Beranda blog Halaman 78

Hadiri Pelepasan JCH dan Kafilah STQH, Kapolres Kotamobagu Doakan Mendapat Keberkahan

Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi turut melepas keberangkatan calon jemaah haji Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Kapolres Kotamobagu, AKBP Dasveri Abdi SIK, menghadiri pelepasan jemaah calon haji (JCH) Kota Kotamobagu Musim Haji 1444 Hijriah / 2023 Masehi dan pelepasan kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) Kota Kotamobagu tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Senin (12/6/2023).

Acara pelepasan JCH dan kafilah STQH ini dipimpin langsung Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara, yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Wali Kota, dengan tujuan untuk memberikan penghormatan dan doa restu kepada jemaah haji yang akan melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci serta kepada kafilah STQH yang akan mewakili Kota Kotamobagu.

Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada jemaah haji dan kafilah STQH Kota Kotamobagu. Ia berharap agar perjalanan mereka berjalan lancar, mendapatkan keberkahan, dan dapat kembali dengan selamat ke tanah air.

“Kami mendoakan agar jemaah haji dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan haji yang mabrur. Serta kepada kafilah STQH, semoga dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kota Kotamobagu”, ucap Kapolres.

Selain itu, Kapolres berharap seluruh jemaah haji dan kafilah STQH untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kesehatan selama perjalanan dan keberadaan mereka di tempat tujuan.

Pelepasan 115 calon jemaah haji dan kafilah STQH di Kota Kotamobagu ini menjadi momen yang penting dalam mengapresiasi dan memberikan semangat kepada mereka yang akan melaksanakan ibadah dan mengharumkan nama daerah. Semoga kehadiran Kapolres Kotamobagu dan Wali Kota Tatong Bara memberikan motivasi dan dukungan yang besar bagi jemaah haji dan kafilah STQH Kota Kotamobagu. (*/guf)

Wali Kota Tatong Bara Lepas 115 CJH dan Kafilah STQH Tingkat Provinsi Sulut

ZONA KOTAMOBAGU —Wali Kota Kotamobagu, Ir. Hj Tatong Bara, melepas secara resmi 115 Calon Jamaah Haji (CJH) musim Haji 1444 Hijriah asal Kota Kotamobagu dan Kafilah Kota Kotamobagu yang akan mengikuti kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke – 27 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang akan dilaksanakan di Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (12/6/2023).

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Calon Jamaah Haji Kota Kotamobagu yang akan melaksanakan Ibadah Haji.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kota Kotamobagu, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh saudara – saudara ku, yang pada tahun ini, telah mendapatkan kesempatan, dan panggilan Allah SWT untuk berangkat ke tanah suci Mekkah, dalam rangka menunaikan Ibadah Haji,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menghimbau kepada seluruh Calon Jamaah Haji untuk selalu menjaga kesehatan dan kekompakan serta kebersamaan selama berada di Tanah Suci Mekkah.

“Insya allah, sekembalinya di daerah ini, saudara – saudara ku, akan menjadi Haji dan Hajjah yang Mabrur, sekaligus akan menjadi contoh, serta suri teladan di tengah – tengah masyarakat, yang ada di daerah ini,” ujar Wali Kota.

Sementara itu, kepada seluruh Kafilah Kota Kotamobagu yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke – 27 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Kabupaten Minahasa Selatan untuk memberikan penampilan terbaik pada setiap cabang lomba yang diikuti.

“Insya Allah, prestasi yang telah dicapai sebagai juara umum pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits ke – 26 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Kota Manado pada tahun 2021 yang lalu, akan dapat kembali kita raih,” ujar Wali Kota.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan uang saku kepada 115 Calon Jamaah Haji asal Kota Kotamobagu yang tergabung dalam Kloter 16 embarkasi Balikpapan, dan uang saku kepada Kafilah asal Kota Kotamobagu yang akan mengikuti STQH Tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan pelepasan para Calon Jamaah Haji dan Kafilah peserta STQH ke – 27 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2023, asal Kota Kotamobagu yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu tersebut, juga dihadiri Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, Kapolres Kotamobagu, AKBP. Dasveri Abdi, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu, Jamaluddin Lamato, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, serta para pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. (*/guf)

Bersinergi Kawal Tahun Politik, Kodim 1303 BM dan Polres Kotamobagu Gelar Olahraga Bersama

Dandim 1303 BM dan Kapolres Kotamobagu memimpin olahraga bersama yang diikuti seluruh personil TNI-Polri.

ZONA KOTAMOBAGU – Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Topan Angker dan Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi, memimpin kegiatan olahraga bersama yang diikuti personil Kodim 1303 BM dan Polres Kotamobagu, bertempat di lapangan upacara Kodim 1303 BM, jalan S. Parman Kotamobagu, Jumat (9/6/2023).

Kegiatan olah raga bersama ini mengambil tema “Melalui olahraga bersama, kita tingkatkan sinergitas TNI – Polri untuk mewujudkan kondusifitas Kamdagri dalam mengawal tahun politik 2024”.

Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf. Topan Angker bersama Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi, SIK memimpin langsung kegiatan ini, dan diikuti pejabat utama dan personil.

“Kita TNI-Polri harus bersinergi untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Kotamobagu, apalagi saat ini persiapan menyambut pesta demokrasi pada Pemilu 2024, saya sangat bersyukur karena kita di Kotamobagu Sinergitas antara Kodim 1303 Bolmong dan Polres Kotamobagu sangat baik dan kompak, kebersamaan kita selama ini harus kita jaga” ucap Dandim di hadapan personil Polres dan Kodim saat membuka kegiatan.

Kapolres Kotamobagu juga dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergitas mengingat benteng terakhir keutuhan NKRI adalah TNI-Polri.

“Saat ini kita sedang menghadapi perhelatan Pemilu tahun 2024, yang ada di lapangan agar selalu menjaga kekompakan selama bertugas,” tegas Kapolres.

Olah raga bersama ini diawali dengan kegiatan jalan sehat kemudian dilanjutkan senam SKJ 88, senam gembira serta sepak bola mini di lapangan Makodim 1303 Bolmong. (*/guf)

Wawali Presentasikan Capaian Kinerja Penanggulangan Kemiskinan Pemkot Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan, SH mempresentasikan capaian kinerja tahun 2022 Tim Penanggulangan Kemiskinan Pemerintah Kota Kotamobagu, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten/Kota dan Lintas Sektor, di Hotel Luwansa Manado, Kamis (8/6/2023).

Menurut Nayodo, rapat koordinasi dilakukan dalam rangka pemantapan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Rakor dilakukan untuk melihat sejauh mana capaian kinerja penanggulangan kemiskinan yang telah dilaksanakan Pemkot Kotamobagu selang tahun 2022, dan rencana kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 ini. Dasar acuannya ke Permendagri Nomor 53 Tahun 2020 tentang Tata Kerja dan Penyelarasan Kerja Serta Pembinaan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi dan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten/Kota,” ucap Nayodo.

Rapat koordinasi menghasilkan rekomendasi untuk segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, antara lain pemurnian data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

“Berdasarkan data P3KE, Kota Kotamobagu memiliki 980 individu miskin ekstrim. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi lapangan oleh tim TKPKD Kotamobagu, tinggal didapatkan 27 individu yang masuk miskin ekstrim dan sudah ditetapkan melalui SK kepala desa/ lurah,” ujarnya.

Nayodo pun berharap melalui pelaksanaan berbagai program pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan di Kota Kotamobagu pada tahun 2023 ini, bisa menurunkan angka kemiskinan ekstrim di Kotamobagu.

“Semoga melalui konvergensi berbagai program kegiatan lintas sektor, angka kemiskinan ekstrim di Kota Kotamobagu bisa terus menurun dan di tahun 2024 target nasional 0 persen kemiskinan ektrim bisa terwujud di daerah kita,” ucapnya. (guf)

Kalahkan Maleo FC, Persin Sinindian Pastikan Satu Tiket 16 Besar Wali Kota Cup Kotamobagu

Aksi pemain Persin dan Maleo FC pada laga Kamis (8/6/2023) sore tadi. Foto: Sutha Holic

ZONA KOTAMOBAGU – Persin Sinindian dipastikan sudah menginjakkan kakinya di babak 16 besar Open Tournament Wali Kota Cup V Kotamobagu tahun 2023.

Ini diperoleh usai Maleo FC Bolsel kalah telak dari Persin dengan skor yang cukup mencolok yakni 4-0, pada laga lanjutan grup E yang berlangsung di lapangan Nunuk, Kelurahan Matali, Kamis (8/6/2023) sore.

Empat gol yang disarangkan Persin ke gawang Maleo FC masing-masing dicetak Harianto Panto, Hobni Hontong, Chairul Rivan dan Arafa Bandu.

Dalam laga yang dipimpin wasit utama berlisensi nasional Tommy Manggopa, Persin unggul cepat lewat gol yang diciptakan Harianto Panto. Gol ini, dinilai sebagai gol tercepat pada event Wali Kota Cup tahun ini. Dimana, gol tersebut tercipta ketika waktu baru berjalan 29 detik.

Tertinggal satu gol, Maleo FC yang dikomandani Fadli Rembet mencoba bermain lebih sabar dan memancing pemain Persin keluar naik menyerang. Sejatinya Maleo FC hampir menyamakan kedudukan, Noval Bonde yang terlepas dari kawalan pemain belakang Persin belum mampu memperdaya kiper Persin Adi Nurhamidin.

Hobni Hontong kembali menggandakan keunggulan Persin menjadi 2-0. Berawal dari aksi gelandang Enerjik Erdin Dali melewati barisan pertahanan Maleo FC, bola sepakan Erdin Dali ribbon dan langsung dimanfaatkan Hobni menjadi gol.

Memasuki menit akhir babak pertama, Persin kembali memperlebar kedudukan. Melalui bola servis hasil sepak pojok dari Andre Karundeng, kapten keseblasan Persin Chairul Rivan menyundul bola ke sisi kiri atas gawang dan tak mampu ditepis penjaga gawang Maleo FC Dwi Yuda Pratama. Skor 3-0 bertahan sampai jeda babak pertama.

Pada babak kedua, permainan kedua tim tetap sama meski ada keberanian dari Maleo FC untuk keluar menyerang. Namun ketatnya pertahanan Persin yang dikawal Andre Karundeng, Suaib Rauf, Chairul Rivan dan Ary Mokoagow tak bisa ditembus pemain Maleo FC.

Pelatih Maleo FC mencoba melakukan rotasi dengan menambah pemain di lini depan. Begitu juga di kubu Persin, pelatih sarat pengalaman Firman Usman juga mengistirahatkan sejumlah pilarnya.

Persin menutup pesta golnya melalui pemain yang baru masuk dibabak kedua yakni Arafa Bandu. Menerima umpan mendatar dari Hobni Hontong, Arafa yang tak terkawal langsung menceploskan bola ke gawang Maleo FC. Hingga laga berakhir, skor 4-0 tak berubah.

Tambahan tiga poin ini menjadikan total angka yang dikumpulkan skuat Persin menjadi enam poin dan keluar sebagai juara grup E. Hasil dari dua kemenangan. Sementara tim Maleo FC akan memperebutkan tiket 16 besar menghadapi Persib Bakan yang juga mengusung misi yang sama.

Usai pertandingan, manager Maleo FC Bolsel, Wahyudin Kadula mengatakan bahwa timnya sudah memberikan penampilan yang maksimal dalam laga tersebut.

“Saya pikir pemain yang turun tadi sudah luar biasa, dan sampai hari ini kami belum berpikir melakukan penambahan pemain menghadapi Persib Bakan. Kami meyakini anak-anak akan tampil qualified pada laga berikut,” ujar Kadula.

Terpisah, pelatih Persin Sinindian, Firman Usman, mengungkapkan bahwa tim racikannya belum menampilkan kualitas permainan yang ia harapkan.

“Permainan anak-anak masih sekitar 60 persen. Jadi di pertandingan berikut kita akan menambah satu pemain lagi untuk melengkapi skuat Persin yakni gelandang Sulut United, Rossi,” ungkap pelatih bertandangan dingin ini.

Terinformasi, untuk jadwal pertandingan Jumat (9/6/2023) besok, dua tim satu kecamatan yakni dari Kotamobagu Timur, Rotasi Putra Motoboi Besar dan Moyag United akan bentrok pada pukul 15.30 Wita. (guf)

Lokasi Tugu Selamat Datang di Mongkonai Barat, Claudy: Pemkot Turun Survei Sebelum Dibangun

Tim PUPR dan Bagian Tapem Pemkot Kotamobagu saat melakukan survei penentuan lokasi tugu selamat datang Kotamobagu pada Juli 2022.

ZONA KOTAMOBAGU – Pembangunan Tugu selamat datang yang terletak di Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat, titik lokasi untuk penentuan bangunannya telah di survei terlebih dahulu oleh Pemerintah Kota Kotamobagu.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamonbagu, Claudy N. Mokodongan ST, Kamis (8/6/2023).

Menurut Claudy, Dinas PUPR dan Bagian Tapem Setda Kota Kotamobagu, terlebih dahulu melakukan survei lokasi untuk penentuan titik lokasinya.

“Tim dari Dinas PUPR dan Bagian Tapem terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk menentukan titik lokasi dimana tugu selamat datang akan dibangun,” ucap Claudy.

Dikatakannya penentuan titik lokasi pembangunan tugu selamat datang Kotamobagu, mengacu ke Permendagri Nomor 68 Tahun 2017 tentang Batas Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Dengan Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara.

“Kami turun bersama Bagian Tapem karena memang tak ingin keliru dalam penentuan titik lokasi pembangunannya. Terlebih urusan batas wilayah administrasi daerah memang menjadi urusannya Bagian Tapem, data-datanya hingga peta wilayah ada di situ,” kata Claudy.

Tugu selamat datang Kotamobagu lanjut Caludy tidak bisa dibangun di lokasi resting area, karena area itu saat ini sudah masuk wilayah Bolaang Mongondow.

“Kalau acuannya ke UU Nomor 4 Tahun 2007 batas sementaranya memang di situ, tapi setelah keluar Permendagri 68 Tahun 2017, batasnya bergeser tertarik ke arah dalam wilayah Kotamobagu, tepatnya di sekitar lokasi tugu selamat datang berdiri saat ini. Untuk itulah lokasi pembangunannya ditempatkan di lokasi tugu selamat datang yang sekarang berdiri di situ,” ujarnya.

Untuk pelebaran jalan dari resting area ke arah Kotamobagu yang dilaksanakan pada tahun 2012, saat itu batas wilayahnya masih mengacu ke UU Nomor 4 tahun 2007.

“Kepentingan Pemkot Kotamobagu pada saat itu adalah melakukan pelebaran jalan di wilayah perbatasan, agar ketika orang-orang memasuki wilayah Kota Kotamobagu ditandai dengan akses jalan yang lebar. Saat itu pun Pemkot Kotamobagu mengajukan permohonan ke Balai Jalan untuk melakukan pelebaran jalan dengan dasar acuan batas wilayah sementara sebagaimana tertuang dalam Undang-undang 4 Tahun 2007, dan alhamdulillah permohonan itu disetujui,” ucap Claudy. (guf)

Terkait Batas Wilayah Kotamobagu dan Bolmong, Ini Penjelasan Pemkot

Lampiran Peta dalam Permendagri 68 Tahun 2017.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memberikan penjelasan terkait batas wilayah antara Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow, tepatnya perbatasan yang ada di wilayah Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Menurut Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Ivone P. Rundengan, S.STP, M.Ec. Dev, batas wilayah antara Kota Kotamobagu dengan Bolaang Mongondow sebagaimana tertuang dalam Permendagri Nomor 68 Tahun 2017 tentang Batas Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Dengan Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara, memang berada di sekitaran Tugu Selamat Datang yang terletak di Kelurahan Mongkonai Barat.

PBU 03 tepat dibelakang tugu selamat datang Kelurahan Mongkonai Barat.

“Iya sesuai lampiran Permendagri Nomor 68 Tahun 2017 batasnya berada di Tugu Selamat Datang yang ada di Kelurahan Mongkonai Barat. Di lampiran peta ini terlihat jelas melalui titik koordinat Pilar Batas Utama (PBU), maupun Pilar Acuan Batas Utama (PABU) yang tertera dalam peta,” kata Ivone, Kamis (8/6/2023).

Untuk batas di resting area yang ada, lanjut Ivon, acuannya ke Undang-undang Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Kotamobagu di Provinsi Sulawesi Utara yang pada saat itu masih menggunakan batas sementara hasil pemekaran dari kabupaten Bolaang Mongondow.

“Yang menjadi acuan batas wilayah antara Kota Kotamobagu dengan Bolaang Mongondow ketika Kota Kotamobagu dimekarkan awalnya berada di lokasi resting area saat ini. Hanya saja batas wilayahnya masih bersifat sementara sambil menunggu batas finalnya yang harus ditetapkan melalui Permendagri,” lanjutnya.

Dengan ditetapkannya Permendagri Nomor 68 Tahun 2017, batas wilayah antara Kotamobagu dan Bolaang Mongondow mengalami pergeseran dari sebelumnya di resting area berpindah ke titik lokasi Tugu Selamat Datang saat ini.

“Kalau kita melihat lampiran peta, titik lokasi dimana Tugu Selamat Datang dibangun adalah Pilar Batas Utama atau PBU 03, yang masuk wilayah Kotamobagu. Setelah area Tugu yaitu arah ke Desa Lobong, batas wilayahnya dipisahkan melalui Sungai Katulidan, sebelah kiri sungai adalah wilayah Kotamobagu hingga ke Pilar Acuan Batas Utama (PABU) 04 di pertigaan jalan ke arah Desa Wangga, Kecamatan Passi Barat,” ucap Ivone.

PBU 04 di pertigaan jalan arah Desa Wangga, Kecamatan Passi Barat, Bolmong.

Mengacu ke peta lampiran Permendagri Nomor 68 Tahun 2017, resting area saat ini sudah masuk wilayah Bolaang Mongondow, namun bangunannya tetap tercatat sebagai aset Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Resting area pasca terbitnya Permendagri 68 tahun 2017 sudah masuk wilayah Bolaang Mongondow, tapi bangunan resting area tetap menjadi milik Pemerintah Kota Kotamobagu,” ujarnya. (guf)

Pemkot Kotamobagu Sosialisasikan Tata Cara Penginputan Indeks Inovasi Daerah

Suasana sosialisasi tata cara penginputan Indeks Inovasi Daerah di Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar sosialisasi dan tata cara penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Kotamobagu Tahun 2023, Rabu (7/6/2023).

Asisten II Kotamobagu, Sitty Rafiqa Bora, mengatakan, kegiatan ini penting dilaksanakan untuk memberikan sosialisasi kepada jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkot Kotamobagu, dalam melakukan penginputan indeks inovasi daerah.

“Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah, menegaskan bahwa kepala daerah melaporkan inovasi daerah kepada Menteri Dalam Negeri dan menteri melakukan penilaian inovasi daerah yang dilaporkan. Hasil Inovasi daerah tersebut akan diberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah, selain itu hasil penilaian dapat dijadikan pembinaan yang akurat dan komprehensif terkait inovasi daerah,” kata Rafiqa.

Rafiqa menyebutkan, hasil pengukuran inovasi tahun 2022, Kota Kotamobagu meraih skor indeks 50,94 dan masuk dalam kategori inovatif.

“Jumlah skor ini naik secara signifikan dari pada hasil pengukuran tahun 2021, dimana Kota Kotamobagu meraih skor indeks 31,99,” ujarnya.

Lanjutnya, jumlah inovasi Kota Kotamobagu yang dilaporkan pada tahun 2022 berjumlah 14 inovasi yang sudah diterapkan saat ini.

“Terdiri dari 4 inovasi tata kelola Pemda, 7 inovasi pelayanan publik dan 3 inovasi daerah lainnya sesuai dengan keputusan Pemerintah yang menjadi kewenangan Pemda. Dari hasil pengukuran inovasi daerah tahun 2022 memperlihatkan bahwa Kota Kotamobagu masih sangat memerlukan optimalisasi dalam pemenuhan data dukung serta inisiasi terhadap adanya bukti data-data pendukung baru.

“Oleh sebab itu diharapkan perangkat daerah dapat lebih meningkatkan upaya agar inovasi yang diterapkan dalam penyelenggaraan Pemda disertai dengan daya dukung tervalidasi,” tandanya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kotamobagu, Adnan Masinae, berharap para peserta dapat mengikuti sosialisasi penginputan IID ini dengan baik.

“Sangat berharap agar perwakilan dari OPD dapat mengikuti sosialisasi ini dengan teliti sebelum kembali ke instansi,” ujarnya.

Adapun pemateri pada sosialisasi adalah Naomi Ratna Sari, sebagai statistisi ahli pertama Badan Strategi Kebijakan Data, Kementerian Dalam Negeri. (*/guf)

Diperkuat Pemain Eks Timnas, Bhayangkara FC Permak My Motbes Dua Gol

Pelatih Bhayangkara FC memberikan arahan kepada para pemain saat jeda istirahat babak pertama.

ZONA KOTAMOBAGU – Bhayangkara FC Polda Sulut permak My Motbes Motoboi Besar dua gol tanpa balas dalam laga lanjutan Grup D Open Tournament Wali Kota Cup V Kotamobagu, di lapangan Nunuk, Kelurahan Matali, Rabu (7/6/2023).

Dua gol kemenangan Bhayangkara FC atas My Motbes dicetak oleh Montela dan Oting, masing-masing dimenit ke-60 dan 73.

Bhayangkara FC yang diperkuat eks pemain Timnas Indonesia era Evan Dimas yakni Hendra Sandi Gunawan langsung tampil menekan sejak kick off dimulai. Bhayangkara FC membangun serangan dengan mengandalkan kecepatan dari kedua sisi sayap. Namun peluang yang tercipta selalu dikandaskan lini belakang My Motbes.

Sementara, My Motbes yang juga mengusung kemenangan dalam laga ini juga beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Bhayangkara FC. Sepakan keras dari Bomber asal Kota Tomohon Chirsto Taroreh masih menyamping di gawang Bhayangkara FC yang dikawal Sandi Mala.

Jual beli serangan terus terjadi di babak pertama. Namun hingga turun minum skor kaca mata tidak berubah alias 0-0.

Dibabak kedua, Bhayangkara FC melakukan rotasi pemain. Pelatih kepala Michael Gobel memasukan pemain senior Hendra Panambunan untuk menambah kreatifitas di lini tengah.

Masuknya eks punggawa Persma Manado tersebut membuat permainan Bhayangkara FC semakin terbuka. Memasuki menit ke-55, striker Bhayangkara Oting hampir mencetak gol, tendangan kerasnya belum mengenai bidang sasaran.

My Motbes yang dikoordinir Uthal ‘Hazard’ Laloman juga terus menggempur lini belakang Bhayangkara. Namun ketatnya pertahanan yang digalang Rasidin Andisi penggawa Sulut United, belum mampu ditembus penyerang My Motbes.

Bhayangkara FC berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-60. Berawal dari counter attack, Montela sukses menggetarkan jala gawang My Motbes yang dijaga Savio Josua Sepang. Tandukan kerasnya menghujam sisi kanan gawang My Motbes.

Bhayangkara FC kembali menambah keunggulan dimenit ke-73. Lagi-lagi dari skema serangan balik, Oting yang berdiri bebas tanpa pengawalan menerima umpan silang dari rekannya langsung mengarahkan bola disudut kanan gawang hingga tak mampu dijangkau kiper My Motbes. Skor 2-0 menutup pertandingan babak kedua.

Atas hasil ini, Bhayangkara FC menduduki klasemen sementara Grup D dengan mengoleksi poin yang sama dengan Bintang Muda Matali (BMM) yakni 3 poin. Sementara dilaga terakhir, My Motbes harus kerja keras melawan BMM yang notabene sebagai tuan rumah dalam event ini.

Ditemui usai pertandingan, pelatih Bhayangkara FC, Michael Gobel mengatakan bahwa timnya sangat kerepotan meladeni tim My Motbes.

“Para pemain terlihat tidak fokus, karena faktor kelelahan dalam perjalanan dari Manado ke Kotamobagu. Di babak pertama permainan kita tidak seperti ketika melawan Matali (BMM). Tapi kami bersyukur di babak kedua ada perubahan dan berbuah hasil. Ini berkat kerja keras dari anak-anak sendiri,” ujar Michael.

Dirinya juga mengatakan, Bhayangkara FC Polda Sulut mengusung target untuk masuk ke putaran final Wali Kota Cup Kotamobagu.

“Kita tinggal melaporkan ke pimpinan Polda. Untuk target kita datang ke Kotamobagu ini bukan hanya sekedar pesiar, tapi kami bertekad tampil maksimal sampai putaran final, karena tim ini juga akan dipersiapkan untuk liga 3 mendatang,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dipertandingan berikut tim Bhayangkara FC akan ketambahan pemain yang pernah berkiprah di tim Persebaya Junior.

“Kita tinggal menunggu pemain tambahan dan sudah dimasukan dalam DNP (Daftar Nama Pemain). Ia adalah Roy Yusuf mantan pemain Persebaya Junior yang juga anggota Polri akan bergabung bersama tim di laga berikut,” ungkapnya.

Sekedar informasi, untuk jadwal pertandingan, Kamis (8/6/2023), Persin Sinindian akan bentrok dengan tim dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Maleo FC, pada pukul 15.30 Wita. (guf)

 

 

 

 

 

HUT ke-65 Kodam XIII Merdeka, Kapolres Kotamobagu Hadiri Karya Bakti Penanaman Pohon

Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi melakukan penanaman pohon.

ZONA KOTAMOBAGU – Kapolres Kotamobagu, AKBP Dasveri Abdi, beserta sejumlah personil menghadiri kegiatan karya bakti penanaman dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kodam XIII Merdeka, Senin (6/6/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kotamobagu, bersama dengan Kapolsek Kotamobagu Utara dan Kapolsek Passi, bergabung dengan sejumlah peserta lainnya terdiri dari unsur TNI, Pemerintah, mahasiswa hingga masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini bertujuan untuk penghijauan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam.

Dalam arahannya, Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf. Topan Angker, S.Sos, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membudayakan kegiatan positif seperti penanaman pohon ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan menanam pohon, kita tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi lingkungan, tetapi juga untuk generasi mendatang”, ujarnya.

Lebih lanjut Dandim menjelaskan, hal ini juga merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Kodam XIII Merdeka sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-65 sekaligus untuk lebih mempererat soliditas antara TNI Polri dan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan karya bakti ini. Kapolres menjelaskan bahwa penanaman pohon bukan hanya memberikan manfaat estetika, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam, mengurangi polusi udara, serta menjaga kelestarian flora dan fauna.

“Mari kita terus mendukung dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan positif untuk lingkungan, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dapat terus meningkat dan menjadi budaya,” ujar Kapolres. (*/guf)