Beranda blog Halaman 695

Inspektorat Periksa Penggunaan Dandes Usai Audit SKPD

Mohammad Emba Lobud

ZONA KOTAMOBAGU – Usai pelaksanaan audit seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengagendakan pemeriksaan penggunaan Dana Desa (Dandes) tahap dua.

“Selama dua minggu ke depan kita akan melakukan audit terhadap SKPD. setelah audit SKPD kita akan turun untuk mengaudit Dandes tahap dua. Karena untuk tahap satu kan sudah diaudit untuk pencairan Dandes tahap dua, jadi yang tahap satu sudah tidak akan diaudit,” kata Kepala Inspektorat Pemkot, Mohammad Emba Lobud.

Ia menambahkan, audit itu akan berlaku untuk Dandes tahap dua dan keseluruhannya. Meskipun Dandes tahap satu telah diaudit, tetapi akan dilihat sinkronikasi pemanfaatannya secara menyeluruh.

“Kita akan mengaudit atas seluruh kegiatannya. Semua desa penerima Dandes. Oleh karena itu, kita harapkan agar seluruh Sangadi dapat segera memasukkan pertanggungjawabannya,” ujar Lobud.

Sementara itu, terkait Alokasi Dana Desa, pihak inspektorat juga akan mengauditnya. Namun pihaknya akan melibatkan para pendamping desa untuk keseluruhan proses audit di desa. “Audit Dandes ini kita akan upayakan dalam dua minggu hari kerja. Memang sedikit rumit, tetapi kita akan berupaya dengan cara salah satunya berkoordinasi dengan masing-masing pendamping desa,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD), Teddy Makalalag ketika dikonfirmasi terkait pemasukkan pertanggungjawaban, mengatakan telah ada 9 desa yang memasukkannya. Untuk sisanya, Dinas PMD menekankan untuk segera dimasukkan sebelum lewat bulan Januari.

“Ini kan SPJ untuk Dandes tahap dua atau 40 persen. Memang kalau melihat tahun penganggarannya itu tahun 2016, tetapi ada keterlambatan. Kita mengharapkan agar jangan sampai melewati bulan ini (Januari). Itu akan diaudit,” terang Teddy.(ads/gito)

BPKD Cetak SPPT Awal Februari

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu telah menyusun agenda untuk merealisasikan target Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan/Pedesaan (PBB-P2) tahun 2017. Langkah awalnya, BPKD yang bekerja sama dengan Kelurahan dan Desa mengumpulkan data objek PBB-P2 yang akan dicetak untuk Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).

Hal ini diungkapkan Kepala BPKD Pemkot, Rio A Lombone SSTP MH melalui Kepala Bidang Penetapan, Ilmar Z Rusman SSTP. “Sampai tanggal 23 bulan ini, kami menunggu data objek PBB-P2 dari pemerintah desa dan kelurahan. Jika ada halangan, atau hambatan, kita akan melakukan pendampingan agar PBB-P2 ini bisa dimaksimalkan,” ungkapnya.

Pentolan Institut Pendidikan Dalam Negeri Jatinangor ini menambahkan, pihaknya akan memaksimalkan pencapaian target PBB-P2 tersebut. Pasalnya, untuk tahun 2017, pihaknya mendapat target sebesar Rp 2,8 miliar.

“Kita mengagendakan pencetakkan SPPT itu di awal bulan Februari. Setelah itu kita serahkan ke kecamatan hingga lurah dan sangadi. Sehingga masih bisa tersisa waktu yang sangat luang untuk turun menagih PBB-P2 ini,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penagihan, Hamka Daun SE mengatakan pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap Rukun Tetangga (RT) untuk penagihan. “Penagihan PBB-P2 itu juga bagian dari kami. Kita bersama-sama mengoptimalkan pencapaian PBB-P2,” singkatnya.(ads/ldy)

Tatong Bara: Media Salah Satu Alat Pantau Kinerja SKPD

ZONA KOTAMOBAGU – Media jadi salah satu alat pantau terkait kinerja setiap Satuan Kerja Prangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkot Kotamobagu. Begitu dikatakan Walikota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, saat pertemuan dengan sejumlah wartawan di rumah dinasnya beberapa waktu lalu.

“Setiap isu yang berkembang di media langsung saya tindak lanjuti. Salah satu contoh, seperti kritikan yang dilakukan oleh awak media ke salah satu pimpinan SKPD beberapa waktu lalu. Hal itu saya langsung konfirmasi ke kepala SKPD yang bersangkutan, tentunya semua akan saya pantau setiap kinerja masing-masing SKPD,” kata Wali Kota.

Wali Kota juga menambahkan, pihaknya tidak alergi soal pemberitaan media. Menurutnya, media merupakan salah satu fungsi kontrol dalam menjalankan roda pemerintahan. Namun, Wali Kota juga berharap agar kritikan yang dilakukan oleh seluruh insan pers harus betul-betul berdasarkan dengan fakta yang ada.

“Kritikan merupakan bentuk perhatian yang nantianya akan menjadi energi bagi kami dalam melakukan kinerja yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Wali Kota juga berharap, peran media yang ada agar memberitakan pendidikan terhadap masyarakat. “Saya berharap seluruh informasi tentang pemerintahan bisa disampaikan ke masyarakat sehingga masyarakat akan bisa langsung mengetahui sejauh mana perkembangan daerah ini,” ungkapnya.(ads/gito)

Pemkot Siap “Bedah” 65 RTLH

Muljadi Suratenojo ST MT

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Sosial (Dinsos) akan merealisasikan bantuan anggaran bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 65 unit. Dari jumlah tersebut, 50 unitnya berasal dari Pemkot, dan 15 unit dari pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Dikatakan Kepala Dinsos Pemkot, Muljadi Surotenojo ST MT, jika di tahun 2016 bantuan RTLH per unit berbandrol Rp15 juta, di tahun 2017 ini Pemkot menggelontorkan anggaran sebesar Rp25 juta untuk setiap unit rumah yang masuk program RTLH.

“Data penerimanya sudah ada, tetapi masih akan kami koordinasikan dengan pimpinan daerah. Kalau dari Pemkot itu meng-cover 50 unit rumah dan ada bantuan dari provinsi sebesar 15 unit rumah. Kita akan realisasikan pada triwulan ketiga,” ungkapnya.

Mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini menambahkan, anggaran yang terserap untuk bantuan ini sebesar Rp1,2 miliar. Selain itu, pekerjaan ini akan dilelang atau dipihakketigakan.

“Jadi RTLH ini akan dibangun permanen. Ukurannya menjadi 5,5 x 5,5 meter. Bantuan ini akan dipihakketigakan. Jadi semuanya sudah ada di anggaran itu, baik material hingga upah pembangunannya,” urainya.

Muljadi sendiri menjamin jika bantuan ini akan tepat sasaran. Mengingat para penerima telah dilakukan verifikasi faktual yang terkoordinir mulai dari tingkat pemerintah desa dan kelurahan. “Intinya, kita akan meminimalisir jumlah RTLH, sehingga masyarakat Kotamobagu bisa nyaman ketiga berada di rumahnya masing-masing,” pungkasnya.(ads/gito)

Kunjungi Kotamobagu, Kepala BKKBN Pusat Beri Bantuan Mobil Operasional KB

Penjemputan dengan adat Pemerintah Kotamobagu kepada Kepala BKKBN Pusat

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Surya Chandra Surapaty melaksanakan kunjungan kerjannya ke Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu, Senin (16/01/2017).

Dalam kunjungan tersebut, Surapaty tak sekadar membawa sejumlah pesan dari pemerintah pusat, namun sekaligus memberikan bantuan 1 (satu) unit mobil operasional KB untuk mendukung Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu dalam menyukseskan program gerakan keluarga berencana.

Penyerahan cendera mata oleh Walikota Kotamobagu kepala kepala BKKBN Pusat

Bantuan mobil KB tersebut itu diberikan secara simbolis oleh Surapaty kepada Sekretaris Daerah Kotamobagu Tahlis Gallang. Selain itu, juga dilakukan peletakkan batu pertama gapura Kampung KB oleh Surapaty.Dalam sambutannya, Surapaty berharap Kelurahan Gogagoman sebagai kampung KB di Kotamobagu dapat menjadi percontohan bagi daerah lainnya di Sulawesi Utara.

Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara menegaskan bahwa pembentukan Kampung KB tidak semata-mata untuk menyukseskan program KB secara nasional, namun juga untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penyerahan simbolis mobil operasional KB dari kepala BKKBN Pusat kepada Sekda Kotamobagu

Hal senada ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Tahlis Gallang tentang komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mendukung pembentukan dan pembinaan kampong KB. Dikatakannya, kegiatan tersebut juga penting bagi pembinaan generasi muda terutama dalam program Generasi Berencana. “Katakan no untuk seks pra-nikah, nikah dini dan narkoba,” ujarnya.

Kegiatan tersebut, turut melibatkan sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Kotamobagu antaranya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pendidikan, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.(adv/gito)

Bawa Sabu 33 Gram, Dua Warga Diringkus Satnarkoba Polres Bolmong

ZONA HUKRIM – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Bolmong dalam upaya penyelidikan jaringan narkoba antar-provinsi lewat jalur pantura Bolmong, berhasil mengamankan dua warga yang kedapatan membawa sabu, Minggu (15/01) sekitar pukul 16.00 Wita.

Kedua warga tersebut yakni HF alias Hefi (36) warga Desa Tompaso Baru, Minsel, dan RS alias Ronal (31) warga desa yang sama. Keduanya diamankan Tim Satnarkoba yang dibantu aparat sektor Sangtongbolang, saat menumpangi mobil Avansa dan melintas di Desa Babo, Kecamatan Sangtombolang.

“Setelah digeledah ternyata membawa sabu yang menurut pengakuan mereka sabu tersebut dibeli di Kota Palu sebanyak 33 gram dengan harga sekitar Rp 43 juta,” klata Kabag Humas Polres Bolmong AKP Saiful Tammu.

Lanjutnya, dari pengakuan mereka, uang untuk membeli sabu diperoleh dari beberapa orag warga di Desa Tompaso Baru. Sedangkan mereka berdua memperoleh keuntungan dari bisnis tersebut masing-masing Rp5 juta sekali jalan membeli sabu di Kota Palu.

Saiful lanjut menambahkan, bahwa dari informasi kedua tersangka tersebut, tim kemudian melakukan pengintaian dan berhasil mengamankan beberapa warga yang terlibat peredaran sabu tersebut.

“Diamankan seorang berinisial RW alias Royke (48) warga Desa Tambelang, Minsel. Ia diamankan karena diketahui memberikan uang untuk beli sabu sekitar Rp11 juta. Royke diamankan di jalan raya Desa Bongkudai Baru, pukul 00.30 Wita, saat itu dia bersama lelaki YR alias Yufran.”

“Kemudian diamankan juga HL alias Hanny (47), warga Desa Tompaso Baru, yang turut memberikan uang senilai Rp 9 juta untuk membeli sabu tersebut. Ia diamankan di halaman parkir RS Pobundayan jam 02 dinihari,” urai Saiful.

Dari pengakuan para tersangka, binis narkoba itu sudah beberapa kali dilakukan dengan maksud untuk dijual maupun dikonsumsi sendiri. “Pengakuan para tersangka bawa saat dibeli di Palu, sabu seharga Rp 1.3 juta per gram dan dijual kembali seharga Rp 2.5 – 3juta per gram. Ataupun dalam 1 gram dipecah menjadi 8 paket dan dijual seharga Rp 500 ribu per paket,” jelas Saiful sembari menambahkan untuk para pembeli yang lain, masih dilakukan pengembangan oleh pihaknya.(gito)

Pilwako 2018, Ketum PAN Tegaskan Kembali Usung Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, menegaskan Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, akan diusung kembali oleh partai berlambang matahari pada Pemilihan Wali Kota (Pilwako) di 2018 mendatang.

Hal itu dikataka Zulkifli saat menghadiri kampanye rapat umum pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Yasti Soeprejo Mokoagow dan Yani Ronny Tuuk (YSM-YRT) pada Senin (16/01) kemarin.

 

“Pilwako Kotamobagu kami masih mengusung kembali calon incumbent, catat,” kata Zulkifli.

 

Selain itu, dikatakan bahwa kepada Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara, agar selalu memperhatikan setiap masyarakat. “Saya berharap Wali Kota agar berkerja dan tetap memperhatikan masyarakat kecil,” harapnya.(gito)

BKKBN Pusat Harapkan Kotamobagu Contoh Program Kampung KB

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Candra Surapaty mengatakan, Kota Kotamobagu diharapkan menjadi contoh bagi daerah di Sulut terkait dengan program Kampung Keluarga Berencana (KB).

Hal itu dikataka Surya saat melakukan kunjungan kerja di wilaya Kotamobagu  Senin  (16/1) pagi tadi. “Dengan diterimanya pengharagaan kampung KB, diharapkan Kotamobagu jadi contoh bagi daerah lain di Sulawesi Utara,” kata Surya kepada wartawan usai melakukan kunjungan di rumah pusat pelayanan Kampung KB yang dipusatkan di Keluarahan Gogagoman Senin 16 Januari 2017.

Surya yang didampingi Sekretrais Kota Tahlis Gallang menambahkan, kampung KB merupakan pembangunan yang dimulai dari pinggiran. ”Melibatkan sektor-sektor terkait untuk bersama-sama dan bergotong-royong untuk membangun baik infrastruktur maupun karakter, mental sumber daya manusia yang diimpikan untuk Kotamobagu,” kata Surya.

Selain itu pembentukan Kampung KB perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak, termasuk elemen masyarakat. Pelaksanaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) diharapkan dapat bersinergi, berkolaborasi dan saling mendukung satu sama lain dengan sektor-sektor pembangunan terkait lainnya dalam mengisi berbagai kegiatan di Kampung KB nantinya.

“Ini demi menjadikan Kampung KB sebagai kampung masyarakat yang sehat dan memiliki produktivitas,” tambah Surya.

Menurutnya, hal ini merupakan modal utama proses pembentukan, operasional kegiatan sampai dengan evaluasi dan pelaporan kegiatan kampung KB. “Kampung KB merupakan inovasi strategis untuk dapat mengimplemantasikan kegiatan-kegiatan prioritas Program KKBPK secara utuh di lini lapangan. Kampung KB sebagai model miniatur pelaksanaan program KKBPK diharapkan bisa bersinergi dengan berbagai instansi terkait,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Tahlis Gallang menegaskan, Pemkot Kotamobagu siap mendukung pembentukan dan pembinaan Kampung KB. Dia menjelaskan beberapa SKPD akan terlibat langsung dalam program ini. Yakni  Dinas Kependudukan dan Catatan sipil terkait pemenuhan akta kelahiran dan KTP, Dinas Kesehatan (Dinkes) yang membina keluarga dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan Posyandu dan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak terkait Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Anak yang terkena kasus hukum, Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

“Pembinaan kepada generasi muda, terutama dalam program Generasi Berencana (Gen-Re) sangat penting. Katakan No untuk Seks Pra Nikah, Nikah Dini dan Narkoba,” kata Tahlis.(ads/gito)

Dishub Prioritaskan Pemasangan Traffic Light di Perempatan Kotobangaon

Traffic Light Simpang Empat Mogolaing

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu targetkan pemasangan traffic light atau lampu pengatur lalu lintas di titik wilayahnya. Sekretaris Dinas Perhubungan Kotamobagu Hendra Makalalag mengatakan, untuk target 8 titik pemasangan traffic light di Kotamobagu, saat ini sudah ada 4 titik yang beroprasi, yakni di perlimaan Molinow, perempatan Matali, Mogolaing, dan perempatan Taman Kota.

“Tahun 2017 ini, kami prioritaskan pemasangan Traffic light di prempatan Kotabangon yang juga sudah masuk dalam Rancangan Kegiatan Anggaran (RKA),” kata Hendra saat diwawancari zonabmr.com, Selasa (16/1) siang tadi

Dijadikanya prioritas untuk pemasangan traffic light di jalur tersebut karena tingkat kepadatan kendaraan sudah sangat tinggi yang dapat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas, serta dapat mencegah terjadinya kecelakaan. “Perkiraan pada triwulan III nanti, traffic light di perempatan Kotobangan sudah mulai beroperasi,” kata Hendra.

Diketahui, total anggaran untuk pemasangan traffic light di jalur tersebut berjumlah Rp 425 juta, yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2017.(gito)

Amankan Kampanye Terbuka, Tim Penjinak Bom Polda Diturunkan

ZONA HUKRIM – 700 personel Polres Bolmong serta BKO Dalmas Polda Sulut dibantu pasukan Brimob, diturunkan guna pengamanan jalannya pelaksanaan kampanye terbuka pasangan calon kepala daerah, Yasti Soeprejo Mokoagow dan Yanny R. Tuuk (YSM-YRT), Selasa (16/1) siang tadi.

Terpantau, kegiatan yang digelar di lapangan olahraga Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang tersebut, berlangsung aman.

Kapolres Bolmong, AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Kasubag Humas AKP Saiful Tammu mengatakan, sejak Minggu (15/01) kemarin, seluruh pasukan telah disiagakan pihaknya untuk pengamanan kampanye.

“Segala kesiapan sudah kita lakukan, termasuk tim penjinak bom Polda Sulut ikut mengamankan jalanya kampanye hari ini,” kata Tammu.

Selain itu, Tammu juga berharap kepada seluruh massa yang mengikuti jalannya pelaksanaan kempanye agar menjaga keamanan dan ketertiban jalan kegiatan tersebut. “Jika ada yang dengan sengaja menganggu jalan pelaksanaan kegiatan tersebut akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.(gito)