ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengikuti pameran gelar produk khas daerah yang dilangsungkan di Batam. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah produk khas daerah mulai dari Kopi Dinodok, Gula Semut, dan Kacang Goyang akan diperkenalkan secara nasional.
“Salah satu tugas dari penanaman modal dan juga dukungan anggaran, kita mengikuti pameran itu. Kita bawa produk khas Kotamobagu ke pameran yang hanya bisa diikuti 50 daerah, salah satunya Kotamobagu,” ungkap Kepala Dinas PM-PTSP Kotamobagu, Noval Manoppo SE ME, Kamis (20/04).
Noval menambahkan, bidang penanaman modal turut serta berperan untuk mewujudkan tahun investasi sebagaimana visi dan misi Pemkot.
“Kita mempromosikan produk khas dan juga potensi investasi yang menjanjikan. Sehingga, investor bisa menanamkan modal mereka di Kotamobagu. Termasuk lewat wadah pameran itu,” pungkasnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – KPU Kota Kotamobagu dalam waktu dekat akan mengajukan termin I untuk anggaran hibah pelaksaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwako) tahun 2018.
“Kita tengah mempersiapkan draf untuk NPHD-nya (Nota Perjanjian Hibah Daerah). Kita rencanakan termin satu sebesar lima milyar akan dilakukan pada bulan Mei mendatang,” ungkap Sekretaris KPU Kotamobagu, Frans Tuto Manoppo, Kamis (20/04).
Ditambahkan, pencairan anggaran Pilwako itu akan dilangsungkan sebanyak 3 kali di tahun 2017 ini. Semua anggaran tersebut nantinya masih akan dilaporkan ke KPU RI.
“Belum akan kita mamfaatkan. Semuanya dilaporkan ke KPU pusat, nanti dikembalikan ke kas KPU Kotamobagu. Kalau sudah masuk tahapan, pasti sudah kita mamfaatkan hibah itu,” jelasnya.
Sementara itu, terkait kepastian pelaksanaan Pilwako tahun 2018 mendatang, Frans mengungkapkan pihaknya masih menunggu petunjuk KPU RI.
“Kita tunggu resminya dari pusat. Tetapi, kita sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi untuk persiapan. Seperti beberapa waktu lalu, kita menggelar pertemuan dengan DPRD, Kesbangpol dan Discapilduk soal tahapan,” pungkasnya.(ads/gito)
ZONA BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow mengelar upacara peringatan Hari Kartini ke-138 tahun dan Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Halaman Kantor Bupati, Jumat (21/04) pagi tadi.
Inspektur Upacara Sekretaris Daerah (Sekda) Ashari Sugeha menyampaikan, peringatan Hari Kartini merupakan momentum yang sangat berarti bagi semua, karena bisa mengenang kembali jasa-jasa Ibu Kartini selaku pelopor kebangkitan kaum perempuan di Indonesia.
“Di hari ini kita mengenang perempuan merupakan pelopor dan tokoh sentral yang memiliki kemampuan dan kapasitas yang luar biasa besar, dalam membentuk karakter bangsa,” ungkapnya.
Lanjut Ashari, perjuangan Kartini dalam mensejajarkan harkat, martabat dan kedudukan perempuan patut menjadi contoh, motivasi dan inspirasi bagi semua untuk berperan dalam membangun daerah. “Peran perempuan dalam berbangsa dan bernegara saat ini sangatlah besar dan patut menjadi contoh bagi kita semua. Kaum perempuan juga sebagai bagian motor penggerak sebagai dasar pendidikan awal bagi generasi,” ujarnya.
Mengakhiri sambutanya, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada kaum perempuan di Kabupaten Bolmong yang selama ini turut berpartisipasi dan berperan aktif serta memberikan kontribusi nyata.
“Terima kasih kepada perempuan yang selama ini turut serta membangun Bolaang Monggondow dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, pembagunan dan kemasyarakatan,” tutupnya.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Ketua Darma Wanita Persatuan Rini Sugeha Korompot, pimpinan perangkat daerah dan pejabat eselon III dan IV bersama staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.(gung)
ZONA HUKRIM – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bolmong kembali melakukan pemeriksaan lima Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (20/04),
Pemeriksaan sekitar pukul 09.15 Wita hari itu, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan di tiga kecamatan di Boltim. Lima ASN yang diperiksa yakni Mucthar Limbanadi (mantan Kadis Perindag), Kadis Perindag Ahmad Muliadi serta tiga staf lainnya yang merupakan PPTK dalam proyek tersebut.
Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hanny Lukas SE mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan itu sebagai bahan penyelidikan terkait dengan proyek pembangunan di tiga kecamatan. “Mereka kita mintai keterangan dulu, guna untuk penyelidikan,” kata Lukas.
Lukas pun belum mau berkomentar lebih soal kasus tersebut. “lima ASN yang dipanggil ini baru sebatas klarifikasi,” ungkapnya.
Informasi berhasil dirangkum menyebutkan, pemeriksaan tersebut disinyalir terkait proyek pembangunan pasar di tiga lokasi yakni di Desa Iyok Nuangan, proyek Pasar Motongkat dan pembangunan pasar yang ada di Buyat Kecamatan Kotabunan.(gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP-KB) Kotamobagu, kini mulai mempersiapakan atau mematangkan pencanangan Kampung KB di tingkat kecamatan.
Dinas PP dan KB menargetkan pada tahun 2017 ini program pencanagan tingkat kecamatan terealisasi, setelah tingkat Kota Kotamobagu terbentuk. “Kami telah menggelar rapat bersama camat dan sangadi/lurah, terkait pencanagan Kampung KB di tingkat kecamatan,” kata Kepala Dinas PP dan KB, Syarifah Dina Assagaf, kemarin.
Menurutnya, dalam rapat tersebut, untuk menentukan keluarahan/desa yang akan dijadikan lokasi pencanangan kampung KB. “Sebelum rapat SKPD, kami sudah survei dan dirapatkan intern dalam penentuan kamung KB sesuai kriteria. Dalam rapat, juga menentukan atau pembentukan desa/keluarahn yang terpilih,” ungkapanya.
Ia menambakan, dalam pelaksanaan program pencanagan kampung KB itu, pihaknya juga akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda). “Kita juga akan menggelar Rakorda, rerkait pencanagan kampung KB,” tadasnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Tim Audit Insperktorat Kotamobagu menemukan sejumlah Surat Pertanggungjawaban (SPj) penggunaan dana desa (Dandes) Tahun Anggararan 2016 yang tidak sesuai dengan format yang sebenarnya.
“Auditnya awal tahun 2017. Hasilnya masih direkap untuk diekspose. Tapi sementara kebanyakan masalah adiministrasi yang jadi temuannya,” ungkap, Plt Kepala Insperkotrat Kotamobagu, Adnan Massinae, kemarin.
Ia mengatakan, temuan bersifat administrasi ini disebabkan masih minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) atau pengetahuan para aparat desa untuk menyusun laporan pertanggungjawaban dandes tersebut. “Maklum SDM, tapi kami sudah meminta untuk memperbaikinya. Administrasinya ada yang kurang dan ada juga tidak sesuai format,” bebernya.
Lanjut Massinae, pada tahun 2017 ini akan dilaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas kepada para perangkat desa dalam penyusunan SPJ. “Nanti akan dilakukan pelatihan peningkatan kapasitas kepada para perangkat. Kalau untuk fisik belum ada. Ini juga masih dalam proses rekap semoga saja tidak ada temuan fisik,” katanya.
Berdasarkan rekomendasi yang diberikan, tambah Massinae, perbaikan administrasi tersebut diberikan target waktu selama 60 puluh hari. “Jika terlambat akan berdampak ditundanya pencairan anggaran dana desa 2017. Kami beri waktu dari pertengahan bulan April hingga pertengahan Juni 2017 ini sudah harus rampung,” pungkasnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Program penunjang tahun investasi bertajuk Semalam Bersama Investor yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) akan dilaksanakan di Kafe Markobar Manado, 28 April mendatang. Dalam kegiatan, berbagai komoditi unggulan termasuk produk usaha kecil menengah akan ditampilkan di depan para investor.
“Kopi organik, gula aren, beras, kakao, kelapa dan nenas akan kita tunjukkan ke investor. Hasil usaha kecil menengah juga akan turut diperesentasikan. Di antaranya kacang goyang, selai dan kolombeng. Nanti pada saat kegiatan, kami akan memaparkan melalui gambar video,” kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Herman Aray, kemarin.
Ia menambahkan, selain itu pihaknya juga akan memaparkan berbagai kemudahan berinvestasi di Kotamobagu. “Perizinan yang mudah, ketersediaan jaringan internet, air bersih, listrik, sarana hotel, keamanan, kenyamanan serta sektor pariwisata dan IT. Semua akan dipaparkan,” tambahnya.(ads/gito)
ZONA BOLMONG – Sekda Bolmong Ashari Sugeha membuka Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menyambut hari pendidikan nasional yang dilaksanakan di halaman kantor bupati. Kamis (20/04).
Dalam sambutannya. Ashari Sugeha menyampaikan, pendidikan adalah aset penting bagi kemajuan suatu bangsa dan negara. “Pendidikan adalah aset bangsa oleh karena itu setiap warga negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun perguruan tinggi,” ungkapnya.
Ditambahkan, tujuan utama diselenggarakannya jenjang pendidikan PAUD yakni untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas. “PAUD sangat penting agar anak yang tumbuh berkembang sesuai dengan tingkat perekembanggannya, sehingga memiliki kesiapa optimal dalam memasuki pendidikan. Selain itu pendidikkan usia dini dapat menyiapkan anak dalam mencapai kesiapan belajar di sekolah,” ujarnya.
Kegiatan dihadir peserta terdiri dari kelompok bermain (KB) Satuan Paud sjenis (SPS), Taman Kanak Kanak (TK). Sekira 2 ribuan peserta didik dan guru pendamping dari 232 lembaga pendidikan anak usia dini yang terlibat langsung dalam acara gebyar PAUd 2017. Turut hadir pula pimpinan perangkat daerah Bolmong dan jajaran Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kab. Bolmong.(gung)
ZONA HUKRIM – Satgas Saber Pungutan Liar (Pungli) Polres Bolmong saat ini tengah memroses laporan adanya dugaan Pungli. Begitu dikatakan Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Wakapolres Bolmong, Kompol Apri Wibowo.
“Satu laporan sedang kita proses dan dalam tahap Sidik,” kata Apri.
Dikatakan, saat ini Satgas Saber Pugli sedang bekerja untuk memantau sekaligus mencari informasi terkait Pungli yang terjadi di kalangan masyarakat.
“Dari lima daerah yang ada di Bolmong Raya, saat ini baru Kota Kotamobagu yang kita terima laporan soal dugaan Pungli. Sementara dalam tahap Sidik,” ujar Apri.
Lanjut Apri, Satgas Saber Pungli yang sudah dibentuk masih terkendala dengan perangkat yang akan dipasang. Untuk pemasangan Call Center, butuh dukungan dana dari pemerintah dan saat ini belum tersedia.
Namun dia berharap, jika kedapatan ada praktik Pungli, warga diminta untuk segera melapor baik di Polsek jajaran terdekat maupun di Polres Bolmong. “Warga diminta jangan ragu untuk melapor. Kami siap untuk menindaklanjuti jika ada laporan,” tegasnya.
Sebelumnya Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara menegaskan, akan memberikan sanksi tegas jika kedapatan ada ASN yang melakukan praktik Pungli. Bahkan sanksi tegas itu, hingga kepada pemecatan.
Menurutnya, dalam memberi pelayanan harus mengacu ke Standard Operating Procedur (SOP) yang ditetapkan. “Jangan melangkahi SOP. Harus memberi pelayanan prima tanpa mengharapkan imbalan,” tegas Wali kota.
Aparatur pemerintahan yang berurusan dengan perijinan maupun pelayanan publik lainnya, harus transparan soal waktu pengurusan serta besaran retribusi yang diatur sesuai Perda. “Hati-hati dengan pungli. Jangan sampai ada yang kedapatan melakukannya. Sanksinya dipecat,” tegasnya.
Sebagai pelayan masyarakat, ASN harus ikhlas melayani tanpa mengharap imbalan. “Kalau ada yang kedapatan, dipecat. Jelas-jelas aturan melarang melakukan pungutan liar,” ujarnya.
Diakuinya, banyak objek di area pemerintahan yang rawan dengan pungli, seperti pos perparkiran, lapak, pengurusan perijinan sampai pada urusan surat-menyurat ditingkatan desa dan kelurahan. Pimpinan SKPD yang terkait dengan urusan-urusan itu harus mengawasinya, jangan sampai ada oknum yang melakukan hal demikian,” tegasnya.(gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu, terus memaksimalkan kinerja untuk menghinpun Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu upaya yang kini tengah dilakukan BPKD, dengan intens menerjunkan tim pemburu pajak yang dibentuk sejak 2016.
BKPD sendiri, optimis target pajak yang dibebankan pada tahun ini tercapai. Jika pada tahun anggaran 2016 lalu hanya dibebankan Rp1 miliar, saat ini naik mencapai 2 miliar. “Dengan naiknya target pajak yang ada, kinerja harus lebih dimaksimal,” kata Kepala BPKD, Rio Lombone, kemarin.
Menurutnya, tugas yang gencar dilakukan tim pemburu pajak saat ini adalah mengidentifikasi sumber-sumber atau potensi pajak baru. Ia menyebutkan, sejumlah wajib pajak baru itu antaranya, empat tempat usaha spa atau refleksi. Selain itu mendapati beberapa usaha seperti restoran maupun kafe.
“Ada sembilan restoran dan kafe yang baru di Kotamobagu. Ini juga akan menjadi sumber pajak,” tuturnya.
Dengan bertambahnya jumlah tempat usaha baru seperti itu, pihaknya optimis dapat memenuhi beban target PAD. “Kita akan melakukan melakukan threatment berupa pengamatan langsung di lapangan, melakukan audit berdasarkan data yang ada pada pemburu pajak berupa foto dan video, serta penggunaan IT dalam hal ini e-Tax,” jelasnya.(ads/gito)