ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) membutuhkan sekira 500 petugas kesehatan untuk memaksimalkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Usulan penambahan tenaga kesehatan melalui rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah dilakukan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB) sejak beberapa waktu lalu. Selanjutnya, pihak Pemkot tinggal menunggu informasi soal perekturan CPNS.
“Belum ada informasi, kita masih menunggu dari pusat. Mudah-mudahan tahun ada perekrutan CPNS karena kita di sini masih kekurangan pegawai. Kita usulkan 851 pegawai, termasuk didalamnya tenaga kesehatan yang dipersiapkan di rumah sakit,” kata Sekretaris Kota, Adnan Massinae.
Kepala Tata Usaha RSUD, Rutman Lantong, mengungkapkan operasional RSUD harus ditunjang dengan infrastruktur, alat kesehatan serta tenaga medis. “Gedung baru rumah sakit ini harus diisi oleh dokter dan perawat. Sekarang ini kita masih kekurangan. Tapi sudah diusulkan ke BKPP termasuk tenaga dokter spesialis,” ungkapnya.
Infrastruktur di rumah sakit yang berada di Kelurahan Pobundayan itu sudah memadai. Demikian juga dengan alat kesehatan. Beberapa pekan lalu, dua gedung baru berkapasitas 300 kamar sudah mulai difungsikan.
“Rumah sakit ini dipersiapkan menjadi rujukan di wilayah Bolmong Raya dan daerah sekitar lainnya. Sehingga itu kita terus berbenah, mulai dari infrastruktur, alat kesehatan serta tenaga medis,” tambahnya. (ads/gito)
TINGKATKAN KEMAMPUAN: Sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator mengikuti assessment yang difaslilitasi Kantor Regional XI BKN Manado. Tampak kegiatan tersebut.
ZONA KOTAMOBAGU – Sembilan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) mengikuti asessment atau penilaian potensi dan kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama, yang difasilitasi Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado, mulai Senin (27/8) hingga Rabu (29/8), di Manado.
Ke-sembilan pejabat tersebut terdiri empat pejabat pimpinan tinggi pratama, yakni; Adnan Massinae, Muhammad Agung Adati, Sande Dodo dan Rukmi Simbala. Sedangkan lima lainnya adalah pejabat administrator, masing-masing; Sugiarto Yunus, Muhammad Yahya, Adrianus Manoppo, Edo Mopobela dan Imran Golonda.
Asessment itu dilaksanakan sebagai salah satu syarat dalam seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JPT). Seperti diketahui, di lingkungan Pemkot Kotamobagu, masih ada sejumlah jabatan yang belum definitif yakni jabatan eselon 2a atau posisi Sekretaris Daerah dan 2b untuk jabatan kepala dinas/badan.
“Pemetaan kompetensi dan potensi oleh BKN ini diikuti pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator yang belum atau sudah dua tahun keikutsertaannya. Di Pemkot uang sudah pernah ikut adalah saya sendiri, Kadis Pariwisata Agung Adati, Kadis PU Sande Dodo dan Kadis Pendidikan Rukmi Simbala. Sisanya itu adalah pejabat administrator,” kata Sekda Adnan Massinae.
Kegiatan itu dibuka Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan diikuti para pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator se-wilayah kerja Kantor Regional XI BKN Manado. (ads/gito)
Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read.
Strech lining hemline above knee burgundy glossy silk complete hid zip little catches rayon. Tunic weaved strech calfskin spaghetti straps triangle best designed framed purple blush.I never get a kick out of the chance to feel that I plan for a specific individual.
Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.
On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. I am alone, and feel the charm of existence in this spot, which was created for the bliss of souls like mine. I am so happy, my dear friend, so absorbed in the exquisite sense of mere tranquil existence, that I neglect my talents.
But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.
A busy man keeps working while he waits. | Image: Unsplash
Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia.
A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame. It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer.
Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad. “How about if I sleep a little bit longer and forget all this nonsense”, he thought, but that was something he was unable to do because he was used to sleeping on his right, and in his present state couldn’t get into that position. However hard he threw himself onto his right, he always rolled back to where he was.
The will to win, the desire to succeed, the urge to reach your full potential these are the keys that will unlock the door to personal excellence.
One morning, when Gregor Samsa woke from troubled dreams, he found himself transformed in his bed into a horrible vermin. He lay on his armour-like back, and if he lifted his head a little he could see his brown belly, slightly domed and divided by arches into stiff sections.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.
His room, a proper human room although a little too small, lay peacefully between its four familiar walls. A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame.
It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer. Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) menyalurkan bantuan 1.650 ribu ekor itik petelur kepada tiga kelompok ternak untuk dikembangkan. Penyalurannya akan segera dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.
Kepala Dispertanak, Muljadi Suratinoyo, mengatakan tiga kelompok penerima bantuan tersebut berada di Kelurahan Tumubuy, Kotamobagu dan Genggulang. Setiap kelompok katanya akan mendapatkan 550 ekor untuk dikembangkan. “Penyalurannya dalam waktu dekat ini,” katanya.
Ia mengungkapkan, pemberian bantuan itu bertujuan untuk mengembangkan produksi unggas jenis itik di Kota Kotamobagu, dengan sasaran meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya para peternak.
“Kita harap kelompok penerima bantuan ini dapat memanfaatkannya dengan baik. Itik yang diberi harus dipelihara dengan baik agar bisa berkembang. Selanjutnya itik ini bisa dijual dan mendatangkan keuntungan,” ungkapnya.
Ia mengakui, minat masyarakat untuk beternak unggas jenis itik ini masih sangat kurang. Sebagian besar katanya lebih memilih ayam sebagai objek usaha peternakan. Oleh karena itu, pihaknya memberi rangsangan ke para peternak agar bisa mengembangkan itik sebagai salah satu sektor usaha.
“Sekarang ini ada yang memelihara itik walaupun masih kategori usaha rumahan. Dengan diberikan bantuan ini, kita harap kedepannya usaha ini berkembang dan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat,” ujarnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) berencana mengunjungi rumah-rumah warga yang belum merekam Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal itu bertujuan agar semua wajib KTP bisa segera terekam dan mengantongi kartu identitas tersebut.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Ruslan Aditya Malah, mengungkapkan saat ini masih ada sekira 6.009 dari 91.903 wajib KTP yang belum merekam e-KTP. Dari jumlah itu, ada 130 diantaranya yang masih berstatus pelajar dan sisanya berusia di atas 17 tahun.
“Kami berinisiatif turun ke desa dan kelurahan kemudian mengunjungi tiap rumah warga yang belum merekam KTP atas fasilitasi sangadi dan lurah masing-masing,” ungkapnya.
Lanjutnya, sebelumnya pihaknya juga sudah turun ke tiap desa dan kelurahan untuk melayani perekaman e-KTP. Namun demikian, masih ada warga yang belum berkesempatan mendatangi kantor desa atau kantor kelurahan tempat pelayanan perekaman.
“Untuk kali ini bukan lagi di balai desa dan kantor kelurahan, tapi langsung ke rumah yang bersangkutan. Kita harap juga ada kerja sama dari para sangadi dan lurah untuk melakukan pendampingan di lapangan,” ujarnya.
Kepala Dukcapil, Virginia Olii, berharap upaya door to door ke tiap rumah warga dapat memaksimalkan perekaman e-KTP dan semua warga khususnya yang berusia di atas 17 tahun segera memiliki e-KTP. “KTP ini adalah dokumen penting. Setiap warga negara yang sudah berusia 17 tahun ke atas wajib memilikinya,” harapnya. (ads/gito)
Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read.
Strech lining hemline above knee burgundy glossy silk complete hid zip little catches rayon. Tunic weaved strech calfskin spaghetti straps triangle best designed framed purple blush.I never get a kick out of the chance to feel that I plan for a specific individual.
Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.
On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. I am alone, and feel the charm of existence in this spot, which was created for the bliss of souls like mine. I am so happy, my dear friend, so absorbed in the exquisite sense of mere tranquil existence, that I neglect my talents.
But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.
A busy man keeps working while he waits. | Image: Unsplash
Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia.
A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame. It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer.
Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad. “How about if I sleep a little bit longer and forget all this nonsense”, he thought, but that was something he was unable to do because he was used to sleeping on his right, and in his present state couldn’t get into that position. However hard he threw himself onto his right, he always rolled back to where he was.
The will to win, the desire to succeed, the urge to reach your full potential these are the keys that will unlock the door to personal excellence.
One morning, when Gregor Samsa woke from troubled dreams, he found himself transformed in his bed into a horrible vermin. He lay on his armour-like back, and if he lifted his head a little he could see his brown belly, slightly domed and divided by arches into stiff sections.
A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.
His room, a proper human room although a little too small, lay peacefully between its four familiar walls. A collection of textile samples lay spread out on the table – Samsa was a travelling salesman – and above it there hung a picture that he had recently cut out of an illustrated magazine and housed in a nice, gilded frame.
It showed a lady fitted out with a fur hat and fur boa who sat upright, raising a heavy fur muff that covered the whole of her lower arm towards the viewer. Gregor then turned to look out the window at the dull weather. Drops of rain could be heard hitting the pane, which made him feel quite sad.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian dan Perikanan baru saja menyalurkan bantuan 44 ribu bibit ikan patin kepada 11 kelompok budidaya ikan. Bantuan tersebut diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas serta menjadikan Kota Kotamobagu sebagai sentra pengembangan ikan patin.
“Setiap kelompok dapat empat ribu bibit,” kata Kepala Bidang Perikanan, Anto Mamonto.
Ia mengakui, ikan patin merupakan jenis ikan yang baru akan dibudidadayakan di Kota Kotamobagu. Mayoritas masyarakat katanya lebih memilih ikan jenis nila dan mas. “Kita coba terobosan baru dengan membudidayakan ikan patin di sini. Kualitas dan rasa ikan ini juga tak kalah dengan ikan air tawar lainnya,” ujarnya.
Dijelaskannya, bibit ikan patin yang diserahkan ke 11 kelompok budidaya ikan itu didatangkan dari Sukabumi. Di daerah yang berada di Provinsi Jawa Barat itu katanya ikan patin berkembang biak dengan cepat. “Kalau di sini proses kembang biak ikan patin harus melalui proses penyuntukan agar bisa berkembang biak dengan cepat. Ikan ini bisa dipanen diumur lima sampai delapan bulan. Tapi jika dia berproduksi bisa sampai dua tahun,” jelasnya.
Kelompok penerima bantuan mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengembangkan ikan patin di Kota Kotamobagu. “Dulu saya pernah membudidaya ikan patin, tapi terkendala makanannya yang mahal sehingga sempat terhenti. Dengan adanya bantuan ini, tentu menjadi semangat baru bagi kami untuk kembali dan akan terus membudidayakan ikan patin ini,” sebut Abdul Rahman, Ketua Kelompok Budidaya Ikan di Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) berencana menerapkan portal parkir elektronik di wilayah pusat kota. Hal itu dimaksudkan untuk lebih menertibkan sistem perparkiran khususnya di pusat perkotaan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan, Hisam Paputungan, mengatakan pihaknya saat ini sedang mengkaji penerapan sistem parkir tersebut. “Sebelum diterapkan, tentu harus dikaji dan mempertimbangkan segala hal, seperti akses masuk-keluar, area parkir dan termasuk juga nomenklaturnya. Mudah-mudahan semua berjalan dan sesuai yang kita rencanakan,” katanya.
Lanjutnya, pihaknya akan mendatangkan konsultan yang ahli di bidang itu untuk bersama-sama melakukan kajian penertapan protal parkir elektronik tersebut. “Kita perlu melibatkan pihak yang berkompeten. Agar efek positif dan negatifnya bisa kita ketahui. Termasuk juga kita akan meminta saran dan masukan dari masyarakat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pihaknya harus memikirkan terlebih dahulu dampak yang timbul akibat dari penerapan parkir dengan sistem elektronik. “Kita akan sesuaikan semuanya. Jika dari hasil kajian nanti tidak memungkinkan untuk dipasang portal, maka berpotensi menimbulkan kemacetan yang cukup parah, maka tentu kita harus menyesuaikan dengan hasil kajian itu,” ungkapnya.
Kepala Dishub, Nasli Paputungan, mengungkapkan sistem parkir elektronik saat ini baru diterapkan di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berada di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan. “Kalau di rumah sakit itu jelas, karena ada area parkirnya. Di pusat kota ini yang sedang kita kaji. Layak atau tidak semua tergantung hasil kajian nanti,” tambahnya. (ads/gito)
TINGKATKAN PELAYANAN: Pemkot membangun Puskesmas Rawat Inap di Kelurahan Kotobangon. Tampak walikota meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menaruh perhatian serius terhadap pengembangan sektor kesehatan. Selain infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM), alat kesehatan (alkes) penunjang operasional juga terus diupayakan untuk ditingkatkan. Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, dialokasikan anggaran sebesar Rp7,9 miliar untuk pengadaan alkes.
Kepala Seksie Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan, Eriyani Potabuga, mengataan pengadaan alkes tersebut untuk memenuhi kebutuhan fasilitas di lima Puskesmas. “Anggaran 7,9 miliar itu kita fokuskan untuk UGD (Unit Gawat Darurat), alat untuk rawat inap, KIA KB dan lainnya. Nantinya setiap Puskesmas akan diberika satu set alkes,” katanya.
Ia mengungkapkan, khusus tiga Puskesmas Rawat Inap, yakni Puskesmas Motoboi Kecil, Gogagoman dan Kotobangon akan diberikan alkes khusus yang menunjang operasionalnya. “Alat di Puskesmas Rawat Inap berbeda dengan yang bukan rawat inap,” ungkapnya.
Ia berharap, kehadiran alkes tersebut dapat ikut meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ke masyarakat. “Kita harap pelayanan harus terus ditingkatkan,” harapnya. (ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara dijadwalkan akan berangkat ke Australia, Sabtu (25/8). Di Negeri Kanguru itu, Tatong datang bersama Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow serta rombongan Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) untuk mempelajari pengembangan sistem pertanian dan peternakan.
“Kami akan ke Rockhamton. Itu adalah kota daging di Australia,” kata Tatong.
Dalam kunjungan itu, Tatong mengungkapkan pihaknya juga akan menjajaki kerja sama pengembangan sektor pertanian dan peternakan. Khusus peternakan sapi katanya, saat ini telah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
“Mudah-mudahan mendapat sambutan positif seperti bantuan bibit atau juga pendampingan kepada petani atau peternak. Khusus ternak sapi, di sana kualitasnya baik. Kita akan jajaki kerja sama dengan mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, jelang kunjungan Tatong Bara ke Australia, ijin tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sudah diurus terlebih dahulu oleh pihak Wantimpres. Dalam surat permohonan ijin nomor B-14/Wantimpres/D.09TU.002/08/2018tertanggal 3 Agustus itu, tercantum permohonan ijin untuk turut serta dalam kunjungan Wantimpres ke luar negeri. Dalam surat itu juga, tertuang bahwa kunjungan Tatong Bara dan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow adalah satu-satunya bupati dan walikota di Indonesia yang ikut dalam rombongan itu. (ads/gito)