
ZONA BOLTIM – Capaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dapat mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-9 kalinya mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Termasuk dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, Medy Lensun.
Medy mengungkapkan apresiasinya terhadap pencapaian yang di diraih Pemkab Boltim dalam mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).
“Saya memberi apresiasi kepada Pemkab Boltim di bawah kendali Bupati Sam Sachrul Mamonto yang mampu mempertahankan opini WTP ke 9 kali, ucap Medy.
Medy yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Boltim ini juga mengatakan bahwa pencapaian ini bukti bahwa Pemkab serius dalam urusan pengelolaan keuangan daerah.
“Sekalipun tahun pertama pemerintahan yang jelas tidak mudah namun ternyata kerja keras jajaran Pemkab Boltim bisa berbuah manis dengan predikat opini WTP ini,” ucapnya.
Saat dimintai tanggapan terkait ketidak hadiran Wakil Bupati (Wabup) Botim dalam kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) ini, Medy sangat menyayangkan hal tersebut.
“Saya kira sudah sepatutnya beliau mendampingi Bupati dalam agenda tersebut sebagai wujud penghormatan kepada lembaga pemberi opini dalam hal ini BPK, sebagaimana kepala daerah lainnya yang juga demikian,” ujar Medy.
Medy juga menambahkan, terlepas dari apapun agenda personal beliau, agenda pemerintahan seharusnya juga harus di prioritaskan.
“Urusan sosialisasi atau apapun, itu hak personal beliau, namun saat ada agenda pemerintahan yang sangat penting apalagi agenda bersama lembaga seperti BPK maka harus di prioritaskan, sebab dikhawatirkan bisa menyebabkan ketersinggungan kelembagaan,” pungkas wakil ketua DPRD Boltim ini. (guf)


PEMERINTAH Kota (Pemkot) Kotamobagu kembali diganjar Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKDP) Tahun Anggaran 2021 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sulawesi Utara.
“Alhamdulillah atas pencapaian hari ini, sehingga berturut-turut Kotamobagu meraih opini WTP ke-9 dari BPK-RI. Ini berkat komitmen serta sinergitas yang baik yang telah terbangun serta usaha dari seluruh unsur pengelola keuangan di Kota Kotamobagu, mulai dari Sekda, Kepala OPD, pengelola keuangan serta pengelola barang milik daerah. Terima kasih,” ucap Wali Kota.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemerintah Kota Kotamobagu, Yusrin Mantali, S.Kom, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh entitas atas kerjasama yang baik dalam upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan maupun saat proses pemeriksaan oleh BPK RI perwakilan Sulawesi Utara.

“Terima kasih kepada Pak Sekda dan semua jajaran SKPD yang sudah bekerja keras sehingga kita bisa kembali meraih opini WTP. Ini adalah hasil kerja sama dan kerja keras kita semua,” kata bupati, usai menerima dokumen LHP dari Kepala BPK Perwakilan Sulut.
“Tidak ada kendala dalan proses pemeriksaan, dan sejak awal juga kita optimis bisa meraih WTP lagi,” ujar bupati.
“Prestasi ini harus jadi pemicu dan pemacu semangat bagi kita semua agar kedepan bisa mempertahankan dan bahkan meningkatkan prestasi ini. Ini adalah WTP kedua di pemerintahan kami. Semoga kedepannya bisa terus dipertahankan,” kata bupati. (Advertorial)
ZONA KOTAMOBAGU – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, Moh Agung Adati, ditunjuk sebagai Sekretaris Asosiasi Sekretaris DPRD Seluruh Indonesia (ASDEKSI) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2022-2024.
