Beranda blog Halaman 511

RSDU Kotamobagu tak Punya Lemari Pendingin Jenazah

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Gedung pemulasaran jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu sudah selesai dibangun sejak tahun 2018. Saat ini gedung tersebut dijadikan Posko Postmortem DVI Polda Sulut untuk proses identifikasi korban longsor tambang emas Bakan. Meski sudah selesai dibangun, gedung pemulasaran jenazah di RSUD Kotamobagu tersebut, belum dilengkapi fasilitas lemari pendingin jenazah.

Melihat kondisi itu, Wali Kota Tatong Bara, terus melakukan upaya untuk melobi anggaran ke pemerintah pusat maupun provinsi terkait pengadaan fasilitas di RSUD Kotamobagu, agar kedepan sudah siap sebagai rumah sakit rujukan di Bolmong Raya dan daerah sekitar lainnya.

“Dengan keterbatasan anggaran ini, kita akan pacu untuk tahun depan, mudah-mudahan kita dapat anggaran dari pusat ataupun provinsi untuk melengkapi fasilitas di kamar pendingin jenazah,” ujar wali kota, usai meninjau proses identifikasi korban di Postmortem DVI Polda Sulut, Selasa (5/3)

Wali Kota juga mengungkapkan, sampai saat ini seluruh rumah sakit yang berada di Bolaang Mongondow Raya belum ada yang memiliki fasilitas lemari pendingin jenazah. “Untuk RSUD Kotamobagu bangunannya sudah kita bangun sejak tahun lalu. Dan mudah-mudahan tahun ini sampai tahun depan bisa kita lengkapi. Semoga pemerintah pusat dan provinsi bisa melihat kondisi ini, karena rumah sakit se-Bolmong Raya belum ada fasilitas lemari pendingin untuk jenazah,” ucapnya.

Ditambahkannya, untuk ruangan di gedung jenazah sudah representatif dan telah perhitungkan untuk penanganan korban misalnya ada bencana banjir, tanah longsor, kebakaran dan lain-lain. “Ini sudah kita persiapkan lebih besar lagi dari yang ada. Jadi untuk rujukan sudah dipersiapkan,” tambahnya. (ads/trz)

Pengurus Kwarran Kaidipang dan Bolangitang Timur Dilantik

Suasana persiapan pelantikan pengurus Kwarran Kaidipang.

ZONA BOLMUT — Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Kaidipang dan Bolangitang Timur, dilantik. Pelantikan dilakukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmut), Asripan Nani, Senin (4/3).

Selain Kwarran Kaidipang dan Bolangitang Timur, sebelumnya Ketua Kwarcab yang juga Sekda Bolmut itu telah melantik pengurus Kwarran Kecamatan Bintauna dan Sangkub.

Dalam arahannya, Asripan mengajak kepada semua pengurus Kwarran untuk terus meningkatkan peran pramjka dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) khususnya di kabupaten Bolmut. “Lewat gerakan pramuka, mari kita bangun daerah ini,” kata Asripan.

Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bahwa Kwarcab Gerakan Pramuka Bolmut beberapa waktu lalu memperingati hari pandu sedunia. “Lewat momentum hari pandu sedunia ink, semja pengurus pramuka harus terus memperkokoh semangat persatuan dalam mengemban tugas kepramukaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka,” ujarnya. (Rendi)

Pemkot Gratiskan Biaya Pengobatan Korban Tambang Bakan

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) ikut ambil bagian dalam penanganan korban bencana longsor tambang emas Bakan. Selain mengirim tim terpadu ke lokasi kejadian sejak hari pertama proses evakuasi, Pemkot juga membantu meringankan biaya pengobatan para korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

“Dari awal kita beri kemudahan, dan membebaskan biaya perawatan kepada para korban. Ini bagian dari upaya kita membantu para korban dalam hal biaya pengobatan,” kata Wali Kota Tatong Bara, usai meninjau proses identifikasi di ruang pemulasaran jenazah, kemarin.

Selain menggratiskan biaya pengobatan, wali kota mengungkapkan Pemkot juga akan membantu para keluarga korban. Namun demikian, katanya pihaknya saat ini belum mengetahui pasti jumlah warga Kota Kotamobagu yang menjadi korban di lokasi tambang emas Bakan tersebut. “Belum diketahui berapa jumlah warga kita yang jadi korban, karena proses evakuasi masih berlangsung. Nanti setelah selesai evakuasi, akan kita data kemudian memberikan bantuan ke pihak keluarga,” ungkap wali kota.

Disisi lain, wali kota berharap para korban selamat dari tragedi tambang emas Bakan tersebut bisa segera pulih dan kembali beraktifitas seperti biasa. “Harapan kita para korban selamat yang sempat di rawat di rumah sakit bisa cepat pulih. Kemudian saat kembali beraktifitas, harapan kita agar tetap selalu memperhatikan keselamatan,” harap wali kota. (ads/trz)

Wali Kota Ingatkan Masyarakat Soal Pelaporan SPT

Wali Kota Tatong Bara (kedua dari kanani) dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan (kanan) berdiskusi dengan jajaran KPP Pratama di ruang kerja wali kota, kemarin.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara mengajak semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta masyarakat untuk segera melakukan pelaporan surat pemberitahuan tahunan orang pribadi. Hal ini diungkapkan wali kota usai menerima kunjungan kepala dan jajaran KPPT Pratama Kotamobagu, di ruang kerjanya, Senin (4/3).

Menurut wali kota, batas pelaporan SPT tahunan orang pribadi hanya sampai pada 31 Maret mendatang. Oleh karena itu, ia mengajak semua wajib pajak untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan segera melaporkan SPT. “Pelaporan sekarang ini tak lagi harus mengantri di kantor pajak. Kita bisa memanfaatkan teknologi dengan melakukan pelaporan secara online,” kata wali kota.

Wali kota mengungkapkan, pelaporan dan pembayaran pajak yang dilakukan para wajib pajak merupakan sebuah kontribusi terhadap pembangunan daerah. “Pajak ini jangan dijadikan sebagai sesuatu yang memberatkan. Karena dengan membayar pajak, berarti kita sudah ikut berkontribusi terhadap kemajuan daerah,” ungkap wali kota.

Wali kota mengakui, ia telah melaporkan SPT tahunan untuk tahun pajak 2018 ke KPP Pratama. Pelaporan itu dilakukannya via e-filling. “Saya lapor pajak lewat e-filling, saat itu sebelum sarapan pelaporannya menggunakan handphone saja. Jadi tidak lagi harus ke kantor pajak. Begitu juga dengan pak wakil (Nayodo Koerniawan), melapor SPT secara online,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Kotamobagu, Denny Tri Satrianto, mengapresiasi wali kota dan wakil wali kota yang telah menjadi contoh kepada masyarakat dengan membayar pajak tepat waktu. “Kami datang ke sini untuk memberi apresiasi kepada wali kota dan wakil wali kota yang sudah melapor SPT pada tanggal 2 (Sabtu),” sebutnya. (ads/trz)

Tatong Tantang Pejabat Eselon II Ikut Seleksi Sekda

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Tahapan pendaftaran seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk formasi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), sudah dibuka sejak 22 Februari lalu. Namun demikian, hingga Senin (1/3) belum ada satupun pejabat yang mendaftarkan diri sebagai peserta seleksi calon panglima ASN itu.

“Seleksi ini jadi ajang unjuk kemampuan pejabat yang benar-benar memiliki kapasitas untuk jabatan Sekda. Saya harap, mereka (pejabat) mandiri dan merespon ini dan membuktikan bahwa mereka mampu,” kata Tatong.

Menurut saya, para pejabat khususnya yang ada di lingkungan Pemkot Kotamobagu harus memberanikan diri ikut seleksi Sekda. “Ikut seleksi ini, karena ini ajang untuk mengukur kemampuan sekaligus gambaran bahwa mereka sanggup berada pada level ini. Intinya bertarung dulu. Saya tantang kepala SKPD untuk ikut seleksi ini,” sebut Tatong.

Informasi didapat dari tim sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama, sudah sejumlah pejabat yang berkomunikasi dengan tim pansel untuk mendaftar seleksi. Namun demikian, para pejabat tersebut saat ini masih mempersiapkan dokumen yang dipersyaratkan dalam mengikuti seleksi.

“Belum ada yang mendaftar. Mereka masih menyiapkan dokumen,” sebut Deddy Afandi Iman, anggota tim secretariat Pansel JPT Pratama.

Ia menambahkan, tahapan seleksi dapat berlanjut jika jumlah pendaftar minimal empat orang. “Setelah tahapan pendaftaran ini akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, pengumuman hasil seleksi administrasi, assessment dan wawancara. Untuk assessment dan wawancara ini direncanakan dilaksanakan di Kantor BKN Regional XI Manado,” tambahnya. (ads/trz)

Pemkab Bolmut Serius Tangani Stunting

Tim penanggulangan stunting foto bersama usai pertemuan dengan Pemkab Gorontalo.

ZONA BOLMUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus berupaya menekan angka stunting atau anak yang memiliki tinggi badan lebih rendah dari usia standarnya. Kamis (28/2) hingga Jumat (1/3), tim penanggulangan stunting Pemkab berkunjung ke Kabupaten Gorontalo untuk study tiru cara penanggulangan stunting yang dilakukan daerah yang berada di Provinsi Gorontalo itu.

Wakil Bupati, Amin Lasena, mengatakan penanganan stunting merupakan implementasi program nasional percepatan pencegahan anak tumbuh kerdil di Kabupaten Bolmut. “Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan stunting di daerah kita,” kata Wabup yang memimpin agenda study tiru tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes), Ally Dumbela, mengungkapkan ada banyak hal yang menjadi fokus perhatian pihaknya selama berada di Kabupaten Gorontalo, diantaranya soal syiar gerakan masyarakat sehat yang dikolaborasikan dengan agenda rutin Pemkab, regulasi serta keterlibatan semua stakeholder. “Nantinya apa yang kita dapatkan selama berada di Gorontalo, akan kita terapkan di Kabupaten Bolmut,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pencegahan stunting terus dilakukan pihaknya dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2016 lalu, katanya angka stunting berhasil ditekan hingga 36 persen. Setahun kemudian atau pada 2017, presentase angka stunting berhasil ditekan hingga 34 persen, dan 28 persen ditekan pada 2018. “Kita targetkan angka stunting di Bolmut terus berkurang dari tahun ke tahun,” tambahnya. (Rendy)

Terungkap Identitasnya, Satu Jasad Korban Tambang Bakan Dijemput Keluarga di RSUD Kotamobagu

dr Paula Lihawa

ZONA KOTAMOBAGU — Satu jasad korban tambang Bakan yang sebelumnya tidak diketahui identitasnya, telah dijemput pihak keluarga, Kamis (28/3) sekira pukul 13.00 Wita.

Identitas korban adalah Abdul Pitres Larame (44), warga Desa Bilalang III, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Jasad korban sudah dijemput tadi oleh istri dan keluarganya,” kata Kepala Tim Postmortem DVI Polda Sulut, dr Paula Lihawa.

Sebelum menyerahkan jasad korban ke pihak keluarga, katanya pihaknya terlebih dahulu meminta keterangan ke pihak keluarga terkait ciri-ciri korban. “Kita tidak langsung menyerahkan, tapi disesuaikan dulu antara keterangan keluarga dengan ciri-ciri korban,” terangnya. (trz)

Ini Jumlah Sementara dan Nama Korban Tragedi Tambang Bakan

Proses evakuasi di lokasi kejadian.

ZONA KOTAMOBAGU — Upaya evakuasi terhadap korban yang tertimbun di lokasi pertambangan Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, terus dilakukan. Sejak Selasa (26/2) hingga Rabu (27/2) sekira pukul 20.00 Wita, sudah ada 23 korban yang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan kelompok masyarakat lainnya.

Baca Juga: Umur Sekira 40 Tahun, Ini Ciri-ciri Korban Tambang Bakan yang Belum Teridentifikasi

Dari jumlah yang berhasil dievakuasi itu, terdapat empat korban meninggal dunia, dengan tiga diantaranya telah berhasil diidentifikasi dan sudah diketahui identitasnya. Sedangkan 19 korban lainnya masih selamat namun beberapa diantaranya mengalami luka berat dan luka ringan.

Jumlah korban tersebut masih memungkinkan bertambah. Terinformasi masih ada puluhan penambang lain yang belum berhasil dievakuasi dan masih terjebak dalam lubang galian material di lokasi kejadian. (trz)

 

Nama Korban Tambang Bakan yang Sudah Dievakuasi:

1) Muin Andriase

2) Harson Mokoginta

3) Fandi Modeong

4) Rusman Pobela

5) Rustam Golonggom

6) Topan Potabuga

7) Madinanto Singosari

8) Anas Sutyo Nugroho

9) Fian Potabuga

10) Sudarto Tulong

11) Kito Tulong

12) Sapri Mokodompit

13) Eman

14) Langkau

15) Beny Mamonto

16) Arifin Mamonto

17) Waldi Tiwang

18) Risko Tampoi

19) Heldi Mokoagow

20) Toni Paputungan

21) Udin Tulong

22) Ikran Makahinda

Umur Sekira 40 Tahun, Ini Ciri-ciri Korban Tambang Bakan yang Belum Teridentifikasi

dr Paula Lihawa

ZONA KOTAMOBAGU – Salah satu korban meninggal dunia yang dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, belum diketahui identitasnya. Hingga Rabu (27/2) pukul 20.00 Wita malam ini, jasad korban masih berada di ruang jenazah.

“Ada dua korban meninggal dunia yang dibawa hari ini, dan yang teridentifikasi baru satu. Yang sudah diidentifikasi itu tinggal menunggu keluarga untuk dibawa pulang,” kata Kepala Tim Postmortem DVI Polda Sulut, dr Paula Lihawa.

Ia menjelaskan, jasad korban yang belum teridentifikasi itu berjenis kelamin laki-laki dengan usia diperkirakan di atas 40 tahun, tinggi badan 152 centi meter (cm), tidak ada tahi lalat, tidak ada tato, tidak ada bekas patah dan memiliki tindik di telinga bagian kiri. “Korban menggunakan kaos berwarna hijau dan celana pendek biru bergaris hitam-putih. Di dalam saku celana hanya ada satu bungkus rokok, macis dan uang seratus ribu,” jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya masih menunggu hingga Kamis (28/2) hari ini. Namun jika belum ada yang datang melapor memiliki anggota keluarga seperti cirri-ciri tersebut, maka jasad korban tersebut akan langsung dikuburkan. “Kita sudah koordinasi dengan wali kota dan wakil wali kota, kalau sampai besok belum ada, maka jasad korban akan langsung dikuburkan,” tambahnya. (trz)

1 Maret, Lima Unit BRT Diuji Coba

Nasli Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Bantuan Bus Rapid Transit (BRT) yang diberikan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) akan segera dioperasikan. Namun sebelum dioperasikan sebagai angkutan penumpang jenis baru di Kota Kotamobagu, akan di uji coba terlebih dahulu oleh Dinas Perhubungan (Dishub).

Kepala Dishub, Nasli Paputungan, mengatakan uji coba BRT tersebut direncanakan Jumat (1/3). Selama masa uji coba, katanya masyarakat bisa memanfaatkan bus tersebut sebagai angkutan umum secara gratis. “Karena masih pelat merah sehingga masih gratis. Masyarakat bisa menggunakannya tanpa harus membayar,” katanya, kemarin.

Ia mengungkapkan, pengguna BRT akan dikenakkan tarif jika telah dialihkan menjadi pelat kuning. “Tarifnya sedang dalam pembahasan, tapi yang pasti lebih murah dan terjangkau. Nanti jalurnya akan melewati shelter-shelter yang ada di dua koridor,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, mengatakan BRT tersebut akan segera dioperasikan. Infrastruktur penunjang, seperti shelter katanya telah rampung dan siap digunakan. “Rencananya Hari Sabtu, tapi karena ada agenda lain sehingga kita majukan di Hari Jumat,” ujar Nayodo, saat meninjau kesiapan operasional BRT di Kantor Dishub, kemarin. (ads/trz)