Beranda blog Halaman 682

Forum Peternak Babi Sulut Demo di DPRD

ZONA HUKRIM – Forum Peternak Babi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulut, Jumat (03/03/2017) siang. Aksi damai itu mendapat pengamanan aparat Polresta Manado yang dipimpin Kapolsek Sario, AKP Thommy Aruan.

Massa yang berjumlah sekira 200 orang itu berkumpul di samping kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulut kompleks KONI  sebelum melakukan aksi unjuk rasa. Massa kemudian berjalan kaki menuju Kantor DPRD Sulut.

Dalam orasinya, massa menuntut Pemerintah Provinsi Sulut untuk menutup perusahaan pakan ternak PT Karya Prospek Satwa (KPS) yang ikut beternak dan menjual di pasar lokal di Sulut. Massa juga meminta pemerintah untuk segera mencabut SK Menteri tentang Hong Cholera yang diterbitkan tahun 1997 yang melarang babi dikirim ke luar daerah.

Massa kemudian diterima di ruang rapat Paripurna oleh anggota Dewan dari Komisi II yang memberi tanggapan akan menindak lanjuti setiap tuntutan dari pengunjuk rasa. Kegiatan unjuk rasa berjalan aman dan tertib sampai dengan massa membubarkan diri sekira pukul 16.45 Wita.(hms/gito)

ASN Diimbau Gunakan Mobil Dinas Sesuai Aturan

Imran Nantudju

ZONA BOLMONG — Pememerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) Melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja mengingatkan seluruh pejabat untuk tidak menggunakan plat nomor ganda di kendaraan dinasnya.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Imran Nantudju mengatakan, jika ditemukan pelanggaran tersebut pihaknya akan melakukan tindakan. “Kalau ada itu pasti akan ditindak langsung sesuai dengan kesalahan. Namun sampai saat ini belum ada informasi dan laporan yang masuk kepada kami,” aku Imran saat dikonfirmasi via telephone, Minggu (05/03)

Imran kembali menimbau agar para penggunaan mobil dinas dapat memanfaatkan dengan baik mobil dinas yang digunakan. “Gunakan seperti apa yang diharapkan dan sesuai dengan aturan,” tutup Imran.(gung)

BPBD Imbau Warga Tetap Waspada Bencana

ZONA BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau warga agar tetap waspada. IMbauan itu mengingat cuaca ekstrim yang melanda hampir seluruh wilayah Bolaang Mongondow Raya sejak Desember 2016 lalu berpotensi terjadinya bencana alam.

Dikiatakan Kepala BPBD Bolmong Channy Wayong, tingginya curah hujan serta angin kencang dapat memicu bencana. “Pohon tumbang dan tanah longsor serta banjir, harus diwaspadai. Bagi warga yang bermukim di daerah pegunungan serta pesisir pantai, harus waspada sejak dini. Kondisi cuaca yang ekstrim ini masih terus berlangsung,” ujarnya, Minggu (05/03)

Berdasarkan hasil investigasi lapangan oleh BPBD kata Wayong, cuaca ekstim ini masih akan terus berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. “Jika ada tanda-tanda terjadinya bencana, warga harus segera mengungsi di tempat yang aman. Kami juga menerima laporan dari warga di mana titik yang berpotensi bencana ini, sehingga penanganan akan lebih prima dan cepat.”

Pihaknya tambah Channy, mempersiapkan keperluan serta peralatan jika terjadi bencana. Peralatan untuk upaya penanganan disesuaikan dengan kebutuhan seperti alat berat pinjam sewa serta ada juga karung untuk penganan darurat.

Daerah Bolmong terdapat beberapa kecamatan yang termasuk pada zona rawan bencana namun ada juga tidak. Untuk potensi bencana banjir hampir di semua kecamatan kecuali Dumoga Tenggara, Passi dan Bilalang.

“Longsor yang rawan masuk wilayah wawan yakni pantura, kecuali Bolaang Timur semua Dumoga, Lolayan, Passi bersatu serta Bilalang. Namun bencana abrasi yaitu pantai poigar, Bolaang Induk sebagian Lolak dan Sangtombolang,” tutupnya.(gung)

 

YRT Ajak SBM-JITU Bangun Daerah Bersama

ZONA BOLMONG — Meskipun pasangan calon nomor urut satu Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny Ronny Tuuk (Y2) belum dilantik, namun pihak paslon nomor urut dua Salihi B Mokodongan-Jefry Tumelap (SBM-JITU) mengakui kekalahannya. kubu Y2 langsung memberi respon dengan baik dan mengajak SBM–JITU untuk bersama-sama membangun daerah.

Menariknya, cawabup terpilih Yanny Ronny Tuuk (YRT) mengaku bakal merangkul lawannya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu itu. “Kami senang. Tapi tentu demi masyarakat Bolmong, tidak boleh lagi ada sekat. Rekonsiliasi segera kami lakukan dengan kubu seberang,” ujar Tuuk.

Ditambahkannya, pesta demokrasi telah berakhir, sekarang waktunya bekerja. Soal kesiapan pelantikan, Tuuk sendiri terdengar santai. Baginya, ini bukanlah pengalaman pertama sebagai Wakil Bupati, sehingga tidak ada masalah. “Visi misi kami jelas, dan tentu itu yang akan direalisasikan,” katanya.(gung)

Setahun Rusak, Traffic Light Motabang Dikeluhkan

ZONA BOLMONG — Keberadaaan traffik light di perempatan Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) cukup meresahkan pengguna jalan dan pengendara. Pasalnya, sudah setahun traffic light itu tidak berfungsi.

”Traffik light di perempatan Motabang seharusnya di perbaiki, mengingat jangan sampai masyarakat pengguna jalan dan pengendara dirugikan akibat tidak berfungsinya traffic tersebut. Apalagi traffic tersebut tepat di simpang empat ibukota,” ungkap Napsia Potabuga, warga Bolangat saat menunggu mobil angkutan, Sabtu (03/04)

Salah satu warga Lolak, Rinda Puyongkong mengatakan, sudah bertahun-tahun traffic light itu tidak berfungsi. Padahal rambu lalu lintas itu sangat penting bagi pejalan kaki dan pengendara yang ingin melintas.

“Pemerintah harus segera memperhatikan ini, karena bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Apakah akan tunggu ada korban baru mau bergerak? Ini tempat yang ramai kendaraan dan pejalan kaki, jadi tak boleh dibiarkan,” ujar Rinda.

Menanggapi hal tersebut, Zulfadly Binol Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Bolmong mangatakan, pihaknya sudah melakukan perbaikan pada traffic light tersebut belum lama ini.

“Sudah diperbaiki belum lama ini, tapi hanya berfungsi selama dua hari, kemudian kembali tidak berfungsi. Setelah dicek kembali kerusakannya ternyata ada alat yang koslet di dalam, jadi harus diperbaiki lagi,” papar Binol.

Ditambahkan, pihaknya sudah merencanakan untuk membawa alat traffic light tersebut ke Purwokerto, Jawa Tengah, untuk perbaikan. “Kita akan bawa ke sana (Purwokerto,red) untuk perbaikan. Nantinya akan diperiksa kira-kira kabel mana yang kurang, kabel uratnya kecil-kecil. Awalnya lampu warna kuning sudah menyala, setelah jalan dua hari, tiba-tiba berganti warna merah yang menyala, jadi harus dicek lagi. Intinya kami usahakan untuk dipercepat perbaikannya sehingga bisa cepat difungsikan,” jelasnya.

Terpisah, Jultje Tumanduk Pejabat Pelaksana Harian  (PLH)  Dishub Bolmong membenarkan perbaikan traffic light tersebut. “Jadi, kami pastikan segera diperbaiki supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan di perempatan tersebut. Semua tergantung dana, jadi kami akan konsultasikan dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bolmong, apakah mau diperbaiki atau akan ada pengadaan kembali traffic light yang baru. Kita lihat kemampuan dana,” tutupnya.(gung)

Jabat Kasat Reskrim, Lukas: Kasus Korupsi Prioritas

ZONA HUKRIM – Jabatan Kasat Reskrim Polres Bolmong resmi diserahterimakan Kapolres Bolmong kepada AKP Hanny Lukas SE, Sabtu (04/02) pagi di halaman Mapolres Bolmong.

Di tangan Lukas, Satuan Reskrim Polres Bolmong bakal menfokuskan penuntasan sejumlah kasus korupsi di Bolaang Mohbgondow Raya. Hal itu sebagaimana ditegaskan Hanny saat diwawancarai zonabmr.com usai upacara serah terima jabatan.

“Kasus-kasus korupsi yang ada di wilayah hukum Polres Bolmong menjadi salah satu yang menjadi prioritas di 100 hari kerja ke depan. Kita lihat saja nanti. Jangan terlalu banyak bicara tapi tidak membuakan hasil,” kata Lukas.

Untuk mengoptimalkan penyelidikan pada kasus korupsi, Lukas mengaku pihaknya akan melakukan berkoordinasi dengan intitusi penegak hukum lainnya, seperti pihak kejaksaan.

“Kasus korupsi akan jadi PR saya menjabat Kasat Reskrim di Bolmong ,” janji Mantan Paminal Polda Sulut itu.(gito)

Kapolres Pimpin Serah Terima Jabatan 5 Perwira Polres Bolmong

ZONA HUKRIM – Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK, memimpin upacara serah terima jabatan lima perwira di lingkup Polres Bolmong, Sabtu (04/03) pagi tadi.

Upacara serah terima tersebut turut diikuti Wakapolres Bolmong Kompol Apri Wibow, para Kabag, Kasat, Kapolsek, Kasie, serta seluruh personel Polres dan pengurus Bhayangkari Cabang Bolmong.

“Serah terima jabatan yang dilaksanakan hari ini merupakan suatu hal yang wajar dalam dinamika organisasi yang dinamis dalam rangka penyegaran, pengembangan karir dan peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi sehingga akan menjadi penyemangat dalam menghasilkan sebuah karya yang berkualitas,” kata Faisol.

Selain itu, dirinya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pejabat yang lama atas pengabdian dan dedikasinya dalam melaksanakan tugas dan kinerja yang baik, “Ini merupakan prestasi yang membanggakan,” ungkap Faisol.

Bagi kepada pejabat yang baru, Faisol berharap agar cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat bertugas yang baru, dan mampu melaksanakan tugas serta tanggung jawab yang diberikan dengan sebaik-baiknya.(gito)

 

Watung Ingatkan Investor Berdayakan Warga Sekitar

ZONA BOLMONG – Meningkatnya Perkembangan dan Pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) membuat para investor tak sedikit yang getol melirik dan menanamkan modal mereka di daerah lumbung beras tersebut.

Meski demikian, Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung mengungkapkan bahwa para investor yang ada di Bolmong dapat memberdayakan pekerja yang berada di sekitar lokasi.

“Selain melakukan konsultasi publik agar masyarakat tahu apa manfaat dari perusahaan yang melakukan aktivitas. kepada perusahaan juga harus memberdayakan pekerja yang ada di sekitar lokasi perkebunan atau pertambangan,” harap Watung.

Watung mengatakan, perusahaan harus melakukan kesepakatan dengan pemilik lahan secara musyawarah mufakat. Sehingga pekerjaan yang berjalan di lokasi itu tidak terjadi masalah.

“Untuk perusahaan kelapa sawit hindarilah pemanfaatan lahan yang produktif yang tumpang tindih, serta harus berdasarkan aturan berlaku,” katanya.

Selain itu, perusahaan semen yang baru masuk juga harus mempekerjakan warga sekitar dan warga bolmong. “Jangan para pekerja dari luar Bolmong apalagi pekerja asing karena bisa menimbulkan kecerburuan sosial bagi warga sekitar,” tutupnya.(gung)

Pemkab Bolmong Gelar Raker Bersama PT Conch

ZONA BOLMONG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melakukan rapat kerja (Raker) dengan pihak PT Conch guna merencanakan membangun terminal khusus jalur laut. Raker yang melibatkan instansi terkait di antaranya Dinas Perhubungan dan Bappeda, berlangsung di ruang rapat sekretariat daerah, Kamis (03/03).

Rapat tersebut dihadiri forum komunikasi pimpinan kecamatan mulai dari Kecamatan Lolak, Bolaang dan Bolaang Timur, serta beberapa kepala desa, lurah, LSM dan Syabandar Pelabuhan Labuan Uki.

Asisten III Administrasi Umum Pemkab Bolmong, I Wayan Gede mengatakan, investor agar secepatnya bisa melengkapi berbagai dokumen pendukung sesuai dengan regulasi yang ada.

“Kelengkapan dokumen sebagai penunjang, harus benar-benar diadakan oleh investor. Ini yang dibahas sebelum pihak perusahaan melaksanakan proyek ini,” ujar Wayan.

Terkait pembangunan terminal khusus laut, Pemkab Bolmong sangat mendukung karena sangat membantu perekonomian daerah. “Fungsi terminal khusus ini sangat dibutuhkan untuk membantu mobilitas barang import maupun ekspor, dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah setempat khususnya di Bolmong,” kata Wayan.

Berkaitan dengan terminal khusus pada PT Conch, harus memperhatikan syarat yang berkaitan dengan administrasi maupun secara teknis. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2014 Tentang Terminal Khusus Dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri.(gung)

Distanak Bolmong Imbau Petani Jangan Alihkan Fungsi Lahan Sawah

ZONA BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Bolmong, saat ini terus meningkatan produksi beras dan menambah lahan cetak sawah yang ditargetkan seluas 1000 hektare.

Sekretaris Distanak Bolmong I Ketut Merta mengatakan, cetak sawah ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah produksi swasembada padi di Bolmong.

“Beberapa sawah sudah kami cetak dari tahun 2015 seluas 1880 hektare, ditambah tahun 2016, seluas 1970 hektare.  Untuk  tahun 2017, rencananya akan ditambah lagi 1000 hektare,” ujar Ketut.

Ditambahkan, saat ini Bolmong memiliki luas sawah yang besar sekira luas sawah 26000 lebih. Jika ditambah tahun ini seluas 1000 hektare maka luas sawah menjadi 27.000 hektare lebih,” urai Ketut.

Ia berharap, petani jangan mengalihkan fungsi lahan sawah menjadi lahan tanaman di luar dari padi, agar produksi beras Bolmong cukup. “Lahan sawah jangan di alihfungsikan. Hal ini dipersiapkan untuk mencegah kebutuhan yang ada di Sulawesi Utara,” tutupnya.(gung)