-besaran atau sederhana saja, yang pasti pemerintah kota mendukung penuh. Sebab ini adalah salah satu daya tarik wisata yang sedang kita galakkan. Apalagi wisatawan yang datang di Sulut kebanyakan berasal dari China,” ujar Rudi. (ads/gito)

Muhammad Rudi Mokoginta Jabat Pjs Walikota

Muhammad Rudi Mokoginta resmi menjabat sebagai Penjabat Walikota Kotamobagu. Kamis (15/2), dilakukan serah terima jabatan dari pejabat walikota Tatong Bara ke Pjs, di aula rumah dinas walikota. Penunjukan Asisten II Pemprov Sulut itu sebaga Pjs walikota adalah untuk mengisi kekosongan jabatan selama walikota dan wakil walikota cuti kampanye. Hal itu sesuai surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 131.71-300 Tahun 2018. Dalam surat keputusan itu, Muhammad Rudi Mokoginta akan menjabat Pjs walikota mulai 15 Februari sampai 23 Juni mendatang.

“Terima kasih kepada gubernur dan wakil gubernur yang telah mempercayakan saya sebagai penjabat walikota. Amanah yang diberikan ini akan saya emban dengan sebaik-baiknya,” kata Rudi, saat memberi sambutan pada acara itu.

Pada kesempatan itu, ia meminta dukungan dari semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) agar roda pemerintahan berjalan dengan baik. “Amanah ini adalah suatu penghargaan bagi saya. Ini akan terasa berat jika hanya saya pikul sendiri. Untuk itu saya harap ada kerja sama dari kita semua,” ujar Rudi.

Sementara itu, pejabat walikota, Tatong Bara, meminta semua jajaran Pemkot untuk mendukung Pjs dalam menjalankan tugasnya. “Hari ini ada estafet pemerintahan. Tugas dan pengabdian tak boleh terganggung dengan proses estafet pemerintahan ini. Seluruh SKPD, camat, sangadi dan lurah support Pak Walikota (Muhammad Rudi Mokoginta) dalam melaksanakan tugasnya. Kehadiran Pak Walikota (Muhammad Rudi Mokoginta) ini adalah energi bagi masyarakat dan semua jajaran pemerintah. Dega’ niondon dan selamat bertugas di Kota Kotamobagu,” ujar Tatong. (advertorial)

Tatong Minta SKPD Support Pjs Jalankan Roda Pemerintahan

ZONA KOTAMOBAGU — Jabatan Walikota Kotamobagu berpindah tangan dari pejabat sebelumnya Tatong Bara ke Penjabat Sementara (Pjs) Muhammad Rudi Mokoginta. Kamis (15/2) dilakukan serah terima jabatan di aula rumah dinas walikota.

“Hari ini ada estafet pemerintahan. Kehadiran Pak Walikota (Muhammad Rudi Mokoginta) ini adalah energi bagi masyarakat dan semua jajaran pemerintah. Dega’ niondon, dan selamat bertugas di Kota Kotamobagu,” kata Tatong Bara, dalam sambutannya saat acara serah terima jabatan di aula rumah dinas.

Pada kesempatan itu, Tatong meminta semua jajaran pemerintahan Kota Kotamobagu untuk mendukung Pjs dalam menjalankan tugasnya sebagai penjabat walikota.

“Tugas dan pengabdian tak boleh terganggu dengan proses esrafet pemerintahan ini. Seluruh SKPD, camat, sangadi dan lurah support Pak Walikota agar dalam pelaksanaan tugasnya berjalan dengan lancar,” ujar Tatong. (ads/gito)

Rudi: Ibu Walikota Warnanya Terang, Saya Tidak Boleh Gelap

Pejabat walikota sebelumnya, Tatong Bara, saat memberi sambutan pada acara serah terima jabatan.

ZONA KOTAMOBAGU — Beragam prestasi yang didapat Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu diharapkan terus melejit selama kepemimpinan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta. Hal ini diutarakan Pejabat walikota sebelumnya, Tatong Bara, saat serah terima jabatan di Aula Rumah Dinas Walikota, Kamis (15/2).

“Sudah banyak prestasi diraih daerah ini. Kemudian sekarang ini sementara pemeriksaan BPK kemudian akan ada juga penilaian adipura. Mudah-mudahan dengan adanya estafet pemerintahan ini, semua itu dapat dipertahankan dan terus melejit lagi,” kata Tatong.

Sementara itu, Muhammad Rudi Mokoginta, mengaku siap mempertahankan bahkan lebih meningkatkan lagi prestasi yang di dapat Kota Kotamobagu.

“Saya bersyukur bisa menjabat walikota di Kota Kotamobagu. Saya berjanji tidak akan mengotori prestasi-prestasi yang didapat. Jika ibu walikota warnanya terang, maka saya tidak boleh gelap. Tapi harus lebih berwarna lagi,” sebut Asisten II Pemprov Sulut itu. (ads/gito)

Dipercayakan Jadi Pjs Walikota, Rudi: Terima Kasih Gubernur dan Wakil Gubernur

Pjs Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta, dijemput tarian adat saat tiba di rumah dinas.

ZONA KOTAMOBAGU — Muhammad Rudi Mokoginta resmi menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Kotamobagu. Kamis (15/2), dilakukan serah terima jabatan dari pejabat walikota sebelumnya Tatong Bara ke Pjs, di rumah dinas walikota.

Penunjukan Asisten II Pemprov Sulut itu sebagai Pjs Walikota adalah untuk mengisi kekosongan jabatan selama walikota dan wakil walikota periode 2013-2018 cuti mengikuti tahapan Pilkada. Hal itu sesuai surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 131.71-300 Tahun 2018. Dalam surat keputusan itu, Muhammad Rudi Mokoginta akan menjabat Pjs walikota mulai 15 Februari sampai 23 Juni mendatang.

“Terima kasih kepada gubernur dan wakil gubernur yang telah mempercayakan saya sebagai penjabat walikota. Amanah yang diberikan ini akan saya emban dengan sebaik-baiknya,” kata Rudi, saat memberi sambutan pada acara serah terima jabatan di Aula Rumah Dinas Walikota.

Pada kesempatan itu, ia meminta dukungan dari semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), agar roda pemerintahan berjalan dengan baik.

“Amanah ini adalah suatu penghargaan bagi saya. Ini akan terasa berat jika hanya saya pikul sendiri. Untuk itu saya harap ada kerja sama dari kita semua,” ujar Rudi.

Disisi lain, mantan Pjs Bupati Boltim itu mengapresiasi penyambutan jajaran Pemkot terhadapnya.

“Terima kasih kepada walikota (Tatong Bara) atas penyambutannya. Kami sekeluarga sangat tersanjung dengan proses penjemputan ini,” sebutnya.

Sementara itu, pejabat walikota sebelumnya, Tatong Bara, meminta semua jajaran pemerintahan Kota Kotamobagu untuk mendukung Pjs dalam menjalankan tugasnya.

“Tugas dan pengabdian tak boleh terganggu dengan proses esrafet pemerintahan ini. Seluruh SKPD, camat, sangadi dan lurah support Pak Walikota (Muhammad Rudi Mokoginta) agar dalam pelaksanaan tugasnya berjalan dengan lancar,” ujar Tatong. (ads/gito)

Rekam e-KTP, Akhir Februari Dukcapil Kembali Turun ke Desa dan Kelurahan

Virginia Olii
Virginia Olii

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) terus memaksimalkan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP). Strategi jemput bola dengan turun ke desa dan kelurahan akan kembali dilakukan. Hal itu dimaksudkan agar semua wajib KTP yang belum mengantongi kartu identitas tersebut bisa segera terekam.

“Tahun lalu kami turun ke 33 desa dan kelurahan melakukan perekaman. Tahun ini kita programkan lagi,” kata Kepala Dukcapil, Virginia Olii.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah menyurat ke semua sangadi (kepala desa, red) dan lurah untuk menyampaikan kepada warga bahwa akhir Februari akan dilakukan perekaman di tiap desa dan kelurahan.

“Kita harap ada kerja sama dari pemerintah desa dan kelurahan, terutama dalam menginformasikannya ke masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Adi Malah, menerangkan wajib KTP per 31 Januari 2018 sebanyak 90.949 jiwa. Dari jumlah itu, ada 7.846 yang belum melakukan perekaman.

“Yang belum merekam itu sudah termasuk warga yang baru genap 17 tahun. Untuk warga yang sudah merekam tapi belum mendapatkan e-KTP ada 3.190 jiwaa, tapi itu tiap hari berkurang karena warga selalu ada yang melakukan penukaran KTP,” terangnya. (ads/gito)