Beranda blog Halaman 675

Pejabat Pemkot Ramaikan Seleksi Sekda Bolmong

ZONA KOTAMOBAGU –  Setelah Sekretaris Kota Kotamobagu Tahlis Gallang mendaftar seleksi Sekda di Kabupaten Bolmong pada Jumat (17/03) akhir pekan lalu, kini tiga pejabat Pemkot lainnya juga ikut ambil bagian dalam seleksi Jabatan Tinggi Pratama tersebut.

Ketiga pejabat tersebut yakni, Sande Dondo (Kadis PU), Rukmini Simbala (Kadis Pendidikan), dan Gunawan Damopolii (Plt Asisten II).

Dari hasil pantauan zonabmr.com, Rabu (22/3) pagi tadi ketiga pejabat pemkot ini sempat ambil bagian foto bersama dengan jajaran ASN lainnya sebelum mendaftarkan diri ke panitia seleksi di Lolak, Bolmong.

Diketahui, dengan ikutnya 4 pejabat Pemkot tersebut, jumlah peserta seleksi terkini sebanyak 6 orang. Sebagaimana pejabat Bolmong yang mendaftar sebelumnya yakni Ramlah Mokodongan (Ketua Bappeda Bolmong), Ulfa Paputungan (Kepala Disparbud Bolmong). Dengan begitu, seleksi Sekda Bolmong kali ini tampaknya diramaikan pejabat Pemkot.(ads/gito)

Polres Bolmong Buru Pelaku Percobaan Penculikan di Matali

ZONA HUKRIM – Kasus percobaan penculikan anak yang terjadi di perkebunan Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (20/03) lalu, terus diseriusi dan didalami aparat Kepolisian Resor Bolaang Mongondow (Polres Bolmong).

Sebagaimana dikatakan Kapolres Bolmong, AKBP Faisol Wahyudi SIK, hingga saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. “Saat ini Penyelidikan masih berlangsung. Mudah-mudahan segera terungkap,” kata Faisol, Selasa (21/03)

Tak hanya itu saja, ditambahkan Kasat Reskrim) Polres Bolmong, AKP Hanny Lukas SE, pihaknya juga masih terus mendalami kasus itu berdasarkan hasil keterangan saksi korban terutama soal ciri-ciri pelaku.

“Fokus kami bagaimana mengungkap identitas pelaku berdasarkan keterangan korban saat diambil keterangan,” kata Lukas.

Bahkan, lanjut Lukas, pihaknya teleh menyebarkan sejumlah anggota Tim Buser untuk mncari keberadaan pelaku yang diduga melarikan diri ke arah perkebunan. Karena kata dia, hal itu guna meredamkan keresahan masyarakat Bolmong Raya terkait isu itu.

“Intinya kami akan terus berupaya mengunkap kasus ini, motifnya akan kami dalami,” jelas Mantan Kasat Reskrim Minahasa Utara dan mantan Kasat Narkoba Polres Bolmong itu.(gito)

Tingkatkan Pelayanan Prima, Diskominfo Hadiri Bimtek LAPOR!-SP4N

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu melalui Bidang Statistik Komunikasi dan Informasi Publik mengikuti kegiatan bimtek di ruang serbaguna KemenPAN-RB Republik Indonesia, Selasa (21/3). Bimntek tersebut tentang Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Secara Nasional LAPOR!-SP4N Bagi Pemerintah Daerah.

Kegiatan yang dibuka Deputi  Bidang  Pelayanan Publik KemenPAN-RB Prof DR. Diah Natalisa, bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi pemerintah kabupaten-kota. Peran tersebut bagi terselenggaranya pengelolaan pengaduan pelayanan publik di kabupaten-kota yang meliputi organisasi, sumber daya manusia dan anggaran yang memadai.

Selain Prof DR. Diah Natalisa, hadir selaku pemateri antaranya  staf ahli kantor staf kepresidenan dan staf ahli ombudsman RI, yang diikuti peserta dari 63 pemerintah daerah baik dari provinsi, kabupaten dan kota.

Dalam sambutannya, Prof. DR. Diah Natalisa yang mewakili Menpan-RB Asman Abnur mengatakan, layanan itu dibuat agar supaya masyrakat bisa menyalurkan aspirasi atau keluhan terhadap kinerja pemerintah melalui system aplikasi pelaporan yang memadai. “Sehingga dikemudian hari, pelayanan publik secara prima tanpa adanya keluhan dapat tercapai,” ujarnya.

Lebih lanjut Diah menjelaskan, admin di daerah berfungsi sebagai penghubung antara admin di kempan-RB dan admin daerah. Aplikasi LAPOR!-SP4N ini merupakan sistem yang dikelola oleh kemenpan-RB yang bekerjasama dengan kantor staf kepresidenan dan ombudsman RI. “Hingga diharapkan agar pada 2017 ini, semua pemda se-Indonesia sudah terkoneksi dengan sistem LAPOR!-SP4N,” katanya.

Untuk itu, Diah berharap para peserta bimtek dapat serius dalam mengikuti materi kegiatan. “Supaya nantinya ilmu yang diperoleh melalui pembekalan tersebut dapat diimplementasikan di daerah masing-masing.”(ads/gito)

Granat Nanas Diduga Sisa Perang Ditemukan di Poigar

ZONA HUKRIM – Sebuah bahan peledak jenis granat nanas ditemukan di halaman rumah keluarga Aipda Faisal Hamenda (anggota Polsek Poigar Polres Bolaang Mongondow), warga Desa Poigar Satu, Kecamatan Poigar, Minggu (19/03/2017) sekitar pukul 17.00 Wita.

Granat itu kali pertama ditemukan oleh Mahit (40), saat membersihkan rumput di halaman rumah Aipda Faisal menggunakan cangkul. Tiba-tiba cangkulnya membentur benda keras seperti batu. Setelah diperiksa ternyata sebuah granat nanas. Mahit lalu memberitahukan penemuan granat ini kepada Aipda Faisal.

Senin (20/03) besoknya, Aipda Faisal menyerahkan granat tersebut ke Polsek Poigar. Selanjutnya atas saran dari Kapolsek Poigar, Ipda Kahari, granat diamankan sementara dengan cara diikat menggunakan tali dan lakban hitam lalu dimasukkan ke sebuah kaleng berisikan pasir dan air.

Pihak Polsek Poigar kemudian berkoordinasi dengan Danki 4 Sat Brimob Detasemen B Pelopor, Iptu Rommy Ginoga untuk mengamankan granat yang diduga masih aktif, sisa peninggalan perang.

Kapolres Bolmong, AKBP Faisol Wahyudi melalui Kasubbag Humas AKP Syaiful Tammu, membenarkan adanya penemuan tersebut. “Kemungkinan masih ada bahan peledak lain yang masih tertimbun tanah namun belum ditemukan, warga harap berhati-hati saat menggali tanah,” terangnya.

“Bagi warga yang menemukan bahan peledak sejenis atau lainnya agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” pungkas Syaiful.(hms/gito)

Pungli di Minut, Polres Tangkap Oknum Staf Bendahara Diknas

ZONA HUKRIM – Seorang oknum staf Bendahara Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) berinisial MR, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Polres Minut, Senin (20/3).

Kuat dugaan MR melakukan pungli dengan cara meminta uang sebesar Rp20 ribu setiap bulan kepada setiap guru yang akan mengambil gaji. Alasannya uang tersebut sebagai potongan pajak gaji masing-masing guru.

Hal tersebut mendapat keluhan dari semua guru dan kepala sekolah di daerah setempat. Bahkan apabila tidak menyerahkan uang tersebut, para guru akan dikenakan denda sebesar Rp100 ribu.

Tim Saber Pungli juga berhasil mengamankan barang bukti uang sebesar Rp600 ribu bersama daftar potongan guru SMA dan blangko guru sekolah SD dan SMP.

Kapolres Minahasa Utara AKBP Eko Irianto membenarkan proses penangkapan oknum tersebut. “Apapun alasannya, pungutan itu tidak ada dasarnya. Kita masih mendalami kasus ini,” pungkas Eko.(hms/gito)

Operasi Simpatik Berakhir, Arke Imbau Warga Tetap Penuhi Kelengkapan Berkendara

ZONA HUKRIM – Operasi Simpatik Ambang Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolmong yang dimulai sejak tanggal 1 Maret lalu, berakhir hari ini Selasa (21/03).

“Operasi simpatik digelar selama 21 hari, dan selesai hari ini. Dalam operasi banyak pengendara roda dua maupun roda empat yang terjaring. Masih banyak pelanggar yang kami berikan teguran,” ungkap Kasat lantas Polres Bolmong AKP Arke Parasan, Selasa (21/03).

Untuk itu, kata Arke, bagi pengendara yang belum melengkapi surat-surat kendaraan baik itu Surat Izin Mengemudi (SIM) dan surat-surat lainnya agar segera dilengkapi. “Segera dilengkapi agar tidak kena tilang oleh Satlantas,” katanya.

Seluruh pengendara, tambah Arke, jangan berpikir setelah operasi simpatik berakhir sehingga tidak akan melengkapi surat kendaraan lagi ketika berkendara di jalan.

“Walaupun operasi simpatik berakhir, kami tetap akan lakukan operasi kelengkapan lagi, namanya operasi rutin. Ingat, Satlantas tidak akan berhenti untuk melakukan tilang kepada penggendara yang melanggar,” tegas Arke.(gito)

Tatong Bara Seriusi Maraknya Isu Penculikan Anak

ZONA KOTAMOBAGU – Maraknya informasi penculikan anak yang merebak di seluruh indonesia dan santer diberitakan sejumlah media, baik televisi maupun surat kabar, mendapat perhatian serius Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara.

Ditemui usai upacara peringatan HUT Satpol PP, Damkar dan Limas, kepada sejumlah awak media Tatong mengatakan, kasus penculikan anak yang belakangan merebak dan sangat meresahkan masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan membetuk tim kerja.

“Hal ini akan kita antisipasi dengan membentuk sebuah format kerja Satpol PP dan Linmas untuk lebih memperketat lagi pengawasan dan penjagaan di lingkungan masing-masing. Karena jangankan malam, siang pun para penculik anak bisa beraksi, seperti kasus barusan yang terjadi di kelurahan Matali,” kata Tatong.

Lebih lanjut dikatakan, di tingkatan pemerintahan permasalahan ini bukan hanya tanggung jawab Satpol PP dan Linmas saja, melainkan akan menjadi bahasan seluruh lurah dan sangadi. “Lurah dan sangadi agar senantiasa waspada terutama di lingkungannya masing-masing,” pungkas Tatong.(ads/gito)

Ini Harapan Wali Kota di HUT Satpol PP, Damkar dan Linmas

ZONA KOTAMOBAGU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) dan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) diharapkan menjadi garda terdepan dalam pengendalian keamanan dan ketertiban di Kotamobagu. Begitu disampaikan Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara usai memimpin upacara peringatan HUT ke-67 Satpol-PP, HUT Ke- 98 Damkar, HUT ke-55 Linmas, Selasa (21/3) pagi tadi. Upacara yang berlangsung khitmad tersebut, turut dirangkaikan apel Korpri ASN Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Mudah-mudahan dengan momentum HUT ini, akan lebih membangkitkan semangat untuk waspada terhadap lingkungan, apalagi dengan kejadian yang belakangan cukup memprihatikan dan meresahkan kita sekalian, termasuk isu penculikan anak yang merebak di Kotamobagu serta daerah lainnya,” ujar Tatong.

“Hari ini saya benar-benar melihat kesiapan mereka (Satpol-PP dan Damkar/Red), disaat mereka siaga pada tugas masing masing, termasuk Linmas yang terus dimaksimalkan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, selaku inspektur upacara  Wali Kota Tatong Bara membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, yang pada intinya mengimbau kepada segenap komponen pemerintahan untuk bersama-sama menjalin kerjasama yang massif dan kondusif. Kerja sama itu agar ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dapat memecah belah bangsa ini teratasi, serta mengubah paradigma dan meninggalkan pola pikir dari dilayani ke melayani.

Kegiatan yang dilaksanakan di alun-alun Boki Hontinimbang Kotamobagu tersebut, turut dihadiri Wakil Wali Kota Jainuddin Damopolii, Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, sejumlah anggota DPRD Kotamobagu, Forkopimda, para pejabat eselon serta pimpinan SKPD. Termasuk seluruh ASN Pemkot Kotamobagu, camat serta lurah/sangadi dan perangkatnya se-Kota Kotamobagu.(ads/gito)

Sempat Ditarik Penculik, Bocah Asal Poyowa Diselamatkan Ibunya

ZONA HUKRIM – Kabar hoax terkait adanya penculikan anak hingga muntilasi yang beredar di dunia maya belakangan ini, memang wajib diwaspadai warga. Pasalnya, kejadian itu mulai terjadi di wilayah BMR. Seperti dialami Herlina Mondo (29), warga Desa Poyowa Besar 1, Kecamatan Kotamobagu Selatan. Anaknya Aldavid Lantong, usia 3 tahun, nyaris diculik di perkebunan Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur (Kotim) oleh seorang lelaki yang tidak diketahui identitasnya, Senin (20/03/2017) sekitar pukul 15.00 wita.

Herlina Mondo saat berada di Polres Bolmong menuturkan kronologis peristiwa kejadian yang dialaminya itu. Kata dia, saat menjelang sore ia sedang istirahat di kebun tempat ia memelihara ayam pertelur. Tiba-tiba ia mendengar seperti ada orang di sekitar kadang.

“Saat mendengar itu, saya langsung bangun tidur kemudian melihat ada seorang lelaki dengan cirri-ciri berkulit hitam, berbadan gemuk, rambut pendek, pakai baju warna kuning, celanan pendek berwarna cokelat. Lelaki itu langsung datang mendekat kepada saya dan anak,” kata Harlina.

Menurut Herlina, biasanya ia berada di kebun dengan suaminya. Tetapi saat itu suaminya sedang keluar. Ia merasa sontak curiga dan takut dengan perkataan lelaki yang tidak diketahui identitasnya itu. “Ketika seorang lelaki itu mendekati saya, dia mengatakan kalau anak itu akan dia pinjam. Saat itu pun saya langsung berteriak minta pertolongan,” ujar Herlina.

Lanjut Harlina, pada saat itu juga, lelaki itu memaksa akan mengambil anak yang sementara digendongnya. “Tarik menarik saya dan lelaki itu terjadi, ia seperti akan merampok anak saya. Pada saat itu saya langsung melarikan diri. Lelaki itu sudah tidak ketahui mengarah ke mana,” jelas Herlina.

Merasa takut atas kejadian itu, Herlina bersama anaknya langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres Bolmong, sebagaimana tercatat dengan laporan polisi nomor STTLP/197.a/111/2017/SULUT/SPKT/RES BM. “Laporan sudah kami terima. Saat ini sementara dilakukan penyelidikan,” kata Kapolres Bolmong, AKBP Faisol Wahyudi melalui Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Hanny Lukas.

Perustiwa itu, kata Lukas, sangat meresahkan masyarakat BMR. Dengannya akan ia dalami. “Kami akan melakukan penyelidikan lebih jauh terkait kejadian ini. Motifnya akan kita dalami,” ujar lukas.

Atas peristiwa tersebut, Lukas berharap kepada seluruh warga BMR agar dapat memperhatikan anak-anaknya. “Jika berada di sekolah ataupun berada di mana, orang tua harus perhatikan baik-baik. Jika berada di sekolah maka jemput tepat waktu, dan jangan sembarangan meninggalkan anak sendiruan di rumah,” harap Lukas.(gito)

Tingkatkan SDM di Bidang TIK, Diskominfo Gelar Pelatihan HCI

ZONA KOTAMOBAGU – Dalam rangka meningkatan kemampuan serta pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu melaksanakan In House Training terkait penggunaan Teknologi Virtualisasi Server atau Hyper Converged Infrastructure (HCI), Senin (20/03).

Kegiatan diikuti seluruh tenaga operasional data center Diskominfo, dengan menghadirkan narasumber dari perusahaan Sangfor Technologies Shenzen China yakni Liu Hai Tao dan Jonathan selaku perwakilan Sangfor Indonesia.

Kepala Diskominfo Kota Kotamobagu Moch Agung Adati melalui Kepala Bidang Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Indra Sutriadi Pipii mengatakan, “Pelatihan yang dilaksanakan itu guna memberikan pembekalan kepada tenaga data server dalam penggunaan HCI dari perusahaan Sangfor Technoligies,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Data Center Kota Kotamobagu Rudhie Unu menjelaskan, Sistem Virtiualisasi Server atau HCI merupakan langkah efisiensi anggaran. “Artinya dengan menggunakan 1 server tersebut perbandingannya sama dengan menggunakan 10 server biasa dengan kegunaaan yang sama, tapi fungsinya lebih komplit,” ujar Rudhie.

Menurutnya, untuk saat ini pembekalan tenaga operasional data center masih menjadi prioritas. Untuk itu diharap ke depan saat mulai dioperasikannya Data Center, SDM-nya pun sudah siap dalam mengoperasikannya.(ads/gito)