Beranda blog Halaman 581

Juni, Tower A dan B RSUD Kotamobagu Diresmikan

Kondisi terkini bangunan tower A dan B RSUD Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus menggenjot penyelesaian pembangunan ‘gedung kembar’ atau Tower A dan B Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu. Saat ini, sedang berproses pembangunan sarana dan prasarana penunjang seperti gedung ICCU, ruang radiologi, laboratorium dan ruang pemulasaran jenazah di gedung empat lantai berkapasitas 300 kamar itu.

“Peresmian gedung rencananya Bulan Juni. Soalnya tanggalnya belum pasti karena masih menunggu ketersediaan alat kesehatan, termasuk kesiapan instalasi listrik. Saat diresmikan gedung ini sudah langsung digunakan,” kata Humas RSUD, Gunawan Ijom.

Lanjutnya, kehadiran ‘gedung kembar’ diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat soal infrastruktur kesehatan yang selama ini masih menjadi kendal bagi masyarakat di wilayah Bolmong Raya. “Rumah sakit ini dipersiapkan sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Bolmong Raya. Mudah-mudahan semua terakomodir di sini sehingga tak jauh-jauh lagi ke Manado,” harapnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga sudah mengajukan usulan penambahan tenaga medis ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk ditindaklanjuti ke Kementrian Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB). “Kita sudah usulkan penambahan tenaga medis, termasuk dokter umum dan dokter spesialis,” tambahnya.

Seperti diketahui, BKPP telah mengajukan usulan penambahan pegawai ke KemenPAN-RB beberapa waktu lalu. Ada 800 formasi yang diusulkan termasuk didalamnya tenaga kesehatan. (ads/gito)

BPBD Kenalkan Potensi Bencana ke Anak SD

Sosialisasi pengenalan resiko bencana terhadap anak SD yang dilaksanakan BPBD di SDN I Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu bekerja menggadeng BPBD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengenalkan resiko bencana kepada anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD). Hal itu dilakukan guna memberi pengetahuan dan pemahaman kepada anak-anak terkait ancaman maupun jenis bencana yang ada di lingkungan sekitar.

“Anak-anak perlu tahu bagaimana cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana. Sebab, bencana alam ini bisa terjadi kapan dan dimana saja tanpa kita ketahui terlebih dahulu,” kata Kepala BPBD, Refly Mokoginta, saat sosialisasi pengenalan resiko bencana di SDN 1 Kotamobagu, Kamis (5/4).

Ia mengungkapkan, ada beberapa wilayah di Kota Kotamobagu masuk masuk kawasan rawan bencana, seperti banjir maupun tanah longsor. “Ini yang harus diketahui anak-anak, terutama bencana banjir. Saat hujan turun anak-anak suka mandi hujan padahal tanpa disadari itu bisa mengancam keselamatan mereka apa terlebih jika berada di pinggir sungai,” ungkapnya.

Lanjutnya pihaknya juga mengajak anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai. Selain berdampak pada pencemaran air sungai, juga dapat berpotensi terjadi banjir. “Harus ditanamkan sejak dini bahwa tidak boleh membuang sampah di sungai,” ujarnya. (ads/gito)

Pemkot Tambah 15 Unit Alat e-Tax

Ilmar Rusman

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak. Berbagai upaya terus dilakukan, termasuk menambah alat e-Tax yang akan dipasang disejumlah rumah makan, hotel dan tempat hiburan.

Kepala Bidang Penetapan, Ilmar Rusman, mengungkapkan tahun ini pihaknya akan kembali menambah alat e-Tax produk terbaru dengan kualitas yang lebih baik dari yang dimiliki saat ini.

“Dokumen lelang sudah kita serahkan ke ULP, tapi itu akan direvisi lagi. Karena kami mendapat informasi ada alat terbaru yang lebih kualitasnya lebih baik,” ungkapnya.

Dijelaskannya, anggaran pengadaan alat e-Tax sebesar Rp270 juta untuk 15 unit.

“Kita masih menunggu launching alat itu. Ketersediaan anggaran tidak merubah jumlah yang akan kita tambah. Kemudian dalam pertanggungjawabannya nanti sudah mudah karena hanya satu pihak penyedia saja. Berbeda dengan tahun lalu, ada dua penyedia,” jelasnya.

Ia berharap, dengan akan ditambahnya alat e-Tax tersebut penarikan PAD dari sektor pajak bisa lebih meningkat.

“Dengan ditambahnya alat e-Tax, kita harap PAD dari sektor pajak bisa lebih meningkat lagi,” harapnya.

Seperti diketahui, penggunaan alat e-Tax disejumlah tempat usaha dimulai pada 2017 lalu. Ada 25 unit yang dipakai di 25 tempat usaha. Hasilnya, PAD dari sektor naik signifikan dan terealisasi melebihi dari target yang ditetapkan. (ads/gito)

Penerimaan PKB dan BBNKB Dorong Percepatan Pembangunan

Sosialisasi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan PKB dan BBNKB di Aula Rumah Dinas Walikota.

ZONA KOTAMOBAGU – Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi salah satu sektor pendapatan daerah. Oleh karena itu, masyarakat diminta taat membayar pajak kendaraannya.

Hal ini dikatakan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, pada sosialisasi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan PKB dan BBNKB di Aula Rumah Dinas Walikota, Rabu (4/4).

Menurutnya, penerimaan pajak dari sektor PKB dan BBNKB dapat mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Penerimaan ajak kendaraan menjadi salah satu pendapatan yang ikut mendorong pembangunan. Prosedurnya penagihannya ditagih melalui Samsat kemudian dikembalikan lagi ke daerah,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia meminta para camat, lurah dan kepala desa untuk mendorong masyarakat agar taat membayar pajak kendaraannya.

“Saya harap ini harus ditindaklanjuti ke masyarakat yang ada di desa dan kelurahan masing-masing,” imbaunya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala UPTD Samsat Kotamobagu-Bolsel, Kepala Operasional Jasa Raharja Sulut, Kasat Lantas Polres Bolmong, para camat, lurah dan kepala desa se-Kota Kotamobagu. (ads/gito)

Satpol PP Ultimatum Pemilik Warnet

Dolly Zulhadji

ZONA KOTAMOBAGU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengultimatum semua pemilik warnet di Kota Kotamobagu untuk tidak menerima pengunjung khususnya para pelajar disaat jam belajar sedang berlangsung.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Dolly Dzulhadji, mengatakan pihaknya sudah memberi penegasan kepada semua pemilik warnet dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak menerima anak sekolah disaat jam belajar. Jika tak diindahkan, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan memberi sanksi kepada pemilik warnet tersebut.

“Kita harap ada kerja sama dari para pemilik warnet dengan tidak lagi menerima pengunjung dari kalangan siswa di pagi sampai siang hari atau saat jam belajar,” kata Dolly.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan rutin melakukan razia termasuk di warnet-warnet.

“Kalau ada yang kedapatan pasti akan kita tindaklanjuti. Pemilik warnet akan diberi sanksi, kemudian siswanya akan kita bawa untuk diberi pembinaan,” ungkapnya.

Disisi lain, ia berharap ada kerja sama dari semua sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswanya masing-masing.

“Pengawasan harus terus ditingkatkan. Peran guru di sekolah dan orang tuan di rumah sangat penting. Harus ada koordinasi antara kedua pihak,” harapnya. (ads/gito)

Promosikan Produk Unggulan Daerah, Dinas Kominfo Siapkan Akun Kotamobagu Market

ahmad yani umar
Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus berinovasi. Setelah sukses dengan berbagai aplikasi layanan publik dan layanan pemerintah, kini Pemkot melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sedang merancang sebuah akun facebook dan instagram yang diberi nama Kotamobagu Market. Akun tersebut berfungsi untuk mempromosikan berbagai produk unggulan daerah.

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, akun facebook dan instagram itu sedang dalam perampungan. Dalam beberapa hari kedepan katanya sudah aktiv dan langsung dioperasikan. Pembuatan akun Kotamobagu Market itu katanya bertujuan untuk mempromosikan berbagai produk unggulan daerah, seperti kacang goyang, kue kolombeng, kopi kotamobagu dan sebagainya.

“Di situ akan dicantumkan nama produk, alamat dan nomor telepon, sehingga masyarakat yang membutuhkannya bisa dengan mudah mendapatkan informasi. Cukup hanya dengan mengunjungi akun Kotamobagu Market di facebook atau instagram,” katanya, kemarin.

Ia meyakini, kehadiran akun Kotamobagu Market tersebut dapat membantu para pelaku usaha dalam memasarkan produk usahnya masing-masing.

“Dengan akun ini pelaku usaha maupun usaha sangat terbantukan,” sebutnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. “Kota Kotamobagu road to smart city. Sehingga itu kita terus berbenah mulai dari sekarang,” tambahnya. (ads/gito)

UNBK Tingkat SMP Siap Digelar

Rukmi Simbala

ZONA KOTAMOBAGU – Ujian Nasional Berbasil Komputer (UNBK) akan dilaksanakan Senin (23/4) hingga Kamis (26/4) mendatang. Saat ini, Dinas Pendidikan terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaannya.

Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala, mengatakan semua sekolah di Kota Kotamobagu akan melaksanakan UNBK. Namun dari semua SMP sederajat, hanya tiga diantaranya yang mandiri atau melaksanakan UNBK dengan fasilitas sendiri, yakni SMP Kristen, SMP Katolik dan SMP Negeri 1.

“Hanya tiga itu yang mandiri. Yang lain ujian di beberapa SMK yang memiliki fasilitas penunjang seperti komputer, jaringan dan lainnya,” kata Rukmi.

Ia mengaku, pihaknya sudah siap menyelenggarakan UNBK tahun ini. Berbagai persiapan telah dilakukan termasuk melakukan simulasi UNBK beberapa waktu lalu.

“Ujiannya mulai tanggal 23 April. Insya allah pelaksanaannya berjalan lancar dan semua peserta bisa mendapatkan hasil yang memuaskan,” sebutnya.

Ditambahkannya, UNBK tahun ini diikuti 2.352 peserta yang terdiri dari 1.107 orang dan 1.245 perempuan orang.

“Itu untuk SMP. Kemudian untuk MTs ada 2.740 peserta, laki-laki 1.302 orang dan perempuan 1.438 orang,” tambahnya.

Kepala SMP Negeri I Kotamobagu, Hendra Mokoagow, mengungkapkan pihaknya telah tiga kali melakukan simulasi dan diikuti semua 301 peserta ujian tahun ini.

“Simulasi itu kita lakukan untuk memantapkan persiapan ujian. Apalagi ini menggunakan komputer sehingga semua siswa diajari cara pengisian data dan lainnya,” ungkapnya. (ads/gito)

Pemkot Tunggu Jadwal Audit Rinci

Syair Lentang

ZONA KOTAMOBAGU – Dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) telah diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Senin (2/4). Selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) tinggal menunggu jadwal dari para auditor untuk mengaudit LKPD Tahun 2017.

“Hari ini (kemarin, red) jam 2 akan diserahkan ke BPK. Setelah itu kita tinggal tunggu jadwal (audit) dari mereka (BPK). Terinformasi pada awal Bulan April ini,” kata Kepala Inspektorat, Syair Lentang.

Ia mengungkapkan audit rinci oleh BPK akan dilakukan selama 40 hari. Setelah audit tersebut katanya BPK akan mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang didalamnya memuat opini atas pengelolaan keuangan Pemkot tahun anggaran sebelumnya. “Kemungkinan auditnya sampai Bulan Mei, dan Bulan Juni LHP-nya keluar,” ungkapnya.

Ia optimis, Pemkot bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK tahun ini. “Insya allah kita bisa mendapat WTP untuk ke-lima kalinya secara berturut-turut,” sebutnya. (ads/gito)

Warga Minta Pemkot Razia Ikan Kaleng

Herman Aray
Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Temuan ikan kaleng berbagai merk yang diduga mengandung parasit cacing disejumlah daerah, sepertinya menjadi momok bagi warga khususnya ibu rumah tangga di Kota Kotamobagu. Selain berhenti membeli dan mengkonsumsi ikan kaleng pasca mendapat kabar tersebut, warga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) segera melakukan razia di pusat perbelanjaan.

“Pemerintah harus turun melakukan razia, karena sekarang ini sudah heboh bahwa ikan kaleng itu mengandung cacing. Harus ada upaya dari pemerintah agar ada jaminan kenyamanan bagi kami sebagai konsumen,” kata Fira Mokoagow, warga Kelurahan Sinindian.

Ia mengakui, dirinya tidak lagi membeli setelah mendapat informasi ada parasit cacing di dalam ikan kaleng.

“Meskipun di Kotamobagu ini belum ada temuan begitu, tapi untuk sementara ini belum mau membelinya,” sebutnya.

Menanggapinya, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, mengaku pihaknya akan segera turun merazia semua tempat penjualan ikal kaleng di Kota Kotamobagu.

“Hari ini (kemarin, red) kita akan turun rapat bersama Dinas Kesehatan dan Satpol PP untuk membicarakan teknisnya di lapangan seperti apa. Rencananya besok (hari ini, red) kita akan turun,” ujarnya. (ads/gito)

Walikota Serahkan LKPD ke BPK

Penjabat Walikota, Muhammad Mokoginta, menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2017 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, Senin (2/4). Dokumen LKPD tersebut diterima Kepala BPK Perwakilan Sulut, Drs Tangga Muliaman Purba MM.

Menurut walikota, penyerahan LKPD tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Setiap kepala daerah katanya wajib menyampaikan laporan keuangan kepada BPK untuk dilakukan pemeriksaan, paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berkhir.

“Dalam waktu dekat akan dilaksanakan Audit oleh BPK – RI, untuk itu saya juga meminta kepada seluruh pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dilingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, untuk menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan oleh tim audit,” katanya.

Penyerahan LKPD itu dilaksanakan di kantor BPK – RI Perwakilan Provinsi Sulawesi, di Manado, serta dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, serta para bupati dan walikota se Sulawesi Utara. (advertorial)