Suasana pelantikan pejabat eselon IV di aula Kantor Wali Kota Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Selain melantik pejabat eselon II dan III, Wali Kota Tatong Bara juga melakukan mutasi dan rotasi jabatan struktural dan fungsional untuk pejabat eselon IV di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
Adapun jumlah pejabat eselon IV yang dilantik Wali Kota Tatong Bara di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu, Jumat (10/12), sebanyak 119 orang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tatong Bara menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.
“Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik bisa melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik, terutama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu,” ujarnya.
Pelantikan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah Sande Dodo, para asisten, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. (guf)
Wali Kota Tatong Bara mengambil sumpah dan melantik 79 pejabat eselon II dan III di aula rumah dinas Wali kota Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara melantik 8 pejabat eselon II dan 71 pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, bertempat di aula rumah dinas wali kota, Jumat (10/12).
Adapun pelantikan 8 pejabat eselon II hasil lelang terbuka Pemkot Kotamobagu ini, berdasarkan surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Delapan pejabat resmi definitif itu yakni; Drs Usmar Mamonto (Kepala Dinas Perhubungan), Johan Sofian Boulu (Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja), Chelsia Paputungan (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman), Claudy Nusi Mokodongan (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), Moh. Fahri Damopolii (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika), Ariono Potabuga (Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah), Yusrin Mantali (Inspektur Daerah), Alfian Hasan (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah).
Sedangkan untuk eselon III, ada 4 jabatan Kepala Bagian serta dua Camat yang dilantik, diantaranya; Suhartien Tegela (Kabag Perekonomian dan Pembangunan) Ivone Patricia Rundengan (Kabag Tata Pemerintahan), Edo Mopobela (Kabag Kesejahteraan Rakyat), dan Norman Jaya Muis (Kabag Pengadaan Barang dan Jasa), serta Kori Manoppo (Camat Kotamobagu Timur), dan Hendra Manoppo (Camat Kotamobagu Barat).
Wali Kota Tatong Bara dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.
“Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik bisa melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik, terutama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu,” ujarnya.
Pelantikan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah Sande Dodo, para asisten, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. (Advertorial)
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Aula Kantor Wali Kota, sebelum pandemi Covid-19.
ZONA KOTAMOBAGU – Jika tak ada aral melintang, Jumat (10/12) besok, Wali Kota Tatong Bara kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan struktural dan fungsional.
Informasi diperoleh, selain pejabat eselon II, Wali Kota juga akan melakukan rotasi pejabat eselon III dan IV, hingga Kepala Sekolah dan Lurah.
Adapun pejabat eselon II yang akan dilantik, merupakan hasil lelang jabatan pimpinan tinggi pratama diantaranya; Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah, Inspektur Daerah, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
“Yang akan dilantik eselon II, III, dan IV. Selain itu, ada juga Kepsek dan Lurah,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo, Kamis (9/12).
Untuk lokasi pelantikan, Sekda menyampaikan akan digelar di dua tempat. “Di aula rumah dinas wali kota dan aula kantor wali kota,” tandasnya. (*/guf)
Setwan Kotamobagu saat menerima kunjungan kerja Setwan Deprov Sulut.
ZONA POLITIK – Sekretariat DPRD (Setwan) Kotamobagu, menerima kunjungan kerja Setwan DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (9/12).
Menurut Kasubag Legislasi Setwan DPRD Kotamobagu, Frayudi O Linggotu SH MH, kunjungan itu merupakan bagian dari studi komparasi soal teknis sosialisasi Peraturan Daerah (Perda). “Pertama mengenai sosialisasi Perda. Dan pertanyaan ini dijawab oleh Kasubag Landi Mongilong,” kata Yudi sapaan akrabnya.
Selain sosialisasi Perda, lanjut Yudi, Setwan Deprov Sulut juga menanyakan mengenai jumlah Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kotamobagu tahun 2022. “Tapi soal Propemperda kami katakan masih dilakukan pembahasan kemudian di paripurnakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, titik berat yang ditanyakan oleh pihak Setwan Deprov Sulut mengenai jumlah usulan Propemperda tahun 2022 dari Sekretariat Daerah (Setda) Kotamobagu. “Usulan Propemperda itu dari bagian hukum Setda Kotamobagu, biasanya akhir November atau Desember usulan mereka kirim, kalaupun itu sudah masuk di Setwan saya belum baca. Karena masih melalui tahapannya,” tandasnya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan bersama jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Kotamobagu mengikuti Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) secara virtual, Kamis (9/12).
“Hari Antikorupsi Sedunia yang selalu diperingati pada 9 Desember harus dijadikan momentum untuk penguatan upaya pemberantasan korupsi,” kata Inspektur Daerah Kotamobagu, Rahfan Mokoginta.
Lanjut Rahfan, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak negatif pada semua lini kehidupan. “Karena itu melalui peringatan HAKORDIA tahun ini mari secara bersama-sama semua elemen masyarakat turut serta berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ajaknya.
Kali ini tema Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2021 “Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi”
Dalam peringatan hari anti korupsi sedunia secara virtual diikuti seluruh Gubernur, Bupati/ Wali kota, Kajari, Kapolda, pejabat penting se-Indonesia yang langsung dari gedung KPK Jakarta.
Acara tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Acara itu langsung dipimpin oleh Ketua KPK RI Komjen Pol. Irli Bahuri M.Si. dan di saksikan langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo.
Ketua KPK Komjen Pol Irli Bahuri, M.Si dalam sambutannya mengajak seluruh pejabat eksekutif dan yudikatif untuk bersama-sama memerangi korupsi. Karena menurutnya korupsi adalah penghalang pembangunan di Negara Republik ini. (guf)
Bupati Sam Sachrul Mamonto foto bersama dengan Direktur RSU Boltim dr Minarni Manoppo dan Kepala Tata Usaha Rizal Dali Mamonto.
ZONA BOLTIM – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, melakukan berbagai upaya dan terobosan dalam memaksimalkan keberadaan Rumah Sakit Umum Ambang Pratama Boltim.
Betapa tidak, setelah sebelumnya berhasil mendatangkan sejumlah petinggi dari Pusat untuk datang melihat langsung keberadaan Rumah Sakit yang berlokasi di Desa Sumber Rejo tersebut, kali ini Bupati secara resmi melantik dr Minarni Manoppo M Kes sebagai Direktur Rumah Sakit dan Ns Rizal Dali Mamonto S Kep sebagai Kepala Tata Usaha (KTU).
Bupati mengatakan, dengan dilantiknya Direktur Rumah Sakit, merupakan langkah awal dari upaya Pemerintah Daerah untuk segera mengoperasikan Rumah Sakit tersebut, demi mengoptimalkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.
“Saya minta agar seluruh jajaran ASN pada umumnya, dan jajaran Rumah Sakit khususnya, dapat bekerja dengan baik. Sebab, Saya selaku Kepala Daerah menginginkan ASN bekerja secara profesional sesuai demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan Boltim yang sehat,” kata Bupati.
Selanjutnya, Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi SKM usai pelantikan mengatakan, pelantikan tersebut bertujuan untuk mempercepat proses beroperasinya RSUD Pratama Boltim.
“Selanjutnya kami akan melakukan pengisian tenaga pelaksana sebanyak 30 orang ASN, yg akan di ambil dari tiap-tiap Puskesmas, serta nantinya juga akan di tambah dengan tenaga Harian Lepas yang ada,” imbuhnya. (*/guf)
Dinas P3A Kotamobagu dan UPTD PPA Kotamobagu memberi trauma healing kepada anak-anak terdampak kebakaran di Kelurahan Gogagoman.
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) kembali melakukan kunjungan ke lokasi korban terdampak bencana kebakaran di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Rabu (8/12).
Namun kunjungan kali ini dikhususkan bagi anak-anak yang terdampak bencana kebakaran lalu. Adapun maksud dan tujuannya untuk memberikan pendampingan dengan menggelar kegiatan trauma healing, sekaligus pemberian bantuan kepada anak-anak.
“Kita ada dua kegiatan yakni pemberian bantuan dan pendampingan kepada anak-anak. Tadi itu ada 20 anak yang kita kumpul, tapi anak-anak yang rumahnya terbakar ada 12 anak,” ujar Kepala Dinas P3A Kotamobagu Virginia Olii, melalui Kabid Perlindungan Hak Perempuan, Perlindungan Khusus Anak, dan Pemenuhan Hak Anak, Novalia Djaman.
Lanjutnya, untuk bantuan yang diberikan berupa buku tulis dan alat tulis dan makanan ringan kepada anak-anak yang terkena dampak bencana kebakaran. Sedangkan khusus pendampingan teknis tentang trauma healing dan psikolog dengan melakukan assessment kepada anak-anak korban terdampak bencana kebakaran dari psikolog klinis anak serta pekerja sosial yang tergabung pada UPTD PPA Kotamobagu. Trauma healing dilakukan untuk proses penyembuhan terhadap trauma atas dampak kebakaran, agar anak-anak bisa terus bahagia tanpa bayang-bayang kejadian tersebut.
“Ini semua dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak-anak pasca kebakaran. Intinya bagaimana anak-anak tidak trauma lagi,” ungkap Novalia.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas P3A Kotamobagu bersama UPTD PPA Kotamobagu menggandeng atau melibatkan Forum Anak Daerah Kotamobagu. (*/guf)
Bupati Sam Sachrul Mamonto membuka kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Manajemen Mutu Puskesmas.
ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, membuka kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Manajemen Mutu Puskesmas, yang digelar di Hotel Quality Manado, Rabu (8/12) .
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Puskesmas beserta tim mutu Puskesmas se Kabupaten Boltim, dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan.
Lewat sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa mutu pelayanan kesehatan sebagaimana diamanatkan dalam Perpres nomor 18 tahun 2020, tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, bahwa arah kebijakan dan strategi pembangunan kesehatan lima tahun kedepan adalah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, menuju cakupan kesehatan semesta atau universal health coverage (UHC).
Berdasarkan hal itu, peningkatan pelayanan kesehatan dasar menjadi esensial. Hal ini sejalan dengan apa yang diamanatkan oleh WHO, bahwa ada keterkaitan erat antara mutu pelayanan kesehatan dasar dan capaian UHC.
“Supaya amanat WHO dan RPJMN ini dapat dilaksanakan, maka perlu penguatan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas, sebagi ujung tombak terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat dan perorangan,” kata Bupati.
Lanjut Bupati, Workshop ini juga bertujuan untuk peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan, terhadap manajemen puskesmas yang baik.
“Melalui workshop ini, Saya juga berharap agar puskesmas dapat membentuk budaya mutu. Yakni dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, baik secara individu dan masyarakat dengan optimal, sesuai standar pelayanan dan perkembangan ilmu pengetahuan terkini, serta untuk memenuhi hak dan kewajiban pasien,” kata Bupati mengakhiri sambutan.
Terinformasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Sekda Boltim, para Asisten dan Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran selaku penyelenggaraan kegiatan. (*/guf)
Ketua TP-PKK Boltim Seska Ervina Mamonto-Budiman menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, didampingi Wakil Ketua dr Kartika Devi Kandouw-Tanos.
ZONA BOLTIM – Meskipun baru beberapa bulan dilantik, namun Tim Penggerak PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dibawah kepemimpinan Ny Seska Ervina Mamonto-Budiman sudah mampu bersaing dengan daerah Kabupaten/Kota lain yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Betapa tidak, dari 6 kategori yang dilombakan oleh TP PKK Provinsi Sulut, Boltim mampu menjadi juara di dua nomor lomba yang diumumkan lewat Rapat Koordinasi (Rakor) PKK Provinsi Sulut yang digelar di hotel Luwansa Pomorow Manado, Rabu (8/12).
Kegiatan Rakor tersebut diawali dengan laporan ketua TP PKK Kabupaten/Kota, terkait capaian selama satu tahun di kesekretariatan dan 4 pokja (Kelompok Kerja) kepada Ketua dan Sekretaris TP PKK Provinsi Sulut.
Adapun 6 kategori yang dilombakan yakni Lomba Administrasi PKK, Lomba PAAREDI (Pola asuh anak dan remaja di era digital), Lomba UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan usaha Keluarga), Lomba Hatinya PKK Pemanfaatan Pekarangan, Lomba PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), dan yang terakhir Lomba Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu.
“Dari 6 Kategori tersebut, Alhamdulillah PKK Boltim berhasil meraih 2 Pelaksana Terbaik Juara I yaitu pada Lomba Administrasi PKK yg diraih oleh TP-PKK Desa Bongkudai Baru dengan Ketua Ibu Cristy Merry Mondoringin, dan Lomba UP2K yang diraih UP2K TP-PKK Desa Guaan yang dipimpin oleh ibu Liza Aruperes,” ujar Ketua TP PKK Boltim, Seska Ervina Budiman usai kegiatan Rakor.
Ketua TP PKK Boltim mengatakan, sejak awal pelaksanaan lomba pada bulan Oktober hingga November, ia selalu memberikan motivasi bagi semua desa yang ikut lomba.
“Saya selalu katakan kepada para pengurus PKK yang ada di Desa, apa yang kita lakukan saat ini memang menguras tenaga dan membuat kita capek, tapi pasti usaha tidak akan pernah menghianati hasil, dan itu terwujud hari ini,” kata Ketua TP PKK Boltim memotivasi anggotanya.
Tidak lupa, Ketua TP PKK Boltim memberikan ucapan terima kasih kepada Bupati Boltim yang telah membimbing TP PKK, serta seluruh jajaran pengurus TP PKK baik tingkat Kabupaten hingga Desa pada umumnya, dan lebih khusus kepada PKK Desa Guaan dan Desa Bongkudai Baru yang sudah mampu meraih juara I, sekaligus mengharumkan nama Boltim di tingkat Provinsi.
“Pencapaian ini jangan membuat kita berpuas hati, tapi mari kita lebih giat dan termotivasi lagi untuk memajukan TP PKK Boltim yang lebih bersinar,” pungkas Istri orang nomor 1 di Boltim ini.
Adapun hadiah yang didapat oleh TP PKK Boltim atas torehan tersebut yakni Plakat Pemenang, Piagam Penghargaan, Uang Pembinaan dan sejumlah hadiah lainnya. (*/guf)
Bupati Sam Sachrul Mamonto membuka kegiatan klinik pembahasan dokumen RTRW Boltim dan RDTR Modayag-Modayag Barat dan Tutuyan-Kotabunan.
ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar kegiatan klinik pembahasan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Boltim, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Modayag-Modayag Barat dan Tutuyan-Kotabunan, Rabu (08/12).
Kegiatan yang dilaksanakan di di Aula Swissbell Hotel Manado itu, dibuka langsung Bupati Sam Sachrul Mamonto serta turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Warokka, anggota DPRD, para asisten dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Boltim.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa RTRW adalah hasil perencanaan tata ruang yang berisikan tujuan, kebijakan, strategi pengembangan, penetapan rencana struktur ruang dan pola ruang wilayah.
“Penyusunan revisi dokumen RTRW, serta penyusunan RDTR kawasan Tutuyan-Kotabunan dan RDTR Modayag-Modayag Barat, bertujuan sebagai acuan penyusunan pola ruang, struktur, ketentuan pemanfaatan, peraturan zonasi dan untung menjaga konsistensi dan pengembangan wilayah perencanaan sesuai dengan RTRW Kabupaten,” kata Sachrul.
Bupati juga menegaskan, penetapan RTRW di Boltim harus segera di tuntaskan. “Segera ditetapkan dan langsung dikunci. Jangan lagi ada perubahan-perubahan, hanya karena kepentingan,” kata Sachrul.
Diakhir sambutannya, ia berharap kegiatan ini menjadi langkah penting dan strategis dalam upaya mendorong Kabupaten Boltim, khususnya dari segi regulasi, yang akan berdampak dalam pengambilan keputusan kebijakan pengelolaan segala sumber daya yang dimiliki secara legitimasi, dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
“Untuk kita semua yang hadir dalam kegiatan ini, agar dapat berkolaborasi secara maksimal dan optimal, sehingga dokumen yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara objektif demi kemajuan daerah ini,” pungkasnya. (*/guf)