Beranda blog Halaman 250

Antusias Warga Desa Moyag Ikuti Program Vaksinasi Sangat Tinggi

Salah satu warga desa Moyag mengacungkan jempol ketika sedang menerima suntikan vaksin dosis I.

ZONA KOTAMOBAGU – Antusiasme warga mulai dari lanjut usia, pelajar hingga masyarakat umum di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), sangat tinggi.

Pantauan media ini, pelayanan vaksinasi yang dibuka sejak pukul 08.00 Wita, puluhan warga mulai mendatangi lokasi vaksinasi yang digelar di Kantor Desa Moyag, Jumat (5/11).

Bahkan, hingga pukul 16.30 Wita masih banyak warga yang hendak mendapatkan vaksin dosis I dan dosis II masih mengantri ditempat duduk yang disediakan.

“Tadi masih banyak warga datang mendaftar. Namun karena pelayanan hanya sampai pukul 17.00 Wita, jadi yang belum terdaftar nanti mendapat pelayanan pada jadwal berikut,” kata Sekdes Moyag, Maskur Gumalangit.

Lanjutnya, dalam pelayanan vaksinasi Jumat (5/11) hari ini, total warga yang mendaftar sebanyak 243 orang. “Dari 243 orang yang mendaftar hanya 190 orang yang bisa menerima vaksin. 40 orang masih ditunda karena dalam pemeriksaan (screening) ada yang mengalami tekanan darah tinggi, kemudian memiliki riwayat penyakit hipertensi hingga sesak nafas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sesuai data laporan capaian vaksinasi dari Dinkes Kotamobagu per tanggal 3 November 2021, total warga yang sudah menerima vaksin di Desa Moyag sebanyak 576 orang. “Data itu belum termasuk yang sudah menerima vaksin hari ini,” tambahnya.

Adapun tenaga kesehatan yang diturunkan Dinkes Kotamobagu untuk melakukan pelayanan vaksinasi di Desa Moyag yakni tim PKM Kotobangon.

Sementara itu, dari laporan capaian vaksinasi masyarakat umum desa/kelurahan se-Kota Kotamobagu sesuai sasaran riil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), total capaian vaksinasi di Kota Kotamobagu per tanggal 3 November 2021, sebanyak 59.299 orang sudah divaksin dari total sasaran 97.253 orang atau sudah diangka 60,97 persen. (Advertorial)

Bahayakan Pengendara, Pohon Tua di Depan Rudis Wawali dan Kantor Diskominfo Dipangkas

Kepala DLH Kotamobagu, Bambang Irawan Ginoga turun langsung memotong cabang pohon yang ditebang di ruas jalan Ahmad Yani.

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 5 pohon tua yang ada di ruas jalan Ahmad Yani Kotamobagu, tepat di depan Rumah Dinas (Rudis) Wakil Wali Kota dan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dilakukan pemangkasan serta penebangan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Pantauan di lapangan, selain melibatkan pekerja dari Perkim, Kepala DLH Kotamobagu, Bambang Irawan Ginoga juga turun langsung memotong cabang pohon yang telah ditebang.

Menurut Kepala DLH, pemangkasan serta penebangan beberapa pohon tua di ruas jalan Ahmad Yani, karena dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara serta masyarakat yang melintas di ruas jalan tersebut.

“Pohon ini sudah tua. Banyak cabang kering dan itu bisa membahayakan pengendara serta warga yang melintas,” kata Bambang, Jumat (5/11).

Apalagi kata Bambang, saat ini sudah masuk musim penghujan serta angin kencang. “Untuk mengantisipasi akan bahaya yang timbul, makanya kita cepat melakukan pemangkasan dan penebangan pohon-pohon tua,” terangnya.

Selain itu, ditebangnya sejumlah pohon tua itu karena dinilai mulai merusak badan jalan, trotoar hingga saluran air. “Dampak lainnya ketika hujan turun air langsung meluap ke jalan,” urainya.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak memarkir kendaraan di bawah pohon yang dianggap berbahaya apalagi dalam kondisi cuaca hujan deras. “Kemudian juga saya mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran draenase dan daerah aliran sungai yang bisa mengakibatkan banjir,” harapnya. (guf)

Dukung Perlindungan Jamsos Pegawai non-ASN, Pemkot Kotamobagu Dapat Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan menerima piagam penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

ZONA KOTAMOBAGU – Mewakili Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, menerima penghargaan dari Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Penghargaan ini atas inisiatif dan dukungan dalam perlindungan Jaminan Sosial (Jamsos) Ketenagakerjaan bagi 1.449 Pegawai non-ASN di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo kepada Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, bersamaan dengan launching Kepesertaan Program Jamsos Ketenagakerjaan Bagi 180.000 Pekerja di Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (4/11).

Usai menerima penghargaan, Nayodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan yang selama ini banyak memberikan kontribusi positif bagi Pemerintah Kotamobagu.

“Penghargaan ini juga sebagai salah satu bukti bahwa Pemkot dimasa kepemimpinan TBNK intens memberikan perhatian atas keselamatan kerja dari masyarakat Kotamobagu, salah satunya pekerja Non ASN,” ucap Nayodo.

Ia pun berharap, penghargaan yang telah diperoleh dapat menjadi pemicu kinerja pemerintah daerah untuk kedepannya.

“Semoga dengan adanya penghargaan ini, dapat memicu semangat kerja-kerja positif dari Pemerintah Kota Kotamobagu,” harapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Novotel Manado ini, turut dihadiri Wakil Gubernur Sulut Drs Steven O.E. Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Sulut, dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Silangen, S.pB., Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, serta seluruh Kepala Daerah maupun perwakilan Se-Sulawesi Utara. (*/guf)

Pemkot Evaluasi Capaian PBB-P2, Retribusi Sampah dan Pelaksanaan Vaksinasi 33 Desa-Kelurahan

Rapat koordinasi Pemkot Kotamobagu bersama lurah dan sangadi se Kota Kotamobagu yang digelar di Balai Pertemuan Umum Kantor Desa Moyag.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Lurah dan Sangadi se-Kota Kotamobagu yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kamis (4/11).

Rapat tersebut dipimpin langsung Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu, Teddy Makalalag. Turut hadir Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), SKPD terkait, para Camat serta lurah/sangadi di 33 desa dan kelurahan se-Kota Kotamobagu.

“Tadi digelar rapat koordinasi bersama lurah dan sangadi, camat dan SKPD terkait di Kantor Desa Moyag. Kegiatan ini adalah agenda rutin setiap bulan,” kata Asisten I, Teddy Makalalag.

Menurutnya, dalam rakor itu juga dilakukan evaluasi terhadap realisasi capaian PBB-P2, retribusi sampah dan pelaksanaan vaksinasi. “Kemudian pertanggung jawaban akhir masa jabatan Sangadi serta urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” urainya.

Terkait realisasi PBB-P2, Teddy menyampaikan bahwa capaian masih rendah. Untuk itu, ia meminta kepada lurah dan sangadi dapat memaksimalkan penagihan dengan turun langsung ke rumah warga wajib pajak.

“Realisasi PBB-P2 baru diangka 56 persen. Kemudian retribusi sampah sudah 65,84 persen. Ini sudah memasuki bulan november, untuk itu diharapkan untuk terus memacu penagihan agar target 100 persen dapat tercapai,” harapnya.

Dirinya juga mengimbau kepada lurah, sangadi serta Camat sebagai ujung tombak untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa PBB-P2 merupakan kewajiban sebagai warga negara. “Yang belum lunas harus tetap ditagih. Ini juga demi kesejahteraan masyarakat Kota Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)

Soal Dugaan Pungli di Samsat Kotamobagu, ini Penjelasan Kasat Lantas dan Baur STNK

Suasana pelayanan di Kantor UPTD Samsat Kotamobagu.

ZONA HUKUM – Dugaan pungutan liar (Pungli) di Kantor Samsat UPTD Kotamobagu yang sempat viral beberapa waktu lalu, ditanggapi Bintara Urusan (BAUR) STNK, Aipda Irfan Korompot.

Aipda Irfan mengungkapkan, bahwa telah datang seseorang di kantor Samsat UPTD Kotamobagu yang hendak memperpanjang STNK mobil pribadinya dengan Nomor Polisi (Nopol) DB 1121 XX. Ketika ingin mengurus Dokumen kendaraan, si pemilik tak terima karena harus membayar Rp5 juta jika dirinya menggunakan Nopol yang lama.

“Siapa yang melakukan pungli? Di sini tidak ada. Karena ia (pemilik mobil) mau harus menggunakan nopol yang lama, sementara itu sudah diblokir dari Polda karena sebagai Nomor Pilihan (Nopil). Sedangkan Nopol yang ibu gunakan di kendaraan itu dari dealer, artinya kan bukan Nopil,” ungkap Irfan.

Dirinya juga menjelaskan, hal tersebut ada dalilnya. “Kalau Nopil, ada aturan dan perlu dibayar adalah Rp5 juta, dan itu aturan bukan kebijakan dari saya pribadi. Jadi kami menjalankan aturan berdasarkan PP 60 Tahun 2016 penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Polri,” tegas Irfan.

“Nopil itu misalnya ingin nomor sesuai dengan keinginan kita, contoh DB 112 K. Ada juga hanya satu angka, dan seterusnya sesuai permintaan,” sambungnya.

Daftar PNBP PP Nomor 60 tahun 2016.

Irfan mengatakan bahwa kejadian yang membuat pihaknya dituduh melakukan pungli, karena pemilik kendaraan bernopol DB 1121 XX, tetap menginginkan Nopol yang lama. “Jika ia ingin Nopil, maka langsung ke Polda dan bayar di sana biayanya. Tapi jika masyarakat tidak ingin Nopil, maka STNK saja yang dibayar, 200 ribu, dan kami akan mengeluarkan Nopol yang bukan Nopil,” urainya.

Selain itu, soal tuduhan meminta 250 ribu, Irfan menegaskan, bahwa itu juga tidak benar. “Tidak ada petugas Samsat yang menerima 250 ribu untuk membayar STNK. Dan ini ada buktinya bahwa yang dibayar oleh mereka adalah Rp200 ribu, STNK baru, dan pembayarannya itu langsung di Bank,” terang Irfan.

Tanda bukti pembayaran PNBP STNK yang disangkakan telah dibayar 250.000 kepada petugas Samsat Kotamobagu.

Sebelumnya, dilansir dari media online detotabuan.com, sumber yang memberikan keterangan dalam berita dugaan pungli di Kantor Samsat tersebut, meminta namanya tak dipublikasikan, berikut isi kutipannya: “Menurut keterangan petugas (Samsat, red) plat nomor yang saya gunakan lima tahun terakhir merupakan nomor pilihan, padahal pelat nomor ini didapatkan dari dealer, tidak dipesan secara istimewa,” ujarnya sembari meminta namanya tak dipublikasi.

“Sebagai contoh, dari sisi mana penentuan nomor polisi DB 1121 XX dianggap sebagai nomor cantik atau pilihan. Apalagi seluruh proses pembayaran pajak dan pembuatan STNK sudah dilalui sejak awal. Bahkan plat nomor DB 1121 XX sudah dicetak dan sudah ada ditangan oknum petugas,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu, AKP Novita Citra MR SIK, menerangkan bahwa sebelumnya yang bersangkutan belum mengerti soal PNBP.

“Hanya saja yang bersangkutan salah pengertian, yang disampaikan oleh petugas mengenai biaya PNBP karena yang bersangkutan masih menggunakan nopol lama, yang mana nopol tersebut tidak teralokasikan dan terblokir karena termasuk ke dalam Nopil. Dan apa yang disampaikan petugas sudah sesuai dengan perkap nomor 60 tahun 2016 tentang PNBP yang juga di dalam perkap tersebut sudah menjelaskan tentang biaya Nopil. Untuk saat ini yang bersangkutan juga ketika diberikan penjelasan kembali sudah paham dan mengerti sehingga permasalahan ini kami anggap sudah selesai,” ungkap Kasat Lantas.

Novita menambahkan, bahwa Nopil yang telah terblokir adalah wewenang Ditlantas Polda. “Jadi bukan Polres, atau Satlantas,” tandasnya. (*/guf)

Boltim FC Siap Jajal Liga 3, Seleksi Pemain Digelar 8-9 November

ZONA BOLTIM – Boltim FC siap ambil bagian dalam kompetisi Liga 3 Putaran Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Berbagai persiapan saat ini terus dimatangkan, termasuk membentuk tim lewat proses seleksi pemain yang akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

“Seleksi pemain kita rencanakan mulai Tanggal 8 November sampai 9 November yang akan dipusatkan di Lapangan Pondabo, Tutuyan. Setelah mendapatkan pemain sesuai kriteria dan kebutuhan tim, kita akan fokus pada program latihan,” kata Tim Pelatih Boltim FC, Harry Yahya.

Untuk seleksi pemain, ia mengungkapkan akan dilakukan secara terbuka. Adapun pemain-pemain yang akan diseleksi adalah kelahiran Tahun 1999, 2000, 2001 dan 2002. “Kita sudah punya kerangka tim, karena banyak anak-anak Boltim terutama kelahiran Tahun 1999 dan 2000 yang punya kualitas dan kemampuan yang bisa bersaing dengan pemain dari daerah lain. Kemudian kita juga akan memprioritaskan pemain kelahiran Tahun 2001 dan 2002, karena setelah Liga 3 ini kita akan fokus pada Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) tahun depan,” ungkapnya.

Tim Pelatih Boltim FC lainnya, Buyung Bororing, mengimbau pelatih maupun pengurus klub untuk bisa mengirimkan anak asuh masing-masing dalam seleksi Boltim FC. “Proses seleksi akan dilakukan secara profesional, dan bisa dipastikan anak-anak yang masuk dalam skuad Boltim FC adalah hasil seleksi dan benar-benar memiliki kemampuan,” ujarnya.

Boltim FC tergabung dalam Grup III bersama Persikokot Kotamobagu, Bintang Muda Matali, Persibom Bolaang Mongondow, Ulul Albab Ayong, Bolsel FC dan Persibolmut. Soal target, manajemen memasang target yang cukup rasional, yakni lolos ke babak selanjutnya. “Kita tahu bersama bahwa di Grup III terdapat beberapa tim kuat, tapi dengan kemampuan anak-anak Boltim kita yakin bisa bersaing dan optimis lolos putaran selanjutnya,” kata Anggota Exco PSSI Boltim, Rusmin Mamonto. (*/guf)

Wakil Ketua DPRD Minta Dinas PUPR Siapkan Masterplan Pembangunan Jalan dan Drainase

Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Syarifudin Mokodongan.

ZONA POLITIK — Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Syarifuddin Juaedi Mokodongan, menyarankan pihak eksekutif dalam hal ini Dinas PUPR Kotamobagu, agar melakukan perencanaan yang matang dalam setiap program pembangunan di Kota Kotamobagu.

“Kami mendorong menyiapkan masterplan, agar supaya setiap proses pembangunan di Kota Kotamobagu bisa berjalan sesuai dengan perencanaan, bukan terkesan tiba saat tiba akal,” kata Syarifudin kepada sejumlah awak media, ditemui usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas PUPR, Selasa (2/11).

Menurut Syarifudin, masterplan sebagai tahap perencanaan merupakan hal paling penting dalam setiap pembangunan, karena berkaitan erat antara satu dengan lainnya.

“Pembangunan itu harus didasari masterplan yang jelas, perencanaan yang jelas, karena akan terkonek satu dengan yang lain. Ini yang belum ada di Kotamobagu. Kotamobagu belum memiliki masterplan untuk pembangunan jalan dan drainase,” ujarnya.

Ditambahkan, dalam pembangunan jalan harus memperhatikan jalur drainase langsung ke daerah aliran sungai, bukannya salah arah ke pemukiman warga.

“Jadi itu harus direncanakan agar jelas. Perencanaan secara utuh untuk pembangunan jalan dan drainase di Kotamobagu itu harus ada karena ada keterkaitan satu dengan lainnya, itu yang kita minta kepada mitra kerja kita,” tandasnya. (guf)

Sekda Minta Lurah-Sangadi Turun Langsung ke Rumah Wajib Pajak

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo.

ZONA KOTAMOBAGU – Hingga memasuki November tahun 2021, capaian realisasi Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) di 33 desa-kelurahan di Kota Kotamobagu baru berada diposisi 54,54 persen dari ketetapan pokok PBB-P2 Rp6.309.692.865.

Melihat capaian PBB-P2 yang masih terbilang rendah ini, Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, meminta kepada Sangadi dan Lurah untuk terus maksimal melakukan penagihan di lapangan, jika bisa kunjungi rumah wajib pajak di masing-masing wilayah.

“Saya minta Sangadi Lurah turun langsung ke rumah-rumah wajib pajak. Bagaimana caranya masyarakat wajib pajak bisa melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan,” tegasnya.

Bahkan kata Sekda, capaian target PBB-P2 di masing-masing Desa dan Kelurahan harus 100 persen. “Jika perlu, realisasinya 100 persen tahun ini,” jelasnya.

Untuk itu, Sekda juga meminta masyarakat melakukan pembayaran pajak. Karena pajak yang dibayarkan untuk pembangunan daerah, dan juga untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kotamobagu.

“Ayo bayar pajak. Dengan membayar pajak, kita ikut mendorong kemajuan pembangunan dan kesejahteraan,” pungkas Sekda. (*/guf)

Khasiat Teruji, Obat Ayam Turun Urat Produksi BTF Kotamobagu Mulai Diminati

ZONA EKONOMI – Bangkok Totabuan Farm (BTF) Kotamobagu adalah salah satu peternakan ayam bangkok ternama, yang terletak di Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Peternakan tersebut milik jurnalis Konni Balamba. Belakangan, kabar terbaru bahwa BTF Kotamobagu saat ini, tak hanya memproduksi ayam Bangkok tarung.

Bahkan, BTF kini telah mengeluarkan atau menciptakan obat untuk penyakit ayam turun urat. “Produk ini sudah beberapa bulan lalu kita gunakan dan diuji. Alhamdulillah hasil dan khasiatnya sangat ampuh. Sudah ada beberapa ayam teman-teman sembuh menggunakan obat ini,” ungkap owner BTF Kotamobagu Konni Balamba.

Lanjutnya, setelah lolos testimony, barulah obat tersebut dipasarkan. “Kita pasarkan baru satu minggu ini tapi lumayan untuk penjualannya. Banyak yang minat karena khasiatnya. Produk ini berbeda dengan obat ayam turun urat yang diproduksi oleh perusahaan lain. Yang pasti produk ini istimewah bagi kami,” jelasnya.

Tambah Konni, untuk cara pengobatannya, tidak membutuhkan waktu lama. “Bentuknya kapsul, dalam satu bungkus berisi 3 kapsul untuk waktu pengobatan hanya 3 hari. Biasanya, jika penyakit tidak terlalu parah, hanya sampai 2 kapsul atau 2 hari dikasi minum, ayam sudah bisa berdiri atau jalan,” jelasnya.

Yang pasti kata Konni, obat mereka diracik oleh orang-orang yang berpengalaman dalam dunia apoteker. “Untuk saat ini sudah tersedia di beberapa toko pakan di wilayah Kotamobagu. Luar daerah kita bisa bantu kirim,” tandasnya. (*/guf)

Dinas PUPR Pastikan Seluruh Program Kegiatan Selesai Desember

Claudy Mokodongan.

ZONA KOTAMOBAGU – DPRD Kotamobagu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait realisasi program kegiatan serta serapan anggaran sepanjang triwulan I-III tahun 2021.

RDP yang digelar di Aula Kantor Dinas PUPR itu dipimpin Ketua Komisi II Jusran Deby Mokolanut, dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Syarifuddin Mokodongan, anggota DPRD Adrianus Mokoginta, Suryadi Baso dan Suharsono Marsidi.

Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan mengatakan, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi II dan pimpin DPRD itu, ada beberapa masukan untuk program kegiatan tahun 2021 yang saat ini masih sedang berlangsung proses pembangunannya.

“Insya allah seluruh program kegiatan tahun ini selesai hingga desember. Dan kami juga masih menunggu jadwal dari pihak DPRD untuk kunjungan lapangan nanti dalam rangka meninjau progres pembangunan SPAM di Desa Poyowa Kecil,” kata Claudy, Selasa (2/11).

Menurutnya, dalam pertemuan itu juga membahas apa saja yang menjadi kendala dan dibutuhkan Dinas PUPR untuk tahun anggaran 2022. “Seperti tadi ada masukan untuk RTRW, kemudian masterplan untuk diprioritaskan tahun depan. Ada juga aspirasi dari masyarakat melalui DPRD untuk diprioritaskan dan masukan-masukan ini akan kita akomodir dalam anggaran tahun depan,” ungkapnya.

Adapun untuk proyek yang realisasinya baru berjalan 65 persen, kata Claudy, itu hanya secara di dalam kertas tapi untuk progres pekerjaan di lapangan sudah 80 sampai 90 persen. “Jadi tinggal proses finishing. Inshaallah seluruh program pembangunan untuk tahun anggaran 2021 ini akan segera selesai. Jika tidak selesai akan berdampak dan berpengaruh dalam penyusunan anggaran tahun 2022,” terangnya.

Claudy juga mengatakan, proyek yang masih sementara berjalan tinggal dua yakni, SPAM Poyowa Kecil dan pembangunan eks Kantor Bupati. “Kalau untuk proyek pengerjaan jalan Kartini itu masuk di APBD perubahan dan saat ini sudah masuk dalam proses lelang. Kemudian penyelesaian pembangunan jembatan Matali, jembatan jalan baru yang menghubungkan Motoboi Besar-Bongkudai, jembatan Yantaton di perkuburan Raja Loloda Mokoagow penghubung kelurahan Motoboi Besar-Matali. Jadi tiga paket proyek ini dianggarkan dalam APBD Perubahan dan sudah masuk dalam tahap lelang,” jelasnya.

Dalam RDP itu, Dinas PUPR juga menyampaikan ucapan terima kasih atas masukan-masukan yang baik dari pihak DPRD Kotamobagu. “Harapan kami, ke depan Dinas PUPR akan lebih baik lagi untuk pembangunan Kota Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)