Beranda blog Halaman 662

Dishub Tertibkan Pengaturan Parkir Kendaraan ASN Kantor Wali Kota

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolmong mulai mengatur dan menyiapkan tempat parkir kendaraan bermotor ASN di Lingkungan Kantor Wali Kota Kotamobagu, Rabu (03/4) pagi tadi.

Kepala Dishub Kotamobagu, Dolly Zulhadji mengatakan, selama ini kendaraan bermotor ASN maupun masyarakat yang datang, diparkir di depan Kantor Wali Kota. Hal ini menyebabkan kesemrautan dan tidak bagus dilihat, sehingga perlu disiapkan tempat parkir yang memadai.

“Mulai hari ini, kita menyiapkan lahan parkir kendaraan bermotor mulai dari simpang tiga depan Kantor Wali Kota sampai ke simpang empat Kantor Telkom. Dan sudah dikoordinasikan dengan pihak Satlantas Polres Bolmong. Nantinya, kita siapkan personel dari Dishub untuk memantau dan menjaga tempat parkir ini,” kata Dolly.

Asisten Administrasi Umum,  Adnan Massinae juga mengimbau seluruh ASN  lingkup Kantor Wali Kota agar mentaati peraturan yang sudah dibuat oleh Dishub. Sehingga tidak ada lagi yang memarkir kendaraan bermotor di depan Kantor Wali Kota.

Kanit Patroli Satlantas Polres Bolmong, Ipda D.S. Ngalimin, yang ikut serta dalam kegiatan tersebut menyampaikan tujuan dari penyiapan lahan parkir ini agar tercipta Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) yang baik dan tidak semraut di depan Kantor Wali Kota Kotamobagu.(ads/gito)

Empat Siswa Berkebutuhan Khusus Ikut UN

ZONA KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat tidak hanya diikuti siswa pada umumnya, namun siswa berkebutuhan khusus juga ikut menjadi peserta. Sebanyak empat siswa disabilitas di SMP Luar Biasa Negeri Poyowa Besar Kotamobagu turut mengikuti UN.

Menurut Kepsek SLB Poyowa Besar, Ria Risnawaty Mokoagow, soal yang diberikan kepada para siswa ini berbeda dengan sekolah umum lainnya. Mereka harus mengikuti jenis ketunaan yang ada di sekolah.

“Untuk sekolah ini yang mengikuti ujian nasional ada tiga orang, dan yang mengikuti ujian sekolah satu orang. Tiga orang siswa yang mengikuti UN mengalami tuna runggu, sedangkan satu orang lagi mengalami tuna Grahita atau keterbelakangan mental,” jelas Ria, kemarin.

Untuk jenis soal yang diberikan kata Ria, berbeda dengan sekolah umum lainnya karena harus sesuai dengan ketentuan yang ada di sekolah ini. “Untuk soal, disesuaikan,” katanya.(ads/gito)

Masterplan Proyek Ring Road Diserahkan, Kementerian Tunggu Pembebasan Lahan

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu menyerahkan masterplan (rencana induk) pembangunan ring road (jalan lingkar) ke Kementerian Pekerjaan Umum lewat pra-Musrenbang tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Manado.

Usulan proyek jalan lingkar tersebut, memiliki panjang 34 kilometer, dengan rute Kotamobagu, Kabupaten Boltim dan Kabupaten Bolmong.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kotamobagu, Sofian Hatam menjelaskan, setelah diserahkan rencana proyek pembangunan ring road itu, Pemkot tinggal menunggu pembebasan lahan.

Menurutnya, dari rencana serta dari masterplan yang ada, pihak Kementerian akan siap untuk menganggarkan dalam APBN. Dana yang dibutuhkan dalam pembangunan itu sebesar Rp800 miliar.

“Intinya pihak Kementerian tinggal menunggu pembebasan lahan dari pemerintah daerah,” paparnya.(ads/gito)

Dandes Tahap I Masuk Rekening Kasda

rio lombone

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) segera menyalurkan Dana Desa (Dandes) tahap I.  Sebagaimana Dandes Tahap I tersebut telah masuk ke rekening Kas Daerah (Kasda).

“Untuk Dandes Tahap I, baru 60 persen yang ditransfer,” ungkap Kepala BPKD Kotamobagu, Rio Lombine.

Ia mengatakan, 60 persen yang ditransfer melalui KPPN itu, yakni Rp9.102.889.200 dari pagu Rp15.171.482.000. Menurutnya, desa yang sudah bisa melakukan pencairan yakni yang sudah melengkapi sejumlah administrasi. Mulai dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), dan laporan realisasi Dandes tahun 2016.

“Jadi, bagi desa yang sudah mencairkan ADD dan BHP, sudah bisa dicairkan dana desa. Karena syarat pencairan ADD dan BHP ini sama dengan pencairan Dandes,” paparnya.

Untuk Kota Kotamobagu ada 15 desa penerima dana desa. 15 desa penerima dana desa tersebar di empat kecamatan. Rio mengaku, pencairan dana desa tahap pertama memang terlambat. Sesuai jadwal, semestinya pencairan sudah bisa dilakukan per 2 Maret lalu. Keterlambatan tersebut disebabkan perubahan sistem pencairan.

“Kemungkinan besar minggu ini dananya sudah bisa diambil atau dicairkan di rekening desa masing-masing. Namun bagi desa yang belum menyelesaikan administrasi belum bisa ditransfer,” jelasnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya dandes ditransfer secara langsung dari Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan, namun sekarang harus melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Pencairan Dandes tahun ini dibuat dua tahap, tahap I rencananya dicairkan Maret ini sebesar 60 persen, dan tahap II rencananya dicairkan Agustus mendatang sebesar 40 persen. (ads/gito)

Wali Kota Buka Naskah UN di SPM 8 Kotamobagu

Wali Kota saat membuka naskah UN di SMP 8 Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Tercatat ada 2.432 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Madrasah Tsanawiyah (Mts) mengikuti ujian nasional (UN) pada Selasa 2 Mei 2017. Pelaksanaan UN itu diawali dengan pembukaan naskah ujian oleh Wali Kota Kotamobagu Ir Hj  Tatong Bara,  di SMP Negeri 8 Kotamobagu, di Kopandakan, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Sebelum membuka naskah, Wali Kota memberikan dorongan motivasi kepada para siswa yang ikut ujian. Ia mengingatkan peserta ujian untuk fokus dan mempergunakan waktu yang disiapkan. Apalagi, sebelum pelaksanaan para siswa sudah dibekali dengan mengikuti try out.

“Saya harapkan para siswa untuk tetap fokus dan mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Dengan dibekali try out lalu, diharapkan para siswa dapat mengisi lembar jawaban dengan baik,” kata Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala.

Menurutnya, soal UN tidak sulit untuk dikerjakan, jika siswa telah mempersiapkan diri dari awal. “Hasil try out lalu bisa membantu para siswa untuk ikut UN,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan,  Rukmi Simbala menjelaskan, untuk Kotamobagu sendiri ada 24 SMP sederajat yang melaksanakan UN. Dari 24 SMP sederajat yang ada di Kotamobagu, ada 2.432 siswa yang terdaftar mengikuti UN.

“Siswa yang terdaftar ikut ujian 2.432. Tapi belum bisa dipastikan ikut semua. Kami berharap dari jumlah tersebut semua bisa ikut ujian,” kata Rukmi.

Sekadar diketahui, untuk jadwal mata pelajaran ujian yang akan dilalui para siswa pada hari pertama yakni mata pelajaran Matematika. Sedangkan hari kedua Bahasa Indonesia, Hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir IPA.(ads/gito)

Berkas Usulan Diserahkan, Pelantikan Yasti-Yanny Tunggu SK Mendagri

ZONA BOLMONG – Berkas usulan penetapan dan penerbitan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait Bupati dan Wakil Bupati Bolmong terpilih, telah diserahkan Biro Tata Pemerintahan Provinsi bersama DPRD Bolmong ke Kemendagri.

“Kami usulkan ke Kemendagri untuk penetapan sekaligus penerbitan SK Menteri atas Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2017-2022,” ungkap Sekretaris DPRD Bolmong Yahya Fasa, Senin (01/04) siang tadi.

Yahya menambahkan, penyerahan berkas usulan ke Kemendagri tersebut dilakukan pada Kamis (27/04) pekan lalu. “Ya, Biro Tata Pemerintah koordinasikan dengan kami untuk bersama-sama ke Kemenetrian,” ujarnya.

Ditambahkan, dengan diserahkan berkas tersebut, maka tinggal menunggu tahapan pelantikan jika sudah ditetapkan dan diterbitkan SK untuk Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk (Yasti Yanny).

“Kita tinggal menunggu SK dikeluarkan oleh Menteri serta jadwal pelantikan. Tapi, untuk pelantikan kemungkinan akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulut,” tutup Fasah.(gung)

Pohon Tua Mudah Tumbang, Warga Diminta Hati-hati

Pohon Tumbang di ruas jalan Matali

ZONA KOTAMOBAGU – Bagi pengguna kendaraan bermotor diimbau untuk waspada jika melintasi wilayah atau jalan rawan pohon tumbang. Terbaru, di Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, pohon pinggiran jalan tumbang menutupi badan jalan. Meski tidak ada korban, namun kondisi tersebut cukup membahayakan para pengendara.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotamobagu, Alex Saranaung, diprediksi tumbangnya pohon akibat sudah berumur tua dan diterpa musim penghujan, “Cuaca sulit diprediksi. Kami juga gak bisa asal menebang pohon, yang rimbun di kanan dan kiri jalan. Pohon yang tumbang ini karena sudah tua,” katanya..

Dikatakan, pohon yang ada di ruas jalan Kota Kotamobagu menjadi nilai estetika untuk wilayah ini. Sehingga, tidak sembarang untuk menebang pohon. Kebanyakan pohon yang tumbuh di kiri-kanan jalan adalah pohon Trumbesi yang usianya cukup tua..

“Kami hanya bisa merawat setiap pohon, mana pohon yang memang membahayakan dan berpotensi tumbang mana yang masih bisa dipertahankan,” akunya.

Ia menambahkan, untuk pengganti pohon yang sudah tumbang, Dinas Lingkungan Hidup sudah menyediakan bibit Sirsak. Sebab, Sirsak memeliki beberapa keuntungan, selain  untuk dikonsumsi oleh warga, daunnya bisa dijadikan obat.

“Dihimbau bagi warga untuk berhati-hati dan selalu waspada jika, berteduh saat hujan,” katanya.

Ditambahkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Imran Amon, bahwa pihaknya telah mengusulkan untuk mengganti dengan pohon jenis Mahoni. Mahoni juga dinilai sangat tepat bila dijadikan sebagai tanaman pelindung, sebab pohon ini memiliki batang yang besar dan cukup tinggi serta memiliki daun yang rimbun.

“Manfaat lainnya dari pohon kayu Mahoni, juga bisa mengurangi polusi udara sekitar 47%-69% sehingga layak disebut pohon pelindung sekaligus filter udara dan daerah tangkapan air. Sedangkan daunnya, memiliki fungsi sebagai penyerap polutan-polutan di sekitarnya,” ungkapnya menambahkan.(ads/gito)

Taufik: Bantuan Cetak Sawah Melalui Rekening Kelompok

Ir. Taufik Mokoginta

ZONA BOLMONG — Kepala Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Bolmong Taufik Mokoginta mengatakan, pihaknya melakukan perubahan teknis pemberian bantuan cetak sawah lewat rekening kelompok.

“Ya, sebelumya untuk bantuan cetak sawah berbentuk kontraktual, ternyata ada perubahan sehingga para kelompok harus membuat rekening,” ungkapnya.

Menurut Taufik, dari penyampaian pihaknya tidak ada yang salah. Hanya saja ada kebijakan pusat yang berubah sehingga bantuan tersebut dilakukan verifikasi agar semua kelompok yang mendapatkan bantuan mengurus rekening.

Sementara untuk bantuan kelompok berupa benih, tambah Taufik, belum ada kejelasan kesepakatannya. “Kemarin juga informasinya benih padi dan bantuan pupuknya bukan lewat rekening, namun belum tahu juga kesepakatan terakhir, karena pusat berubah-ubah kebiajakan,” bebernya.

Lanjutnya, perubahan itu tidak ada unsur kesengajaan dari pihaknya. “Dari dinas kami tidak ada yang mengakal-akali bantuan tersebut, dikarenakan bantuan itu ada standarnya,” katanya.

Meski demikian, perubahan kebijakan yang dikeluarkan kementrian pusat  tidak mempengaruhi proses penyaluran dan pemanfaatan bantuan tesebut. “Perubahan ini juga tidak ada yang salah, karena pemanfaatan bantuan tersebut sama. Hanya proses penerimaannya saja yang berbeda,” tandasnya.(gung)

Nantudju: Personel Kurang, Namun Kerja Tetap Maksimal

Imran Nantudju

ZONA BOLMONG – Kepala Satua Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bolmong Imran Nantudju mengaku, jumlah personel dan fasilitas satuan yang dipimpinnya tersebut masih sangat kurang.

“Pihak kami hanya memiliki 135 personel dan hanya memiliki 2 mobil serta 2 motor operasional. Wilayah Bolmong yang sangat besar, idealnya untuk personel kurang lebih dibutuhkan 300 orang,” ujarnya, Jumat (28/04).

Menurutnya, meski keterbatasan anggota dan sarana prasarana, pihaknya tetap bekerja semaksimal mungkin. “Sampai sekarang kita tetap bekerja seperti biasa dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti kepolisian,” ungkapnya.

Ia memastikan pada perubahan anggaran nanti pihaknya akan mengusulkan penambahan personel dan kendaraan oprasional.(gung)

Perbaiki Dua Pasar, Pemkot Kucurkan Rp5,7 Miliar

ZONA KOTAMOBAGU – Tahun 2017 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperdakop-UKM) akan melakukan perbaikan (renovasi) Pasar Poyowa Kecil dan Pasar 23 Maret. Anggarannya sebesar Rp5,7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Anggaran 5,7 miliar ini akan kita gunakan untuk pembenahan dua pasar. Pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penerangan dan sanitasinya,” ungkap Kepala Diperdakop-UKM, Herman Aray, Juamt (28/04).

Anggaran perbaikan tersebut tambah Aray, nantinya dibagi dua. Untuk Pasar 23 Maret Rp1,2 miliar dan Pasar Poyowa Kecil Rp4,5 miliar. “Rencana pembenahan ini hasil dari tindak lanjut atas keluhan dari para pedagang. Intinya, pembenahan ini demi kenyamanan pada pedagang dan para pembeli yang bekunjung,” ujarnya.

Di sisi lain, Aray mengaku belum lama ini Kementerian Perdagangan RI telah menetapkan salah satu pasar di Kotamobagu yakni Pasar 23 Maret sebagai pasar tertib ukur. “Pasar 23 Maret memenuhi indikator penilaian. Alat ukur yang digunakan sudah sesuai dengan standar yang ada,” tandasnya.(ads/gito)