ZONA KOTAMOBAGU – Demi menciptakan rasa aman di masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menambah jam kerja Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) menjadi 1×24 Jam.
Sebelumnya, setiap Linmas di desa maupun kelurahan di Kotamobagu hanya melakukan penjagaan pada malam hari saja yang dimulai sejak pukul 19.00 hingga pukul 23.00 Wita. “Biasanya hanya jaga malam dari jam 7 sampai jam 11 malam. Untuk saat ini ditambah mulai dari jam 23.00 sampai pagi. Itu dilakukan secara bergantian atau shift,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kotamobagu, Sahaya Mokoginta.
Dengan munculnya isu penculikan anak, lanjut Sahaya, para anggota Linmas juga giat melakukan penjagaan di setiap jam pulang sekolah. “Ini dilakukan agar masyarakat tetap tenang dan aman. Ini juga diharapkan dapat berjalan di setiap desa dan kelurahan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Linmas Masrul Mokoginta juga mengatakan, untuk saat ini sudah sekitar 90 persen desa dan kelurahan menerapkan penjagaan tersebut. “Sudah hampir setiap desa dan kelurahan yang ada di Kotamobagu telah menerapkan sistem penjagaan tersebut,” pungkasnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – 560 petugas agama yang ada di empat kecamatan wilayah Kotamobagu segera menerima insentif di akhir pekan ini. Hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Kotamobagu Adin Mantali saat dikonfirmasi zonabmr.com, Rabu (29/3).
“Dalam waktu dekat ini Pemkot Kotamobagu akan mencairkan dana insentif bagi para petugas agama. Untuk tahun 2017 ini ada kenaikan insentif. Sebelumnya, insentif tersebut hanya berjumlah Rp300 ribu. Saat ini insentif tersebut menjadi Rp400 ribu,” kata Mantali.
Dijelaskan, petugas agama yang ingin mengambil insentif wajib menyerahkan laporan kegiatan selama tiga bulan terakhir. “Dalam laporan harus dilengkapi dengan dokumentasi kegiatan. Jika tidak, maka akan menunggu administrasi lengkap. Bagi petugas agama yang lengkap administrasinya akan diprioritaskan,” ujarnya.
lanjut Mantali, pihaknya telah membagi jadwal untuk proses penyaluran insentif. “Kotamobagu Timur dan Selatan dimulai pada 29 Maret. Sedangkan Kotamobagu Utara dan Barat dimulai pada 30 Maret. Bagi petugas agama yang non-Muslim akan disalurkan pada 31 Maret, agar proses penyaluranya dapat berjalan lancar,” pungkasnya.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara membuka secara resmi kegiatan pertemuan pemuka agama se-Kotamobagu, bertempat di Siti Barokah Convention Hall, Senin (27/3) pagi tadi.
Dalam sambutannya Wali Kota Tatong Bara mengatakan, keberadaan para tokoh agama memiliki peran penting dan strategis dalam upaya menciptakan suasana kebersamaan dan kedamaian dalam bingkai persaudaraan di wilayah Kota Kotamobagu.
”Berkumpulnya para tokoh dari berbagai agama dalam satu forum kerukunan seperti ini, merupakan cerminan terwujudnya kebersamaan dan keharmonisan kerukunan beragama di Kotamobagu,” ujar Tatong Bara.
Lebih lanjut dijelaskan, penegasan “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai dasar kehidupan bernegara dalam Undang-Undang Dasar 1945, mengandung makna bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara senantiasa memerlukan tuntunan Ilahi.
”Oleh karena itu, besar harapan saya semua materi yang nantinya diperoleh pada kegiatan ini, dapat disampaikan kepada masyarakat secara baik dan benar,” harapnya.
Di akhir sambutan, Wali Kota kembali mengimbau kepada seluruh petugas dan pemuka agama yang hadir, agar dapat lebih mempererat serta meningkatkan rasa kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.
“Melalui kesempatan ini juga, saya kembali mengimbau kepada para pemuka agama agar lebih mempererat kebersamaan, sebagai tonggak utama terjalinnya persatuan dan persaudaraan yang kokoh di tengah masyarakat. Itu dalam rangka membangun dan memajukan, serta menyejahterakan masyarakat Kota Kotamobagu yang sama kita cintai,” imbaunya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kotamobagu, unsur Forkopimda, ketua serta anggota Badan Kerjasama Antar-Umat Beragama, ketua dan anggota FKUB, para pejabat lingkup Pemkot Kotamobagu, serta seluruh petugas/pemuka agama se-Kota Kotamobagu.(ads/gito)
ZONA KOTAMOBAGU – Kotamobagu kini ketambahan satu pusat pelayanan kesehatan bagi warganya. Menyusul, diresmikannya Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kasih Fatimah yang terletak di Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (27/3).
Peresmian RSIA tersebut, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan guting pita oleh Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara yang didampingi Ketua Yayasan Kasih Fatimah dr Sitti N. Korompot, Sp.OG.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengungkapkan apresiasinya atas dibangunnya RSIA Kasih Fatimah sebagai salah satu pusat pelayanan kesehatan di Kotamobagu. Menurut Wali Kota, kehadiran RSIA tersebut wujud nyata peran serta pihak swasta dalam rangka mewujudkan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas maupun pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
“Saya sangat berterima kasih kepada pendiri sekaligus Dirut RSIA Kasih Fatimah, dr Sitti N. Korompot, Sp.OG, yang punya tekad dan kontribusi bagi pemerintah maupun masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan,” kata Tatong.
Didirikannya rumah sakit spesialis ibu dan anak tersebut tambah Tatong, sangat membantu pemerintah dalam program menurunkan angka kematian ibu dan anak. “Keberadaan rumah sakit Ini sangat baik terhadap ibu dan anak maupun masyarakat di Kotamobagu maupun seluruh masyarakat BMR. Dengan tersedianya RSIA yang respresentatif, pelayanan secara prima dan menyeluruh bisa kita berikan, dengan tersedianya pusat pelayanan kesehatan yang layak dan siap di daerah kita,” ungkap Tatong.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Jainuddin Damopolii, Ketua DPRD Ahmad Sabir, Kejari Kotamobagu, Dirut RSIB Kasih Fatimah, Kabag Obstetry dan Ginekology Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, serta seluruh keluarga besar RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu.(ads/gito)
ZONA BOLMONG – Jelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939, puluhan ogoh-ogoh dengan berbagai bentuk dan ukuran ikut ambil bagian dalam pawai budaya yang digelar di dumoga raya, Senin (27/3) Kegiatan itu dilepas secara resmi oleh Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung.
Dalam sambutannya, Watung menyampaikan pawai ogoh-ogoh merupakan tradisi luhur bagi saudara-saudara umat hindu yang merupakan kelanjutan dari upacara “tawur agung kesanga”, suatu ritual untuk mewujudkan keseimbangan dan keharmonisan alam. “Ogoh-ogoh merupakan simbol dari sifat angkara murka, kesombongan, keserakahan dan perilaku buruk yang ada pada diri manusia,” ujarnya.
Watung juga mengatakan dengan habis terbakarnya ogoh-ogoh itu, maka saudara-saudara umat hindu, akan siap memulai kehidupan yang baru serta siap memasuki dan memaknai hari raya nyepi. “Dengan menemukan makna kehidupan yang sesungguhnya, bagi dirinya dan segenap alam semesta, seraya berharap agar momentum hari raya nyepi kali ini, dapat dijadikan sebagai wahana untuk meningkatkan kesadaran menuju kedamaian,” ucap Watung.(hms/gung)
ZONA BOLMONG – Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) Bolmong menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018, Senin (27/01)
Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagaimana diamanatkan UU No.25/2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, dan UU N0.23/2014 tentang pemerintahan daerah, Pemkab Bolmong berkewajiban melaksanakan penyusunan dokumen RKP.
Kata Watung, RKPD berfungsi sebagai landasan dalam penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan tugas-tugas pelayanan publik. “Penyelenggaraan musrenbang RKPD kali ini, merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan rencana kerja pembangunan daerah Kabupaten Bolmong tahun 2018,” ujarnya.
Watung menambahkan, pelaksanaan Musrenbang RKPD Bolmong tahun 2018, harus diselaraskan dengan prioritas pembangunan Bolmong tahun 2018. “Pembangunan ekonomi dan sumber daya alam, Pembangunan manusia dan masyarakat, Infrastruktur dan pengembangan wilayah. Ketiga prioritas pembangunan daerah tersebut merupakan penjabaran dari tema pembangunan yaitu percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat,” ucapnya.
Musrenbang RKPD tersebut dihadiri Ketua DPRD Welty Komaling, Wakil Ketua DPRD Kamran Muchtar dan anggota DPRD lainnya, Forkopimda, LSM serta pimpinan perangkat daerah, di jajaran pimpinan Sekretaris Daerah Drs Ashari Sugeha.(hms/gung)
Aparat Polsek Lolak dan Satuan Provost Yon Armed 19 saat operasi penggerebekan judi sabung ayam
ZONA HUKRIM – Sejumlah warga berhasil digelandang aparat gabungan Kepolisian Polsek Lolak serta Satuan Provost Yon Armed 19 saat operasi penggeberekan lokasi judi sabung ayam di kawasan Perkebunan Dulango, Kecamatan Lolak, Minggu (26/3) siang tadi.
Berdasarkan data yang dirangkum zonabmr.com, di antara warga tersebut ikut diamankan juga oknum anggota TNI dengan inisial SH (37). Ia diamankan karena berada di arena judi sabung ayam tersebut.
Hal itu dibenarkan Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Kasubag Humas AKP Saiful Tammu. Kata dia, kegiatan pengerebekan tersebut atas adanya laporan masyarakat setempat yang merasa resah dengan kegiatan judi sabung ayam tersebut.
“Oknum anggota TNI telah kami serahkan ke internal, sedangkan tersangka lain akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang ada,” kata Tammu.
Selain penagkapan tersebut, Aparat gabungan juga ikut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan dalam ajang sabung ayam tersebut.(gito)
ZONA HUKRIM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara bersama Polres Bolmong, menggelar operasi Terpadu di sejumlah kos-kosan dan tempat hiburan malam di wilayah Kota Kotamobagu, Jumat (24/03) malam.
Terpantau dalam operasi tersebut, pasukan yang ikut diturunkan antaranya dari Tim Bogani Satya Haprabu Polsek Urban Kotamobagu, unsur Pom dan Provos serta Satpol PP Kotamobagu, tak menemukan narkoba dan sejenisnya. Meski demikian, petugas mendapati dua orang yang diduga positif menggunakan obat terlarang.
Operasi Terpadu yang dimulai sekira pukul 23.00 Wita itu diawali dengan menyusuri sejumlah tempat kos di Kelurahan Kotamobagu. Dari situ petugas juga menyisir dua tempat hiburan malam yakni D’Love Cafe dan Sky Roof. Di tempat itu, petugas langsung melakukan tes urine kepada para pengunjung.
Pertama kali dikunjungi tim adalah di D’Love cafe yang berlokasi di Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur (Kotim). Saat melakukan tes urine, tim mendapati satu orang wanita warga Kotamobagu yang diduga positif mengkonsumsi obat yang mengandung zat berbahaya. Warga itu selanjutnya diserahkan ke BNN Bolmong untuk direhabilitasi.
Sekitar pukul 02.00 Wita operasi kemudian dilanjutkan ke Cafe Sky Roof. Dari tempat itu petugas membawa enam orang pemuda ke Kantor Satuan Narkoba Polres Bolmong. Pasalnya, salah satu di antara mereka ada yang diduga menggunakan obat terlarang.
“Operasi gabungan terpadu ini dilakukan untuk memberantas peredaran barang haram di wilayah Sulawesi Utara. Dari tiga titik yang kita lakukan operasi, 23 orang yang kami lakukan tes urine. Dari 23 orang itu, 2 orang yang diduga positif mengunakan obat terlarang. Saat ini kedua orang itu sudah kami amankan,” kata Kabid Pemberantasan BNNP Sulut, AKBP Jhon Thenu SH.(gito)
ZONA HUKRIM – Untuk mempererat hubungan tali silaturahmi seluruh warga pengadilan di wilayah hukum Pengadilan Negeri se-Sulawesi Utara, digelar kegiatan olahraga bersama yang dipusatkan di Pengadilan Negeri (PN) Amurang, Jumat (24/03), kemarin.
Kantor PN Amurang yang terletak di Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur itu pun menjadi ramai. Sejumlah kegiatan olahraga digelar antaranya, jalan sehat, zumba, volley ball, dan lainnya.
Foto bersama sejumlah Ketua PN, Ketua PT dan Bupati Minsel
Pun tak hanya warga pengadilan, kegiatan hari itu turut dimeriahkan kehadiran Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu dan Kapolres Minsel yang ditemani Ketua PN Amurang serta Ketua Pengadilan Tinggi Manado yang ikut berpartisipasi pada kegiatan senam zumba.
Pantauan zonabmr.com, kegiatan hari itu diawali dengan jalan sehat, kemudian dilanjutkan dengan lomba voli yang diikuti oleh perwakilan masing-masing pengadilan negeri. Dan dari berbagai olahraga yang digelar, hanya voli yang dilombakan hari itu.
Warga PN Kotamobagu usai menerima hadiah juara 2 lomba voli
Menariknya, suasana lomba tersebut makin seru setelah pada partai finalnya mempertemukan perwakilan PN Kotamobagu dan PN Tondano. Pertandingan yang berlangsung di tengah teriknya matahari itu pun mengharuskan PN Kotamobagu tunduk dengan kemapuan perwakilan PN Tondano.
Hasil akhir lomba voli dimenangkan PN Tondano. Sementara di posisi kedua diperoleh PN Kotambagu disusul juara 3 perwakilan PN Manado.
“Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas seluruh keluarga besar pengadilan di wilayah hukum PT Sulawesi Utara. Ini sebagai ajang lebih saling mengenal sesame warga pengadilan, selain itu sebagai bentuk ajakan kepada untuk hidup sehat dengan rutin berolahraga,” katanya Ketau PN Amurang Rommel Fransciskus Tampubolon.
Foto bersama warga PN Kotamobagu
Senanda dikatakan Ketua PN Kotamobagu Nova Loura Sasube, bahwa pihaknya ikut berpartisipasi pada kegiatan hari itu sebagai bentuk untuk memupuk hubungan silaturahmi sekaligus untuk menjaga fisik warga PN Kotamobagu dengan berolahraga.
“Ini juga sebagai refreshing di tengah tingginya rutinitas pekerjaan kantor. Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, tentu diharapkan seluruh warga PN Kotamobagu lebih sehat, segar dan bisa lebih maksimal memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan,” ungkapnya.(zul/eldy)
ZONA KOTAMOBAGU – Stadion Nunuk di Kelurahan Matali bakal dibangun menjadi lebih megah. Menyusul, disetujuinya pengusulan pembangunan stadion tersebut oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Kepala Dinas PUPR Sande Dodo mengatakan, usulan pembangunan Stadion Nunuk yang dimasukkan ke Kemenpora tahun lalu oleh Wali Kota telah disetujui. ”Alhamdulillah tahun ini sudah ada jawaban. Usulan itu disetujui dan akan menggunakan APBN. Rencananya akan ditender pembangunannya tahun ini juga,” ungkap Sande.
Menurutnya, total anggaran pembangunan stadion yang diusulkan Pemerintah Kotamobagu pada tahun 2016 mencapai Rp35 Miliar. “Anggaran yang dibutuhkan itu berdasarkan usulan kami Rp35 miliar, tapi yang disetujui oleh Kemenpora sekitar Rp25 miliar,” kata Sande.
Dijelaskan, Rp25 miliar akan diperuntukkan merenovasi seluruh stadion Nunuk. “Jadi yang akan dibangun nanti meliputi; lapangan sepakbola, lapangan futsal, tribun terbuka dan tribun tertutup. Kalaupun anggaran yang disiapkan Pusat tidak mencukupi sampai selesai, berdasarkan petunjuk Wali Kota akan diselesaikan menggunakan APBD. Intinya pembangunan sudah berjalan,” jelasnya.
Sande menambahkan, dalam waktu dekat tim Kemenpora akan melakukan uji daya dukung tanah. Hal itu sebagai persyaratan sebelum dilakukan pembangunan. Adapun terkait dengan persyaratan pembangunan stadion, sejauh ini Stadion Nunuk telah memenuhi persyaratan. “Sejauh ini tidak ada kendala, mudah-mudahan pembangunannya segera dimulai,” tutup Sande.(gito)