Beranda blog Halaman 670

Tatong: Semua Pejabat Pemkot Berpeluang Jadi Sekretaris Kota

Tatong Bara
Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara (F: Humas Pemkot)

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara mengungkapkan, pejabat di lingkup Pemkot semuanya berpeluang untuk menduduki jabatan Sekretaris Kota Kotamobagu. Namun, untuk menduduki jabatan tersebut, harus melewati proses lelang jabatan telebih dahulu.

“Mereka mempunyai peluang yang sama. Nanti, saya akan mendorong mereka ikut serta dalam kursi panas ini,” kata Wali Kota saat diwawancarai usai menghadiri rapat Paripuran Tahap I LKPJ di gedung DPRD Kota Kotamobagu, Selasa (04/04).

Tatong menambahkan, ajang lelang jabatan merupakan aktualisasi para pejabat di jajaran Lingkup Kotamoabgu untuk memperolah jawaban bahwa mereka yang terbaik. “Saya tidak memberikan kriteria siapa yang akan menggantikan Tahlis Gallang. Mereka lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh kotamobagu saat ini,” tandasnya.

Diketahui saat ini Tahlis Gallang masih menjabatan Sekretaris Kota, yang turut ikut menjadi peserta seleksi jabatan tinggi pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow (Bolmong). Meski keputusan final hasil seleksi Sekda Bolmong tersbeut masih berjalan, namun kuat peluang menduduki jabatan paling strategis itu mengarah ke Tahlis, yang juga mantan Sekda Bolsel tersebut.(ads./gito)

Pemprov Gelar Sosialiasi Pembakuan Nama Rupabumi di Kotamobagu

Marham Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU – Biro Pemerintahan dan Otonom Darah (Otda) Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) menggelar sosialiasi pembakuan nama-nama rupabumi unsur buatan, yang dilaksanakan di Kota Kotamobagu, Selasa (04/04). Kegiatan tersebut, diikuti seluruh kepala bagian pemerinatahan sekabupaten-kota di Provinsi Sulut.

“Alhamdulillah untuk tahun pertama ini, Kotamobagu dipercayakan menjadi tuan rumah. Tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini untuk melakukan penamaan termasuk penetapan nama-nama berupa jembatan, jalan, laut serta pulau,” kata Kabag Tapem Pemkot Kotamobagu, Anas Tungkagi.

Ia mengatakan, tujuan sosialisasi ini guna menegaskan kepada masing-masing daerah, untuk tidak sembarang menggunakan nama jalan atau sebagainya. “Kalau tidak dilakukan sosialisasi, 15 kabupaten-kota di Sulut pasti mereka hanya seenaknya memakai nama jalan, pulau dan laut. Jadi perlu adanya penertiban dan menghindari pemakaian nama-nama asing,” ucap Anas.

Menurutnya, untuk wilayah Kota Kotamobagu penggunaan nama-nama jalan masih sewajarnya. Dan tidak memakai nama-nama asing, meski sebagian jalan belum diberikan nama. “Kotamobagu sampai hari ini, belum ada temuan terkait penyebutan nama jalan, apalagi memakai istilah bahasa inggris,”tambahnya.

Di sisi lain, ia mengungkapkan dari 15 kabupaten-kota yang ada di wilayah Sulut, baru Pemkot Kotamobagu yang sudah menggarkan anggaran terkait pembakuan nama-nama jalan. “Untuk triwulan II ini kita sudah anggarkan, karena masih banyak jalan di Kotamobagu yang belum ada nama. Dan untuk pemakaian nama jalan, minimal yang ditokohkan di desa itu, tapi yang sudah meninggal jangan yang masih hidup,” tandasnya.(ads/gito)

Basarnas Akan Bangun Kantor di Kotamobagu

Basarnas Sulut temuai Sekretaris Kotamobagu Tahlis Gallang

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Provinsi Sulawsi Utara (Sulut) berencana membangun atau membuka kantor perwakilan di Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang berpusat di Kota Kotamobagu.

Terkini, pada Rabu (05/04) tadi, Kepala Basarnas Provinsi Sulut menemui Sekretaris Kota Kotamobagu Tahlis Gallang, mengajukan permohonan untuk meminjamkan gedung pemerintah untuk dijadikan kantor perwakilan.

“Iya, tadi Kepala Basarnas Provinsi Sulut datang menemui kami, mereka memohon pinjam pakai bangunan pemerintah untuk dijadikan kantor sementara sambil menunggu anggaran mereka ada. Mereka pilih berkantor di sini karena wilayahnya strategis dan diapit beberapa daerah di Bolmong Raya, jadi akses pelayanan ke daerah lain bisa dengan cepat dijangkau,” ujar Tahlis.

Ia mengatakan bahwa pihaknya merespon positif rencana Basarnas membangun kantor perwakilan di Kota Kotamobagu. Hal itu akan sangat membantu tugas Pemerintah Kota melalui instansi terkait dalam hal penanganan bencana.

“Memang itu kantor perwakilan Bolmong Raya tapi kantornya ada di Kota Kotamobagu. Secara otomatis kita diuntungkan, jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam ada anggota personel Basarnas yang siap turun ke lapangan. Personel mereka ada lima orang,” ungkapnya.(ads/gito)

Diduga Cabul, Warga Upai Ini Diringkus Tim Bogani

Terduga pelaku saat diamankan Tim Bogani Polsek Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Tim Bogani Satya Haprabu Polsek Urban Kotamobagu berhasil meringkus AS alias Angga (22) warga Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Selasa (04/04/2017) sekitar pukul 23.00 wita.

AS diringkus karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur warga Desa Poyowa Besar Kotamobagu. Tindakan itu pun diambil aparat berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/133/IV/2017/SULUT/RES-BM/SEK-KTG tanggal 02 April tahun 2017.

Data dihimpun menyebutkan, kronologis kejadian bermula saat AS dan Mawar (nama samara-usia 17 tahun) menghadiri acara di Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur. Usai acara tersebut, AS membawa Mawar ke rumah tak berpenghuni di Kelurahan Upai.

Di tempat itu kemudian AS memaksa Mawar untuk melakukan hubungan badan. Mawar pun menolaknya, namun AS justru memaksa dan mengancam. Alhasil, Mawar berhasil disetubuhi. Tak terima kejadian itu, Mawar dan keluarganya melaporkan ke Polsek Urban Kotamobagu.

“Terduga kami amankan di rumahnya. Saat ini terduga sudah kami amankan di Polsek Urban Kotamobagu. Dan kini terduga sedang menjalani pemeriksaan penyidik Reskrim,” kata Kepala Tim (Katim) Bogani Satya Haprabu, Bripka Toto Suryawan Monoarfa.

Terpisah, Kapolsek Urban Kotamobagu Kompol Ruswan Buntuan mengatakan, pihaknya tengah memproses kasus tersebut. “Terduga pelaku sementara dilakukan pemeriksaan penyidik. Jika terbukti terduga akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.(gito)

 

Watung Buka TMMD ke-98 Bolmong

ZONA BOLMONG – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 resmi dibuka Gubernur Sulut diwakili Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung, di lapangan Bilalang Tiga, Kecamatan Bilalang, Rabu (05/04).

Nixon Watung dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan TMMD tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada TNI, Pemkab setempat dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan itu. Ia berharap persiapan TMMD dapat berjalan lancar sesuai rencana.

“Terima kasih kepada TNI dan pemerintah karena dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesejatraan masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Watung dalam sambutannya.

Nixon juga mengatakan TMMD untuk meringankan beban masyarakat dengan perbaikan berbagai fasilitas yang ada di desa tertinggal, pulau terluar, dan daerah kumuh pertokoan. “Nantinya program TMMD akan mengutamakan pembangunan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, sarana ibadah, prasarana kesehatan, pasar, rumah penduduk dan lain sebagainya, di mana pun posisi desa itu berada,” ujar Nixon

Turut Hadir dalam Kesempatan tersebut Pangdam XXI/Merdeka Mayor Jendral TNI Ganip Warsito MM,,  Wakapolda Sulawesi Utara Birgjen Polisi. Refdy Andri, Msi, Forum Pimpinan Daerah, para pimpinan Kodim se-Sulut, bupati, wali kota, pimpinan perangkat daerah se-Bolaang Mongondow Raya.(gung)

Tim RBP Mabes Polri dan Menpan RI Sambangi Polres Bolmong

Suasana kegiatan Pengukuran Kinerja dan Pelayanan Publik dengan mengunakan ITK
Suasana kegiatan Pengukuran Kinerja dan Pelayanan Publik dengan mengunakan ITK

ZONA HUKRIM – Tim Reformasi Birokrasi Polri (RBP) Mabes Polri dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) RI melaksanakan kegiatan Pengukuran Kinerja dan Pelayanan Publik dengan mengunakan Indeks Tata Kelola (ITK), Senin (03/04). Kegiatan itu dilaksanakan di Kantor Bhayangkara Kepolisian Resor Bolaang Mongondow (Polres Bolmong).

Dalam sambutannya, Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK mengatakan, wilayah hukum Polres Bolmong memiliki empat kabupaten dan satu kota dengan jumlah personel keseluruhan 900 anggota yang di bagi di 21 Polsek. Dengan dilihat dari kondisi yang ada Polres Bolmong masih sangat minim personel serta fasilitas lain yang berkaitan dengan kinerja polisi.

Menurut Faisol, dengan dilaksanakanya kegiatan itu semoga dapat memberi motivasi bagi institusi terkait dengan pelayanan. “Demi ingin memperbaiki kinerja Polri yang lebih baik, marilah kita menjadi bagian dari pemberi solusi di masyarakat demi kebaikan organisasi. Insyaallah dengan dilaksanakanya kegiatan ini kinerja anggota Polri akan lebih baik lagi,” paparnya.

Ketua tim ITK Mabes Polri AKBP M Asori dalam sambutanya mengatakan, pemilihan kegiatan tipe tersebut sangat kontekstual dengan program nasional Presiden RI Joko Widodo, yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Di dalamnya membangun wilayah perbatasan dan menciptakan keamanan untuk mendukung iklim investasi yang juga menjadi komitmen nyata Kapolri dalam menciptakan anggota Polri yang Promoter (profesional, moderen dan terpercaya).

“Pengukuran ITK menjadi bagian dalam memastikan kualitas keamanan dan pelayanan publik di daerah. Sebab, salah satu faktor utama terlaksananya pembangunan adalah keamanan yang dapat menciptakan iklim investasi,” ujar Asrori.

Selain itu, Peneliti Menpan RI, Arif Nurdiansah juga menambahkan, ITK dibangun atas dasar kebutuhan Polri untuk melihat pelaksanaan program RBP di daerah. Dalam perkembangan seiring kuatnya komitmen lembaga dalam melaksanakan pengukuran ini, ITK menjadi alat ukur yang komprehensif melihat dari awal proses perencanaan, pelaksanaan dan monitoring serta evaluasi kinerja Polri di wilayah.

“ITK merupakan program yang digagas Pak Tito Karnavian sewaktu beliau menjabat sebagai Asisten Perencanaan (Asrena) Kapolri tahun 2014. Saat diangkat sebagai Kapolri, ITK dijadikan sebagai bagian dari program prioritas,” jelasnya.(gito)

Pemkot Imbau Warga Jangan Jual Belikan Rastra

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melakui Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) saat ini tengah menjemput nama-nama penerima bantuan Beras Sejahtera (Rastra) di Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Ekbang Kotamobagu, Alfian Hassan ST, Selasa (04/04).

“Memang untuk triwulan satu kita belum menyalurkan Rastra sebagaimana pada tahun sebelumnya. Ini karena kita masih menunggu nama-nama penerima, dan salah satu Kasubag sudah menjemputnya di Kementerian Sosial. Kalau sudah ada, maka kita tinggal menindaklanjutinya dengan membuat Perwako penerima Rastra,” ungkap Alfian.

Alfian menambahkan, sejauh ini belum ada perubahan signifikan atas proses penyaluran Rastra. Misalnya untuk besaran Rastra yang akan diterima. “Setiap bulan satu penerima akan mendapatkan 15 kilo. Nah, untuk triwulan satu sendiri kita akan akumulasi, dan berikan. Intinya ketika regulasi sudah lengkap, langsung kita distribusikan,” tambahnya.

Alfian lanjut mengimbau agar masyarakat dapat bersabar. Selain itu jika sudah menerima Rastra agar tidak menjualnya kembali. “Kita harapkan agar Rastra ini bisa dimamfaatkan sebagaimana mestinya. Jangan dijual kembali. Terutama dalam proses penyalurannya harus sesuai nama dan takaran yang akan diterima,” pungkasnya.(ads/gito)

Meleo Bongkar Tempat Judi di RS Pobundayan, Enam Orang Diamankan

Tampak para terduga pelaku dalam pengamanan aparat

ZONA HUKRIM – Tim Maleo Polres Bolmong berhasil membongkar tempat judi di gedung baru Rumah Sakit (RS) Pobundayan Kotamobagu, tepatnya di samping tempat penambungan air, Selasa (04/04) sekitar pukul 15.30 Wita.

Pembongkar itu dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, kemudian dikembangkan oleh Tim Maleo. Dalam operasi tersebut, Maleo berhasil mengamankan enam orang dan barang bukti uang jutaan rupiah.

Mereka yang diamankan masing-masing, SL alias Sukri (28) warga Desa Poyowa Besar, HP alias Hasby (32) warga Kelurahn Pobundayan, IP alias Ibrahim (41) warga Kelurahan Pobundayan, TT alias Tomy (43) warga Desa Tabang, SM aliad Sapri (47) warga Kelurahan Pobundayan, dan AO alias Amar (50) warga Kelurahan Pobundayan.

Dari tangan mereka, Tim Maleo mengamankan barang bukti 2 pak kartu remi warna biru dan 4 buah kunci motor, serta uang Rp2.816.000 (dua juta delapan ratus enam belas). “Mereka diamankan Tim Maleo di kawasan rumah sakit Kotamobagu,” kata Kapolres Bolmong, AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hanny Lukas, Selasa (04/04).

Menurut Lukas, saat ini mereka sedang dalam pemeriksaan penyidik Polres Bolmong. “Mereka bersama barang bukti saat ini sudah kami amankan di Polres Bolmong dan sementara dilakukan pemeriksaan penyidik,” jelas Lukas.(gito)

Diduga Ada Upaya Menghambat Pelantikan Yasti-Yanny

ZONA BOLMONG – Agenda pelantikan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) terpilih, Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny R. Tuuk (Yasti-Yanny) diduga sengaja dihambat oknum tertentu. Sebagaimana informasi diperoleh, disebut proses pelantikan sengaja diulur sampai akhir bulan depan.

“Memang ada oknum yang sengaja mengulur-ngulur proses pelantikan. Seharusnya setelah penetapan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) secepatnya dilakukan pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati oleh legislatif,” ujar sumber yang meminta namanya tak dipublikasi.

Menanggapi hal tersebut, Moh Syahrudin Mokoagow, salah satu tim pemenangan Yasti-Yanny meminta agar eksekutif maupun legislatif mempercepat administrasi sebagai persyaratan untuk rapat paripurna penetapan ke depan.

“Kalau persyaratan pendukungnya sudah lengkap, otomatis awal bulan depan sudah bisa dilaksanakan proses pelantikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan (TUP) Pemkab Bolmong, Teguh Krisjati membantah adanya isu tersebut. “Tidak ada seperti itu (menghambat). Kami masih menunggu pleno penetapan dari Dekab Bolmong,” katanya.(gung)

Satpol PP Giat Tertibkan Pedagang Pasar 23 Maret

Suasana penertiban pedagang di Pasar 23 Maret

ZONA KOTAMOBAGU – Meski sudah sering ditertibkan, pedagang yang berjualan di badan jalan Pasar 23 Maret Kotamobagu masih saja membandel. Hampir setiap hari, Satpol PP harus membubarkan para pedagang itu. Selain mengganggu pengguna jalan, keberadaan pedagang itu pun membuat pedagang yang memiliki kios merasa terganggu.

“Kita terus mengarahkan kepada setiap pedagang yang ada agar dapat berjualan di tempat yang sudah disediakan. Karena, badan jalan bukan merupakan tempat jualan,” kata Kasatpol PP Kotamobagu Sahaya Mokoginta, Selasa (04/04).

Lanjutnya, pengawasan yang digiatkan pihaknya setiap pagi, terus mendapat penolakan para pedagang yang kerap mengelar daganganya di badan jalan tersebut. Namun, hal ini terus dilakukan demi menjaga kelancaran dan ketertiban arus lalu lintas.

“Ini akan terus kami tertibkan, apalagi jalur yang ada ini merupakan akses keluar masuknya kendaraan,” aku Sahaya.(ads/gito)