Beranda blog Halaman 13

Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Kotamobagu Tembus Semifinal, Target Jaga Tradisi Emas di Porprov XII

Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Kotamobagu Tembus Semifinal, Target Jaga Tradisi Emas di Porprov XII
Tim Bulu Tangkis Kotamobagu di Porprov XII Sulut (Foto: Rudy)

Manado, ZONABMR.COM—Langkah impresif ditunjukkan Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Kota Kotamobagu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut XII Tahun 2025.

Skuad asuhan pelatih Rudy Ginoga itu memastikan satu tempat di babak semifinal usai mengatasi perlawanan Tim Kota Tomohon dengan skor tipis 2–1, Selasa, 18 November 2025.

Rudy mengungkapkan, kemenangan tersebut menjadi modal penting sebelum menantang Tim Kota Bitung pada babak semifinal, Rabu, 19 November 2025 mendatang.

“Alhamdulillah kita bisa lolos ke semifinal. Semoga target dalam menjaga tradisi emas tetap terjaga,” ujar Rudy.

Ia juga menegaskan bahwa para pemain tidak boleh lengah menghadapi laga berikutnya yang diprediksi berlangsung ketat.

“Pada semifinal, mereka akan berhadapan dengan Bitung,” kata Rudy.

Sementara itu, Ketua PBSI Kota Kotamobagu, Sri Afni Manoppo, menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim dan meminta jajaran pelatih untuk tetap melakukan evaluasi demi mematangkan kesiapan atlet.

“Kami akan perhatikan aspek kebugaran. Karena setelah semifinal, jadwalnya akan dilanjutkan final pada siang jelang sore hari,” ujarnya.

Sri Afni berharap cabang olahraga bulu tangkis dapat menyumbang prestasi terbaik bagi kontingen Kota Kotamobagu pada Porprov tahun ini.

DP3A Kotamobagu Gelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak

DP3A Kotamobagu Gelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak
DP3A Kotamobagu Gelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu menggelar Pelatihan Manajemen Kasus bagi lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan dan anak Tahun 2025 di Sutanraja Hotel, Senin (18/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait alur penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala DP3A Kotamobagu, Sarida Mokoginta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan bersama. Berdasarkan data Simfoni PPA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, terdapat 23.844 perempuan dan 5.930 anak menjadi korban kekerasan sepanjang 1 Januari hingga 18 November 2025. Di tingkat daerah, 109 kasus kekerasan sedang ditangani oleh BKJPPA hingga 31 Oktober 2025.

“Penanganan kasus kekerasan membutuhkan pendekatan komprehensif dan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan individu. Empat langkah strategis perlu diperkuat, yaitu perubahan norma sosial, peningkatan kualitas layanan, penguatan kerja sama lintas sektor, serta pemberdayaan perempuan dan anak,” ujar Sarida.

Melalui pelatihan ini, DP3A berharap peserta dapat memperkuat kapasitas dan jejaring antar-lembaga, sehingga penanganan kasus kekerasan di Kotamobagu dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan efisien.

Perdana Usai Direnovasi, Manggala Hall by Selevel Sambut Dua Kepala Daerah dan Komisi IV DPR RI

Dua Kepala Daerah Sambut Komisi IX DPR RI di Manggala Hall by Selevel
Dua Kepala Daerah Sambut Komisi IX DPR RI di Manggala Hall by Selevel (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Baru saja selesai direnovasi, Manggala Hall by Selevel langsung dipercaya menjadi lokasi pertemuan Dua kepala daerah, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib dan Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi dengan rombongan Komisi IX DPR RI yang dipimpin anggota DPR RI dari PKB, Rina Sa’adah, Sabtu, 15 November 2025.

Pertemuan turut dihadiri jajaran pengurus DPC PKB Kotamobagu dan DPC PKB Bolmong, serta Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Jusran Debby Mokolanot.

Anggota DPRD Kotamobagu dari Fraksi PKB, Dani Ikbal Mokoginta, Refli Setiawan Mamonto, Saidin Mokoginta dan Asni Labantu serta anggota DPRD Bolmong, Supandri Damogalad, juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Usai pertemuan antara Komisi IX dan para kepala daerah, agenda dilanjutkan dengan kegiatan internal dari DPC Perempuan Bangsa, yang juga memanfaatkan Manggala Hall by Selevel sebagai lokasi pelaksanaan.

Pertemuan tersebut menandai rangkaian kegiatan besar yang digelar di Manggala Hall by Selevel pasca direnovasi, sekaligus memperlihatkan kesiapan venue tersebut untuk acara skala daerah hingga nasional.

Terkait itu, owner Manggala Hall by Selevel, Inayah Warso, Selasa, 18 November 2025, mengaku bersyukur tempat usahanya terpilih menjadi lokasi pertemuan penting ini, terlebih setelah renovasi besar yang baru saja rampung.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Manggala Hall by Selevel dipercaya menjadi lokasi pertemuan dua kepala daerah dan Komisi IX DPR RI. Setelah renovasi, ini adalah perdana digunakan dan langsung menyambut Komisi IX, Wali Kota, Bupati, serta Wakil Ketua DPRD Kotamobagu,” ujar Inayah.

Ia menambahkan, momen tersebut menjadi pembuka yang baik bagi Manggala Hall untuk kembali digunakan sebagai lokasi berbagai kegiatan penting, baik pemerintahan maupun masyarakat.

“Ke depan, kami akan selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, memastikan setiap kegiatan yang berlangsung di Manggala Hall berjalan nyaman, tertata, dan memenuhi standar yang dibutuhkan,” tegas Inayah.

Pace Inzaghi Jadi Sorotan Wali Kota Cup: Striker 50 Tahun Masih Jadi Andalan Solata Totabuan FC

Pace Inzaghi Jadi Sorotan Wali Kota Cup: Striker 50 Tahun Masih Jadi Andalan Solata Totabuan FC
Pace Inzaghi Jadi Sorotan Wali Kota Cup: Striker 50 Tahun Masih Jadi Andalan Solata Totabuan FC (Foto: Yon)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Di tengah deru kompetisi Wali Kota Cup VII 2025, satu sosok kembali menyita perhatian para penonton. Yohanis Batara Randa yang lebih dikenal sebagai Pace Inzaghi, striker senior berusia 50 tahun, tampil sebagai pemain paling veteran yang turun di turnamen tahun ini.

Meski usianya tak lagi muda, Pace tetap menjadi wajah utama Solata Totabuan FC di lini depan.

Masih Tajam di Babak Pertama

Turun sebagai starter pada laga Senin, 17 November 2025, di lapangan Motoboi Kecil, Pace menunjukkan peran pentingnya. Gerakannya mungkin tak seleluasa para pemain muda, namun instingnya tetap hidup. Ia beberapa kali membuka ruang dan mengalirkan serangan, membuat pertahanan Dakota FC bekerja keras.

Hasilnya terlihat: babak pertama berakhir imbang 1–1, dan Pace menjadi salah satu penyumbang ritme permainan yang membuat Solata Totabuan bisa mengimbangi lawan.

Titik Balik Setelah Sang Veteran Ditarik

Memasuki menit-menit awal babak kedua, Pace ditarik keluar. Nomor punggung 9 itu digantikan pemain muda, Dewa (28). Siapa sangka, pergantian ini justru mengubah jalannya laga.

Tanpa Pace yang selama babak pertama mampu menjadi pemantul bola dan pemimpin serangan, Solata Totabuan kehilangan arah.

Dakota FC kemudian berhasil membobol gawang Solata sebanyak tiga kali di babak kedua. Laga pun berakhir dengan skor 4–1.

Sejumlah pemain dan penonton di pinggir lapangan menilai, hilangnya pengalaman Pace di depan membuat serangan Solata tidak lagi terorganisir.

Bukan Sekadar Pemain, Tapi Simbol

Pace Inzaghi bukan nama baru di sepak bola lokal. Kehadirannya di turnamen ini menjadi bukti bahwa usia tidak menjadi penghalang bagi semangat.

Banyak pemain muda yang mengaku menjadikannya inspirasi — seorang striker yang terus menjaga disiplin, loyalitas, dan kecintaan pada permainan.

Dalam setiap turnamen lokal, Pace selalu membawa cerita tersendiri: bagaimana seorang pemain senior tetap mampu memberi warna dan menjaga marwah timnya.

Pace Inzaghi Jadi Sorotan Wali Kota Cup: Striker 50 Tahun Masih Jadi Andalan Solata Totabuan FC

Meski Solata Totabuan FC harus menerima kekalahan, penampilan Pace Inzaghi tetap menjadi pembahasan utama.

Paling senior, paling berpengalaman, dan masih mampu memberi pengaruh besar di lapangan.

Dinkes Kotamobagu Dinilai Abai Dukung Walikota Cup dan Porprov, Pengamat Minta Kadis Dievaluasi

Dinkes Kotamobagu Dinilai Abai Dukung Walikota Cup dan Porprov, Pengamat Minta Kadis Dievaluasi
Dinkes Kotamobagu Dinilai Abai Dukung Walikota Cup dan Porprov, Pengamat Minta Kadis Dievaluasi (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Sorotan tajam kembali mengarah ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu yang dipimpin dr Wahdania Mantang.

Instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan keamanan kesehatan kegiatan masyarakat ini dinilai kurang menunjukan dukungannya terhadap perkembangan olahraga daerah.

Indikasi kurangnya kepedulian itu mencuat saat pelaksanaan Walikota Cup VI Tahun 2025 serta Porprov XII di Manado yang sementara bergulir.

Dua ajang besar yang mengangkat nama daerah justru dinilai tak mendapat atensi memadai dari Dinkes.

Fadli Korompot, pengamat pemerintahan yang juga Ketua HMI Cabang BMR, menilai sikap Dinkes tidak sejalan dengan visi-misi pemerintahan Wali Kota dr. Wenny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat.

“Ini tidak mencerminkan semangat pemerintah dalam mendorong kemajuan olahraga. Jika instansi terkait tidak menunjukkan tanggung jawab, tentu harus ada evaluasi,” ujarnya, Senin 17 November 2025.

Kritik itu menguat setelah beredar informasi bahwa surat resmi panitia Walikota Cup kepada Dinkes untuk menugaskan petugas medis tidak digubris. Bahkan, pada laga pembukaan yang turut dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota, tidak ada satu pun petugas medis dari Dinkes yang tampak bertugas.

“Padahal itu agenda besar, pak wali dan pak wakil hadir langsung. Tapi surat kami tak dibalas. Akhirnya kami pakai petugas medis dari panitia lokal,” ungkap salah satu panitia yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sorotan serupa datang dari internal cabor di ajang Porprov XII Manado. Seorang sumber menyebut Dispora sudah mengirim surat ke Dinkes terkait kondisi salah satu atlet selam yang sedang sakit. Namun, respon Dinkes disebut sangat lambat.

“Kami sudah beri pemberitahuan, tapi tidak ada tindak lanjut. Cabor akhirnya mengambil inisiatif sendiri untuk menangani atlet tersebut,” jelasnya.

Keluhan itu bukan datang dari satu cabor saja. Sumber lain dari cabor unggulan peraih medali juga menyebut hal serupa. Ia bahkan menilai kepala dinas menunjukkan sikap apatis dalam mendampingi kontingen Kotamobagu.

“Kami terima informasi bahwa pendampingan kesehatan untuk atlet kurang mendapat perhatian. Terkesan tidak serius,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp.

Pantauan redaksi zonabmr.com, isu ini memicu reaksi dari berbagai kalangan yang berharap pemerintah segera melakukan evaluasi agar dukungan terhadap dunia olahraga di Kotamobagu tidak terhambat oleh lemahnya koordinasi lintas instansi.

RSB: Brigade Bogani Harus Jadi Kekuatan Pemersatu dan Penjaga Stabilitas Daerah

RSB: Brigade Bogani Harus Jadi Kekuatan Pemersatu dan Penjaga Stabilitas Daerah
RSB: Brigade Bogani Harus Jadi Kekuatan Pemersatu dan Penjaga Stabilitas Daerah (Foto: Nur)

Bolmong, ZONABMR.COM — Ribuan anggota Barisan Garda Adat Terdepan (Brigade) Bogani Dumoga Tenggara resmi dikukuhkan dalam sebuah deklarasi meriah yang digelar di Lapangan Konarom, Ahad, 16 November 2025.

Di balik gegap gempita acara tersebut, perhatian publik tertuju pada sosok Revan Saputra Bangsawan (RSB) yang kini mengemban amanah sebagai Dewan Penasehat Brigade Bogani Dumoga Tenggara.

Panglima Brigade, Zainul Armyn Lantong, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan deklarasi yang disebutnya sebagai salah satu yang paling spektakuler.

Ia menegaskan, struktur Brigade Bogani yang dikukuhkan hari itu merupakan perwakilan dari 10 desa se-Kecamatan Dumoga Tenggara.

Namun sorotan utama datang dari pandangan RSB yang menegaskan bahwa kehadiran Brigade Bogani bukan sekadar formalitas organisasi, tetapi harus menjadi kekuatan sosial yang selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Kepengurusan Brigade Bogani Dumoga Tenggara memiliki visi dan misi yang selaras dengan program pemerintah. Kami berharap Brigade Bogani dapat terus eksis, hadir untuk masyarakat, dan menjadi bagian dari penjaga stabilitas keamanan daerah,” tegas RSB.

Menurut RSB, seorang anggota Brigade Bogani harus memegang empat karakter dasar yang menjadi identitas budaya dan etika masyarakat adat, yakni Mokodotol, Mokorakup, Mokoanga bo Mokodia.

Keempat karakter ini, kata dia, menjadi fondasi moral yang harus selalu melekat pada setiap gerakan dan aktivitas Brigade Bogani.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengukuhan di Dumoga Tenggara bukan yang terakhir.

“Kegiatan serupa sebelumnya sudah dilaksanakan di tiga kecamatan lainnya, dan dalam waktu dekat pelantikan kepengurusan akan kembali digelar,” tutup RSB.

Dengan masuknya RSB sebagai Dewan Penasehat, Brigade Bogani Dumoga Tenggara menegaskan langkahnya sebagai organisasi adat yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga memiliki arah dan nilai yang jelas dalam mendukung stabilitas daerah.

Kotamobagu Lepas 367 Atlet ke Porprov XII Sulut 2025, Ketua KONI Dukung Penuh

Kotamobagu Lepas 367 Atlet ke Porprov XII Sulut 2025, Ketua KONI Dukung Penuh
Kotamobagu Lepas 367 Atlet ke Porprov XII Sulut 2025, Ketua KONI Dukung Penuh

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Ketua KONI Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., memberikan dukungan penuh kepada 367 atlet yang akan mewakili Kota Kotamobagu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara Tahun 2025. Pelepasan kontingen digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (14/11/2025).

Rendy Mangkat menegaskan bahwa para atlet yang berangkat adalah duta terbaik daerah dan membawa harapan besar masyarakat.
“Kalian adalah kebanggaan Kota Kotamobagu. Tunjukkan kemampuan terbaik dan buktikan bahwa kita bisa bersaing serta meraih prestasi,” ujar Rendy.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas dukungan penuh terhadap pembinaan olahraga, sekaligus memastikan KONI terus meningkatkan kualitas atlet di berbagai cabang olahraga.

Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., turut memberikan motivasi dan berharap kontingen mampu meraih hasil maksimal di Porprov XII Sulut.

Acara pelepasan dihadiri Forkopimda, Dandim 1303 Bolmong, Kapolres Kotamobagu, pimpinan OPD, KONI, pelatih, official, serta seluruh atlet yang akan bertanding di Kota Manado.

Dominasi Penuh! Palta United Tabang Bikin Persib Bakan Tak Berkutik

Dominasi Penuh! Palta United Tabang Bikin Persib Bakan Tak Berkutik
Dominasi Penuh! Palta United Tabang Bikin Persib Bakan Tak Berkutik (Foto: Mil)

Kotamobagu, ZONABMR.COM—Palta United Tabang tampil menggila di Lapangan Aruman Jaya, Motoboi Kecil. Pada laga lanjutan Wali Kota Cup VII Tahun 2025, Kamis, 13 November 2025, tim besutan Jamil Mokoagow itu menghajar Persib Bakan dengan skor telak 4–0.

Sejak peluit awal, Palta United langsung menguasai jalannya pertandingan. Serangan cepat dari kedua sisi lapangan membuat lini belakang Persib Bakan kerepotan.

Tekanan tak henti akhirnya berbuah gol di menit ke-20 lewat sepakan keras Julio Manarisip yang tak mampu dibendung kiper lawan. Skor 1–0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persib Bakan mencoba bangkit. Namun alih-alih menyamakan skor, mereka justru kehilangan kiper Candra Yuda yang diganjar kartu merah akibat pelanggaran di luar kotak penalti pada menit ke-65.

Bermain dengan sepuluh pemain membuat pertahanan Persib Bakan semakin rapuh.

Kesempatan itu dimanfaatkan Palta United dengan sempurna. Hanya tiga menit berselang, Rigel Maniking menambah keunggulan menjadi 2–0 lewat sepakan akurat di menit ke-68.

Dominasi berlanjut, dan pada menit ke-73 Julio kembali menggetarkan gawang lawan untuk mencatat brace sekaligus membawa Palta menjauh 3–0.

Di pengujung laga, tepatnya masa injury time, Kerri Simbar memastikan pesta gol Palta United dengan tembakan keras yang mengubah skor akhir menjadi 4–0. Wasit pun meniup peluit panjang, menutup kemenangan meyakinkan tim asal Tabang tersebut.

Suporter Palta United bersorak riang, merayakan penampilan solid dan penuh determinasi dari para pemainnya.

Presiden Palta United Tabang, Jamil Mokoagow, mengaku puas dengan performa tim.

“Teman-teman bermain sangat sportif, bagus, dan kompak. Kami dari pengurus sangat berterima kasih atas kemenangan hari ini. Tentu kami bangga, tapi tetap akan memperbaiki kekurangan yang ada,” ujarnya.***

Yajid: Dari Tanah Papua ke Kotamobagu, Melangkah Tenang Mengabdi untuk Keadilan

Yajid: Dari Tanah Papua ke Kotamobagu, Melangkah Tenang Mengabdi untuk Keadilan
Kepala Pengadilan Negeri Kotamobagu, Yajid SH, MH (Foto: Gie)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Siang menjelang sore, 13 November 2025, di Pengadilan Negeri Kotamobagu terasa teduh. Langit berawan, dan cahaya matahari yang lembut menimpa halaman kantor yang tertata rapi.

Udara hangat bercampur sejuknya angin dari pepohonan di sisi barat halaman, menciptakan suasana yang tenang — seperti menyambut babak baru dalam perjalanan lembaga peradilan ini.

Begitu melewati pintu utama, suasana di dalam terasa sejuk. Aroma pengharum dan pendingin ruangan berpadu dengan warna putih bersih dinding yang menenangkan.

Di depan, terpampang tulisan besar “Zona Integritas”, simbol komitmen perubahan yang kini menjadi napas setiap pengadilan di negeri ini.

Setelah melapor untuk bertemu pimpinan, mengenakan id card tamu dan diarahkan menaiki tangga menuju lantai dua.

Koridor lantai dua cukup sunyi, hanya langkah kaki terdengar di lantai mengilap.

Di dinding, deretan foto kegiatan dan penghargaan terpajang rapi — potret penandatanganan komitmen pelayanan publik, momen lomba PTSP, hingga dokumentasi pelantikan pejabat struktural.

Semua menjadi saksi kerja panjang membangun kepercayaan publik terhadap lembaga hukum.

Hari itu, zonabmr.com diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu (PN), Yajid SH, MH, usai dirinya melantik Wakil Ketua PN Kotamobagu yang baru.

Suasananya terasa hangat ketika Yajid menyambut zonabmr di ruang tamu lantai dua — sebuah ruangan berpendingin udara dengan sofa dan meja beralaskan taplak serta bunga untuk mempercantik visualisasi.

Di dinding tergantung foto-foto mantan Kepala PN Kotamobagu, saksi sejarah panjang peradilan di tanah Bogani.

 Di ruangan itulah Yajid duduk dengan tenang, menyilakan kami duduk dan mulai berbincang.

“Baru tiga hari saya di sini,” katanya membuka percakapan sambil tersenyum ramah. “Masih menyesuaikan diri dengan lingkungan dan teman-teman baru. Tentunya saya berterima kasih sudah mau silaturahim dengan saya.”

Dari perbincangan santai itu, terungkap bahwa sosok kelahiran Manokwari Selatan, 19 Oktober 1975 ini memang sudah akrab dengan dunia pengadilan sejak muda.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Cenderawasih, Papua, ia langsung mengikuti tes calon hakim pada tahun 2001. “Setelah lulus kuliah langsung ikut tes hakim,” kenangnya.

Ia mengawali masa calon hakim di Sorong selama 1 tahun 11 bulan, lalu diangkat menjadi hakim dan bertugas di Serui.

Setelah itu, ia berpindah ke Minahasa Utara, kemudian kembali ke Sorong, dan melanjutkan tugas ke Jayapura.

Kariernya terus menanjak — menjadi Wakil Ketua PN Merauke, Ketua PN Wamena, dan Kepala PN Timika, sebelum kembali lagi ke Sorong sebagai Wakil Ketua PN. Kini, penugasan di Kotamobagu menjadi karier keduanya di luar Papua.

“Kalau dihitung, hampir seluruh perjalanan saya di Papua. Jadi di sini seperti memulai babak baru lagi, tapi semangatnya sama, melayani masyarakat dengan adil,” ucapnya tenang.

Meski kini jauh dari tanah kelahiran, hati Yajid tetap tertambat di timur. Ia ayah dari dua anak, sementara keluarganya masih di Sorong.

“Keluarga saya masih di sana. Kadang rindu juga, tapi begitulah tugas. Di mana pun ditempatkan, kita jalani dengan tanggung jawab,” ujarnya, suaranya datar tapi hangat.

Untuk menjaga keseimbangan, ia selalu menyempatkan diri bermain tenis, jogging, dan walking di pagi hari. “Kalau olahraga, pikiran jadi segar. Bekerja pun lebih fokus,” katanya tersenyum.

Dari pengalaman panjangnya, Yajid pernah menangani banyak perkara penting, termasuk perkara yang sempat viral melibatkan warga negara Polandia.

“Alhamdulillah selama prosesnya aman-aman saja, semuanya berjalan lancar,” kenangnya singkat.

Saat menjabat sebagai Wakil Ketua PN Sorong, ia berhasil membawa lembaga itu meraih predikat unggul dan masuk 10 besar nasional lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Sebuah capaian yang bagi Yajid bukan sekadar angka atau penghargaan, melainkan wujud nyata pelayanan publik yang berintegritas.

Kini di Kotamobagu, ia datang dengan semangat yang sama, membangun pengadilan yang bersih, transparan, dan berpihak pada para pencari keadilan.

“Mohon doa dan dukungan dari warga Kotamobagu supaya saya bisa melaksanakan tugas dengan baik untuk melayani para pencari keadilan, itu saja,” ucapnya rendah hati, menutup percakapan dengan senyum yang sederhana tapi tulus.

Di luar, halaman kantor mulai lengang. Di sanalah, dalam keteduhan sore Kotamobagu, Yajid memulai langkah barunya — melanjutkan pengabdian panjang dari Manokwari hingga Kotamobagu, dengan hati yang tenang, teguh, dan setia pada keadilan.

DP3A Kotamobagu Tutup Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kobo Kecil

DP3A Kotamobagu Tutup Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kobo Kecil
DP3A Kotamobagu Tutup Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kobo Kecil

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menutup rangkaian Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kecamatan Kotamobagu Timur, Desa Kobo Kecil, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi yang sebelumnya digelar di tiga kecamatan lain sebagai upaya memperluas edukasi perlindungan anak.

Kepala DP3A Kotamobagu, Sarida Mokoginta, mengatakan sosialisasi bertujuan memberi pemahaman kepada pemerintah desa, tokoh agama, sekolah, dan masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kekerasan terhadap anak.
“Informasi ini kami harap dapat diteruskan ke masyarakat agar lingkungan aman dan ramah anak dapat terwujud,” ujar Sarida.

Staf Khusus Wali Kota Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Devita A. Djunaidi, mengungkapkan kasus kekerasan terhadap anak di Kotamobagu mengalami penurunan dibanding tahun 2024. Khusus di Kecamatan Kotamobagu Timur, jumlah kasus turun signifikan.
“Tahun lalu ada 113 kasus di Kotamobagu. Untuk Kotamobagu Timur, 7 kasus terhadap anak dan 11 terhadap perempuan. Tahun ini jumlahnya menurun,” jelas Devita.

Ia menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan hingga tingkat kelurahan dan sekolah, mengingat sekitar 80 persen kasus terjadi di lingkungan sekolah. Devita juga menyoroti peran orang tua dalam membentuk perilaku anak serta perlunya pengawasan terhadap konten digital sejak usia dini. Ia mendorong pemerintah memperluas edukasi melalui media digital dan menyiapkan layanan pengaduan online untuk mempercepat penanganan kekerasan dan cyberbullying.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Devita A. Djunaidi dan Ariel Pasangkin dari Kejaksaan Negeri Kotamobagu, serta diikuti peserta dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan desa setempat.